<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304</id><updated>2012-02-16T13:20:27.221-08:00</updated><category term='MK'/><title type='text'>AKIL MOCHTAR</title><subtitle type='html'>SEBUAH CATATAN PERJUANGAN ANAK MANUSIA UNTUK MERAIH KEMENANGAN DAN BUKAN UNTUK MENJADI SEORANG PECUNDANG</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>197</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-905143563383095020</id><published>2008-10-08T04:13:00.000-07:00</published><updated>2008-10-09T04:15:00.261-07:00</updated><title type='text'>Jimly Mengakui Rikuh di MK</title><content type='html'>Cenderawasih Post&lt;br /&gt;08 Oktober 2008 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pamitan SBY, Masih Rahasiakan Tugas Baru&lt;br /&gt;JAKARTA- Anggota Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie kemarin berpamitan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden. Mantan ketua MK itu diantar Ketua MK Moh. Mahfud M.D., Wakil Ketua MK Abdul Mukhtie Fadjar, anggota MK Akil Mochtar, Ahmad Shodiki, dan Maria Farida Indrati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada wartawan, Jimly menyampaikan alasan pengunduran dirinya dari MK. Menurut dia, keputusan mundur itu diambil setelah mempertimbangkan usul dan saran banyak pihak. Mulai para hakim, Sekjen MK, panitera, dan sejumlah karyawan MK. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Mungkin para karyawan MK menjadi rikuh setelah saya tidak jadi ketua MK. Saya juga ikut rikuh,'' kata Jimly kemarin. Karena itu, menurut Jimly, alasan pengunduran dirinya lebih bersifat psikologis, bukan teknis, apalagi politis. ''Supaya pimpinan baru dan lainnya lancar, tidak rikuh,'' sambungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jimly enggan menjelaskan secara gamblang bentuk kerikuhan yang dialami dirinya dan karyawan MK. Menurut Jimly, permasalahan itu sulit dijelaskan, tapi bisa dirasakan. &lt;br /&gt;Adakah masalah dengan pimpinan MK atau hakim konstitusi lain? Jimly secara tegas membantah. Menurut Jimly, dirinya tidak punya masalah sama sekali dengan para hakim maupun pimpinan MK. ''Sejak tahun lalu saya yang meminta Pak Mahfud masuk MK dan saya gadang-gadang sebagai pengganti saya,'' kata Jimly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru besar hukum tata negara Universitas Indonesia (UI) itu resmi mundur dari MK pada akhir November 2008. ''Sebenarnya bisa saja saya langsung mundur. Tapi kurang etis. Saya ingin memberi kesempatan kepada DPR untuk memilih dulu hakim konstitusi yang baru pengganti saya,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu Jimly juga belum bersedia memaparkan rencananya setelah meninggalkan MK. Soal isu yang menyebut dirinya mengincar posisi ketua Mahkamah Agung (MA), Jimly juga menjawab diplomatis. ''Ketua MA itu dipilih dari dan oleh anggota MA. Seperti MK. Tidak bisa dari luar,'' katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah akan merintis jalan menjadi capres/cawapres? ''Ada kiai bilang kalau sudah jadi negarawan jangan turun menjadi politisi,'' kilahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jimly memastikan dirinya tetap mengabdi kepada bangsa. ''Saya akan ada tugas baru, tempat mengabdi baru. Tapi, masih rahasia. Nanti sajalah,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya Ketua MK Mahfud M.D. menjelaskan bahwa kemarin, selain bertemu presiden, dirinya menemui Ketua DPR Agung Laksono. Mahfud menyerahkan surat pengunduran Jimly sebagai hakim konstitusi. ''Ini harus segera disampaikan agar DPR segera menentukan hakim konstitusi pengganti Pak Jimly,'' kata guru besar hukum tata negara Universitas Islam Indonesia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana respons presiden? Menurut Mahfud, presiden menyampaikan terima kasih kepada Jimly yang sudah membesarkan MK selama lima tahun. ''Presiden juga saya sepakat MK harus meneruskan perjuangan yang sudah diawali Pak Jimly,'' ujarnya.&lt;br /&gt;Mahfud menjamin tidak akan ada goncangan setelah MK ditinggal Jimly. Pertama, Jimly sudah meletakkan dasar-dasar dan alat kerja di MK. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kedua, Pak Jimly masih terus bersama kami meski tidak dalam status sebagai hakim konstitusi," kata Mahfud. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lima tahun ini, kata Mahfud, MK telah menguji 150 undang-undang. Ada 274 kasus sengketa pemilu yang sudah diputus MK. Juga memutus 11 kasus sengketa kewenangan antarlembaga. "Artinya, lembaga ini sudah jalan dan saya kira sudah mendapat tempat yang baik dalam sistem ketatanegaraan kita," ujar mantan menteri pertahanan itu. (tom/agm)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-905143563383095020?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/905143563383095020/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=905143563383095020' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/905143563383095020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/905143563383095020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/10/jimly-mengakui-rikuh-di-mk.html' title='Jimly Mengakui Rikuh di MK'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-8046620060338238748</id><published>2008-09-20T04:05:00.000-07:00</published><updated>2008-10-09T04:09:54.851-07:00</updated><title type='text'>Mahfud MD: Janji Tidak Nyerempet Politik</title><content type='html'>20 Agustus 2008&lt;br /&gt;Fajar Online&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memiliki pimpinan baru. Prof Dr Moh Mahfud MD, kemarin terpilih menjadi ketua baru periode 2008-2011 setelah menumbangkan calon incumbent Prof Dr Jimly Asshiddiqie melalui proses pemungutan suara yang diikuti sembilan hakim konstitusi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru Besar Hukum Tata Negara (HTN) Universitas Islam Indonesia (UII) tersebut akan didampingi Prof Dr Abdul Mukthie Fadjar, sebagai wakil ketua, yang dalam pemilihan terpisah mengungguli hakim Maruarar Siahaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pemungutan itu Mahfud unggul tipis satu suara atas Jimly. Mahfud mendapatkan lima suara, sementara pesaingnya Jimly mengantongi empat suara. Pemilihan ketua baru MK itu sendiri berlangsung dua tahap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap pertama, calon Ketua MK sudah mengerucut terhadap dua nama tersebut. Komposisi suara ketika itu, empat mendukung Mahfud, empat hakim mendukung Jimly, serta seorang hakim abstain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pemilihan tahap kedua, kondisi berimbang tadi justru berbalik menyerang Jimly. Ketua MK dua periode tersebut akhirnya takluk atas mantan Menteri Pertahanan era Gus Dur tersebut, dengan komposisi lima untuk Mahfud, serta empat untuk Jimly. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu dinyatakan menang, Mahfud langsung maju menghampiri Jimly dan merangkulnya. Sebaliknya wajah Jimly yang semula berbinar-binar berubah masam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya, menurut aturan mahkamah, pemilihan ketua tersebut bakal dilangsungkan secara aklamasi. Baru kemudian apabila tidak muncul kata sepakat dilangsungkan dengan pemungutan suara. Tapi rapat permusyawaratan hakim (RPH) ternyata berkehendak lain. Pemilihan harus melalui pemilihan langsung secara terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pemilihan itu merupakan perkembangan maju. Sebab, ketika MK baru berdiri 2003, pemilihan pimpinan berlangsung tertutup di ruang Ketua Mahkamah Agung (MA). Ketika itu, terpilih Jimly Ashiddiqie dan Laica Marzuki. Pada 2006, Jimly kembali terpilih secara aklamasi melalui sidang tertutup juga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum pemilihan menegangkan tersebut berlangsung, pimpinan rapat hakim konstitusi yang dipimpin Maruarar Siahaan sempat menyilakan para hakim konstitusi untuk mengungkapkan pandangannya terakit MK ke depan. Mimbar tersebut sekaligus menjadi saluran hakim untuk menyampaikan misinya. Sebab, menurut UU MK, semua hakim berhak dicalonkan sebagai pimpinan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdul Mukthie Fadjar, yang mendapatkan giliran pertama, memberikan kritik pedas terhadap perkembangan MK. ”Saya kira semua hakim konstitusi punya kesempatan sama sebagai pimpinan. Yang pasti, MK perlu pendewasaan diri, sebab selama lima tahun terakhir tidak pernah jeda dari acara,” jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kritikan ini dilontarkan sebab, MK selama ini selalu padat kegiatan, di mana sosok pimpinan begitu menonjol perannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukthie juga mengkritik bahwa seorang pemimpin bukan hanya pandai bicara lalu menampilkan diri sebagai selebritis. Dia juga mengharapkan seorang hakim harus membatasi diri dalam berbicara ke muka umum. Usai hakim wakil pemerintah, selanjutnya hakim yang lain juga berkesempatan sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahfud MD juga memberikan refleksi terkait pemilihan ketua baru tersebut. “Saya mengibaratkan pemilihan Ketua MK seperti pemilihan rektor atau dekan. Artinya, tidak akan terjadi apa-apa apabila kemudian ada perubahan,” terang Mahfud. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu melontarkan pendapat tersebut, wartawan sudah memprediksikan bahwa Mahfud akan menjadi penantang kuat Jimly. Bahkan Akil Mochtar, sebagai hakim termuda terang-terangan mencalonkan diri sebagai wakil ketua MK. ”Saya bersedia menjadi pendamping ketua menjalankan tugas,” ungkap mantan politisi Partai Golkar tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tak kalah menarik adalah drama pemilihan wakil ketua lembaga penjaga konstitusi tersebut. Kemenangan Abdul Mukthie Fadjar sebagai pendamping Mahfud pun juga berlangsung alot, hingga tiga tahap pemilihan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, masuk empat kandidat, yakni Maruarar Siahaan, M Arsyad Sanusi, Abdul Mukthie Fadjar, serta Akil Mochtar. Tahap kedua, mengerucut tiga calon tersebut minus Arsyad Sanusi. &lt;br /&gt;Pada tahap penentuan, hakim konstitusi akhirnya menetapkan Abdul Mukthie Fadjar setelah mengungguli Maruarar Siahaan dengan selisih tipis, yakni lima suara berbanding empat suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai pemilihan, Mahfud MD menjanjikan akan menjaga netralitas hakim. Pertanyaan ini mengemuka sebab Mahfud diketahui pernah berkiprah di partai politik. ”Tidak ada kebijakan baru. Hakim harus tetap menjaga independensi. Ini yang paling penting,” ujar mantan wakil ketua umum DPP PKB itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahfud menyadari dirinya banyak disorot sebagai mantan politisi. Banyak yang khawatir, dirinya sulit menjaga netralitas jika menjadi hakim konstitusi. “Saya sudah bertekad, selama di MK, benar-benar mundur dari panggung politik,” kata mantan pemimpin umum Majalah Muhibah (sekarang Himmah) UII itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, Mahfud saat ini tidak bisa dikatakan politisi lagi, sebab telah mengundurkan diri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dua minggu sebelum mencalonkan diri sebagai hakim konstitusi. ”Saya sudah mundur dulu,” jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahfud mengakui, salah satu hal terberat selama menjadi hakim konstitusi adalah harus puasa bicara politik. Apalagi bekas partainya saat ditinggalkan sedang berkonflik. “Lebih berat puasa bicara politik daripada puasa Senin-Kamis. Tapi alhamdulillah, selama ini saya belum batal puasanya,” kata mantan pembantu rektor I UII itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahfud juga menjanjikan akan meneruskan perjuangan Jimly yang mampu menjadikan MK sebagai lembaga tidak dikenal menjadi kiblat konstitusi. ”Pak Jimly saya kira orang luar biasa. Mengubah MK jadi kiblat konstitusi. Harus diakui Pak Jimly berhasil dalam memimpin MK,” tegasnya. (git/tom)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-8046620060338238748?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/8046620060338238748/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=8046620060338238748' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8046620060338238748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8046620060338238748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/09/mahfud-md-janji-tidak-nyerempet-politik.html' title='Mahfud MD: Janji Tidak Nyerempet Politik'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-404902394854896870</id><published>2008-09-02T04:02:00.000-07:00</published><updated>2008-10-09T04:04:06.682-07:00</updated><title type='text'>MPR Bentuk Komisi Pengkaji Amandemen UUD 1945</title><content type='html'>Suara Karya Online&lt;br /&gt;Selasa, 02/09/2008 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA : Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengungkapkan, MPR akan membahas rencana pembentukan Komisi Pengkaji Amandemen UUD 1945 pada Senin (8/9) mendatang. MPR akan mengajukan secara internal lebih dulu pembentukan komisi ini dan mengkaji lebih lanjut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Insya Allah, Senin depan kita akan rapat untuk membahas komisi ini," ujarnya kepada wartawan, di Jakarta, Senin (1/9). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayat Nur Wahid menjelaskan ada beberapa masalah yang perlu dibahas terkait pembentukan Komisi Pengkaji Amandemen UUD 1945 ini. Antara lain lembaga mana yang akan membentuk komisi ini, karena belum ada undang-undangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dulu MPR pernah membuat Komisi Konstitusi berjumlah 32 orang yang bekerja tujuh bulan. Komisi ini dibentuk untuk melakukan pengkajian komprehensif UUD 1945," ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayat juga mengaku tidak ada target untuk pembentukan komisi ini. "Yang pasti mengkaji konstitusi dan mengubahnya adalah suatu hal yang tidak ditabukan," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ginandjar Kartasasmita mengatakan, pintu masuk untuk melakukan penyempurnaan konstitusi itu masih belum ditemukan. Namun, ia menyambut baik niat Ketua MPR Hidayat Nur Wahid yang telah mengusulkan agar perubahan konstitusi itu dilakukan Komisi Konstitusi yang dibentuk oleh MPR. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setelah kita bicarakan (dengan MK), cara MPR membentuk komisi itu bagaimana," ujar Ginandjar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, MPR itu harus diperjelas lagi dan bukan sekadar pimpinannya saja karena pimpinan MPR tidak bisa mengambil keputusan sendiri dengan mengatasnamakan kelembagaan MPR. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Ginandjar melanjutkan, harus ada sidang MPR untuk membentuk komisi dimaksud. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ada persoalan lanjutan bahwa sekarang ini tidak ada dasar hukum bagi sidang MPR untuk membentuk komisi konstitusi tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian lain, Ketua DPD mengatakan, persoalan DPD dalam konstitusi hanya sekadar pemicu saja bagi penyempurnaan UUD 1945. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masih ada persoalan lain yang juga harus disempurnakan lagi," ujarnya, seraya mencontohkan bagaimana dengan sistem pemerintahan yang diadopsi di negara ini, apakah presidensial atau parlementer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ginandjar mempertanyakan, jika memang sistem pemerintahan Indonesia adalah presidensial, lalu mengapa posisi presiden sering lebih lemah ketika berhadapan dengan parlemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MK Mendukung&lt;br /&gt;Sementara itu, hakim konstitusi Akil Mochtar berpendapat, UUD 1945 dapat kembali diamandemen untuk melakukan penyempurnaan. Akil Mochtar juga berpandangan MPR bisa membentuk komisi konstitusi untuk mengkaji penyempurnaan dan amandemen UUD 1945.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian disampaikan Akil Mochtar usai pertemuan antara sembilan hakim MK yang berkunjung ke Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, Senin (1/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para hakim Mahkamah Konstitusi (MK) itu dipimpin Ketua MK Mahfud MD. Mereka diterima Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita beserta Wakil Ketua DPD serta pimpinan panitia ad hoc DPD. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini merupakan kunjungan resmi MK yang pertama setelah dilantik," ujar Mahfud MD. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, MK berencana melakukan silaturahmi dengan lembaga-lembaga negara lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahfud mengatakan tidak ada agenda khusus selain bersilaturahmi demi menjaga hubungan yang lebih baik lagi di masa depan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, hakim konstitusi tidak boleh menilai bagaimana perubahan UUD ini. Sementara jika konstitusi sudah diubah, maka hakim-hakim konstitusi wajib untuk mengawalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Suara Karya Online&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-404902394854896870?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/404902394854896870/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=404902394854896870' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/404902394854896870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/404902394854896870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/09/mpr-bentuk-komisi-pengkaji-amandemen.html' title='MPR Bentuk Komisi Pengkaji Amandemen UUD 1945'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-1944259402805644979</id><published>2008-08-21T03:39:00.000-07:00</published><updated>2008-10-09T03:46:36.207-07:00</updated><title type='text'>'Partai Politik' Nyaris Kuasai Kursi Pimpinan MK</title><content type='html'>Hukum Online &lt;br /&gt;21/8/2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moh Mahfud MD terpilih sebagai Ketua MK Periode 2008-2011. Sedangkan Akil Mochtar sempat leading dalam pemilihan Wakil Ketua MK, walau akhirnya dikalahkan oleh Mukhtie Fadjar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyum Mahfud MD mengembang. Ia bergegas menyalami Jimly Asshiddiqie dan sesekali melambaikan tangannya ke wartawan. Mahfud memang sedang bergembira. Rapat pemilihan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008-2011 yang dipimpin oleh hakim konstitusi Maruarar Siahaan baru saja berakhir. Mahfud terpilih menjadi Ketua MK yang baru mengalahkan 'calon incumbent' Jimly yang sudah memimpin MK dua periode berturut-turut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan Ketua MK periode 2008-2011, siang itu, Selasa (19/8) berlangsung alot. Dua Guru Besar Hukum Tata Negara (HTN), Jimly dan Mahfud, bersaing ketat memperebutkan jabatan Ketua MK. Sembilan hakim konstitusi hadir memberikan suaranya dalam pemilihan tersebut. Pada pemilihan putaran pertama, posisi suara berimbang. Baik Jimly maupun Mahfud memperoleh empat suara. Satu suara lagi dinyatakan abstain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap pertama memang baru bertujuan untuk mencari calon Ketua. Kemudian, dua calon itu diadu kembali pada pemilihan tahap kedua. “Kita langsungkan pemilihan lagi, dengan harapan yang abstain itu bertobat,” canda Maruarar yang memimpin rapat yang diliput oleh sejumlah wartawan itu. Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MK memang berlangsung terbuka untuk umum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pemilihan tahap kedua inilah, Mahfud unggul. Ia mengungguli Jimly dengan skor yang sangat tipis, 5 : 4. Tepuk tangan pun menggema begitu petugas pemilihan menyatakan suara terakhir milik mantan anggota DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai pemilihan, Mahfud mengatakan sedang menyandang bebat berat. “Sebenarnya Pak Jimly sudah sangat berhasil memimpin MK ini. Dari sebuah lembaga yang tak dikenal, sekarang menjadi kiblat konstitusi,” ujarnya kepada wartawan. Terkait latar belakangnya yang berkecimpung di PKB, Mahfud menegaskan tak mempengaruhi independensinya dalam memimpin MK. “Nanti kan bisa dinilai, Insya Allah tidaklah. Sekarang sudah menjadi negarawan, kalau dulu politikus,” kata pria yang mengundurkan diri dari jabatan politik dua minggu sebelum menjadi hakim konstitusi ini.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil sempat unggul&lt;br /&gt;Pemilihan Wakil Ketua MK yang berlangsung setelah pemilihan Ketua juga tak kalah serunya. Pada tahap penjaringan calon, tiga hakim konstitusi berpeluang untuk maju pada pemilihan Wakil Ketua MK. Ketiganya adalah Mukthie Fadjar, Maruarar Siahaan, dan M. Akil Mochtar. Pada tahap ini, Akil sempat leading dengan memperoleh tiga suara, Mukthie dan Maruarar masing-masing memperoleh dua suara, sedangkan sisa satu suara milik Arsyad Sanusi.       &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sesi perkenalan hakim konstitusi sebelum pemilihan Ketua dan Wakil Ketua dilangsungkan, Akil memang seakan mengincar posisi Wakil Ketua MK. “Saya siap menjaga konstitusi sebagai hakim dan mendampingi ketua yang terpilih,” ujar mantan Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) DPR dari fraksi Partai Golkar ini. Sebaliknya, Arsyad Sanusi minta untuk tidak dicalonkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan Peraturan Mahkamah Konstitusi No. 1 Tahun 2003, calon ketua atau wakil ketua baru bisa dianggap terpilih kalau memperoleh lebih dari setengah jumlah peserta yang hadir. Kalau kesembilan hakim konstitusi hadir, berarti harus memperoleh suara minimal 5. Karena itu, meskipun Akil memperoleh suara terbanyak (3) pada putara pertama, pemilihan wakil ketua terpaksa dilanjutkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi Akil yang sempat unggul pada putaran pertama berubah seratus delapan puluh derajat. Ketika pemilihan dilakukan kembali, mantan politisi Partai Golkar ini hanya memperoleh dua suara, sementara Mukthie memperoleh empat suara dan Maruarar mendapat tiga suara. Pemilihan putara ketiga terpaksa digelar dengan menyisakan dua calon, Mukthie dan Maruarar. Mukthie yang akan memasuki masa pensiun Desember 2009 itu terpilih menjadi Wakil Ketua MK periode 2008-2011 setelah memperoleh lima suara. Sedangkan Maruarar hanya memperoleh empat suara.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Aliansi Masyarakat untuk Mahkamah Konstitusi (AMUK) Hermawanto yang hadir memantau proses pemilihan itu mempunyai komentar tersendiri terkait kandasnya Akil menjadi Wakil Ketua MK. Hermawanto mengaku yakin ketika Mahfud terpilih menjadi Ketua MK, maka Akil tak akan menjadi Wakil Ketua MK. “Rivalitas kedua parpol ini sangat kuat, antara Golkar dan PKB,” tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hermawanto akan menjadi berbahaya apabila Mahfud disandingkan dengan Akil. Ia pun menilai hakim konstitusi yang lain juga menghitung hal ini. “Masing-masing individu para hakim akan meredam itu,” ujarnya. Karenanya, akhirnya Akil kandas menjadi Wakil Ketua MK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hermawanto juga yakin kedua mantan politisi ini tak mungkin berkoalisi dalam pemilihan tersebut, meski sama-sama memiliki background partai politik. Namun, Ketua Bidang Advokasi Lembaga Bantuan Hukum Jakarta ini tak menampik bahwa para hakim konstitusi yang berasal dari parpol ini 'bermain' dalam pemilihan tersebut.     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan Hakim Konstitusi &lt;br /&gt;Ketua dan Wakil Ketua MK peridoe 2008-2011 telah terpilih. Keduanya harus mendengarkan aspirasi dan harapan para hakim konstitusi yang memberikan suaranya. Sebelum pemilihan dilangsungkan, para hakim konstitusi memang menyampaikan uneg-unegnya. Mukthie mengatakan Ketua MK harus mengurangi berbicara kepada pers. Seorang hakim memang hanya 'berbicara' melalui putusannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, terkait perbaikan institusi peradilan, pimpinan MK diperbolehkan berbicara. “Pimpinan suatu lembaga tak hanya berbicara layaknya selebritis, tapi juga harus bisa membawahi institusi peradilan ini menjadi institusi yang terpercaya,” ujarnya. Akil pun senada. Menurutnya, Ketua MK harus mengurangi haknya untuk berbicara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang keluar dari mulut para hakim itu bukan hanya uneg-uneg, tetapi juga pujian sesama koleganya. Arsyad Sanusi menggelari Jimly sebagai profesor yang dahsyat. “Tiga puluh lima bukunya belum habis saya baca,” pujinya. Namun, gelar tersebut tak hanya disematkan kepada Jimly, tetapi juga untuk pesaingnya dalam pemilihan, Mahufd MD.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-1944259402805644979?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/1944259402805644979/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=1944259402805644979' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1944259402805644979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1944259402805644979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/08/partai-politik-nyaris-kuasai-kursi.html' title='&apos;Partai Politik&apos; Nyaris Kuasai Kursi Pimpinan MK'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-8333668263105874381</id><published>2008-08-17T03:47:00.000-07:00</published><updated>2008-10-09T03:48:56.155-07:00</updated><title type='text'>MK Pisah Sambut Tiga Hakim Konstitusi</title><content type='html'>Minggu, 17 Agustus 2008 09:27&lt;br /&gt;Indonesia Ontime &lt;br /&gt;(Jakarta)– Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar acara perpisahan bagi tiga hakim konstitusi MK yang baru saja selesai masa jabatannya dan menyambut tiga hakim yang baru dilantik. Dalam hal ini, Setelah lima tahun perjalanannya, MK terus dituntut untuk menjadi lembaga penegak kebenaran dan menjadi pedoman lembaga lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mudah-mudahan malam pisah sambut ini suatu perpisahan dan penyambutan yang sifatnya berkesinambungan,” ujar Ketua MK Jimly Asshiddiqie dalam acara ‘Pisah Sambut Hakim Konstitusi’ di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Sabtu (16/8) malam. &lt;br /&gt;Jimly mengatakan, dalam lima tahun perjalanan, MK merupakan lembaga yang harus selalu menegakkan kebenaran, untuk itu dia berharap ke depan MK juga bisa menjadi pedoman bagi lembaga-lembaga lainnya yang berguna bagi negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita tidak kehilangan apa-apa tapi malah menambah kawan baru, dan menambah impian-impian baru dan harapan-harapan baru untuk pengabdian kita yang lebih keras, besar demi bangsa dan negara kita,” kata Jimly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bentuk tindakan selama menjadi hakim konstitusi,  dalam acara tersebut para hakim juga meluncurkan beberapa buku demi menunjukkan dedikasinya. “Kami akan menerbitkan beberapa buku sebagai tindakan bahwa selama di MK para hakim terus belajar dan terus berdebat. Pekerjaan hakim adalah tugas intelektual,” terang Jimly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, Presiden telah melantik 6 hakim konstitusi baru periode 2008-2013 Sabtu (16/8) siang, tiga di antaranya merupakan hakim baru yaitu Akil Mochtar (Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar), Maria Farida Indrati (Guru Besar Ilmu Perundang-Undangan FHUI), dan Achmad Sodiki (Guru Besar FH Universitas Brawijaya) menggantikan tiga hakim periode sebelumnya, yaitu Harjono, Ahmad Syarifuddin Natabaya dan I Dewa Gede Palguna. Sementara Jimly Asshiddiqie, Abdul Mukhtie Fadjar, dan Maruarar Siahaan juga dilantik bersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan tiga hakim lainnya, Maruarar Siahaan, Arsyad Sanusi, dan Muhammad Alim telah dilantik sebelumnya menggantikan hakim konstitusi yang memasuki masa pensiun, yaitu Mohamad Laica Marzuki, Achmad Roestandi, serta Soedarsono. (Dhita/IOT-03)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-8333668263105874381?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/8333668263105874381/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=8333668263105874381' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8333668263105874381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8333668263105874381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/08/mk-pisah-sambut-tiga-hakim-konstitusi.html' title='MK Pisah Sambut Tiga Hakim Konstitusi'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-8535321169272819710</id><published>2008-07-22T03:49:00.000-07:00</published><updated>2008-10-09T03:51:11.302-07:00</updated><title type='text'>RUU Mahkamah Konstitusi</title><content type='html'>Tersangka/Terdakwa Boleh Jadi Calon Hakim Konstitusi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, Kompas - Tim Perumus Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang Mahkamah Konstitusi telah menyelesaikan rumusan pasal-pasal RUU MK dan tinggal menunggu rapat panitia kerja tanggal 29 Juli mendatang. Salah satu materi yang telah disepakati di panja adalah bahwa tersangka atau terdakwa diperbolehkan menjadi calon hakim konstitusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rumusan terakhir RUU MK, khususnya Pasal 16 Ayat (1) Huruf d disebutkan, Untuk dapat diangkat menjadi Hakim Konstitusi seorang calon harus memenuhi syarat tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan ketentuan seperti itu, maka tersangka atau terdakwa boleh menjadi calon hakim konstitusi. Ini sudah disepakati di panja," kata Trimedya Panjaitan, anggota Panja RUU MK dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (21/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panja RUU MK sudah menyelesaikan rumusan RUU MK hari Sabtu lalu dan sekarang tinggal menunggu pembahasan di tingkat panja tanggal 29 Juli, dan tingkat panitia khusus tanggal 30 Juli, sebelum disahkan dalam rapat paripurna luar biasa DPR tanggal 31 Juli 2003. Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Yusril Ihza Mahendra dan Jaksa Agung MA Rachman juga akan mengonsultasikan materi RUU MK tersebut kepada Presiden Megawati Soekarnoputri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada empat materi yang akan dibawa ke tingkat panja, yaitu soal pendidikan hakim konstitusi (sarjana hukum), istilah apakah hakim konstitusi "memeriksa" dan "mempelajari" perkara, pengambilan keputusan oleh majelis hakim, dan aturan peralihan RUU MK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trimedya Panjaitan memperoleh kesan bahwa pembahasan di tingkat panja terlalu diburu- buru dan dikejar waktu agar cepat selesai tanggal 31 Juli. Dengan demikian, substansi RUU MK tidak terlalu didalami dengan baik. Soal hukum acara, MK akhirnya tinggal mengadopsi hukum acara yang telah dibuat Mahkamah Agung yang tercantum dalam Peraturan MA Nomor 2 Tahun 2002 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Wewenang MK oleh MA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hasilnya memang minimal, termasuk dalam soal syarat hakim konstitusi yang boleh terdakwa atau tersangka. Soal itu sempat diperdebatkan karena ada yang minta agar berkekuatan hukum tetap dan ada yang tidak. Rumusan itu akhirnya disetujui karena semangat untuk cepat selesai itu," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, menurut dia, hakim konstitusi yang dibayangkan adalah "dewa" dengan sejumlah kewenangan yang luar biasa, seperti memutus perkara menguji UU terhadap UUD, memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD, memutus pembubaran partai politik, memutus perselisihan hasil pemilihan umum, dan memberikan putusan atas pendapat DPR tentang impeachment presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi, hakim konstitusi itu posisinya penting sekali dan bisa melebihi hakim agung. Namun, syarat-syarat untuk menjadi calon hakim konstitusi sangat longgar," kata Panjaitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ngotot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, anggota Panja RUU MK dari Fraksi Partai Golkar Akil Mochtar membantah fraksinya ngotot meminta agar tersangka atau terdakwa diperbolehkan menjadi calon hakim konstitusi. "Justru kami minta supaya hakim konstitusi tidak pernah dijatuhi hukuman sama sekali," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil Mochtar mencoba membandingkannya dengan syarat-syarat calon hakim agung di UU Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung, di mana di situ malah untuk calon hakim agung sama sekali tidak diatur apakah seseorang calon pernah dipenjara atau tidak. Apalagi, tambahnya, tersangka atau terpidana bukan status hukum. Yang disebut status hukum adalah jika sudah berkekuatan hukum tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apalagi sekarang kan gampang sekali orang dijadikan tersangka dan tidak diproses lebih lanjut. Lalu, jika ada orang yang zaman Orde Baru dihukum oleh rezim otoriter, apakah tidak diberi kesempatan untuk menjadi hakim konstitusi jika memenuhi syarat," ujar Akil. (bur)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-8535321169272819710?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/8535321169272819710/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=8535321169272819710' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8535321169272819710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8535321169272819710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/07/ruu-mahkamah-konstitusi.html' title='RUU Mahkamah Konstitusi'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-3290380788264198859</id><published>2008-05-03T20:15:00.000-07:00</published><updated>2008-05-03T20:18:23.097-07:00</updated><title type='text'>Selamat Datang Nata Kesuma</title><content type='html'>Pontianak Post&lt;br /&gt;Senin, 28 April 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PONTIANAK - Brigjen R. Nata Kesuma sudah dilantik Kapolri Jenderal Sutanto sebagai Kepala Polda Kalimantan Barat. Senin (28/4) ini, ia tiba di Pontianak setelah serah terima jabatan Kapus Dal Ops. Segepok harapan dibebankan di pundaknya untuk memimpin wilayah yang penuh masalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar, Akil Mochtar mengatakan, pejabat baru harus mampu memberantas pembalakan liar hingga titik nol. "Jangan tebang pilih, tetapi semua yang terlibat," katanya kepada Pontianak Post, Minggu (27/4). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, Kalbar yang berbatasan darat dengan Sarawak, Malaysia. Harus ada perubahan dalam penegakan hukum. Tidak hanya pembalakan liar, tapi semua jenis kejahatan yang melintas di perbatasan. "Ia juga harus lebih dekat dengan masyarakat, terutama untuk menumbuhkan kesadaran tidak melakukan kejahatan," kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, Kapolda baru harus mengoptimalkan perpolisian masyarakat sehingga keterbatasan kepolisian bisa terbantu. "Buka akses secara luas kepada masyarakat. Buka hotline service atau SMS, respon cepat laporan masyarakat. Tunjukkan Kapolda yang peduli terhadap persoalan yang ada di wilayahnya," katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pejabat baru, kata Akil, harus bekerja keras dalam melakukan perubahan. Jika tidak, masyarakat akan kecewa, juga jajaran kepolisian. Soal pin anti KKN yang dirintis pendahulunya sebelum Zainal Abidin Ishak, menurut Akil, tidak perlu dihidupkan lagi. "Itu hanya simbol, yang perlu kerja nyata, tegas, profesional, dan adil," tandasnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berharap, Kapolda baru bisa menyelesaikan penegakan hukum yang benar secara tuntang. Apalagi pembalakan liar, Presiden SBY saja secara tegas meminta agar pelakunya dihukum. (mnk)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-3290380788264198859?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/3290380788264198859/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=3290380788264198859' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3290380788264198859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3290380788264198859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/05/selamat-datang-nata-kesuma.html' title='Selamat Datang Nata Kesuma'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-1373902210460023509</id><published>2008-04-26T10:49:00.000-07:00</published><updated>2008-04-27T10:51:28.819-07:00</updated><title type='text'>Akil Mochtar, Sarankan KPK Lapor Polisi</title><content type='html'>Pontianak Post&lt;br /&gt;Sabtu, 26 April 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pontianak,-  Langkah pimpin DPR melarang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang kerja anggotanya dinilai menghalangi penyidikan terhadap kasus korupsi yang disangkakan kepada Al Amin Nasution. “Langkah itu memandulkan fungsi KPK. Disarankan untuk mengambil langkah hukum dengan melaporkan tindakan pimpinan DPR tersebut kepada polisi,” kata Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar, Akil Mochtar kepada Pontianak Post, kemarin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, menghalangi penyidikan masuk kategori tindakan kriminal karena KPK adalah petugas sah yang diperintahkan oleh konstitusi. “Undang-Undang KPK juga jelas disebutkan bahwa lembaga atau perseorangan yang menghalangi penyidikan bisa dituntut secara hukum. Tidak ada satu kekuatan apapun yang bisa menghalangi, kecuali Undang-Undang,” ujar Akil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota DPR asal Kalimantan Barat mendukung langkah KPK dalam upaya pemberantasan korupsi termasuk tindakan penggeladahan ruang kerja anggota DPR sebagai bagian dari proses penyidikan. Seharusnya, kata Akil, hal tersebut menjadi momentum penting bagi DPR sebagai lembaga negara dalam upaya meneguhkan komitmen yang sungguh-sunguh memperbaiki bangsa dari keterpurukan yang diakibatkan oleh tindakan korupsi. “Seharusnya DPR menunjukkan keterbukaannya, untuk menjawab stigma dari masyarakat bahwa lembaga ini menempati posisi tertinggi dari indeks persepsi korupsi,” ujar Akil yang terpilih sebagai hakim Mahkamah Konstitusi tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain hal, tambah dia, tindakan penggeledahan adalah rangkaian proses penyidikan yang tidak dapat dihalangi siapapun, kecuali undang-undang. “KPK jalan terus karena berada pada posisi yang benar,” tandasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lama ini, pimpinan DPR melarang KPK menggeledah ruang kerja Al Amin Nasution. Al Amin ditangkap dengan tuduhan suap konversi hutan lindung di Kepulauan Bintan. (mnk)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-1373902210460023509?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/1373902210460023509/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=1373902210460023509' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1373902210460023509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1373902210460023509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/04/akil-mochtar-sarankan-kpk-lapor-polisi.html' title='Akil Mochtar, Sarankan KPK Lapor Polisi'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-8058139084961012867</id><published>2008-03-24T20:19:00.000-07:00</published><updated>2008-03-31T21:36:41.787-07:00</updated><title type='text'>Akil Mochtar: Jabatan itu Amanah</title><content type='html'>Muhlis Suhaeri&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Pontianak&lt;br /&gt;Sebuah doa terpanjat. Dalam bahasa Arab. Suaranya lirih dan mengiris. Ada keharuan dalam kalimat yang dilafalkan. Ustad H. Hadari Haji Majri, sang pemimpin do’a itu. Kalimat yang dilafalkan, kadang meninggi dan menurun dengan tiba-tiba. Membentuk nada-nada ritmis yang indah didengar dan syahdu. Mereka yang hadir, menengadahkan tangan ke atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat do’a dan ritual yang dijalankan, aku teringat dengan sebuah novel karya Iwan Simatupang, Merahnya Merah, ”Ia tengadahkan wajahnya ke atas. Ke mana lagi kalau bukan ke atas? Atas adalah arah dari segala do’a dan kuasa. Atas juga arah dari segala azab dan bencana.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, Sabtu (22/3), Akil Mochtar, anggota DPR RI dari Komisi III, melaksanakan syukuran di rumahnya, Jalan Karya Baru, Pontianak. Akil syukuran, karena telah terpilih sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), dalam fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa arti jabatan baru itu bagi dirinya?&lt;br /&gt;”Jabatan itu amanah,” kata Akil. Jabatan merupakan mandat yang harus dijalankan dengan baik dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memegang jabatan bukan sesuatu yang baru bagi Akil. Dalam perjalanan karir yang dijalani, Akil pernah menjadi pengacara selama 16 tahun. Selama menjadi pengacara, berbagai perkara ditangani. Bersama Tamsil Soekoer dan Alamuddin, dia pernah membela kasus salah vonis terhadap Lingah, Pacah dan Sumir di Ketapang, pada 1991. Dia tak mendapatkan bayaran apapun dari kasus yang mencuat hingga tingkat nasional dan internasional. Itu komitmen sosial, katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil masih aktif di DPR RI. Dia telah menjalani masa jabatan dua kali di DPR RI. Tahun ini, 9 tahun masa jabatannya di gedung DPR RI. Ia lebih banyak menjalani bidang hukum, politik, dan masalah demokrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, dalam perjalanan reformasi dan sistem politik yang makin terbuka, ia mulai menjalani karir sebagai anggota DPR RI. Ia mengalami sebuah masa, dimana sebuah transisi politik dari politik tidak demokratis, menjadi demokratis. Pemerintahan otoriter menjadi demokratis. Partai politik terbatas, hingga multipartai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika di DPR RI, ia ikut mengamandemen UUD 45. Ada perubahan konstitusi dan perubahan demokrasi. Artinya, sistem ketatanegaraan tidak akan bisa demokratis, bila konstitusi dan UUD tidak diubah atau diamandemen. Dia pelaku sejarah langsung dari proses perubahan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara perlahan, proses demokrasi mewujud dalam sistem pemerintahan. Lalu, muncul berbagai lembaga baru yang sesungguhnya untuk mendorong kehidupan demokrasi. Seperti, lembaga Pemilu yang independen. Sebelumnya, penyelenggara Pemilu dikungkung oleh rezim pemerintah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses demokrasi juga memberikan kuasa kepada DPR membentuk UU, yang sebelumnya dipegang pemerintah. Bahkan, DPR punya kewenangan lain. Misal, melakukan fungsi pengawasan, fungsi budgeting, dan legislasi atau perundang-undangan. Fungsi lainnya, memberi persetujuan terhadap penempatan Duta Besar, pengangkatan Kapolri, Panglima TNI, perjanjian internasional dan lainnya. Disamping itu DPR memiliki wewenang lainnya yaitu memilih Hakim Agung, Hakim Konstitusi,Gubernur Bank Indonesia, Anggota Komisi Yudisial, Anggota Komnas HAM, Ketua dan Anggota KPK, dan memilih Anggota Komisi Perlindungan Saksi dan Korban, serta Anggota BPK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Semua kewenangan itu, terjadi seiring dengan perubahan politik yang terjadi di Indonesia,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menjadi anggota DPR, Akil masuk dalam berbagai pembentukan UU, sebagai pimpinan atau anggota. Menurutnya, semua itu merupakan pengalaman dan kemampuan yang memiliki arti tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses pasang surut posisi politiknya, ia merasa ada satu masa dimana, ia berada pada posisi cukup di bidang legislatif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya lembaga Negara, Mahkamah Konstitusi (MK) yang di seluruh negara demokratis di dunia, keberadaannya ada. MK merupakan penyeimbang, sebagai konsekuensi lahirnya konsepsi chek and balance dari kekuasaan negara. Saling mengontrol antara Lembaga Negara. Seperti, MPR, DPR, DPD, Mahkamah Agung, Presiden, dan BPK. Sebagai Konsekuensi dari pasal 1, ayat 2, UUD 1945, bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat, dan dilaksanakan sepenuhnya menurut UUD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa maksudnya? Semua kekuasaan negara yang mempunyai wewenang itu, diberikan oleh UUD. Semua kekuasaan Lembaga Negara itu, juga dibatasi oleh UUD. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konsepsi negara demokrasi, tidak ada lembaga perwakilan yang tidak dipilih secara demokratis melalui pemilihan umum. Untuk menyelenggarakan itu, tentu butuh lembaga yang independen. Untuk independen, tentu butuh lembaga independen. Maka, lahirlah KPU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas demokrasi. Tetapi kekuasaan yang diberikan oleh UUD, harus bisa saling mengontrol. Sebagai konsekuensi dari pasal 1 ayat 1, UUD, bahwa negara Indonesia adalah Negara Kesatuan yang berbentuk Republik. Hal itu memberi konsekwensi kepada sistem pemerintahan. Sistem Pemerintah Indonesia, adalah sistem Presidensial, jadi tidak ada yang bisa saling menjatuhkan kewenangannya. DPR tidak bisa menjatuhkan Presiden. Presiden juga tidak bisa membubarkan parlemen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pemberian kewenangan itu, oleh UUD harus dikontrol. Kontrol yang  baik dan benar dari sistem Presidensial adalah, kontrol yudikatif yang dalam hal ini dilaksanakan oleh lembaga Mahkamah Konstitusi (MK).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, kewenangan MK, apa saja? Kewenangan MK ada empat kewenangan dan satu kewajiban. Pertama, menguji UU terhadap UUD. Kedua, pembubaran partai politik. Kalau pemerintah ingin mengajukan pembubaran partai politik, harus mengajukan dulu kepada MK. Kalau dulu langsung bisa dibubarkan saja. Sekarang tidak boleh, karena itu konsekwensi dari hak-hak demokrasi. Ketiga, sengketa hasil Pemilu, yang ditetapkan secara nasional oleh KPU, berkenaan dengan calon perseorangan, anggota DPD, sengketa hasil Pemilu mengenai calon Presiden dan Wakil Presiden, sengketa hasil Pemilu partai politik atau Pemilu legislatif. Keempat, mengadili sengketa antarlembaga negara, yang kewenangannya diberikan oleh UUD. Misalnya, antara DPR dan Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kewajiban adalah, mengadili pendapat DPR dalam hal pendapat DPR mengeluarkan fatwa, bahwa Presiden, atau Wakil Presiden telah melanggar UUD tidak memenuhi syarat lagi sebagai Presiden dan Wakil Presiden, melakukan tindak pidana korupsi, penyuapan, perbuatan tercela, dan tindak pidana berat lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal misalnya DPR berpendapat, bahwa Presiden / Wakil Presiden tidak memenuhi saran lagi. Maka pendapat DPR tidak bisa langsung diberikan kepada MPR, tapi harus diuji melalui MK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kewenangan MK sebagai pengontrol dan sebagai akibat dari konsepsi dari cek and balance serta paham constitutionalism.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia menganut paham konstitusi atau negara hukum berdasarkan kekuasaan hukum. Paham konstitusi berarti mengandung dua konsekwensi. Pertama, kewibawaan hukum harus mampu mengatasi kewibawaan politik. Sebab, negara ini berdasarkan hukum. Jadi, kekuasaan harus melingkup dalam suatu konstitusi. Kedua, kekuasaan diberikan oleh UUD. Dan, juga harus dibatasi oleh UUD. Maka yang mengontrol bila ada kewenangan yang telah diberikan melalui UUD adalah MK. Ketiga, sebagai konsekwensi dari paham demokrasi. Bahwa segala kemajuan dan kemunduran dari hak-hak demokrasi harus sesuai dengan konstitusi. Keempat, melindungi hak-hak konstitutional dari warga negara, dari keputusan yang telah diambil oleh negara. Misalnya, ketika pemerintah dan DPR membuat UU, tapi dalam muatan UU itu merugikan hak konstitusi warga negara dan bertentangan dengan UUD Negara RI tahun 1945 maka bisa mengajukan uji materiel ke MK. Karena, hak konstitutional warga negara dijamin oleh UUD. Yang terakhir, dalam rangka melindungi hak asasi manusia itulah, yang menjadi dasar atau semangat dari munculnya MK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kewenangan MK bertambah dengan adanya revisi UU Pemerintah Daerah, menyangkut sengketa Pilkada. Baik itu Pilkada Gubernur, Bupati, atau Walikota.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disisi lain, MK merupakan satu-satunya penafsir tunggal terhadap UUD. Tidak ada orang lain atau lembaga lain yang menafsir UUD, kecuali MK. Bagaimana cara menafsirnya, harus tercermin dalam putusan yang dihasilkan oleh MK. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran MK sebagai hasil dari pemikiran hukum modern di abad 20. Sebuah kontemplasi dari para pemikir di abad 20. Karenanya, MK ada di seluruh negara demokrasi. Namun, jumlah hakimnya berbeda-beda, tapi kewenangannya hampir sama. Contohnya, Jerman, Korsel, Thailand, Hongkong, dan negara lainnya. Kewenangannya hampir sama. Namun, ada beberapa diadaptasi sesuai dengan kebutuhan sebuah negara. Misalnya, di Indonesia ada satu kewenangan yang tidak diambil, misalnya Constitutional Complain. Ini keluhan warga negara terhadap konstitusi. Di Jerman, Impeachment tidak diambil karena sistem Jerman parlementer.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Anggota MK berjumlah sembilan orang. Pemilihannya dilakukan melalui tiga lembaga. Tiga Hakim MK melalui lembaga DPR. Tiga melalui Presiden. Tiga melalui Mahkamah Agung. Jadi hakim konstitusi bukan berasal dari DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran Akil di MK, merupakan jawaban untuk berdiri di atas semua golongan. Sebagai anggota DPR, ia mewakili semua masyarakat, tapi tetap terikat dengan aturan yang ”membelenggu”. Selama itu, dia harus terikat dengan partai. Kalau tidak tunduk kepada partai, akan diperingatkan. Sehingga sedikit banyak akan mempengaruhi perlawanan dalam perjuangan yang lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau di MK, ia hanya terikat kepada sumpah jabatan sebagai Hakim MK, keadilan, dan kebenaran konstitusi. Hakim MK tidak tunduk kepada kekuatan apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, syarat menjadi Hakim MK cukup berat. Syaratnya, harus negarawan, adil, menguasai ketatanegaraan dan UUD. Hakim MK tidak boleh merangkap sebagai pejabat negara di institusi lain. Misalnya, sebagai anggota DPR. Hakim MK tidak boleh menjadi anggota partai politik, pengusaha atau advokat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak boleh tercampur atau resistensi terhadap kepentingan apapun,” kata Akil. Itulah berbagai alasan yang mendorongnya menjadi anggota Hakim MK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana sebuah nilai kebenaran diukur nilainya?&lt;br /&gt;“Ya, harus terimplementasi melalui Hakim MK yang mengatur tentang kode etik melalui MK,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pengambilan keputusan dan proses berperkara di MK sangat cepat dan transparan. Hasilnya langsung bisa dilihat, sehingga semua masyarakat, media dan lainnya, bisa mengontrol terhadap hasil dari keputusan MK. Inilah bentuk transparansi dari MK. Dengan cara itu, kinerja hakim MK, juga langsung bisa dilihat. Perlu diingat bahwa keputusan MK adalah final and bending. Artinya, bersifat final. Tidak ada upaya hukum apapun lagi. Oleh sebab itu, perlu kehati-hatian. Perlu kesadaran sebagai Hakim MK, dan bertindak sebagai negarawan, dalam memutuskan sebuah keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jabatan barunya, banyak yang meragukan independensinya kelak, karena Akil berasal dari partai politik, Partai Golkar. Menurutnya, pendapat itu merupakan sebuah model dari karakter sebagai bangsa. Pola berpikir curiga. Stigma-stigma itu lahir karena sebagai bangsa, terbiasa dibawa pada arus masa lalu. Dimana orang selalu berpikir bahwa orang yang menduduki jabatan di lembaga negara adalah bandit semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sejarah masa lalu. Orang partai dianggap mementingkan kelompok, golongan atau partainya. Namun, satu hal harus disadari bahwa dalam suatu negara demokrasi, kehadiran partai politik harus ada. Negara tidak bakal bisa diperbaiki, tanpa partai politik. Karena yang berhak mengubah UUD adalah MPR. Anggota MPR adalah DPR dan DPD. Dan mereka terpilih dari partai-partai yang dipilih melalui Pemilu. “Jadi, itu sebenarnya suatu kondisi yang tidak perlu kita ragukan. Tapi wajar saja ada sebuah keraguan karena ada stigmatisasi dan cara berpikir seperti itu,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, waktu yang akan menjawab keraguan itu. Ia yakin dengan integritas, kemampuan, pengalaman empirik sebagai pengacara. 16 tahun sebagai pengacara sangat mendukung dalam proses berperkara di MK. Akil merasa punya pendidikan cukup untuk itu. Selama di DPR, berpengalaman langsung dalam membuat UU, melakukan perubahan dan amandemen UUD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan posisi sebagai pelaku sejarah langsung dan berbagai pengalaman itu, setidaknya ia memahami dunia MK. Selama MK ada, ia menjadi salah seorang kuasa hukum dari DPR, untuk beracara di MK dalam hal diajukannya permohonan uji UU terhadap UUD, oleh para pihak. Pemerintah dan DPR dalam hal uji UU, bukan yang berperkara, tapi sebagai pemberi keterangan. Akil juga salah satu anggota tim sosialisasi UUD. Juga pernah menjadi tim seleksi dari jabatan-jabatan publik, seperti, Hakim Agung, Kapolri, Komnas Ham, KPU, Komisi Yudisial, KPK , dan MK yang dilakukan melalui mekanisme fit and proper test. “Itulah bekal saya di MK,” kata Akil, “untuk konsisten dan istiqomah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menyambut dan melaksanakan tugas baru tersebut, tentu ia bakal belajar banyak, membaca dan punya pengetahuan yang cukup tentang ketatanegaraan, konstitusi, dan berbagai macam persoalan bangsa. Setiap keputusan dari MK itu dinilai dan ditulis secara langsung, dan disiarkan sehingga bisa diterima setiap pihak. Jadi ruangnya sangat terbuka untuk orang bisa melihat, apakah ia terkontaminasi terhadap kepentingan sebuah pihak atau tidak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada jawaban-jawaban praktis, yang sebenarnya ia tidak ingin menyinggung. Ia merasa tidak begitu sukses menjadi politisi, karena selalu berbenturan dan beda pendapat dengan partai tempatnya bernaung, Partai Golkar. Hal itu bisa dibuktikan, bahwa dia satu-satunya anggota DPR di zaman Reformasi yang mendapat surat peringatan keras dua kali dari partai induknya. Tidak berarti ia benci orang. Itu dianggapnya sebagai harga dari idealisme yang dianutnya. Ia akan tetap berjuang, kalau sesuatu menjadi prinsip, apalagi itu menyangkut sebuah kebenaran. “Saya tidak akan surut,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bukan berarti MK menjadi sebuah pelarian. Itu sangat tidak benar, karena ia bersedia meninggalkan DPR yang masih satu setengah tahun lebih. Dengan berbagai hak, gaji, dan segala sesuatu yang cukup. Di MK gaji dan penghasilannya lebih kecil dari DPR. Baginya, itu bukan masalah penghasilan, karena ia bukan mencari kerja. Kalau cari kerja tentu cari gaji yang paling tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ia mau cari kerja, kalaupun dipecat dari partai Golkar, masih banyak partai lain yang menawari jadi anggotanya. Tapi ia tidak tergiur, karena bukan mencari jabatan atau status. “Saya kira ini Jalan Tuhan saja buat saya, di penghujung jabatan periode kedua dari jabatan sebagai DPR, ada sebuah ruang yang begitu menyakinkan buat saya, dan saya mengikuti proses yang dilakukan oleh DPR,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah kehormatan bekerja pada sebuah lembaga yang berperan langsung dalam sebuah perbaikan demokrasi, penegakan hukum, dan perlindungan HAM. Menurutnya, tiga hal itu yang menjadi inti sari dari konstitusi sebuah kehidupan demokrasi. Dimanapun konstitusi sebuah negara demokrasi di dunia, harus memuat tiga hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, lembaga ini milik seluruh rakyat RI. Kalau itu terjadi, maka konsepsi demokrasi akan semakin baik, kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil siap meninggalkan jabatannya di Hakim MK, kalau dianggap melanggar sumpah jabatan dan dianggap tidak layak sebagai hakim. Sesuatu yang tidak layak, untuk apa dijalani, begitu katanya. Kalau sudah berbuat tidak patut, menurutnya jangan jadi Hakim MK. Itu baginya, dan ia tidak bisa mengukur orang lain. Mudah-mudahan tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan terpilihnya dia menjadi anggota MK, sebenarnya ada satu contoh yang diinginkan kepada generasi muda di Kalbar, bahwa dia hanya membuka jalan saja. Dia berharap, banyak dari generasi muda Kalbar bisa berprestasi dan berkiprah di tingkat nasional, dan bisa lebih baik dari dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan terpilihnya sebagai anggota MK, memberi keharuan, bahwa dari jumlah penduduk RI sebanyak 250 juta, ia termasuk dari 9 orang yang menjadi Hakim MK. Ini dari segi motif. Tapi, ia berharap, itu juga jangan menjadi kebahagiaan simbol saja. Kalau ia tidak bisa memberikan pendidikan politik melalui jabatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun pengembangan yang dilakukan, bila melakukan pembinaan dan bersaing sehat, suatu usaha maju bisa dilakukan. Walaupun dari banyak proses yang ditempuh itu, banyak juga kegagalan. Dari balik itu, ia bisa belajar bahwa dibalik kegagalan, ada hikmah bisa diambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kalbar, yang mendukung secara luas terhadapnya. Berbagai macam ungkapan dibuat melalui surat dukungan, sms, telepon, secara langsung kepadanya. Namun, ditengah dukungan yang banyak itu, ada juga orang yang berupaya melakukan penghadangan, agar dia tidak terpilih sebagai anggota MK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya mengucapkan terima kasih, kepada mereka yang mendukung atau tidak mendukung. Semoga, Tuhan YME, membalas mereka dengan pahala yang melimpah,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh, mendengar jawabannya, aku teringat perjalananku keliling Jawa Tengah dan Jawa Timur, datang ke berbagai pesantren dan wawancara dengan para kyiai. Dalam satu wawancara dengan seorang guru master sufi, Yayasan Barzakh, Kyai Muhammad Zuhri, dari Desa Sekarjalak, Pati, Jawa Tengah. Ia mengungkapkan, “Pahala paling tinggi dari sebuah amalan ibadah adalah, mendoakan orang yang telah berbuat jahat atau berbuat tidak baik pada kita.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku itu, tentu butuh sikap kenegarawanan yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedepannya, Akil hanya ingin bekerja dengan sebaik-baiknya. Hal itu yang akan membuat orang dikenang. “Selama saya bersikap dan sesuai dengan peraturan yang ada, bakal dihargai oleh orang,” kata Akil.□&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-8058139084961012867?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/8058139084961012867/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=8058139084961012867' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8058139084961012867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8058139084961012867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/akil-mochtar-jabatan-itu-amanah.html' title='Akil Mochtar: Jabatan itu Amanah'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-7097571587185846381</id><published>2008-03-23T20:33:00.000-07:00</published><updated>2008-03-23T20:37:35.911-07:00</updated><title type='text'>Setelah Akil Mochtar Terpilih Hakim Mahkamah Konstitusi</title><content type='html'>Harian Pontianak Post&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 23 Maret 2008&lt;br /&gt;Gunakan Alamat Kalbar, Tak Didukung Partai Sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pontianak,-  Rumah di Jalan Karya Baru berbenah. Pemiliknya, Akil Mochtar menggelar silaturahmi sekaligus syukuran. Tak hanya kolega yang datang, awam pun hadir. Dengan kesederhanaan, juga perenungan dari karier politiknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budi Miank, Pontianak &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TENDA biru menutupi sebagian halaman. Di bawahnya, kursi-kursi berbaris rapi. Akil berdiri di bawah tenda itu. Senyumnya mengembang. Salam peluk dari tetamu yang datang. Ucapan selamat pun mengalir. Akil mengangguk, seraya berkata, “Terima kasih.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagal meraih kursi Gubernur Kalbar, Akil tak patah semangat. Ia mendaftar hakim Mahkamah Konstitusi melalui jalur DPR. “Ada pergumulan dalam diri saya, sebelum memutuskan mendaftar. Saya ragu, bahkan tak bicarakan dengan keluarga,” Akil memulai ceritanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mencoba untuk meminta pendapat koleganya di Pontianak. Respon positif mengalir. Walau tak sedikit yang memberi apresiasi negatif. “Saya mau mundur saja,” kata Akil kepada saya melalui telepon genggamnya setelah namanya terbit di media massa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sejam kemudian, ia kembali menguatkan tekadnya untuk terus maju. Tentu apresiasi positif saya berikan. Dukungan bukan hanya dari koleganya dan keluarga saja, bahkan Jimly Asshiddiqie yang sekarang menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi. Dukungan yang mengalir membuatnya kian bersemangat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya harus bolak balik Pontianak-Jakarta, untuk mengurus surat menyurat. Saya tidak menggunakan alamat Jakarta. Saya ingin dalam pertarungan itu, membawa nama Kalbar. Walau tidak diajukan oleh partai saya, tetap terus maju,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil maju pencalonan hakim MK dengan dukungan lima fraksi: PAN, Demokrat, PKS, PBR, dan PPP. Sedangkan Partai Golkar tidak memberikan dukungan. “Sudah biasa tidak didukung partai sendiri. Karena sudah dianggap telah menerima dua kali peringatan,” ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika maju dalam pemilihan Gubernur Kalbar, Akil juga tidak diusung Partai Golkar. Ia diusung delapan partai kecil, untuk memenuhi kouta 15 persen. Akil berpasangan dengan AR Mecer, pencetus Credit Union di Kalbar. Namun keduanya tidak berhasil. Kursi gubernur diraih oleh Cornelis-Christiandy Sanjaya yang diusung PDI Perjuangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, hakim konstitusi memberinya beban karena tugasnya berat. MK cukup prestisius karena kewenangannya yang besar. Dengan jumlah yang sembilan orang, MK berwenang, di antaranya, menguji Undang-Undang terhadap UUD, pembubaran partai politik, sengketa hasil pemilu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Syukuran hari ini untuk menjawab keinginan teman-teman dari Kalbar. Begitu banyak dukungan yang mengalir. Ucapan selamat setelah terpilih menjadi hakim MK. Tapi ada juga yang memberi respon negatif. Ada yang berupaya untuk menjegal karena khawatir partai dibubarkan,” ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya hanya buka pintu saja. Kalau kita punya kemampuan maka tidak perlu minder dengan siapapun. Siapa tahu pada masa mendatang, ada putra-putra terbaik dari Kalbar bisa tampil di pentas nasional,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uray Husna Asmara, staf Pengajar FKIP Universitas Tanjungpura yang hadir dalam silaturahmi itu memberikan apresiasi terpilih Akil Mochtar sebagai hakim MK. “Tidak semua kekalahan merupakan kekalahan. Kadangkala kekalahan membawa hikmah yang lebih besar. Patut dicontoh, bagaimana Akil menghadapi cobaaan. Akil sudah jadi aset nasional, bukan hanya Kalbar,” kata Uray. (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-7097571587185846381?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/7097571587185846381/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=7097571587185846381' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/7097571587185846381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/7097571587185846381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/setelah-akil-mochtar-terpilih-hakim.html' title='Setelah Akil Mochtar Terpilih Hakim Mahkamah Konstitusi'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-4542069164546886072</id><published>2008-03-22T20:28:00.000-07:00</published><updated>2008-03-23T20:30:03.761-07:00</updated><title type='text'>Tanpa Elit Kalbar, PKR Dijamin Terbentuk</title><content type='html'>Harian Equator &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 22 Maret 2008&lt;br /&gt;Milton: Hanya Gubernur Tak Sejutu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta,-  Perjuangan rakyat wilayah timur Kalbar ingin membentuk Provinsi Kapuas Raya (PKR) semakin gigih. Walau tanpa didampingi pejabat elite Kalbar (eksekutif), tim pemekaran PKR tetap jalan dan semakin penuh percaya diri. Komisi II DPR-RI menjamin terbentuknya PKR. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dapat dipungkiri, pembentukan Provinsi Kapuas Raya (PKR) sangat berpengaruh terhadap perpolitikan Kalbar. Perjuangan pembentukan Kapuas Raya dinilai hanya mendapatkan dukungan dari masyarakat dan pemerintah kabupaten. Sementara dukungan kaum elit Kalbar masih dipertanyakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita sangat menyayangkan atas ketidakhadiran kalangan eksekutif Kalbar dalam audiensi ke Komisi II DPR-RI. Meskipun demikian, tanpa kehadiran mereka tidak ada pengaruhnya terhadap perjuangan Provinsi Kapuas Raya,” ungkap Drs Milton Crosby, M.Si, koordinator pembentukan Provinsi Kapuas Raya usai audiensi bersama tim Otonomi Daerah Komisi II DPR-RI di ruang KK 1 Komisi I, Rabu (19/3). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan Milton, pemerintah Kalbar bukannya tidak mendukung pembentukan Provinsi Kapuas Raya. Secara administrasi dan politik, gubernur dan DPRD Kalbar telah mengeluarkan rekomendasi mendukung Kapuas Raya. “Kita tidak mengharapkan orang Pemda Kalbar untuk hadir dalam audiensi ini. Kita hanya mengharapkan hak inisiatif DPR-RI sesuai dengan undang-undang yang berlaku di negeri dalam mewujudkan Provinsi Kapuas Raya,” paparnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembentukan provinsi Kapuas Raya atas permintaan rakyat, khususnya di wilayah timur Kalbar. Mereka yang hadir kurang lebih 50 orang tokoh masyarakat, belum termasuk kalangan eksekutif dan legislatif di lima kabupaten yang mendukung terbentuknya PKR. Tujuan audiensi ingin meyakinkan pemerintah pusat melalui DPR-RI bahwa pembentukan PKR merupakan kepentingan negara Indonesia. “Sedangkan yang tidak setuju, hanya satu orang yaitu gubernur, itupun dalam konteks pribadi bukan kelembagaan atau atas nama pemerintah. Saya sendiri berbicara atas nama pemerintah daerah yang mengakomodir kepentingan masyarakat wilayah timur Kalbar. Gubernur Kalbar saat ini, mau tidak mau dan suka tidak suka harus mendukung pembentukan Provinsi Kapuas Raya secara kelembagaan,” ungkap orang nomor satu di Sintang itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Pokja Pemekaran Komisi II DPR-RI, Drs Chozin Chumaidy mengatakan, tidak ada kata yang tidak pantas untuk menjadikan PKR sebagai sebuah provinsi baru di wilayah Kalbar. Semua persyaratan pembentukan PKR yang dipegangnya sudah lengkap. Legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menilai, pertimbangan mendasar dibentuknya provinsi karena wilayah timur Kalbar miliki kawasan perbatasan dengan negara Malaysia. “Kita akan angkat persoalan pembentukan Provinsi Kapuas Raya dalam rapat internal Komisi II. Tentunya, kita juga menginginkan Kapuas Raya segera terbentuk menjadi provinsi dalam waktu yang cepat,” tegasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Komisi II Andi Yuliani Paris menegaskan, tidak ada potensi konflik atau terpecahnya persatuan adat dengan dibentuknya Provinsi Kapuas Raya. Dengan adanya dukungan dari semua komponen masyarakat, maka Komisi II harus menyikapi serius pembentukan Provinsi Kapuas Raya. “Kita dari Komisi II akan verifikasi persyaratan yang telah disampaikan. Kemudian, secepatnya kita akan melaksanakan kunjungan ke wilayah Kapuas Raya,” ujar Yuliani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Komisi II lainnya perwakilan fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Ny Edy Mihadi mengatakan lengkapnya persyaratan pembentukan provinsi baru serta mendapatkan dukungan masyarakat. Tidak ada alasan Provinsi Kapuas Raya untuk tidak diwujudkan. Ia berjanji akan menggiring pembentukan PKR hingga terwujud melalui hak inisiatif DPR-RI. “Secepatnya akan kita usahakan mewujudkan Provinsi Kapuas Raya karena dianggap penting untuk menyelamatkan kawasan perbatasan,” tegas Edy Mihadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, tidak ada satu pun yang optimis pertemuan antara tim pembentukan Provinsi Kapuas Raya dengan Komisi II DPR-RI bakal terlaksana. Jadwal di Gedung Senayan sendiri yang sebelumnya telah mengagendakan pertemuan tersebut sempat dihilangkan. Namun, pertemuan tertutup antara Sekretaris Komisi Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Kalbar Drs Zainuddin Isman, M.Phil bersama Choxin Chumaidy satu hari sebelumnya, melahirkan pertemuan dadakan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara kontingen dari Kalbar sendiri mendatangi Gedung DPR-RI dengan jumlah puluhan orang. Sebut saja para kepala daerah dari lima kabupaten begitu bersemangat menghadiri pertemuan. Mereka antara lain Bupati Sintang Milton Crosby, Bupati Sanggau Yansen Akun Effendy, Wakil Bupati Sekadau Abun Ediyanto, Wakil Bupati Melawi Firman Montaco, serta Bupati Kapuas Hulu Abang Tambul Husin. Sementara pimpinan lembaga politik dari lima kabupaten tersebut juga tak ketinggalan, di antaranya Ketua DPRD Sintang Mikael Abeng, Wakil Ketua DPRD Sanggau Yordanus Pinjamin, Ketua DPRD Sekadau Yuni Yudarno, Ketua DPRD Melawi Sukiman, serta Ketua DPRD Kapuas Hulu Gusti Effendi. Tampak di antara para tokoh masyarakat seperti Sultan Sintang Kesuma Negara 5 Pangeran Ratu Tri Negara Raden Ikhsan Perdana, hingga tokoh masyarakat Sekadau H Umar Jafar, kakak kandung Mantan Gubernur Usman Jafar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan sebelumnya dijadwalkan berlangsung pukul 12.00. Sejak pukul 11.00, ruang rapat telah disesaki masyarakat. Tiba-tiba pukul 11.46, anggota DPR-RI M Akil Mochtar memasuki ruang sidang. Kedatangannya sontak mendapat sambutan hangat. Anggota Hakim Mahkamah Konstitusi tersebut kemudian menyalami satu persatu para kontingen. Tidak lama kemudian menyusul Walman Siahaan, anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Damai Sejahtera. Terakhir Anggota DPD-RI Maria Goretty duduk melengkapi para pejabat negara asal Kalbar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pukul 12.30, para anggota Komisi II yang ditunggu-tunggu hadir. Lima anggota komisi tersebut dipimpin langsung Chozin Chumaidy. Bersamanya tampak Andi Yuliani Paris, Pastur Saut M Hasibuan, Syaifullah Maksum, serta Edi Minhadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua DPRD Kalbar Ir H Zulfadhli ditemui secara terpisah menyebut pertemuan itu sebagai upaya politik yang mereka lakukan. Ketidakhadiran satu pun wakil dari Pemerintah Provinsi Kalbar tidak menjadi sebab gerak langkah Provinsi Kapuas Raya bakal tersendat. “Ini upaya politik, maka di sini menjadi peran kami (DPRD). Maka tak menjadi masalah meskipun tanpa kehadiran wakil dari pemerintah provinsi,” ungkap Zulfadhli. (amk)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-4542069164546886072?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/4542069164546886072/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=4542069164546886072' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/4542069164546886072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/4542069164546886072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/tanpa-elit-kalbar-pkr-dijamin-terbentuk.html' title='Tanpa Elit Kalbar, PKR Dijamin Terbentuk'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-3750198202401735569</id><published>2008-03-18T11:42:00.000-07:00</published><updated>2008-03-18T11:43:13.986-07:00</updated><title type='text'>Akil Mochtar, Mahfud MD, dan Jimly Sah Jadi Hakim Konstitusi</title><content type='html'>Media Indonesia&lt;br /&gt;Selasa, 18 Maret 2008 12:16 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA--MI: Sidang Paripurna DPR RI yang dipimpin Ketua DPR Agung Laksono di Gedung DPR Jakarta, Selasa (18/3), mengesahkan hasil kerja Komisi III tentang seleksi hakim konstitusi yang telah disepakati komisi bidang hukum itu pada Jumat (14/3) lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sidang paripurna tersebut, Komisi III melalui Wakil Ketuanya, Mulfachri Harahap, melaporkan bahwa mereka telah menyepakati tiga hakim konstisusi yang baru yaitu M Akil Mochtar, Mahfud MD, dan Jimly Ashiddiqie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa hasil seleksi tersebut perlu disahkan DPR untuk kemudian diserahkan kepada pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil Mochtar akan menggantikan hakim konstitusi I Gede Dewa Palguna, sedangkan Mahfud MD menggantikan Ahmad Rustandi yang segera memasuki masa pensiun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M Akil Mochtar (berasal dari Fraksi Partai Gokkar) dan Mahfud MD (dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa) sejak 2004 duduk di Komisi III DPR, namun karena mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon hakim konstitusi, keduanya pindah masing-masing ke Komisi I dan Komisi II DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat setelah disahkan Agung Laksono, sejumlah anggota DPR meminta Akil Mochtar maupun Mahfud MD untuk berdiri dan mereka memberikan aplaus atas rekan mereka yang segera bertugas di tempat baru tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sidang paripurna tersebut, anggota DPR dari Fraksi PBR Ade Daud Nasution sempat melakukan interupsi yang meminta Agung Laksono untuk membacakan surat mereka tentang hak angket Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sejumlah anggota sudah mengajukan surat usulan hak angket BLBI dan seharusnya surat tersebut juga dibacakan di paripurna kali ini," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi desakan itu, Agung mengatakan bahwa surat tersebut sudah diterima oleh Wakil Ketua DPR dan sesuai prosedur surat itu akan dibahas terlebih dahulu di Badan Musyawarah (Bamus) DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agung juga mengatakan bahwa surat tersebut baru bisa dibacakan pada sidang paripurna DPR berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai pengesahan hasil kerja Komisi III itu, sidang paripurna DPR melanjutkan agenda berikutnya yakni mendengarkan laporan Komisi XI atas fit and proper test calon Gubernur BI, yang menolak dua calon yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diajukan pemerintah yakni Agus Martowardojo dan Raden Pardede. (Ant/OL-02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-3750198202401735569?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/3750198202401735569/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=3750198202401735569' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3750198202401735569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3750198202401735569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/akil-mochtar-mahfud-md-dan-jimly-sah.html' title='Akil Mochtar, Mahfud MD, dan Jimly Sah Jadi Hakim Konstitusi'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-1794866715400869445</id><published>2008-03-18T10:21:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T10:21:55.821-07:00</updated><title type='text'>Akbar Yakin Akil Objektif</title><content type='html'>Kompas Online&lt;br /&gt;Selasa, 18 Maret 2008 | 02:26 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BATAM, SELASA-Mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung mengatakan yakin Akil Mochtar mampu objektif dalam membuat keputusan sebagai hakim Mahkamah Konstitusi. "Saya yakin, bila Akil menjadi hakim, ia mampu memisahkan kepentingan partai," kata Akbar usai mengisi seminar kepemimpinan yang diadakan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia di Batam, Selasa (18/3) dini hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akbar mengatakan amat mengenal pribadi Akil. "Dia mampu netral dan objektif dalam memberikan penilaian materi-materi MK," katanya, dengan menambahkan latar belakang Akil sangat tepat, sebagai pakar hukum tata negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, di Batam, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring mengatakan ragu politisi yang mengisi peran yudikatif dapat adil, terkait Mahfud MD (PKB) dan Akil Mochtar (Golkar) yang terpilih menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Yudikatif harus terlepas dari semuanya. Semua hakim agung harus terlepas dari politik," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tifatul mengatakan Mahfud dan Akil harus keluar dari partai sebelum menjalankan tugas sebagai hakim MK. Menurut dia, hakim tidak boleh berpihak. Jika Mahfud dan Akil tetap menjadi politisi, maka akan sulit untuk adil. Sebaliknya, Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir masuknya orang parpol menjadi hakim Mahkamah Konstitusi karena masih ada hakim lainnya di lembaga ini.(ANT/ROY)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-1794866715400869445?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/1794866715400869445/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=1794866715400869445' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1794866715400869445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1794866715400869445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/akbar-yakin-akil-objektif.html' title='Akbar Yakin Akil Objektif'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-939687346858966052</id><published>2008-03-17T11:15:00.000-07:00</published><updated>2008-03-16T11:25:02.390-07:00</updated><title type='text'>Akil Mochtar dan Mahfud Pertegas Sikap</title><content type='html'>Hukum Online, 17 Maret 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil Mochtar akan keluar dari Partai Golkar. Mahfud MD akan mundur dari MK jika ada eksaminasi publik yang mampu membuktikan putusannya memihak parpol tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Senayan, kabar ini berembus kencang. Akil Mokhtar dan Mahfud MD bakal lolos dari saringan Komisi III DPR. Keduanya diprediksi bakal melenggang kangkung ke jalan Medan Merdeka Barat No. 7 Jakarta Pusat, di mana gedung MK berdiri kokoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kalangan ketar-ketir mendengar kabar itu. Mereka khawatir, jika benar-benar terpilih menjadi hakim MK, Akil dan Mahfud tidak bisa lepas dari pengaruh partai politik yang mengusungnya. Apalagi, kemungkinan nanti akan ada banyak sengketa Pemilu, padahal Akil diusung Partai Golkar sedangkan Mahfud dijagokan Partai Kebangkitan Bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Akil dan Mahfud membantah kabar dan kekhawatiran itu. “Saya tidak mau dipilih karena perkawanan atau karena kasihan,” ujar Akil, kala menjalani Fit and proper test, Rabu (12/3). “Kalau saya tidak pantas lolos, jangan loloskan saya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melakoni fit and proper test setelah Akil, dengan kalimat yang berbeda, Mahfud juga menyangkal dirinya bakal lolos karena perkawanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patrialis Akbar, wakil rakyat dari PAN, yang meminta Akil dan Mahfud menyangkal kabar yang sudah kadung diyakini kebenarannya itu. Patrialis tak ingin masyarakat punya penilaian buruk terhap seleksi hakim MK melalui pintu DPR. “Fit and proper test ini bukan main-main,” teriaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil mengatakan, jika terpilih menjadi hakim MK, ia tidak akan terpengaruh oleh kekuatan apapun. Ia akan menjalankan sumpahnya dan selalu menyadari bahwa ia bertanggung jawab terhadap Tuhan. Selain itu, ia akan keluar dari Partai Golkar bila terpilih menjadi hakim MK. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil juga mempersilahkan masyarakat menilai putusan-putusannya kelak. “Apalah artinya seorang Akil Mokhtar seandainya terpilih karena hakim konstitusi itu ada sembilan,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahfud lebih tegas lagi. Ia menyatakan akan mengundurkan diri apabila ada yang mampu membuktikan bahwa putusan yang ia buat ternyata menunjukkan pemihakan terhadap parpol tertentu. “Eksaminasi itu harus benar-benar obyektif dan terbuka,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal Pemilu&lt;br /&gt;Menjelang fit and proper test, kata Mahfud, dirinya sudah sering menuai pertanyaan perihal independensinya bila menjadi hakim MK. “Anda dari Parpol, nanti membubarkan Parpol. Dulu itu Gus Dur membubarkan Golkar,” ujar Mahfud, menirukan pertanyaan anggota masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahfud menjabarkan, sesuai pasal 10 ayat 1 UU No. 24 Tahun 2003, MK hanya punya dua kewenangan yang berkaitan dengan Parpol. Keduanya adalah memutus pembubaran parpol dan memutus perselisihan hasil Pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Mahfud, hakim MK tidak mungkin punya inisiatif membubarkan Parpol. Yang mengajukan pembubaran Parpol adalah pemerintah, bukan sesama parpol. Karena itu hakim MK bersikap pasif. “Tidak mungkin dong hakim bisa membubarkan parpol seenaknya,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah bisa mengajukan pembubaran Parpol dengan alasan yang sangat penting. Misalnya, sebuah Parpol dinilai melanggar ideologi. Di luar alasan itu, tandas Mahfud, tidak boleh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal sengketa pemilu, lanjut Mahfud, hakim MK juga tidak bisa leluasa mengambil sikap. “Sengketa pemilu itu bukan opini, tapi bukti angka. Harus dilihat berita acaranya,” terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, karena di MK ada sembilan hakim, Mahfud menegaskan bahwa netralitasnya pasti bisa terjaga. Jadi ndak mungkin hakim konstitusi dikait-kaitkan secara emosional dengan parpol,” tegasnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;(Her)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-939687346858966052?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/939687346858966052/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=939687346858966052' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/939687346858966052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/939687346858966052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/akil-mochtar-dan-mahfud-pertegas-sikap.html' title='Akil Mochtar dan Mahfud Pertegas Sikap'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-1516991230032978499</id><published>2008-03-17T10:18:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T10:20:18.191-07:00</updated><title type='text'>Dicurigai, Kengototan Kejagung Periksa Ayin</title><content type='html'>Duta Masyarakat&lt;br /&gt;17 Maret 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA–Tim Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung sudah memeriksa 26 orang dalam kasus tertangkapnya jaksa penyidik Urip Tri Gunawan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap. Namun Kejagung berharap tak cuma Urip diperiksa tapi juga Artalita Suryani alias Ayin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Ahad (16/3) persis dua pekan jaksa penyidik Urip tertangkap tangan aparat KPK dengan barang bukti uang tunai USD 660 ribu. Urip dan Ayin sang penyuapnya, sudah ditetapkan sebagai tersangka dan keduanya secara intensif diperiksa oleh penyidik KPK. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamaan dengan itu, untuk kepentingan internal dalam rangka penegakan disiplin kepegawaian maka Tim Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) juga melakukan pemeriksaan. Setidaknya sudah 26 orang yang diperiksa oleh Tim Jamwas, termasuk memeriksa Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kemas Yahya Rahman dan Direktur Penyidikan (Dirdik) M Salim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jampidsus dan Dirdik juga sudah diperiksa KPK untuk dimintai keterangannya sebagai saksi dalam kasus Urip. Kemas dan Salim adalah atasan langsung Urip di Gedung Bundar Kejagung. Satu-satunya yang belum bisa dilakukan Tim Pemeriksa Internal Kejagung yang dipimpin langsung oleh Jamwas MS Raharjo adalah memeriksa Ayin sebagai orang yang memberikan uang kepada Urip. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumat (14/3) pekan lalu, Jaksa Agung Hendarman Supandji mengatakan kepada para wartawan bahwa pemeriksaan terhadap Ayin belum dapat dilakukan karena KPK belum memberikan izin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahad (16/3) kemarin, Akil Mochtar anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Golkar mengatakan, tindakan KPK untuk tidak memberikan izin kepada Kejaksaan Agung memeriksa Ayin Suryani sampai saat ini adalah tindakan yang sangat tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maaf-maaf saja ya, saya tidak bermaksud menduga-duga terlalu jauh, untuk apa Tim Jamwas itu bertemu dengan Ayin? Bisa-bisa saja ada ‘permintaan’ kepada Ayin , sudahlah, katakan saja pertemuan itu memang untuk dagang permata” kata Akil Mochtar.&lt;br /&gt;Menurut Akil yang baru terpilih menjadi hakim Mahkamah Konstitusi ini, para penyidik KPK harus tetap dijaga konsentrasinya dan kelanjutan pemeriksaannya untuk menuntaskan kasus suap Urip ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tim Jamwas itu adalah tim internal Kejagung, ya kan. Sesungguhnya mereka cukup meminta keterangan dari jaksa-jaksa yang terlibat. Bahkan harus diperiksa apakah ada jaksa atau pejabat di Gedung Bundar itu yang sengaja melakukan konspirasi mendukung tindakan pidana,” lanjut Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga mengatakan, KPK jangan terpengaruh oleh gangguan atau hambatan apapun agar dapat menangani persoalan suap delik korupsi ini. Akil berharap Kejagung tidak secara sengaja menutup-nutupi fakta yang sebenarnya. “Jika sudah ada hasil pemeriksaan internal Jamwas, umumkan dong kepada publik secara transparan. Jangan ditutup-tutupi karena malu. Di republik ini, masyarakat harus diberi akses untuk mengetahui apapun yang memang berkaitan dengan fakta-fakta yang sesungguhnya dari kasus Urip ini.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil Mochtar berharap agar penegakan hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung jangan sampai seperti upaya menegakkan benang basah. “Kita semua tahu maksud dari menegakkan benang basah. Lalu kalau sudah diperiksa tentang pelanggaran, kesalahan-kesalahan administrasi dan kedisiplinan apa saja yang ada dibalik kasus Urip ini, Jaksa Agung itu jangan diam saja,” ungkap Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua kalangan yang peduli pada kasus korupsi, lanjut Akil, berharap Jaksa Agung Hendarman Supandji melakukan tindakan tegas dan mengusut lebih luas. Termasuk apakah ada anak buahnya yang patut diduga terlibat dalam konspirasi melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus Urip. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau cuma diakal-akali peristiwa ini hanya sebatas ketidak-disiplinan jaksa di Gedung Bundar, aduh bagaimana itu? Sadarlah bahwa sudah waktunya praktek-praktek kotor seperti suap dan korupsi diberantas,” tandas Akil Mochtar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak Bisa Intervensi&lt;br /&gt;Sementara itu lewat wawancara eksklusif dengan Inilah.com melalui percakapan telepon jarak jauh, Ketua KPK Antasari Azhar yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Brunei Darussalam mengatakan bahwa tersangka AS masih terus diperiksa. Sehingga KPK memang belum bisa memberikan izin kepada Kejagung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antasari Azhar mengatakan, dalam kasus Urip, yang bertindak sebagai penyidik adalah KPK. Antasari meminta pengertian Kejaksaan Agung (Kejagung) bahwa pihaknya sedang terus berkonsentrasi melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka bukan penyidik dalam kasus ini. Konsentrasi pemeriksaan (mereka) cukup kepada jaksa saja dan aturan yang terkait. Jika memang Jaksa Agung ingin menjatuhkan hukuman disiplin, hal itu sudah dapat dilakukan dengan data-data dan hasil pemeriksaan internal yang dilakukan Jamwas,” ungkap Antasari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua KPK juga meminta agar pihak-pihak tertentu jangan berusaha mengalihkan isu dengan cara menyebarkan kabar bahwa kasus ini hanyalah seputar jual beli permata.&lt;br /&gt;“Sekarang patut dipertanyakan, mengapa sangat ngotot mau bertemu AS? Ada apa? KPK adalah penyidik dalam kasus ini dan kami akan bongkar kasus ini. Kalau memang merasa sangat mendesak ingin bertemu tersangka AS, ya mohon bersabar karena penyidik kami (KPK) masih terus berkonsentrasi melakukan serangkaian pemeriksaan kepada dua tersangka,” ungkap Antasari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada beberapa hal, anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar, Marzuki Darusman, sependapat dengan Antasari. Dia mengatakan Jaksa Agung Hendarman Supandji harus memisahkan antara penegakan disiplin administrasi keorganisasian Kejaksaan Agung dengan perbuatan melawan hukum yang mengarah pada tindak pidana korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marzuki, mantan Jaksa Agung, sangat menyayangkan Hendarman tidak cepat melokalisir permasalahan dan tegas mengambil tindakan paling tepat. “Harusnya sehari setelah kejadian itu, Jampidsus dan Direktur Penyidikan dinon-aktifkan dulu lalu bentuk tim pemeriksa internal. Kalau tidak ditemukan kesalahannya, kedua pejabat itu bisa dipulihkan posisinya” kata Marzuki, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marzuki juga mengingatkan bahwa Kejagung tidak berhak mencampuri, mengintervensi atau mengganggu proses pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh KPK terhadap kasus Urip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang menangkap dan sedang menangani kasus Urip dan Ayin ini adalah KPK. Sehingga KPK yang punya hak sepenuhnya menyidik kasus ini. Saya lihat Hendarman ini mendapat tekanan kuat dari internal Kejagung untuk mempertahankan status quo. Tapi Kejagung tidak berhak memaksa KPK,” lanjut Marzuki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya, Marzuki Darusman menyarankan Hendarman agar tidak segan-segan melapor kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terhadap langkah tegas yang hendak dilakukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya kenal Hendarman. Dia memang pribadi yang memiliki ketetapan hati. Tapi ketetapan hati saja tidak cukup. Citra, martabat dan kredibilitas Kejagung sudah cedera. Sepertinya jaring-jaring perangkap Ayin di Kejagung itu sudah sangat luas selama ini sehingga membuat Hendarman kesulitan mengatasi situasi,” lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Kepala Badan Intelijen Negara Sjamsir Siregar kepada INILAH.COM mengatakan Ketua KPK Antasari Azhar tidak perlu merasa takut terhadap semua tekanan atau komentar negatif apapun. Sebab, agenda pemberantasan korupsi ini sangat penting dan diutamakan pemerintah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penegakan hukum di Indonesia, hanya akan terlaksana secara baik dan benar jika para penegak hukum itu sendiri bisa melakukan tugas sebagaimana mestinya. Jadi jangan justru penegak hukum yang melanggarnya. (inn)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-1516991230032978499?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/1516991230032978499/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=1516991230032978499' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1516991230032978499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1516991230032978499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/dicurigai-kengototan-kejagung-periksa.html' title='Dicurigai, Kengototan Kejagung Periksa Ayin'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-8823799775363981616</id><published>2008-03-16T10:47:00.000-07:00</published><updated>2008-03-16T10:55:49.759-07:00</updated><title type='text'>Menunggu Kiprah Politisi yang Ingin Jadi Negarawan</title><content type='html'>Diah Novianti&lt;br /&gt;Antara, Jakarta&lt;br /&gt;Tiga calon hakim konstitusi pilihan Komisi III DPR untuk masa jabatan 2008-2013 bukan kejutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang terpilih adalah wajah-wajah yang sudah dikenal publik. Mantan anggota Komisi III dari Fraksi Kebangkitan Bangsa, Mahfud MD, yang harus "mengungsi" sementara ke Komisi II DPR selama masa pencalonan, menduduki peringkat pertama dengan 38 suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat kedua, Ketua Mahkamah Konstistusi, Jimly Asshiddiqie meraih 37 suara. Sedangkan rekan Mahfud, Akil Mochtar dari Fraksi Partai Golkar yang juga mantan anggota Komisi III DPR dan kini duduk di Komisi I DPR, meraih 32 suara di urutan ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon lain yang berstatus hakim konstitusi, Harjono, harus lengser dari jabatannya karena hanya berada di tempat keempat dengan 15 suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan wajah-wajah yang tidak dikenal publik harus puas menjadi "penghias", karena hanya memperoleh suara minoritas. Mereka adalah Deddy Ismatullah (9 suara), Taufiqurrahman Syahuri (3 suara), Yusuf Andin Kasim, Chairul Amin dan Syamsul Wahidin, masing-masing dua suara, Lafat Akbar, Budiman NPD Sinaga, Rony SH Bako, dan Munir Fuady, masing-masing memperoleh satu suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama empat hari proses uji kelayakan dan kepatutan, mulai Selasa 11 Maret 2008 hingga Jumat 14 Maret 2008, nama Mahfud, Jimly, dan Akil, selain Harjono, sudah santer beredar sebagai calon yang dijagokan DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jimly mengaku ia pada prinsipnya tidak lagi ingin menjabat hakim konstitusi, namun beberapa pimpinan partai politik memintanya untuk meneruskan jabatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari perolehan suara, Akil, Mahfud dan Jimly mendapat dukungan kubu mayoritas yaitu Fraksi Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama proses uji kelayakan, beberapa anggota Komisi III DPR memang menegaskan, pengalaman dan jejak rekam yang jelas merupakan faktor penting dalam pemilihan hakim konstitusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"MK ini bukan untuk orang yang coba-coba, ini masalah besar. Maaf saja kalau pengalaman masih kurang matang. Ini bukan pekerjaan gampang, dibutuhkan orang-orang yang sudah matang dan punya `track record` yang jelas," tutur anggota Komisi III Yasonna H Laoly dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat Yasonna itu diamini oleh rekannya sefraksi, Willa Chandrawilla Supriadi.&lt;br /&gt;"Saya berpendapat pengalaman itu perlu, tetapi tidak spesifik harus anggota DPR atau apa," ujar Willa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan anggota Komisi III dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Patrialis Akbar, dan Agun Gunanjar dari Fraksi Golkar, meski mengatakan calon yang layak belum tentu merupakan wajah yang sudah dikenal oleh publik, tetap menekankan pentingnya jejak rekam yang jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama proses uji kelayakan dan kepatutan, para anggota Komisi III DPR mengatakan, tidak menutup kemungkinan wajah-wajah baru bisa terpilih karena uji kelayakan pada dasarnya dilakukan untuk mencari calon-calon yang mumpuni dalam bidang konstitusi dan hukum tata negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencari Sang Negarawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu syarat spesifik yang harus dipenuhi calon hakim konstitusi yang tidak ditekankan untuk pejabat publik lainnya, bahkan untuk jabatan presiden sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 15 huruf c UU No 24 Tahun 2003 tentang MK mensyaratkan bahwa hakim konstitusi adalah negarawan yang menguasai konstitusi dan ketatanegaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada penjelasan yang cukup memuaskan dari UU tersebut tentang arti negarawan. Dalam bab penjelasan pasal 15 huruf c UU MK, hanya tercantum kalimat "cukup jelas".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama proses uji kelayakan, para anggota Komisi III DPR pun memiliki definisi sendiri-sendiri tentang arti negarawan yang menjadi syarat khusus hakim konstitusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patrialis Akbar mengartikan negarawan sebagai orang yang selalu mendahulukan kepentingan negara di atas segala-galanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Willa Chandrawilla mengatakan, negarawan adalah orang yang bekerja mengabdi untuk kepentingan negara, sedangkan Yasonna Laoly mengatakan negarawan adalah orang yang paham konstitusi dan hak warga negara, serta menjadi penjaga konstitusi yang selalu mendahulukan kepentingan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun definisi mereka tentang negawaran, semuanya sepakat bahwa sulit mengukur kenegarawanan seseorang dari 90 menit proses uji kelayakan yang harus dilalui setiap calon.&lt;br /&gt;"Agak sulit untuk mengukur seseorang itu negarawan atau tidak. Kita baru bisa lihat apakah seseorang itu negarawan atau tidak ketika nanti dia sudah jadi hakim konstitusi," kata Patrialis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para anggota Komisi III DPR hanya mengandalkan beberapa parameter untuk mengukur sifat negarawan itu, antara lain dari cara berpikir para calon, sikap calon, dan pemahaman mereka tentang konstitusi dan hukum tata negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pakar hukum tata negara dari Universitas Gadjah Mada, Denny Indrayana, menambahkan unsur independensi dan imparsialitas sebagai faktor yang harus dimiliki seorang negarawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, Denny mempermasalahkan apabila calon hakim konstitusi terpilih berasal dari partai politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Syarat negarawan sangat spesial satu-satunya untuk hakim konstitusi. Bahkan, presiden tidak ada syarat itu. Jadi, maknanya syarat negawaran itu pasti berkorelasi dengan keniscayaan independensi dan imparsialitas yang harus dimiliki hakim konstitusi," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat independensi dan imparsialitas itu, menurut Denny, menjadi penting karena perkara-perkara di MK sarat kepentingan politis, khususnya untuk sengketa hasil Pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maka dari itu, calon dari partai politik lebih problematik dibanding calon-calon dari nonpartai," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlakuan Sama&lt;br /&gt;Dari 16 calon yang menjalani uji kelayakan di Komisi III DPR, hanya Jimly dan Harjono yang mendapatkan perlakukan khusus. Keduanya hanya duduk kurang dari lima menit di ruang rapat Komisi III DPR guna diminta kesediannya dicalonkan kembali oleh DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ketua Komisi III DPR, Trimedya Pandjaitan, perlakuan itu dimaksudkan untuk menjaga martabat jabatan hakim konstitusi dan agar tidak timbul kesan DPR mengadili putusan MK apabila Jimly dan Harjono harus menjalani sesi tanya-jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penilaian Komisi III terhadap keduanya dilakukan melalui kinerja MK serta putusan-putusan MK selama Jimly dan Harjono menjabat hakim konstitusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan calon lain, termasuk Akil dan Mahfud, menjalani sesi tanya-jawab selama 90 menit, waktu maksimal yang dialokasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Komisi III DPR tidak secara merata menghabiskan alokasi waktu maksimal itu untuk menggali kemampuan para calon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap calon yang menjawab seadanya, para anggota Komisi III tidak berminat menggali jawaban mereka sehingga sebagian besar calon hanya menjalani uji kelayakan sekitar satu jam.&lt;br /&gt;Bahkan, sempat terjadi insiden calon Sugianto hanya menjalani uji kelayakan selama 15 menit karena pada pertanyaan pertama ia dinilai sudah melakukan kesalahan fatal akibat keliru menyebutkan pasal dalam konstitusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Sugianto salah menjawab, anggota Komisi III DPR kehilangan selera bertanya dan akhirnya Sugianto diminta meninggalkan ruang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan terhadap calon yang antusias dan memberikan jawaban tegas serta mendalam, anggota Komisi III berebut melakukan pendalaman, bahkan sampai harus diingatkan oleh pimpinan komisi bahwa alokasi waktu 90 menit telah habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil, Mahfud, Taufiqurrahman Syahuri yang pernah menjabat staf ahli MK, Yusuf Fanie Andin Kasim, dan Denny Ismatullah, merupakan calon-calon yang diminati Komisi III. Mereka terus diberondong pertanyaan sampai waktu 90 menit habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat uji kelayakan, Akil dan Mahfud menunjukan pemahaman yang baik atas masalah konstitusi, kewenangan dan cara kerja MK. Keduanya memang lama duduk di Komisi hukum DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, rekan sefraksi Akil, Agun Gunanjar melontarkan pujian terhadap Akil, karena selama di DPR sudah berkali-kali menjabat ketua pansus pembahasan RUU dan tidak diragukan lagi pemahamannya terhadap segi materiil maupun formil perundang-undangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Mahfud cukup tegas menyatakan sikap independennya jika terpilih sebagai hakim konstitusi dan banyak melakukan kritik terhadap kinerja MK saat ini yang menurut dia banyak melampaui kewenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hadapan Komisi III, Akil dan Mahfud berjanji untuk memutus ikatan lama dengan partai politik tempat mereka bernaung dan yang telah membesarkan mereka selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski diminta maju oleh pimpinan partai politik, Jimly pun berjanji untuk tetap menjaga independensi dan memberikan perlakuan yang sama kepada semua pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, MK memiliki warna baru karena hakim konstitusi masa jabatan 2008-2013 ada yang berasal dari partai politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka harus melepaskan status politisi dan menjadi negarawan demi menjaga konstitusi dan melindungi hak warga negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang Pemilu 2009, MK memainkan peran penting sebagai lembaga negara yang berwenang menangani hasil sengketa Pemilu, termasuk menangani uji materiil UU Pemilu yang akan diajukan oleh beberapa partai politik yang sarat kepentingan politis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima tahun masa jabatan mereka akan membuktikan apakah mereka memang negarawan yang mampu meletakan kepentingan negara di atas kepentingan sesaat.□&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edisi cetak di Borneo Tribune&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-8823799775363981616?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/8823799775363981616/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=8823799775363981616' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8823799775363981616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8823799775363981616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/menunggu-kiprah-politisi-yang-ingin.html' title='Menunggu Kiprah Politisi yang Ingin Jadi Negarawan'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-4161107007836595438</id><published>2008-03-16T10:18:00.000-07:00</published><updated>2008-03-16T10:54:54.605-07:00</updated><title type='text'>Setelah Hamid dan Hamzah, Kini Akil Mochtar</title><content type='html'>* Nicodemus Nehen ke Senayan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanto Yakobus&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Pontianak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagal meraih kursi Gubernur Kalbar, HM Akil Mochtar tidak tenggelam. Kini ia justru terpilih menjadi salah seorang hakim konstitusi pada Mahkamah Konstitusi (MK) RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan yang dilakukan secara terbuka di Komisi III DPR-RI itu, dari 49 anggota Komisi III memilih tiga nama dari 13 calon yang sebelumnya 16 calon mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pemilihan, Mahfud MD memperoleh 38 suara, menang tipis atas Jimly Asshiddqie yang meraih 37 suara, Akil Mochtar meraih 32 suara. Sedangkan Harjono meraih 15 suara disusul Deddy Ismatullah dengan sembilan suara dan Taufiequrrochman Syahuri meraih tiga suara dan satu kertas suara dianggap tidak sah karena ditulis empat nama calon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil yang juga duduk di Komisi III, setelah terpilih praktis harus mundur dari DPR maupun partai Golkar. Namun dia baru bisa bertugas sebagai hakim konstitusi pada Agustus 2008 mendatang, menunggu masa tugas hakim konstitusi perode sebelumnya berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau sudah terpilih menjadi hakim konstitusi, Akil tetap Akil yang dulu yang selalu ramah dengan siapa saja. Ketika saya mengirim pesan singat (SMS) mengucapkan selamat, segera dibalasnya. “Terima kasih banyak, GBU,” balasanya, Sabtu (15/3) tadi malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria kelahiran Kapuas Hulu 1960 itu sebelum terpilih menjadi hakim konstitusi, memulai karier dari bawah. Di dunia politik diawali sebagai Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Sekretaris Bidang Hukum dan Advokasi Bappilu DPP Partai Golkar, Pengurus LPPH Partai Golkar, Pengacara/Advokasi dan anggota DPR-RI selama dua periode yang dimulai sejak tahun 1999.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandidat Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjajaran Bandung itu sebelum memantapkan langkah ke hakim konstitusi, sempat mengikuti Pemilu Gubernur Kalbar pada 15 November 2007 lalu. Namun sayang, Dewi Fortuna belum berpihak kepada sosok yang mudah diterima semua kalangan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi semua itu tidak sia-sia. Akil menyeruak di blantika hukum nasional—jabatan yang belum pernah dicapai putra-putri Kalbar—di mana dia terpilih menjadi salah seorang hakim konstitusi yang pemilihannya berlangsung, Jumat (14/3) malam lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita orang Kalbar, terpilihnya Akil sebagai salah seorang hakim konstitusi jelas membanggakan. Sebab Akil satu dari sekian banyak orang Kalbar yang bisa muncul dengan memegang jabatan di tingkat nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman Presiden Soekarno, Kalbar dikenal lewat kiprah Sultan Hamid II. Habis era Sultan Hamid, Kalbar seakan kehilangan kader yang sanggup berbicara di tingkat nasional. Parahnya, selama Orde Baru tak satupun tokoh Kalbar yang muncul, kecuali sebagai anggota DPR-RI. Namun setelah reformasi bergulir, di era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Kalbar dikenal lagi lewat kiprah putra Kayong, H Hamzah Haz yang duduk di jajaran kabinet dan Oesman Sapta Odang sebagai Wakil Ketua MPR-RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Gus Dus jatuh akibat Bulog-gate, Megawati Soekarno Putri tampil dengan menggandeng Hanzah Haz sebagai Wakil Presiden. Jelas itu posisi tertinggi yang pernah diduduki putra Kalbar di sejarah Republik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di jajaran eksekutif setinggi Dirjen, memang ada putra Kalbar seperti Dirjen Pertanian Prof Dr H Syarifudin Karama dan Ketua Program Pasca Sarjana UI Prof Dr Wan Usman, tapi tidak begitu menonjol. Namun dengan terpilihnya Akil, tentu menjadi harapan besar bagi kita masyarakat Kalbar. Kita patut mendukung kiprahnya di Mahkamah Konstitusi. Banyak hal yang bisa kita perjuangkan lewat keberadaan Akil di MK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar terpilihnya Akil langsung menyebar ke seluruh pelosok Kalbar, mulai dari pejabat, tokoh politik hingga masyarakat biasa. Tak ayal Akil pun menjadi pembicaran hangat di warung-warung kopi Jalan Hijas maupun Tanjungpura sepanjang Sabtu kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Partai Golkar sendiri dengan mundurnya Akil, baik sebagai anggota DPR maupun partai, jelas memberi kanderisasi di tubuh pohon beringin tersebut. Posisi Akil tentu segera diisi oleh caleg Golkar nomor urut di bawahnya. Dan itu pastilah jatah Sekretaris DPD Partai Golkbar Provinsi Kalbar, Nicodemus Nehen. Sebab dalam pencalegan Partai Golkar pada Pemilu 2004 lalu, Nehen menempati nomor urut 4 di bawah Akil, Ny Asiah Salekan dan H Gusti Syamsumin. Nehen bakal menuju kursi DPR RI di Senayan. □&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edisi cetak di Borneo Tribune&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-4161107007836595438?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/4161107007836595438/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=4161107007836595438' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/4161107007836595438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/4161107007836595438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/setelah-hamid-dan-hamzah-kini-akil.html' title='Setelah Hamid dan Hamzah, Kini Akil Mochtar'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-1011043233419891466</id><published>2008-03-15T11:19:00.000-07:00</published><updated>2008-03-18T11:21:58.421-07:00</updated><title type='text'>Mahfud, Jimly, Akil Lolos ke Mahkamah Konstitusi</title><content type='html'>Republika Online&lt;br /&gt;Sabtu, 15 Maret 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA -- Mahfud MD meraih 38 suara, disusul Jimly Asshidiqqie 37 suara, dan Akil Mochtar 32 suara. Angka-angka dari hasil voting tertutup di Komisi III DPR, Jumat (14/3) sore, itu merupakan tiket masuk bagi ketiganya untuk menjadi hakim baru Mahkamah Konstitusi (MK). Sesuai prediksi, mereka mengalahkan 18 nama lainnya, yang dua di antaranya mengundurkan diri saat harus menjalani uji kepatutan dan kepantasan (fit and proper test) di Komisi III.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahfud dan Akil masing-masing politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golkar. Mereka pun terkena konsekuensi harus mundur dari dunia politik dan anggota DPR untuk total menjadi hakim MK yang independen. ''Mereka harus bisa membawa warna baru ke MK dan segera berkoordinasi dengan hakim lama di MK. Mereka juga harus menepati janjinya untuk independen (tidak terpengaruh kepentingan parpol),'' kata Ketua Komisi III, Trimedya Pandjaitan (Fraksi PDIP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahfud bakal segera mengisi kekosongan kursi hakim MK yang April nanti pensiun. Sementara Akil Mochtar menyusul pada Agustus mendatang. Sedangkan Jimly, yang kini menjabat ketua MK, lolosnya seleksi kali ini merupakan perpanjangan masa tugas di lembaga tinggi negara penilai hukum perundang-undangan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Voting tertutup di Komisi III dimulai sejak pukul 15.00 WIB. Sebelum voting, Fraksi Partai Demokrat terlihat meninggalkan ruangan Komisi III untuk konsolidasi. Jumlah total anggota Komisi III adalah 49 orang dengan komposisi Golkar 12 orang, PDIP 10 orang, PPP lima orang, Demokrat lima orang, PAN lima orang, dan Kebangkitan Bangsa lima orang. Sementara PKS empat orang, BPD satu orang, PBR satu orang, dan PDS satu orang. Tiap anggota diperbolehkan memilih tiga nama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Fraksi PPP, Lukman Hakim Saefudin, menjadi orang pertama yang memilih. Sedangkan Trimedya Pandjaitan sebagai pemilih terakhir. Di awal-awal penghitungan suara, nama Jimly dan Akil selalu susul menyusul diselingi nama Mahfud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di pertengahan penghitungan suara, nama Mahfud selalu disebut sehingga ia makin unggul. Mahfud bersaing dengan Jimly dalam perhitungan yang sangat ketat itu. Tiap kartu suara hampir pasti memilih Mahfud dan Jimly, dengan diselingi Akil. Sampai akhirnya Mahfud keluar sebagai juara satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hidup Madura!'' teriak seorang anggota Komisi III. Kontan teriakan ini dibalas gelak tawa anggota dewan dan puluhan wartawan yang meliput. Mahfud memang berasal dari Pulau Garam itu. Salah satu calon kuat lainnya, Harjono hanya meraih 15 suara. Unggul tipis dari calon independen Deddy Ismatullah (14 suara). Dengan hasil ini, menggambarkan bahwa fraksi-fraksi besar mendukung Mahfud, Jimly, dan Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komitmen independen&lt;br /&gt;Mahfud mengaku sebagai orang yang konservatif dalam memberi putusan. ''Saya ini melihatnya dari sisi sesungguhnya saja lah. Jangan buat hal-hal baru atau meniru dari luar negeri,'' katanya, kepada Republika. Bagaimana dengan tuntutan bersikap independen? ''Dulu waktu di parpol, saya bela parpol mati-matian, sekarang saya sudah jadi milik masyarakat,'' tandas mantan menteri pertahanan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Jimly mengatakan, selama lima tahun terakhir memimpin MK, selalu berusaha dekat dengan semua kalangan. Dengan begitu, ia bisa memelihara profesionalisme dan independensi. ''Kita berpihak pada kebenaran konstitusi,'' katanya. Akil Mochtar juga menyatakan komitmen untuk menjaga independensi dan segera mundur dari dunia politik. evy&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-1011043233419891466?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/1011043233419891466/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=1011043233419891466' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1011043233419891466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1011043233419891466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/mahfud-jimly-akil-lolos-ke-mahkamah.html' title='Mahfud, Jimly, Akil Lolos ke Mahkamah Konstitusi'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-1450750654856039749</id><published>2008-03-15T11:13:00.000-07:00</published><updated>2008-03-16T11:14:11.661-07:00</updated><title type='text'>Mahkamah Konstitusi:Akil Mochtar-Mahfud M.D. Jadi Hakim Konstitusi</title><content type='html'>JAKARTA (Lampost): Komisi III DPR memilih politisi Partai Golkar Akil Mochtar dan politisi PKB Mahfud M.D. mendampingi Jimly Asshiddiqie menjadi hakim konstitusi. Mahkamah Konstitusi pun dikhawatirkan bakal menjadi mahkamah pembelaan politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan itu diambil melalui voting mulai pukul 14.30. Hasilnya, Mahfud M.D. memperoleh 38 suara, Jimly yang kini masih menjadi Ketua MK menempati urutan kedua dengan 37 suara, disusul Akil 32 suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam voting tertutup yang berakhir pukul 15.30, setiap anggota Komisi III menulis tiga nama dalam kertas suara dan dimasukkan kotak suara setelah dipanggil Ketua Komisi III Trimedya Panjaitan. Dari 50 anggota Komisi III, Akil Mochtar yang juga anggota Komisi III itu kehilangan hak pilihnya. Dari 49 anggota yang menggunakan hak pilih, satu suara tidak sah karena menuliskan nama empat calon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakim Konstitusi Harjono hanya memperoleh 15 suara. Calon lain yang mendapatkan suara adalah Deddy Ismatullah (9), Taufiqurrahman Syahuri (3), Yusuf Fanie Andin Kasim, Chairul Amin, Samsul Wahidin mendapat dua suara masing-masing, serta Budiman N.P.D. Sinaga, Lafat Akbar, Munir Fuady, dan Ronny Bako memperoleh satu suara masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Komisi III Trimedya Pandjaitan mengatakan Komisi III akan lebih dahulu mengajukan Mahfud M.D. ke Sidang Paripurna DPR, Selasa (18-3), untuk menggantikan Hakim Konstitusi Achmad Roestandi yang pensiun sejak 1 Maret 2008. Akil akan menggantikan Hakim Konstitusi I Gde Palguna yang berakhir masa tugas 15 Agustus dan Jimly menggantikan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trimedya menjamin keberadaan Mahfud dan Akil di MK akan sama sekali lepas dari kepentingan partai politik asal mereka. "Kami sudah dengar sendiri waktu uji kelayakan, mereka telah berjanji."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bagi pakar hukum tata negara dari Universitas Gadjah Mada Denny Indrayana, idealnya hakim konstitusi bukan orang yang aktif di partai atau minimal empat tahun terakhir tidak aktif di partai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun berharap pemilihan hakim konstitusi melalui jalur pemerintah dilakukan terbuka dan transparan sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan (accountable) dan mendapat kepercayaan masyarakat. Bukan mustahil, Presiden pun memilih tiga hakim konstitusi dari partainya karena DPR meloloskan kader Partai Golkar dan PKB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami mengapresiasi Pak Akil dan Pak Mahfud. Dan kami harapkan nantinya mereka benar-benar membuktikan diri independen. Walaupun tampaknya akan ada sedikit kenangan yang membangkitkan keberpihakan karena ini semua kaitannya dengan Pemilu 2009," jelas Denny. n U-1&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-1450750654856039749?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/1450750654856039749/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=1450750654856039749' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1450750654856039749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1450750654856039749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/mahkamah-konstitusiakil-mochtar-mahfud.html' title='Mahkamah Konstitusi:Akil Mochtar-Mahfud M.D. Jadi Hakim Konstitusi'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-3338540826484921233</id><published>2008-03-15T11:11:00.000-07:00</published><updated>2008-03-18T11:17:20.719-07:00</updated><title type='text'>Akil Mochtar Terpilih Hakim MK</title><content type='html'>Pontianak Post&lt;br /&gt;Sabtu, 15 Maret 2008&lt;br /&gt;Pontianak,-  Kalimantan Barat patut berbangga. Satu putra terbaiknya terpilih sebagai hakim Mahkamah Konstitusi melalui DPR. Ia adalah Akil Mochtar. Ia menjadi putra pertama dari Kalimantan Barat yang berhasil menjadi hakim lembaga tinggi negara tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil yang maju melalui DPR, terpilih bersama Mahfud MD dan Jimly Asshiddiqie. Dari hasil perhitungan suara, Mahfud menempati peringkat teratas dengan 38 suara, disusul Jimly dengan 37 suara dan Akil Mochtar 32 suara. “Saya merasa bangga. Ini keberhasilan Kalbar di tingkat nasional. Apalagi ini dipilih oleh DPR yang mewakili seluruh rakyat Indonesia. Saya hanya pionir saja, pembuka jalan. Ini jadi contoh kalau orang Kalbar bisa. Asal ada kemauan saja,” kata Akil kepada Pontianak Post usai terpilih dalam voting Komisi III DPR, Jumat (14/3). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, tugas sebagai hakim MK merupakan beban yang berat. “Ini bukanlah sesuatu yang prestisius. Saya sudah biasa gagal. Makanya tugas ini menjadi beban. Saya harus lebih konsen. Pekerjaan ini membutuhkan pikiran, pengetahuan, dan kearifan sebagai negarawan,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Akil, kewenangan sebagai hakim MK sangat luas. Bisa membatalkan UU, membubarkan partai politik, juga sengketa antarlembaga negara. Posisi hakim MK itu bukan sembarangan, tentu mengandung konsekwensi. Karena putusan yang dikeluarkannya untuk perbaikan kehidupan demokrasi, hukum dan HAM di Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih berat mana dibandingkan sebagai anggota DPR? “Tentu lebih berat sebagai hakim MK. Karena tugasnya lebih spesifik. Dewan juga berat, namun lebih banyak ke hal-hal politis saja,” katanya. Bagaimana dengan posisinya di DPR, Akil menyatakan siap mundur, begitu Keppresnya terbit. Ia mengatakan harus mengikuti UU MK, yang mengatur tidak boleh menjadi anggota parpol atau rangkap jabatan sebagai pejabat negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia merasa kepercayaan yang diberikan DPR kepadanya merupakan amanat yang harus dijalankan sebaik mungkin. Karena itu, selama proses dirinya masuk ke MK pada Agustus mendatang, dia akan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Politisi senayan asal Kalimantan Barat itu berkomitmen akan berdiri diatas semua golongan. "Hakim konstitusi merupakan hakim yang akan memutuskan perkara yang terkait dengan sengketa UU dengan konstitusi. Karena itu, keadilan, kejujuran serta pertanggungjawaban pada Tuhan dan rakyat harus dijunjung tinggi," katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, "Kalau saya melanggar, saya akan berdosa dan bertanggung jawab pada Tuhan dan saya siap untuk diberhentikan. Saya akan pegang komitmen untuk berdiri di atas semua golongan." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil Mochtar adalah anggota DPR dari Kalimantan Barat melalui Partai Golkar. Pria kelahiran Putusibau ini sudah dua periode menjadi anggota DPR, yakni 1999-2004 dan 2004-2009. Pada pilkada gubernur 2007, ia mencalonkan diri berpasangan dengan AR Mecer. Namun pasangan itu gagal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Sekretaris Jenderal Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pontianak Wira Tafiarta menyampaikan apreasiasinya atas terpilihnya Akil Mochtar sebagai hakim MK. “Ini kebanggaan Kalbar. Ia pantas mendapat posisi itu. Kelayakan dan kepatutannya sudah teruji untuk mengemban amanah dan supremasi hukum di Indonesia,” katanya di Pontianak, kemarin. (mnk)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-3338540826484921233?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/3338540826484921233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=3338540826484921233' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3338540826484921233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3338540826484921233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/akil-mochtar-terpilih-hakim-mk.html' title='Akil Mochtar Terpilih Hakim MK'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-2585245799544086520</id><published>2008-03-14T11:28:00.000-07:00</published><updated>2008-03-18T11:29:49.421-07:00</updated><title type='text'>Soal Independensi, Mahfud dan Akil Tak Tergoyahkan</title><content type='html'>Kompas &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumat, 14 Maret 2008 | 19:13 WIB&lt;br /&gt;JAKARTA, JUMAT - Soal independensi dua politisi yang menjadi hakim konstitusi menyisakan pertanyaan besar. Maklum saja, dunia politik dinilai sebagai wahana yang sarat kepentingan dan tak lepas dari berbagai intervensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, menjelang 2009 besar kemungkinan Mahkamah Konstitusi (MK) akan menangani perkara yang berkaitan dengan sengketa pemilu. Hal ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi dua hakim konstitusi terpilih yang sama-sama politisi, Mahfud MD dan Akil Mochtar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihubungi secara terpisah, Jumat (14/3), keduanya menjamin independensi mereka tak akan goyah dengan intervensi dari manapun. Mahfud yang tengah berada di Yogyakarta mengatakan, dirinya siap berdebat dengan 8 hakim konstitusi lainnya. Berdebat untuk menghasilkan putusan yang berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesuai dengan 10 rambu yang saya paparkan, meskipun itu untuk jadi pegangan saya pribadi. Tapi saya siap berdebat," ujar Pakar Hukum Tata Negara ini. Kader PKB ini juga menyatakan, terpilihnya dirinya dan Akil membuktikan bahwa tak selamanya pemilihan pejabat di DPR itu menggunakan politik uang. Baginya, dengan terpilihnya ia dan Akil menunjukkan kapasitas masing-masing orang menjadi pertimbangan utama. "Ini menjadi pencerah bagi DPR yang selama ini dilihat masyarakat suram," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Senin (17/3) mendatang, Mahfud akan memproses pengunduran dirinya dari PKB dan DPR. Pengunduran diri ini juga menjadi langkah awal pembuktian independensi. "Pihak LSM, pers dan masyarakat nanti bisa mengawasi. Waktu yang akan menjawab." ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jauh berbeda dengan Mahfud, Akil Mochtar yang merupakan kader Partai Golkar juga siap membuktikan independensinya. "Saya akan buktikan itu dengan kerja yang baik. Juga menunjukkan kemampuan yang bersumber pada keadilan dan konstitusi. Insya Allah saya akan jaga kepercayaan ini," ujar Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota komisi III DPR ini akan mulai bertugas di MK pada Agustus mendatang. Proses pengunduran dirinya dari partai dan DPR akan diproses bersamaan dengan proses pemberhentian dirinya sebagai anggota dewan sesuai dengan keputusan Presiden. "Hakim kan memang tidak boleh merangkap. Jadi saya akan urus, setelah keputusan komisi III ini dibacakan di paripurna, disampaikan ke Presiden, ada keputusan pemberhentian. Jangan khawatir dengan itulah," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil mengaku telah mempersiapkan diri dengan baik untuk bertugas di MK. "Saya pikir, saya sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk bertugas di MK. Modal saya, integritas, pengetahuan hukum yang cukup dan pengetahuan tentang kenegaraan. Kesempatan ini amanah. Masyarakat bisa awasi kinerja saya dan teman-teman nanti," pungkas Akil.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-2585245799544086520?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/2585245799544086520/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=2585245799544086520' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/2585245799544086520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/2585245799544086520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/soal-independensi-mahfud-dan-akil-tak.html' title='Soal Independensi, Mahfud dan Akil Tak Tergoyahkan'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-1960856830165160662</id><published>2008-03-14T08:40:00.000-07:00</published><updated>2008-03-14T08:42:29.984-07:00</updated><title type='text'>Lawmakers shortlist strong MK candidates</title><content type='html'>National News - March 10, 2008&lt;br /&gt;Lilian Budianto, The Jakarta Post, Jakarta&lt;br /&gt;The House of Representatives has a shortlist of names to fill Constitutional Court positions opening up in the coming months when currently serving justices retire or their terms expire.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lawmaker Gayus Lumbuun of Indonesian Democracy Party of Struggle (PDI-P) said Saturday several people -- including incumbent MK chairman Jimly Asshiddiqie, Mahfud MD of the National Awakening Party (PKB), Akil Mochtar of the Golkar Party and Airlangga University law professor Haryono -- would "compete in a tight battle" for three seats that will soon be vacant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"The House is looking for people with strong legal backgrounds, good track records and considered having a high moral quality," he told The Jakarta Post.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;According to 2003 enabling legislation, the House, president and Supreme Court are each entitled to appoint justices to the court.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The House has a "fit and proper test" scheduled for 16 candidates on Tuesday. The test had been postponed several times as House factions finalized their picks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jimly announced his candidacy close to the Thursday deadline after repeatedly refusing support from the House to stand for another term.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He said he was reluctant to serve again because of his age, changing his mind when he saw broad House support. The University of Indonesia law professor turns 58 on April 17.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gayus said he was fearful Jimly faced a tough challenge from the House during the test because of a decision he made earlier this month to extend the term of fellow justice Achmad Roestandi.&lt;br /&gt;Achmad was to retire this month upon turning 67. However, Jimly decided to keep him on until August when his term would naturally expire, to avoid a vacancy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;According to Gayus, Jimly should have consulted with the Supreme Court or House before making a decision "beyond his authority".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He also expressed fears Jimly's decision could affect the legibility of decisions made by the court, as the law didn't allow the terms of justices to be extended. All judges have to retire at 67, he said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I am very much concerned that the House will focus on that move and go hard on him. It could backfire on him."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Two other justices will turn 67 and retire before the expiry of their terms. Mohammad Laica Marzuki will retire on May 30 and Soedarsono on June 30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Procedures say the House should release results of this week's test within 10 days to two weeks, but it is feared the process may take longer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The drawn-out process for filling empty seats may also hamstring the court in the interim as the law requires plenary sessions of at least seven judges.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-1960856830165160662?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/1960856830165160662/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=1960856830165160662' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1960856830165160662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1960856830165160662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/lawmakers-shortlist-strong-mk.html' title='Lawmakers shortlist strong MK candidates'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-1394948474337574680</id><published>2008-03-14T08:33:00.000-07:00</published><updated>2008-03-14T08:34:52.362-07:00</updated><title type='text'>Mahfud, Akil dan Jimly Terpilih Jadi Hakim MK</title><content type='html'>JAKARTA - Okezone&lt;br /&gt;Anggota Komisi III DPR Mahfud MD dan Akil Mochtar , serta Ketua MK Jimly Ashidiqie terpilih menjadi hakim konstitusi. Pemilihan dilakukan Komisi III DPR melalui voting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidang komisi yang selesai pada pukul 15.15 WIB sejak pukul 14.30 WIB, Jumat (14/3/2008) memilih secara voting dengan perolehan suara sebesar 38.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di bawahnya menguntit Jimly Asshiddiqie dengan perolehan 37 suara dan urutan ke tiga ditempati Akil Mochtar dengan 32 suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahfud MD sebelumnya merupakan anggota Komisi III dari Fraksi Kebangkitan Bangsa dan Akil Mochtar juga anggota Komisi III dari Fraksi Partai Golkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Jimly merupakan Ketua MK hingga siang tadi.Sementara calon ketua MK lainnya, Harjono memperoleh 15 suara, Deddy Ismatullah dengan 9 suara, Taufikurrahman Syahuri dengan 3 suara, Chairul Amin, Samsul Wahidin dan Yusuf Fanre dengan 2 suara, Budiman Sinaga, Lafat Akbar, Ronny Bako dam Munir Fuadi dengan 1 suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan lainnya tidak mendapatkan suara sama sekali.Dari 49 surat suara, 1 surat dinyatakan batal. Karena berisikan lebih dari tiga calon. (hri)(sjn)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-1394948474337574680?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/1394948474337574680/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=1394948474337574680' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1394948474337574680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1394948474337574680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/mahfud-akil-dan-jimly-terpilih-jadi.html' title='Mahfud, Akil dan Jimly Terpilih Jadi Hakim MK'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-8936608526615237072</id><published>2008-03-14T08:29:00.000-07:00</published><updated>2008-03-14T08:32:40.670-07:00</updated><title type='text'>Komisi III Paranoid Uji Akil Mochtar</title><content type='html'>JAKARTA - Okezone&lt;br /&gt;Tim Komisi III DPR terkesan membentengi diri saat melakukan uji kelayakan dan kepatutan calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana tidak, Akil Mochtar merupakan rekan mereka sendiri sesama anggota Komisi III. "Sebelumnya saya tegaskan kalau Pak Akil ini sebenarnya kawan kita di komisi III, tapi bukan berarti kawan-kawan di Komisi III memberikan keistimewaan," tegas anggota Komisi III Patrialis Akbar, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/3/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut disampaikan Patrialis saat uji kelayakan dan kepatutan calon hakim konstitusi, yang menghadirkan Akil Mochtar. Penegasan itu demi menetralkan pandangan miring masyarakat yang menyatakan, adanya persekongkolan "teman periksa teman" dalam ajang adu kompetensi hakim konstitusi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Akil, calon hakim konstitusi lainnya dari kalangan DPR adalah anggota Komisi III Mahfud MD. "Fit and proper test ini tidak main-main karena saya tidak mau ada pandangan miring di masyarakat bahwa ada perkawanan atau persekongkolan, jika nanti dua calon anggota DPR terpilih jadi hakim MK," terang Patrialis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, dalam fit and proper test hari kedua ini Akil Mochtar dicecar beberapa pertanyaan terkait intervensi partai jika dirinya terpilih sebagai hakim konstitusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seandainya saya menjadi hakim MK tentunya tidak ada lagi keistimewaan yang akan berikan pada parpol manapun. Di satu sisi hakim MK tidak hanya satu orang tapi sembilan orang, tentu masyarakat bisa menilai," jawab Akil.  (pie)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-8936608526615237072?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/8936608526615237072/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=8936608526615237072' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8936608526615237072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8936608526615237072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/komisi-iii-paranoid-uji-akil-mochtar.html' title='Komisi III Paranoid Uji Akil Mochtar'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-2661350367978897948</id><published>2008-03-14T08:19:00.000-07:00</published><updated>2008-03-14T08:21:11.284-07:00</updated><title type='text'>Komisi III Pilih Mahfud, Jimly dan Akil</title><content type='html'>Antara, Jakarta&lt;br /&gt;Komisi III DPR memilih Mahfud MD, Jimly Asshidiqie, dan Akil Mochtar untuk jabatan hakim konstitusi periode 2008-2013. Pada pemungutan suara yang berlangsung di Ruang rapat Komisi III DPR, Jakarta, Jumat, Mahfud memperoleh suara terbanyak dengan 38 suara, diikuti oleh Jimly dengan 37 suara dan Akil dengan 32 suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Komisi II DPR, Mahfud MD, mengungguli Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie dalam pemungutan suara untuk memilih hakim konstitusi di Komisi III DPR, Jakarta, Jumat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahfud didukung oleh mayoritas fraksi dan mendapatkan 38 suara, disusul oleh Jimly dengan 37 suara, dan anggota Komisi I DPR Akil Mohtar dengan 32 suara. Tiga calon terpilih itu akan diajukan oleh DPR untuk jabatan hakim konstitusi periode 2008-2013.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Komisi III, Trimedya Pandjaitan, mengatakan Komisi III akan terlebih dahulu mengajukan Mahfud MD ke sidang paripurna DPR pada Selasa 18 Maret 2008 untuk menggantikan hakim konstitusi Achmad Roestandi yang pensiun sejak 1 Maret 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pertama, Mahfud dulu yang akan diajukan ke sidang paripurna pada 18 Maret nanti. Jimly dan Akil menyusul pada Agustus 2008," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, Trimedya mengatakan Mahfud harus segera mengundurkan diri dari partainya dan agar Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa segera menyiapkan pergantian antar waktu untuk menggantikan Mahfud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trimedya menjamin keberadaan Mahfud dan Akil di MK akan sama sekali lepas dari kepentingan partai politik asal mereka. "Kita sudah dengar sendiri waktu uji kelayakan kemarin, mereka telah berjanji," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil, Mahfud, dan Jimly, didukung oleh mayoritas partai seperti Partai Golkar dan PDIP dalam pemungutan suara yang dilakukan oleh 49 anggota Komisi III DPR. Akil dan Mahfud sejak 2004 duduk di komisi III DPR, namun karena mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon hakim konstitusi, keduanya pindah masing-masing ke Komisi I dan Komisi II DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pemungutan suara itu, hakim konstitusi Harjono hanya mendapatkan 15 suara, Deddy Ismatullah sembilan suara, Taufiqurrohman Syahuri tiga suara, Yusuf Fanie Andin Kasim, Syamsul Wahidin, dan Chairul Amin masing-masing dua suara, serta Lafat Akbar, Budiman NPD Sinaga, Rony SH Bako, dan Munir Fuady masing-masing satu suara.□&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-2661350367978897948?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/2661350367978897948/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=2661350367978897948' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/2661350367978897948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/2661350367978897948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/komisi-iii-pilih-mahfud-jimly-dan-akil.html' title='Komisi III Pilih Mahfud, Jimly dan Akil'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-3960377893402868034</id><published>2008-03-14T08:01:00.000-07:00</published><updated>2008-03-16T11:07:30.450-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MK'/><title type='text'>Akil Mochtar dan Mahfud MD Diuji Mantan Koleganya</title><content type='html'>Antara, Jakarta&lt;br /&gt;Komisi III DPR melanjutkan proses uji kelayakan dan kepatutan terhadap 16 calon hakim konstitusi. Pada Rabu, di Gedung DPR, Jakarta, Akil Mochtar dan Mahfud MD dijadwalkan mengikuti uji kelayakan di hadapan mantan-mantan koleganya di Komisi III.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak awal 2008, Akil Mochtar dari Fraksi Partai Golkar bertugas di Komisi II DPR, sedangkan Mahfud MD dari Fraksi Kebangkitan Bangsa di Komisi I DPR. Namun, sebelumnya, keduanya lama bertugas di Komisi III DPR sejak 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil dijadwalkan mengikuti uji kelayakan pada pukul 13.00 WIB, sedangkan Mahfud pada pukul 14.30 WIB. Meski mencalonkan diri sebagai hakim konstitusi untuk periode 2008-2013, Akil dan Mahfud masih berstatus anggota aktif di partai politiknya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Rabu, Komisi III menguji empat calon hakim konstitusi, yaitu Lafat Akbar yang berprofesi sebagai advokat, Akil Mochtar, Mahfud MD, dan Munir Fuady yang juga berprofesi sebagai advokat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komisi III DPR akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan selama empat hari, mulai Selasa 11 Maret 2008 hingga Jumat, 14 Maret 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut rencana, pada Jumat 14 Maret , Komisi III DPR akan menggelar rapat pleno dan menetapkan tiga hakim konstitusi terpilih. Sembilan hakim konstitusi yang berasal dari tiga institusi, yaitu DPR, Mahkamah Agung (MA), dan Presiden, memasuki masa pensiun secara serempak pada 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Achmad Roestandi yang berasal dari DPR pensiun pada 1 Maret 2008. Laica Marzuki dan Soedarsono yang berasal dari MA masing-masing memasuki pensiun pada 5 Mei 2008 dan 1 Juni 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan enam lainnya, termasuk Jimly, pensiun pada 15 Agustus 2008. DPR, MA, dan Presiden, kini masing-masing sedang menyeleksi tiga calon pilihannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pasal 18 UU No 24 Tahun 2003 tentang MK, sembilan hakim konstitusi diajukan masing-masing tiga orang oleh MA, DPR, dan Presiden, untuk ditetapkan dengan keputusan presiden. Keputusan presiden itu ditetapkan dalam jangka waktu paling lambat tujuh hari kerja sejak pengajuan calon diterima oleh Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edisi cetak ada di Borneo Tribune&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-3960377893402868034?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/3960377893402868034/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=3960377893402868034' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3960377893402868034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3960377893402868034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/akil-mochtar-dan-mahfud-md-diuji-mantan.html' title='Akil Mochtar dan Mahfud MD Diuji Mantan Koleganya'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-7380742759088861938</id><published>2008-03-14T07:57:00.000-07:00</published><updated>2008-03-14T08:24:17.877-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MK'/><title type='text'>Fraksi Golkar Puji Akil Mochtar</title><content type='html'>Jakarta, 12/3 (ANTARA)&lt;br /&gt;Fraksi Partai Golkar (FPG) memberikan pujian kepada rekannya, Akil Mochtar, yang mengikuti seleksi uji kelayakan dan kepatutan calon hakim konstitusi di Gedung DPR, Jakarta, Rabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mendapat giliran bertanya kepada Akil, anggota Komisi III FPG, Agun Gunanjar, mengatakan tidak akan menguji kompetensi dan kemampuan Akil. Agun menyatakan sudah cukup lama mengenal Akil dan sudah tahu pemahamannya soal UU baik dari segi formil maupun materil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di DPR, dari segi formal cukup panjang Saudara Akil memimpin pansus-pansus sehingga mengetahui perjalanan banyak rancangan UU menjadi UU," kata Agun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jejak rekam seperti itu, lanjutnya, sulit untuk mempertanyakan kemampuan Akil dalam bidang pemahaman UU. Agun hanya meminta penegasan dari Akil tentang komitmennya untuk lepas dari intervensi pihak mana pun apabila terpilih menjadi hakim konstitusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjawab permintaan Agun, Akil mengatakan intervensi memang sesuatu yang tidak bisa dinafikan. Namun, ia berjanji untuk bersikap netral dan lepas dari intervensi mana pun atau jika tidak, ia harus diberhentikan dari jabatan hakim konstitusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Komisi III lainnya, Patrialis Akbar dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), juga menyoroti komitmen Akil sebagai hakim konstitusi untuk menjaga netralitasnya dari pengaruh partai politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat Akil Mochtar cukup lama duduk di Komisi III DPR dan sempat menjabat ketua, Patrialis mengatakan bahwa uji kelayakan dan kepatutan yang dijalani oleh Akil bukan berdasarkan pertemanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi pernyataan Patrialis, Akil mengatakan posisinya sebagai anggota DPR bukan berarti suatu kekhususan bagi dirinya. Ia justru menilai statusnya sebagai anggota partai politik dan anggota DPR melemahkan posisinya dalam uji kelayakan dan kepatutan calon hakim konstitusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah sembilan tahun kita sudah bersama di DPR. Sebagai seorang calon hakim konstitusi, saya juga tidak ingin lulus karena pertemanan atau dikasihani. Saya ingin ikut proses ini dengan sebenar-benarnya," kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama uji kelayakan dan kepatutan, Akil tampak lancar dan percaya diri menjawab semua pertanyaan anggota Komisi III.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-7380742759088861938?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/7380742759088861938/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=7380742759088861938' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/7380742759088861938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/7380742759088861938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/fraksi-golkar-puji-akil-mochtar.html' title='Fraksi Golkar Puji Akil Mochtar'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-7967978130741189441</id><published>2008-03-13T11:04:00.001-07:00</published><updated>2008-03-18T11:06:15.219-07:00</updated><title type='text'>Mahfud MD dan Akil Mochtar Punya Peluang Besar</title><content type='html'>KOMPAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis, 13 Maret 2008 | 11:55 WIB&lt;br /&gt;JAKARTA, KAMIS - Dua calon hakim konstitusi, Mahfud MD dan Akil Mochtar mempunyai peluang besar untuk merebut 1 dari 3 kursi hakim konstitusi dari DPR. Hal itu dikatakan Anggota Komisi 3, Agun Gunandjar Sudarsa, Kamis (13/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agun mengatakan, dari fit and proper test terhadap kedua koleganya di DPR itu, mereka dinilai layak menjadi hakim konstitusi. "Dari fit and proper test sampai hari ini, hanya 2 orang saya dalami dan saya pikir mereka punya peluang besar. Yaitu Pak Mahfud dan Pak Akil. Kalau yang saya anggap layak, hingga saat ini ada 7 orang yang terdiri dari pakar hukum dan anggota dewan. Belum ada yang dari praktisi atau pengacara," kata Agun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa poin yang perlu diperbaiki dalam tubuh MK, menurut Agun, diantaranya bahwa MK kewenangannya adalah menerima atau menolak permohonan dan bukan mengatur seperti yang selama ini terjadi. "Selain itu MK tidak bisa membatalkan satu UU karena dianggap bertentangan dengan UU lain, yang bisa adalah UU dengan UUD. Kemudian, Hakim MK pada pokoknya tidak boleh terlalu banyak bicara apalagi menjadi narasumber. Kenapa? Karena segala ucapanya akan mempengaruhi penanganan hukum," lanjut kader Fraksi Partai Golkar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang disampaikan oleh Agun adalah poin-poin yang juga disampaikan Mahfud MD, sebagai rambu-rambu hakim MK. "Memang, karena saya dan Pak Mahfud memang berdiskusi dan itu ada teorinya kok," ujar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses fit and proper test terhadap para calon hakim konstitusi masih dilakukan oleh Komisi III hingga hari ini. Empat calon yang diuji adalah Petrus CKL Bello, Ronny SH Bako, Samsul Wahidin dan Taufiqurrahman Syahuri. Menurut rencana, besok siang Komisi III akan mengumumkan 3 nama yang terpilih sebagai hakim konstitusi. (ING)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-7967978130741189441?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/7967978130741189441/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=7967978130741189441' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/7967978130741189441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/7967978130741189441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/mahfud-md-dan-akil-mochtar-punya.html' title='Mahfud MD dan Akil Mochtar Punya Peluang Besar'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-8684717901808945259</id><published>2008-03-13T11:04:00.000-07:00</published><updated>2008-03-16T11:06:44.582-07:00</updated><title type='text'>Akil Mochtar dan Mahfud Janji Bersikap Netral</title><content type='html'>Seleksi Hakim Konstitusi: [13/3/08]&lt;br /&gt;Hukum online&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil Mochtar berjanji keluar dari Partai Golkar. Mahfud MD akan mundur dari MK jika ada eksaminasi publik yang mampu membuktikan putusannya memihak parpol tertentu.&lt;br /&gt;Di Senayan, kabar ini berembus kencang. Akil Mochtar dan Mahfud MD bakal lolos dari saringan Komisi III DPR. Keduanya diprediksi bakal melenggang kangkung ke Jalan Medan Merdeka Barat No. 7 Jakarta Pusat, di mana gedung MK berdiri kokoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kalangan ketar-ketir mendengar kabar itu. Mereka khawatir, jika benar-benar terpilih menjadi hakim MK, Akil dan Mahfud tidak bisa lepas dari pengaruh partai politik yang mengusungnya. Apalagi, kemungkinan nanti akan ada banyak sengketa Pemilu, padahal Akil diusung Partai Golkar sedangkan Mahfud dijagokan Partai Kebangkitan Bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Akil dan Mahfud membantah kabar dan kekhawatiran itu. “Saya tidak mau dipilih karena perkawanan atau karena kasihan,” ujar Akil, kala menjalani fit and proper test, Rabu (12/3). “Kalau saya tidak pantas lolos, jangan loloskan saya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melakoni fit and proper test setelah Akil, dengan kalimat yang berbeda, Mahfud juga menyangkal dirinya bakal lolos karena perkawanan. Patrialis Akbar, wakil rakyat dari PAN, yang meminta Akil dan Mahfud menyangkal kabar yang sudah kadung diyakini kebenarannya itu. Patrialis tak ingin masyarakat punya penilaian buruk terhap seleksi hakim MK melalui pintu DPR. “Fit and proper test ini bukan main-main,” teriaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil mengatakan, jika terpilih menjadi hakim MK, ia tidak akan terpengaruh oleh kekuatan apapun. Ia akan menjalankan sumpahnya dan selalu menyadari bahwa ia bertanggung jawab terhadap Tuhan. Selain itu, ia akan keluar dari Partai Golkar bila terpilih menjadi hakim MK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil juga mempersilahkan masyarakat menilai putusan-putusannya kelak. “Apalah artinya seorang Akil Mochtar seandainya terpilih karena hakim konstitusi itu ada sembilan,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahfud lebih tegas lagi. Ia menyatakan akan mengundurkan diri apabila ada yang mampu membuktikan bahwa putusan yang ia buat ternyata menunjukkan pemihakan terhadap parpol tertentu. “Eksaminasi itu harus benar-benar obyektif dan terbuka,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal Pemilu&lt;br /&gt;Menjelang fit and proper test, kata Mahfud, dirinya sudah sering menuai pertanyaan perihal independensinya bila menjadi hakim MK. “Anda dari Parpol, nanti membubarkan Parpol. Dulu itu Gus Dur membubarkan Golkar,” ujar Mahfud, menirukan pertanyaan anggota masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahfud menjabarkan, sesuai pasal 10 ayat 1 UU No. 24 Tahun 2003, MK hanya punya dua kewenangan yang berkaitan dengan Parpol. Keduanya adalah memutus pembubaran parpol dan memutus perselisihan hasil Pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Mahfud, hakim MK tidak mungkin punya inisiatif membubarkan parpol. Yang mengajukan pembubaran parpol adalah pemerintah, bukan sesama parpol. Pemerintah bisa mengajukan pembubaran parpol dengan alasan yang sangat penting. Misalnya, sebuah parpol dinilai melanggar ideologi. Di luar alasan itu, tandas Mahfud, tidak boleh. Karena itu hakim MK bersikap pasif. “Tidak mungkin dong hakim bisa membubarkan parpol seenaknya,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal sengketa pemilu, lanjut Mahfud, hakim MK juga tidak bisa leluasa mengambil sikap. “Sengketa pemilu itu bukan opini, tapi bukti angka. Harus dilihat berita acaranya,” terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, karena di MK ada sembilan hakim, Mahfud menegaskan bahwa netralitasnya pasti bisa terjaga. Jadi ndak mungkin hakim konstitusi dikait-kaitkan secara emosional dengan parpol,” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Her)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-8684717901808945259?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/8684717901808945259/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=8684717901808945259' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8684717901808945259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8684717901808945259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/akil-mochtar-dan-mahfud-janji-bersikap.html' title='Akil Mochtar dan Mahfud Janji Bersikap Netral'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-7156062067201041611</id><published>2008-03-13T10:15:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T10:17:30.915-07:00</updated><title type='text'>Akil: Putusan MK Tidak Boleh Lahir Atas Tekanan</title><content type='html'>HArian Umum PELITA &lt;br /&gt;[Politik dan Keamanan]&lt;br /&gt;Akil: Putusan MK Tidak Boleh Lahir Atas Tekanan&lt;br /&gt;Jakarta, Pelita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon hakim konstitusi, Akil Mochtar menegaskan, keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tidak boleh lahir karena tekanan atau intervensi dari pihak manapun, termasuk opini publik. Tetapi harus atas dasar sumpah dan pertanggungjawaban kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;Kalau saya lulus dalam fit and proper test ini, maka saya tidak akan pernah tunduk pada intervensi pihak manapun, termasuk tekanan/opini publik, ujarnya dalam uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon hakim konstitusi di Gedung DPR/MPR, Rabu (12/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penegasan itu dikatana Akil, karena pada masa datang beban perkara yang akan dihadapi MK bisa jadi semakin berat, atau bisa jadi sebaliknya, seiring meningkatnya kekritisan masyarakat. Akil mengumpamakan perkara berat yang akan dihadapi MK nanti itu adalah seperti penyelesaian perkara antarlembaga pemerintah, bahkan impeachment terhadap presiden, sekalipun hal itu mungkin tidak terjadi. Kedua perkara itu jauh lebih berat dari pada penyelesaian sengketa Pemilu seperti selama ini, papar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan Akil, perkara antarlembaga tersebut bisa saja terjadi, karena dalam sistem negara hukum dan demokrasi, sesama lembaga pemerintah harus saling melakukan kontrol.&lt;br /&gt;Bahkan, kata mantan Ketua Komisi III DPR itu, suatu saat bisa terjadi impeachment terhadap presiden. Ini mungkin perkara yang paling besar yang akan dihadapi MK. Karena itu MK harus independen, akurat menempatkan peraturan dan perundang-undangan untuk kasus itu, dan tidak boleh terpengaruh kekuatan manapun, termasuk opini publik, papar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ternyata keputusan MK itu lahir atas dasar tekanan, maka hakim konstitusi yang ada di MK patut diberhentikan, ujar Akil seraya menambahkan, bahwa hakim konstitusi itu harus bisa melepaskan dirinya dari profesi yang melekat pada dirinya sebelum menjadi hakim konstitusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dari Partai Golkar. Tapi begitu saya menjadi hakim konstitusi, saya harus berhenti dari keanggotaan partai. Begitu perintah undang-undang. Sesuai sumpah dan tanggungjawab kepada Allah SWT, saya tidak akan pernah memberikan keistimewaan kepada partai manapun jika suatu saat berurusan dengan MK, tegas Akil Penegasan itu disampaikannya menanggapi pernyataan anggota Komisi III DPR dari F-PAN Patrialis Akbar, bahwa jika Akil lolos sebagai hakim konstitusi, Golkar diuntungkan satu langkah. Begitu juga jika Mahfud MD jadi hakim konstitusi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah punya benteng yang kuat dalam berperkara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil menegaskan, dirinya tidak ingin lolos karena pertemanan dengan anggota Komisi III DPR. Saya tak ingin karena pertemanan. Kalau saya dianggap layak silakan. Tapi jangan loloskan saya jika dianggap tidak kompeten, ujar Akil lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Komisi III DPR Agun Gunandjar Sudarsa dalam fit and proper test menanyakan komitmen Akil Mochtar jika menjadi hakim konstitusi, karena dia tahu bahwa pengetahuan dan pengalaman Akil dalam masalah hukum sudah tidak diragukan lagi.&lt;br /&gt;Saya tidak lagi menanyakan itu. Tapi saya ingin menekankan komitmen anda terhadap persoalan hukum kalau Anda lolos menjadi hakim konstitusi, ujar Agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil mengatakan, Saya sangat yakin Pak Agun mengenal saya, karena selalu bersama-sama membahas semua tugas dan tangungjawab yang dibebankan kepada saya. Karena itu, saya tidak akan pernah tunduk terhadap intervensi siapapun. Saya akan katakan berbeda pendapat dengan hakim konstitusi lain, jika terdapat perbedaan dalam mengambil keputusan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap sesama manusia mungkin semua orang, termasuk saya bisa membungkus kemunafikan ke dalam sebuah kemasan yang sangat lugu. Tetapi kepada Allah, siapapun tidak bisa berbohong. Menjadi hakim konstitusi adalah sebuah pilihan bagi saya. Kalau hanya mencari enak, seumur hidup saya pasti pilih menjadi angota DPR, tutur Akil lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam fit and proper test yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPR Mulfachri Harahap itu, sejumlah anggota Komisi III DPR menyatakan bahwa, proses pemilihan calon hakim konstitusi itu terbuka untuk umum. Itu dilakukan agar tidak ada tudingan (jika anggota DPR lolos menjadi hakim konstitusi) adalah karena Komisi III DPR memilih temannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tegaskan, bahwa pak Akil ini sebenarnya kawan kita di Komisi III DPR. Tetapi bukan berarti kawan-kawan di Komisi III DPR memberikan keistimewaan kepadanya. Semua calon hakim konstitusi kita perlakukan sama. Kalau yakin, kami pilih. Kalau tidak ya kami gugurkan. Kami harap tidak ada tudingan kalau Pak Akil dan Pak Mahfud MD lolos adalah karena teman kami, ujar Patrialis Akbar. (kh)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-7156062067201041611?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/7156062067201041611/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=7156062067201041611' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/7156062067201041611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/7156062067201041611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/akil-putusan-mk-tidak-boleh-lahir-atas.html' title='Akil: Putusan MK Tidak Boleh Lahir Atas Tekanan'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-8783290332919140679</id><published>2008-03-13T10:08:00.000-07:00</published><updated>2008-03-21T10:09:19.613-07:00</updated><title type='text'>Akil dan Mahfud Janji Mundur</title><content type='html'>Jawa Pos Online&lt;br /&gt;Kamis, 13 Mar 2008,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Terpilih Jadi Hakim MK Ternyata Tidak Netral&lt;br /&gt;JAKARTA - Dua anggota DPR Akil Mochtar dan Moh. Mahfud M.D. kemarin (12/3) menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon hakim konstitusi hari ke-2 di DPR. Sebagai calon yang memiliki latar belakang partai politik, pertanyaan seputar netralitas banyak ditujukan kepada dua wakil rakyat berbeda parpol itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depan rekan-rekan sesama anggota komisi III, Akil maupun Mahfud sama-sama menyatakan siap mundur jika ternyata dinilai tidak mampu berdiri di atas semua golongan. "Saya tidak akan tunduk pada kekuatan apa pun," janji Akil Mochtar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika terpilih dan ternyata putusan yang dihasilkannya diketahui lahir karena tekanan kelompok tertentu, kader Golkar itu siap keluar. "Saya siap mundur dan diberi sanksi karena melanggar sumpah jabatan saat dilantik," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan soal independensi itu kali pertama disampaikan anggota komisi III dari PAN Patrialis Akbar. "Bapak sahabat seluruh anggota komisi III. Tapi, kami tak ingin terpilihnya Anda nanti hanya karena perkawanan," ungkapnya sebelum meminta komitmen Akil untuk netral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan hampir sama ditujukan kepada Mahfud M.D. yang mendapat jadwal seleksi tepat setelah Akil Mochtar. Mendapat pertanyaan itu, Mahfud juga menyatakan siap mundur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, dalam mekanisme pengambilan putusan di MK, setiap putusan yang dinilai tidak adil atau berpihak tentu akan menjalani proses pemeriksaan (eksaminasi). "Kalau hasil eksaminasi menyatakan saya memihak, tidak ada jalan lain, saya harus mundur," tegas anggota DPR dari PKB itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, saat memutuskan maju menjadi hakim MK, dirinya siap dengan segala konsekuensi dan tantangan yang akan dihadapi. Terutama, keterkaitan emosional dengan parpol asalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi komitmen keduanya, anggota komisi III asal Partai Golkar Aulia Rahman mengapresiasi. "Saya puas dan salut terhadap komitmen Pak Akil dan Pak Mahfud. Budaya seperti itulah yang seharusnya ditegakkan di bangsa ini," ujarnya saat ditemui di sela fit and proper test.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, berdasar perjalanan selama proses seleksi terhadap keduanya, Akil dan Mahfud memang pantas dipilih. "Kemampuan, kompetensi, dan kredibilitas keduanya sangat baik," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak awal, selain calon incumbent Jimly Asshiddiqie dan Harjono, Mahfud serta Akil memang menjadi kandidat kuat calon hakim MK dari pintu DPR. Mahfud dikenal sebagai salah seorang pakar hukum tata negara di Indonesia. Akil memiliki jam terbang cukup tinggi di komisi yang membidangi masalah hukum dan HAM. Baik sebagai pimpinan komisi maupun pimpinan berbagai pansus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi, semua belum selesai. Proses masih terus berlanjut hingga Jumat esok," ungkap Ketua Fraksi PPP Lukman Hakim Saefuddin. Namun, dia mengakui bahwa Mahfud dan Akil merupakan kandidat kuat. "Pilihan lainnya adalah Jimly, Harjono, dan Deddy Ismatullah," tandasnya. (dyn/mk)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-8783290332919140679?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/8783290332919140679/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=8783290332919140679' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8783290332919140679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8783290332919140679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/akil-dan-mahfud-janji-mundur.html' title='Akil dan Mahfud Janji Mundur'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-2466610960393101151</id><published>2008-03-12T11:08:00.000-07:00</published><updated>2008-03-16T11:10:12.058-07:00</updated><title type='text'>Akil Mochtar Siap Mundur dari Golkar</title><content type='html'>Rabu, 12/03/2008  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA (SINDO) – Dua calon hakim konstitusi yang berasal dari anggota Dewan hari ini menjalani fit and proper test di Komisi III DPR.Keduanya adalah Akil Mochtar (Fraksi Partai Golkar) dan Mahfud MD (Fraksi Partai Golkar). Rencananya, Komisi III DPR melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Akil Mochtar hari ini sekitar pukul 13.00 WIB. Terkait pemilihan hakim konstitusi,Akil berjanji akan mundur dari DPR dan partai politik (Golkar) jika terpilih sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK).Alasannya, setiap anggota MK tidak diperbolehkan merangkap jabatan apa pun. Menurut dia, pengabdian di DPR atau MK tidak berbeda karena hanya masalah pilihan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’’Saya siap melepaskan jabatan di Golkar dan DPR. Itu bukan persoalan karena rezeki itu bisa di mana saja dan tidak harus di DPR,” ujarnya. Akil menyebutkan,dalam uji kelayakan dan kepatutan tersebut dia akan menyampaikan makalah berjudul ’’MK dalam Upaya Menegakkan Prinsip-Prinsip Negara Hukum’’. MK dalam pandangan dia memiliki tanggung jawab berat dalam menjaga konstitusi. Dia memaparkan, MK akan sukses jika didukung para hakim yang memiliki integritas tinggi. Lembaga hukum apa pun tidak mampu melaksanakan tugas jika tidak didukung sumber daya manusia memadai. Dia menuturkan, pengalaman yang dimiliki sebagai pengacara selama 17 tahun dan anggota DPR selama sembilan tahun diperkirakan cukup memberikan modal menjadi hakim konstitusi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil juga mengaku, pergaulan dengan sesama anggota di Komisi III DPR juga ikut memberikan semangat bagi dia untuk menjadi hakim MK. ’’Uji kelayakan dan kepatutan selama satu setengah jam itu tidak akan banyak artinya dibandingkan pergaulan selama bertahun-tahun dengan anggota DPR,’’ tandasnya.Karena itu,Akil optimistis lulus dalam uji kelayakan nanti. Disinggung kewenangan MK membatalkan undangundang (UU),Akil mengatakan bahwa hal itu tidak perlu diperdebatkan lagi.Menurut dia, MK telah diberikan kewenangan luas untuk melaksanakan fungsi tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’’Jika ada UU yang dinilai tidak sesuai konstitusi,sudah seharusnya MK meluruskan,’’ ujarnya. Sementara itu, pengamat hukum Universitas Indonesia (UI) Rudi Satrio berpendapat, Komisi III DPR tidak boleh terjebak kepentingan politik dalam memilih hakim konstitusi. Pasalnya, MK mempunyai wewenang besar sehingga harus diisi hakim yang memiliki integritas dan kompetensi memadai. Rudi menegaskan, MK menjadi wadah harapan masyarakat untuk menjaga konstitusi. Dengan kondisi ini, lembaga ini tidak boleh menerima intervensi politik. (eko budiono)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sindo Edisi Sore&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-2466610960393101151?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/2466610960393101151/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=2466610960393101151' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/2466610960393101151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/2466610960393101151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/03/akil-mochtar-siap-mundur-dari-golkar.html' title='Akil Mochtar Siap Mundur dari Golkar'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-4499796483375100809</id><published>2008-02-25T11:30:00.000-08:00</published><updated>2008-03-16T11:31:48.660-07:00</updated><title type='text'>Demi Jimly, Independensi DPR Dipertaruhkan</title><content type='html'>Hukum Online&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seleksi Hakim MK: &lt;br /&gt;[25/2/08]&lt;br /&gt;Kalau Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie benar-benar ikut seleksi lewat pintu DPR, hampir bisa dipastikan ia akan lolos. Hanya, DPR masih perlu mengutak-atik mekanisme fit and proper test yang pas untuk calon incumbent seperti Jimly. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengumuman pelaksanaan seleksi hakim MK oleh DPR di media massa beberapa waktu lalu seperti tidak ada artinya. Sebab, setelah pendaftaran ditutup, nyatanya DPR masih menerima 'pendaftaran'. Hanya, kali ini yang boleh turut serta bukan masyarakat biasa, melainkan fraksi-fraksi di DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Komisi III DPR Trimedya Pandjaitan memberi alasan, 16 nama yang kini dikantongi DPR—hasil seleksi dari 21 pendaftar—masih jauh dari harapan. “Kami tidak tahu track record mereka,” ujarnya, di Gedung DPR, Senin (25/2). Sebagian besar para pendaftar itu adalah praktisi hukum dan akademisi yang kemampuannya masih diragukan. Mereka juga dianggap tidak memenuhi parameter seorang negarawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melakukan evaluasi, Tim Kecil yang diketuai Mulfachri Harahap punya dua solusi. Solusi pertama ialah membuka perndaftaran baru. Solusi kedua adalah memberi kesempatan kepada tiap fraksi untuk mengusulkan calon. “Akhirnya yang mengemuka, fraksi boleh mengusulkan. Merujuk kepada periode yang lalu,” beber Trimedya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini baru empat fraksi yang mengusung calonnya: F-PG mencalonkan Akil Mukhtar, F-PAN mencalonkan Jimly Asshiddiqie, F-PPP mencalonkan Jimly Asshiddiqie dan Deddy Ismaullah, serta F-PKS mencalonkan Prof. Mahfud MD, Akil Mukhtar dan Taufikurrahman Syahuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diduga sebelumnya, para wakil rakyat masih kepincut kepada sosok Jimly. Tidak mengherankan, bersama Prof. Mahfud MD dan Akil Mukhtar, Jimly disebut-sebut punya kans paling besar dibanding calon-calon lain. Fachri Hamzah, anggota Komisi III dari FPKS, bahkan memprediksi ketiga orang itu bakal melenggang dengan lancar. “Pak Jimly itu kurang apa? Prof. Mahfud MD dan Pak Akil kita tahu adalah orang yang sangat kompeten,” ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Komisi III dari FPG Aziz Syamsuddin membantah pendaftar yang diusung fraksi mendapat jaminan lolos. “Kalau memang nggak patut, ya tidak diloloskan,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal independensi memang menjadi pertaruhan besar bagi Komisi III, apalagi calon yang digadang-gadang itu adalah Jimly Asshiddiqie yang masih menjabat Ketua MK serta Prof. Mahfud MD dan Akil Mukhtar yang tergolong 'orang dalam' DPR. Apakah DPR akan tetap obyektif? “Mudah-mudahan iya,” jawab Trimedya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasib Incumbent&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Jimly Asshiddiqie ikut serta dalam pencalonan ini, maka terdapat dua calon incumbent: Harjono yang dulu dipilih pemerintah dan Jimly yang dulu dipilih DPR. Berbeda dengan Harjono yang mendaftar sendiri, Jimly lebih memilih 'dipinang'. Ini sesuai dengan statemennya di beberapa kesempatan. Ia menolak ikut seleksi bila harus menjalani fit and proper test lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap dua calon itu, rencananya bakal diterapkan mekanisme yang berbeda. Jimly, karena dulu pernah lolos fit and proper test, diusulkan agar tidak perlu  menjalani fit and proper test lagi. Sementara itu Harjono, karena dulu tidak perlu menjalani  fit and proper test, diusulkan agar mengikuti  fit and proper test.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itu masih wacana,” kata Fachri. Ia membeberkan, pandangan Komisi III secara umum terpilah menjadi dua. Empat fraksi (FPAN, FPD, FPDS dan FPDIP) ingin agar calon incumbent diperlakukan sama dengan calon yang lain. Sedangkan enam fraksi lainnya berharap agar calon incumbent diberi privelege.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teka-teki ini akan dipecahkan pada rapat Selasa (26/2) malam. Hal lain yang akan dibahas adalah penentuan jadwal fit and proper test.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabrak Undang-Undang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibanding dengan proses pemilihan pimpinan lembaga negara semacam KPK dan KPU, proses pemilihan hakim MK ini sedikit menyimpang. Dua yang gamblang ialah adanya calon dari fraksi dan –kemungkinan—tiadanya fit and proper test bagi calon incumbent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih belum pudar dari ingatan, Amien Sunaryadi dicecar habis-habisan oleh Komisi III ketika mengikuti lagi seleksi pimpinan KPK. Ia sama sekali tidak diistemawakan meskipun menjadi satu-satunya peserta yang incumbent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Aziz Syamsuddin, mekanisme seleksi hakim MK tidak bisa disamakan dengan seleksi pimpinan lembaga semacam KPK dan KPU. Sebab, kedudukan MK setara dengan MA, bahkan Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rapatnya saja sudah beda. Kalau KPK dengan DPR itu rapat dengar pendapat. Kalau MK dengan DPR itu rapat konsultasi,” kata Aziz. Dengan demikian, lanjutnya, DPR tidak melanggar Undang-Undang apapun, termasuk Undang-Undang No. 24 Tahun 2003 tentang MK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Haris Azhar dari Aliansi Masyarakat untuk Mahkamah Konstitusi, menghimbau agar DPR bertindak sebagai fasilitator buat masyarakat, bukan suksesor bagi orang partai. “Bukan hak absolut DPR untuk memasukan orang-orang partainya ke dalam pencalonan,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila DPR berharap mendapat calon yang sesuai dengan ketentuan Pasal 15 UU MK, Haris menyarankan agar Komisi III mengajukan lamaran kepada calon tersebut. Ini karena, berdasarkan pengalaman, pakar tata negara yang negarawan biasanya enggan mendaftarkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Her/Ali)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-4499796483375100809?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/4499796483375100809/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=4499796483375100809' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/4499796483375100809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/4499796483375100809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/02/demi-jimly-independensi-dpr.html' title='Demi Jimly, Independensi DPR Dipertaruhkan'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-6174283914072075931</id><published>2008-02-22T11:25:00.000-08:00</published><updated>2008-03-16T11:27:13.831-07:00</updated><title type='text'>Setiap Fraksi Boleh Usulkan Tiga Nama</title><content type='html'>Hukum Online&lt;br /&gt;Seleksi Hakim MK: &lt;br /&gt;[23/2/08]&lt;br /&gt;Kini ada dua kelompok yang meramaikan seleksi hakim MK lewat DPR: pendaftar personal dan pendaftar melalui fraksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses seleksi calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang digelar DPR dipastikan molor. Fit and Proper Test tidak bisa digelar pada 25-27 Februari. Ini karena DPR masih menunggu calon yang diusulkan fraksi. Selain itu, DPR masih belum satu suara soal mekanisme Fit and Proper Test.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Tim Seleksi dari Komisi III DPR, Mulfachri Harahap menyatakan, DPR membuka kesempatan kepada seluruh fraksi untuk mengirimkan dutanya. “Kami masih menunggu calon yang diusulkan fraksi,” ujarnya, ketika dihubungi hukumonline, Jumat (22/2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap fraksi diberi kesempatan mencalonkan hingga tiga orang. Senin, (25/2) merupakan batas akhir pendaftaran. Menurut Mulfachri, sejauh ini belum ada satupun calon yang diusung fraksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya Mahkamah Agung dan Presiden, DPR memang punya kewenangan untuk mengusulkan tiga hakim konstitusi. Tiga dari sembilan hakim MK periode sekarang yang dulu dicalonkan DPR adalah Jimly Asshiddiqie, Achmad Roestandi, dan I Dewa Gede Palaguna. Karena pada 1 Maret nanti Roestandi bakal pensiun, DPR mesti sigap menyiapkan penggantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DPR secara resmi membuka pendaftaran calon hakim MK pekan kemarin. Hingga kini sudah terjaring 21 nama. Tiga di antaranya merupakan anggota Dewan, yaitu Prof. Mahfud MD dari Partai Kebangkitan Bangsa, serta Akil Mochtar dan Victor Bungtilu Laisdokat dari Partai Golkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harjono, Hakim MK yang dulu diusung pemerintah, juga turut mendaftar sabagai calon incumbent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang Fit and Proper Test, sikap DPR ternyata berubah drastis. Sebelumnya, sebagaimana diungkapkan Mulfachri, DPR hanya 'melayani' pendaftar personal, bukan pendaftar yang diusung fraksi. Hal ini demi menghindari diskriminasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, kini ada dua kelompok yang meramaikan seleksi hakim MK lewat DPR: pendaftar personal dan pendaftar melalui fraksi. Meski berposisi sebagai anggota dewan, Prof. Mahfud MD, Akil Mochtar dan Victor Bungtilu Laisdokat ternyata terhitung sebagai pendaftar personal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bedanya, kalau pendaftar dari fraksi berarti diusulkan oleh fraksi, pendaftar independen mendaftar karena inisiatif sendiri,” kata Mulfachri. Di luar itu, persyaratan yang diberlakukan sama saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal pekan ini Komisi III akan menggelar pembahasan akhir mekanismde dan tata cara fit and proper test. Silang pendapat terjadi dalam hal calon incumbent. Sebagian anggota dewan menginginkan semua calon diperlakukan sama, sebagian yang lain usul agar calon incumbent diberi keistimewaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian priveledge itu bisa ditempuh dengan dua cara. “Ada yang bilang cukup evaluasi kinerja selama satu periode. Ada juga yang berpendapat cukup diminta menulis makalah. Nah, makalah itu yang akan didalami oleh anggota DPR,” beber Mulfachri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunggu Masukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya proses seleksi calon hakim agung, seleksi calon hakim MK juga menuai kritik tajam. Koalisi Pemantau Peradilan menyoroti tiadanya transparansi dan partisipasi publik pada seleksi hakim MK kali ini. Mereka berpendapat, DPR maupun MA tidak memberikan informasi yang memadai mengenai tahapan dan waktu seleksi. Selain itu, “Kami menilai bahwa proses pemilihan calon hakim MK tidak memiliki standar baku dan prosedur yang baik,” kata Zainal Abidin dari YLBHI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ronald Rofiandi dari PSHK menambahkan, DPR tidak terbuka mengenai rekam jejak para pendaftar. Di samping itu, DPR tidak menyediakan saluran bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya. ”Padahal saluran itu bisa saja disediakan misalnya di situs resmi DPR,” kritiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulfachri menyatakan kritik seperti itu tidak fair. ”KPP terlalu terburu-buru berkomentar,” ujarnya. Proses seleksi dari awal hingga akhir, tandasnya, selalu terbuka dan melibatkan partisipasi publik. ”Pengumuman di media massa dan fit and proper test yang terbuka itu buktinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim seleksi di DPR, imbuh Mulfachri, selalu berharap masukan dari masyarakat. Masukan itu bisa disampaikan lewat sekretariat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-6174283914072075931?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/6174283914072075931/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=6174283914072075931' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/6174283914072075931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/6174283914072075931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2008/02/setiap-fraksi-boleh-usulkan-tiga-nama.html' title='Setiap Fraksi Boleh Usulkan Tiga Nama'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-2514451797259984422</id><published>2007-11-22T10:11:00.000-08:00</published><updated>2008-03-21T10:13:40.612-07:00</updated><title type='text'>PEMERINTAH DAN DPR: PEMBATASAN KASASI AGAR PUTUSAN HAKIM LEBIH BERKUALITAS</title><content type='html'>Mahkamah KOnstitusi Online&lt;br /&gt;Kamis, 22 Nopember 2007 17:41:40  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembatasan kasasi tidak ada kaitan dengan persoalan konstitusionalitas mengenai kemerdekaan kekuasaan kehakiman dalam memeriksa, mengadili dan memutus suatu perkara sebagaimana diatur dalam Pasal 24 Ayat (1) UUD 1945. Maksud pembatasan perkara yang dapat diajukan kasasi ke Mahklamah Agung (MA) sebagaimana diatur dalam Pasal 45A Ayat (1) huruf c Undang-Undang No. 5 Tahun 2004 tentang Perubahan atas UU No.14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung (UU MA) adalah untuk mengurangi kecenderungan setiap perkara diajukan kasasi ke MA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian antara lain keterangan yang disampaikan oleh H.M. Akil Mochtar, S.H., M.H. dalam persidangan uji materiil UU MA di ruang sidang pleno Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (21/11). Akil Mochtar hadir dipersidangan dalam rangka mewakili DPR memberikan keterangan terkait uji materiil ketentuan pembatasan pengajuan kasasi ke MA yang dimohonkan oleh Hendriansyah, pengusaha sarang burung walet asal Kab. Kutai Timur, dengan kuasa hukumnya Tombur Ompu Sunggu, S.H., M.Hum., dkk. Turut hadir memberikan keterangan dalam persidangan tersebut Prof. Dr. Ramli Hutabarat, S.H., Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM yang mewakili Pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Akil Mochtar yang juga Anggota Komisi III DPR ini, pembatasan perkara yang bisa dikasasi ke MA tersebut juga dimaksudkan untuk mendorong peningkatan kualitas putusan pengadilan di tingkat pertama dan tingkat banding sesuai dengan nilai-nilai hukum dan keadilan masyarakat. Lebih lanjut Akil menjelaskan, ketentuan tersebut tidak dimaksudkan untuk menghilangkan hak penegakan hukum dan rasa keadilan seseorang atau pemohon. Ketentuan tersebut justru dimaksudkan untuk menciptakan proses peradilan yang cepat dan berbiaya murah. “Agar para pihak dapat memperoleh kepastian hukum dalam penyelesaian sengketanya, karena telah memperoleh putusan yang berkekuatan tetap pada tingkat banding,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senada dengan Akil, Ramli Hutabarat dalam penjelasannya juga mengatakan bahwa pembatasan tersebut dimaksudkan untuk mengurangi penumpukan perkara di MA, sehingga tidak semua perkara dapat diajukan ke MA. Menurut Ramli, ketentuan tersebut dibuat mengingat terbatasnya jumlah Hakim Agung yang menangani perkara di MA sementara jumlah perkara yang masuk semakin bertambah. Ketentuan tersebut juga akan mendorong pengadilan tingkat pertama dan tingkat banding untuk membuat putusan-putusan yang adil. “Dengan demikian, akan tercipta sistem peradilan yang cepat dan murah,” imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait pertanyaan Hakim Konstitusi Harjono mengenai pembedaan perlakuan UU MA terhadap keputusan pejabat daerah yang tidak bisa dikasasi sementara keputusan pejabat pusat bisa dikasasi, Akil Mochtar menjelaskan bahwa ruang lingkup keputusan pejabat daerah hanya mengikat di daerah tersebut sehingga apabila terjadi kasasi terhadap keputusan pejabat daerah tersebut dan ditangani oleh Hakim Agung yang berada di pusat, justru akan mempersulit dan menghambat putusan karena kendala geografis. Berbeda dengan hakim tingkat pertama dan tingkat banding yang menurut Akil memiliki ruang lebih luas untuk meninjau langsung obyek (keputusan pejabat daerah) yang menjadi sengketa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uji materil Pasal 45A Ayat (2) huruf c UU MA ini diajukan oleh Pemohon karena Pemohon merasa dirugikan dan menganggap UU MA telah membatasi hak Pemohon untuk mengajukan kasasi terhadap Putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT. TUN) Jakarta. Pemohon mengajukan gugatan tata usaha negara atas Keputusan Bupati Kutai Timur yang mencabut Ijin Pengelolaan dan Pengusahaan Sarang Burung Walet atas nama Pemohon. Gugatan Pemohon tersebut oleh PTUN Samarinda dikabulkan (dimenangkan). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas Putusan PTUN Samarinda tersebut, Tergugat (Bupati Kutai Timur) mengajukan banding di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT. TUN) Jakarta dan PT. TUN Jakarta membatalkan Putusan PTUN Samarinda. Karena Pemohon dikalahkan oleh Putusan PT. TUN Jakarta, kemudian Pemohon mengajukan kasasi ke MA melalui PTUN Samarinda. Namun, permohonan kasasi tersebut oleh PTUN Samarinda ditolak dengan alasan adanya ketentuan Pasal 45A Ayat (2) huruf c UU MA. [ardli]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-2514451797259984422?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/2514451797259984422/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=2514451797259984422' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/2514451797259984422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/2514451797259984422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/pemerintah-dan-dpr-pembatasan-kasasi.html' title='PEMERINTAH DAN DPR: PEMBATASAN KASASI AGAR PUTUSAN HAKIM LEBIH BERKUALITAS'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-7066286298296057344</id><published>2007-11-18T08:09:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T04:53:14.761-08:00</updated><title type='text'>“Menang dengan Bermartabat…..Kalahpun dengan Cara Terhormat”</title><content type='html'>Muhlis Suhaeri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Pontianak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/R0RaDI1_CWI/AAAAAAAAAFs/LhMehiaQJys/s1600-h/Fanatik+Akil,+Melawi,+oke.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/R0RiLI1_CXI/AAAAAAAAAF0/YYZiGX2-tTY/s1600-h/Berdoa+dan+Memuliakan++Masjid.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5135337418601204082" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/R0RiLI1_CXI/AAAAAAAAAF0/YYZiGX2-tTY/s320/Berdoa+dan+Memuliakan++Masjid.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur baru saja digelar pada 15 November 2007. Gemanya masih terasa. Ada kegembiraan bagi mereka yang tinggi angka pemilihnya. Namun, bagi yang kurang mendapat atau kalah suara, tentu saja lain situasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagaimana dengan para kandidat yang ikut bertarung, inilah salah satu kandidat itu. Dalam pemilihan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur, periode 2008-2013, Akil Mochtar berpasangan dengan AR Mecer. Pada penghitungan suara hingga hari ini, pasangan tersebut berada di urutan keempat dari empat kandidat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika diminta pendapatnya tentang Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur, ia memberikan komentarnya. Menurutnya, secara formal pesta demokrasi tersebut berlangsung dengan baik. Namun, ada beberapa hal yang bisa dilihat dari pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, masalah politik uang. Hal itu bisa ditemukan di mana-mana. Kedua, munculnya pembunuhan karakter, penyebaran fitnah, isu yang memojokkan dirinya. Dan hal itu luar biasa terjadinya. Ketiga, munculnya politik aliran. Politik yang mengangkat isu tentang agama, etnis, suku, golongan. Keempat, ada intimidasi dan ancaman terhadap masyarakat, agar memilih salah satu calon. Kelima, banyak warga tidak mendapatkan hak suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isu politik uang diikuti dengan keterlibatan birokrat pada saat kampanye. Bahkan, pada berbagai acara kampanye, ada beberapa kepala daerah ikut kampanye. Ini tentu saja melanggar Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2005, tentang tata cara Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah. Pada Pasal 61 berbunyi, dalam kampanye, pasangan calon atau tim kampanye dilarang melibatkan pejabat struktural dan fungsional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pada beberapa kampanye yang dilakukan, beberapa bupati dan wakil walikota ikut hadir pada kampanye sang incumbent, Usman Ja’far dan LH Kadir. Begitu juga dengan birokrat lain, seperti para kepala dinas. Caranya, dengan terjun langsung ke daerah, dan memberikan janji dengan berbagai proyek. Atau, memberikan tekanan melalui pendanaan. Namun, hal itu tidak ada teguran dari lembaga pengawas Pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Politik aliran dengan mengangkat isu suku, agama, sara, dan golongan (SARA), juga mewarnai pelaksanaan demokrasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini bisa dibuktikan dengan perjalanan Akil selama tiga tahun berkeliling Kalbar, namun hilang dalam beberapa hari, karena isu SARA.Akil mengunjungi masyarakat dan memberikan berbagai pendidikan politik. Ia tidak sekedar mengunjungi, tapi juga menyumbang berbagai pembangunan masjid dan mushola, atau kegiatan masyarakat. “Soal yang diberikan kepada masyarakat itu, kita ikhlas saja, dan saya tidak menyesal,” kata Akil. Artinya, perjuangan dan harapan ideal dan kenyataan yang dihadapi itu berbeda. “Tapi, kita tidak boleh surut,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dilakukan selama tiga tahun, bukan omong kosong. Ia berbuat untuk masyarakat. Akil memberikan berbagai pendidikan politik. Itu yang menjadi penyesalannya. Semua hilang begitu saja dengan isu agama dan primordial, melalui selebaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan 21 ormas Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesepakatan MUI dan 21 ormas muncul dalam konferensi pers yang dilakukan pada Kamis (9/11) di Masjid Mujahidin. Dalam pernyataannya, MUI dan 21 ormas Islam bersepakat dan menginstruksikan kepada seluruh pengurus dan anggota MUI Kalbar beserta ormas Islam Kalbar dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan ranting untuk; mencoblos Nomor urut 1. H. Usman Ja’far &amp;amp; Drs. LH Kadir dalam pemilihan Gubernur Tanggal 15 November. Kedua, menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk mneggunakan hal pilihnya dalam dan menjaga pelaksanaan Pemilihan gubernur tersebut seara damai dan Tertib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesepakatan itu ditandatangani oleh A. Rahim Dja’far dari MUI Kalbar. Haitami Salim dari Forum Umat Islam (FUI) Kalbar. Gamzah Tawil dari PW Nahdatul Ulama (PWNU) Kalbar. Pabali Musa dari PW Muhammadiyah Kalbar. M Ali dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kalbar. Ilham Sanusi dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kalbar. A/n Syarif Yusuf Al-Qadri dari Front Pembela Islam (FPI) Kalbar. Asnansyah dari Pembina Iman Tauhid Islam (PITI) Kota Pontianak. Fahmi Putra dari Badan Komunikasi Pemuda remaja Masjid Indoensia (BKPRMI) Kalbar. Ibrahim Salim dari Persatuan Tarbiyah Islamiyah Kalbar. Mubarak Abdurrahim dari Forum Arimatea Kalbar. Nasrullah CH dari Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kalbar. M Arif dari LPPD Khoiru Ummah Kota Pontianak. Zulfadhli dari PW Mathlaul Anwar Kalbar. Didik Nurharis dari Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Kalbar. Syarif Achmad A. Rachman dari Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Kalbar. Admun Helmy dari Gerakan Usaha Pembaharuan Islam (GUPPI) Kalbar. Arifin Thahir dari Keluarga Besar Perhimpunan Pelajar Islam Indonesia (KB-PII) Kalbar. Hadiah Suaka dari DPD Persatuan Wanita Tarbiyah Islamiyah Kalbar. Djuwirda dari PW Wanita Islam Kalbar. Rahmanita dari PW Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kalbar. Beberapa dari nama yang tertulis di atas, adalah dari partai pengusung JU-LHK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan penandatanganan itu menurut Haitami Salim pada Harian Borneo Tribune, Sabtu (10/11), merupakan tuntutan keadaan. “Ya itu tadi, perhatikan kalimat di awalnya. Ini karena perkembangan keadaan,” kata Haitami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat pernyataan itu dimuat secara luas di berbagai media. Pernyataan tersebut, malah disebar di berbagai daerah yang dianggap, kuat dukungan massa Islamnya. Seperti di Kota Pontianak, Kabupaten Pontianak, Singkawang, Sambas, Ketapang dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu. Setelah pengumuman surat dukungan tersebut, diikuti dengan gerilya melalui masjid-masjid di daerah tersebut. Para pengurus dan penandatangan terjun langsung berceramah di depan umat. Isinya beragam. Intinya, supaya umat mengalihkan dukungan kepada UJ. “Mereka memberikan berbagai keterangan yang memfitnah tentang saya dan keluarga,” kata Akil. Dia dikatakan sebagai pemeluk agama Kristen. Istrinya dikatakan sebagai anak pendeta, dan sebagainya. Pokoknya pembunuhan karakter. Hal itu juga dilakukan pada berbagai acara halal bihalal. Akil punya beberapa orang saksi tentang hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dalam hal ini, MUI dan ormas Islam bertindak tidak adil pada saya,” kata Akil.&lt;br /&gt;Tindakan MUI menuai protes dari berbagai pihak. Pada Selasa (13/11) MUI membatalkan dukungannya ke UJ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada berita Tribune, Rabu (14/11) PBNU mengeluarkan pernyataan yang tidak mendukung salah satu calon. “NU tidak bisa berpolitik praktis. Pembelaan itu bukan porsi NU, tetapi menjadi porsi partai politik. Jika ada pembelaan, itu adalah kesalahan institusional," kata Ketua PBNU Dr Andi Jamaro, kepada ANTARA di Pontianak menyikapi keputusan Pengurus Wilayah NU Kalbar yang memberikan dukungan kepada salah satu calon gubernur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan berita di Borneo Tribune pada Rabu (14/11), Wakil Ketua Lembaga Hikmah Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Kasmir Tri Putra, kepada ANTARA di Pontianak, mengenai sikap Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Barat yang menyatakan dukungannya terhadap salah satu pasangan kandidat dalam Pemilu Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar Periode 2008-2013.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kasmir yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Provinsi Lampung itu, Muhammadiyah tidak melarang dukungan dari warga Muhammadiyah terhadap siapapun yang maju dalam pemilihan kepala daerah. "Warga Muhammadiyah dapat menyalurkan aspirasinya kepada calon secara bebas. Namun sebagai organisasi formal, Muhammadiyah jelas tidak berpihak," kata Kasmir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Akil, apa yang dilakukan ini merupakan bentuk penggembosan pada massa yang dimilikinya. Massa yang semula memilih Akil, menjadi bingung dan berpindah pada pasangan UJ-LHK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Minggu (11/11) dalam acara debat yang dilakukan dan disiarkan melalui TVRI dan RRI. Banyak orang bersimpati pada Akil. Jawaban yang diberikan sangat logis, dan tepat, ketika bicara mengenai banyak hal. Inilah yang membuat ratingnya dan popularitasnya naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membendung popularitas Akil, LSI mengeluarkan hasil survey yang dilakukan pada 6-10 November. Survey itu pesanan dari partai pengusung calon nomor satu. Survey dilakukan di kantong-kantong basis massa PDIP dan semasa kampanye berlangsung. Dan hal itu diakui para pelaku survey. Survey dipublikasikan pada Senin (12/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil menelepon langsung Syaiful Mujani. Ketika meneleponnya, Akil punya beberapa orang saksi yang membenarkan pembicaraan itu. Akil menelepon melalui HP Communikatornya. HP itu diperdengarkan, sehingga suaranya bisa didengar orang lain. Mujani mengakui bahwa survey itu pesanan. Sehari setelah itu, Akil membuat bantahan tentang survey itu di koran. Pada hari berikutnya, Rabu (14/11), Syaiful Mujani juga membuat klarifikasi. Namun, bantahannya tidak keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mosok dalam waktu sehari, hasil survey sudah bisa dilakukan,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, untuk memasukkan data, belum lagi menganalisa, perlu waktu beberapa hari, bahkan minggu. Data yang diambil, jumlahnya sekitar 1500 responden. Hasil survey dibuat berimbang, antara UJ dan Cornelis. UJ 30,02 persen, Cornelis 30,0 persen. Hasil itu membuat orang yang awalnya memilih Akil, akhirnya memindahkan suaranya ke UJ. Akil dianggap sudah tidak ada harapan untuk menang. Pemindahan suara bertujuan membendung suara Cornelis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat pengumuman survey LSI, pendukung Mecer yang dibina selama bertahun-tahun melalui CU, juga mengalihkan suaranya ke Cornelis. “Semua pendukung saya dan Pak Mecer Habis!” kata Akil. Untuk menangkis isu itu sulit, karena waktunya sudah mepet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, ada pengurus CU dan saudara Mecer yang menelepon dengan menangis. Ia meminta maaf, karena terpaksa mengalihkan suaranya ke Cornelis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dikemukakan Akil, juga saya dapatkan di lapangan. Dari berbagai pendapat orang tentang hasil LSI, sebagian besar berpendapat sama. Lebih baik memindahkan suara dan dukungan Akil ke UJ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang Pemda yang ketemu dan berbincang dengan saya, juga mengemukakan hal serupa. Begitu pun ketika berobat ke dokter. Ketika berbincang, dokter memberikan alasan yang sama dengan orang Pemda, tentang hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau golongan berpendidikan dan dianggap sudah memiliki wawasan saja terpengaruh dengan isu tersebut, bagaimana dengan masyarakat biasa? Yang kurang paham dengan berbagai konstelasi politik dan isu SARA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akibat pengumuman survey LSI, mereka tidak pikir, bahwa angka yang dibuat juga membuat solid orang Dayak dan non muslim. Mereka salah hitung dan strategi,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di satu sisi benar, mereka menghabisi massa pemilihnya. Di sisi lain, mereka malah membesarkan kekompakan dan semangat bersatu kelompok lain. Dan pemilih nomor 4, tidak hanya orang non muslim. Orang muslim juga banyak yang pilih, karena mereka ini simpatisan PDIP. Artinya, tidak semua teori MUI dan semua ormas itu benar. Hal itu menjadi bumerang.&lt;br /&gt;“Sebuah skenario besar menggilas saya. Berhasil mereka. Tapi, akibatnya fatal. Dan Inilah yang terjadi dari hasil Pilkada di Kalbar,” kata Akil. MUI dan ormas Islam, harus bertanggungjawab dengan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, politik uang juga membombardir daerah yang menjadi basis Akil-Mecer. Dari tiga orang wakil Dayak, yang paling dihitung adalah massa Mecer. Dia punya basis massa yang jelas. Tak heran bila daerah yang menjadi basisnya, menjadi sasaran perolehan suara. Ada yang diberi uang, pulsa, beras, gula dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan saya tidak melakukan politik uang. Demi Allah tidak ada,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa pendapat Akil dengan model dan cara politik seperti itu?“Strategi itu bukan perilaku politik yang benar dan terhormat. Itu lebih kepada perilaku tidak terhormat yang dilakukan dengan target, asal menang. Dan itulah yang dilakukan,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu asas dalam Pilkada adalah Jujur. Adil. Terbuka. Nah, bagaimana menerapkan semua itu, semua harus equal atau setara. Dia bukannya tidak mau protes dengan hal tersebut. Namun, apa artinya lembaga pemilu. Akhirnya, terjadi pembiaran terhadap hal itu. Pembiaran bukan berarti takut, tapi juga karena ketidaktahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya, ia berharap pada pemimpin Kalbar yang baru, harus membangun SDM Kalbar. Kualitas Kalbar masih miskin. Harus mengutamakan pendidikan SDM. Tak bisa membangun SDM, tanpa membangun SDM dan kesehatan yang baik. Juga melakukan pengentasan kemiskinan. “Kita tidak bisa membangun demokrasi, bila tidak paralel dengan membangun pendidikan,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah kualitas Pilkada Kalbar. Apapun hasilnya, harus diterima. Itulah demokrasi. Rakyat memang belum sepenuhnya tahu tentang hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan kedepannya? Tentu butuh kesadaran dari diri, untuk melakukan sesuatu yang terbaik. Tidak melakukan politik aliran, politik uang, dan lainnya. Kalaupun menang dengan bermartabat. Kalaupun kalah dengan cara terhormat. Dan tidak melakukan hal-hal seperti itu. Namun, bukan berarti yang lain tidak bermartabat. Artinya, semua pertandingan tentu ada yang kalah. Semua sudah dihitung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kekalahannya, Akil juga tidak lantas menyalahkan timnya. Ia tentu saja harus menghargai timnya. Mereka sendiri juga punya keterbatasan. Mungkin karena mereka tidak punya biaya dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, begitulah. Pada akhirnya saya mesti mengambil pelajaran dari Al-qur’an atau Injil. Bahwa, Nabi itu tidak dihargai di negerinya sendiri. Mereka lebih dihargai di tanah orang,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya, apa yang bakal dilakukannya aktivitasnya kedepan, ia akan menyelesaikan pendidikan doktornya di Universitas Pajajaran Bandung. Selain itu, menyelesaikan sisa masa jabatannya di Komisi III DPR RI, sampai 2009. Paling dasar lagi, ia bisa menjadi pengacara profesional. Ia punya latar pendidikan baik. Dan, ia juga tidak akan kapok datang ke rakyat, karena Kalbar tanah kelahiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski telah ditinggalkan pendukungnya karena hembusan dan politik aliran, Akil tidak serta merta menghujat para pendukungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rakyat tidak salah. Elit politiklah yang salah, karena melakukan hal itu. Dengan hasil Pilkada sekarang, ada hikmah bisa dipetik. Para pemimpin Islam itu, jangan saling memfitnah dan bertengkar sendiri saja,” kata Akil.□&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Borneo Tribune, 18 November 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-7066286298296057344?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/7066286298296057344/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=7066286298296057344' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/7066286298296057344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/7066286298296057344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/menang-dengan-bermartabatkalahpun.html' title='“Menang dengan Bermartabat…..Kalahpun dengan Cara Terhormat”'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/R0RiLI1_CXI/AAAAAAAAAF0/YYZiGX2-tTY/s72-c/Berdoa+dan+Memuliakan++Masjid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-2215999046841040738</id><published>2007-11-13T01:45:00.000-08:00</published><updated>2007-11-14T01:47:33.156-08:00</updated><title type='text'>TIGA PASANGAN CAGUB KALBAR TIDAK LAPORKAN DANA KAMPANYE</title><content type='html'>Pontianak, 13/11 (ANTARA)&lt;br /&gt;Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Barat menyatakan hingga masa kampanye Pemilu Gubernur-Wakil Gubernur Periode 2008-2013 berakhir, dari empat pasangan calon gubernur-wakil gubernur hanya satu pasangan yang melaporkan sumbangan dana kampanye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tiga pasangan calon gubernur belum melapor hingga hari ini. Hanya pasangan nomor urut tiga yang telah melaporkan sumbangan dana kampanye," kata Wakil Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Kampanye KPU Kalbar, MS Budi di Pontianak, Selasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilu Gubernur Kalbar diikuti empat pasangan calon yakni sesuai nomor urut, satu Usman Ja`far-Laurentius Herman Kadir (pasangan incumbent), dua Oesman Sapta Odang (pengusaha) - Ignatius Lyong (birokrat), tiga Akil Mochtar (anggota DPR RI) - AR Mecer (mantan dosen), empat Cornelis (Bupati Landak) - Christiandy Sanjaya (aktivis pendidikan). Pemungutan suara dijadwalkan pada Kamis (15/11). Masa kampanye dimulai pada 29 Oktober dan berakhir 11 Nopember.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pasal 83 ayat (6) UU No 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, setiap pasangan calon menyampaikan laporan sumbangan dana kampanye ke KPU dalam waktu satu hari sebelum masa kampanye dimulai dan satu hari setelah masa kampanye berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaporan dana kampanye tersebut berkaitan dengan sumber sumbangan dana atau bantuan saat kampanye sesuai pasal 85 UU No 32 tahun 2004 yang ancamannya sanksi pembatalan sebagai pasangan calon oleh KPU daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan calon dilarang menerima dana kampanye dari negara asing, lembaga swasta asing, lembaga swadaya masyarakat asing, warga negara asing, pemerintah, BUMN dan BUMD, serta penyumbang atau pemberi bantuan yang tidak jelas identitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MS Budi sendiri mengakui, dengan tidak dilaporkannya dana kampanye KPU oleh pasangan calon termasuk pelanggaran. "Tetapi nanti akan KPU cek kembali. Untuk rekening dana kampanye, semua pasangan calon sudah memiliki," katanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-2215999046841040738?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/2215999046841040738/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=2215999046841040738' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/2215999046841040738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/2215999046841040738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/tiga-pasangan-cagub-kalbar-tidak.html' title='TIGA PASANGAN CAGUB KALBAR TIDAK LAPORKAN DANA KAMPANYE'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-8709474177158902330</id><published>2007-11-13T01:44:00.000-08:00</published><updated>2007-11-14T01:45:36.031-08:00</updated><title type='text'>MUHAMMADIYAH TEGASKAN TIDAK BERPIHAK KE SALAH SATU CALON</title><content type='html'>Pontianak, 13/11 (ANTARA)&lt;br /&gt;Persyarikatan Muhammadiyah menegaskan kenetralannya dan organisasi tersebut tidak boleh berpihak atau mendukung salah satu calon dalam pemilihan kepala daerah karena Muhammadiyah merupakan lembaga dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu disampaikan Wakil Ketua Lembaga Hikmah Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Kasmir Tri Putra, kepada ANTARA di Pontianak, Selasa, mengenai sikap Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Barat yang menyatakan dukungannya terhadap salah satu pasangan kandidat dalam Pemilu Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar Periode 2008-2013.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kasmir yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Provinsi Lampung itu, Muhammadiyah tidak melarang dukungan dari warga Muhammadiyah terhadap siapapun yang maju dalam pemilihan kepala daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Warga Muhammadiyah dapat menyalurkan aspirasinya kepada calon secara bebas. Namun sebagai organisasi formal, Muhammadiyah jelas tidak berpihak," kata Kasmir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, sebagai persyarikatan yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan tahun 1912, Muhammadiyah harus menjaga jarak dan kedekatan yang sama dengan lembaga politik. Untuk itu, Muhammadiyah harus mendukung pemilihan kepala daerah dan semua calon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan setiap warga Muhammadiyah bebas mendukung calon dan calon bebas meminta dukungan terhadap warga Muhammadiyah.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Warga yang akan menentukan suaranya dibilik suara. Dengan didasari siapa calon yang memiliki rekam jejak baik dan bermanfaat bagi kepentingan dakwah," kata Kasmir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara terhadap sikap PWM Kalbar terkait Pemilu Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar, Kasmir menyatakan, akan ada tindakan lebih lanjut sesuai garis organisasi. "Kemungkinan, akan ada teguran tertulis," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap sejumlah organisasi Islam di Kalbar yang mendukung salah satu calon menuai protes dari masyarakat karena dituding telah terlibat dalam politik praktis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilu Gubernur Kalbar diikuti empat pasangan calon yakni sesuai nomor urut, satu Usman Ja`far-Laurentius Herman Kadir (pasangan incumbent), dua Oesman Sapta Odang (pengusaha) - Ignatius Lyong (birokrat), tiga Akil Mochtar (anggota DPR RI) - AR Mecer (mantan dosen), empat Cornelis (Bupati Landak) - Christiandy Sanjaya (aktivis pendidikan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemungutan suara dijadwalkan pada Kamis (15/11) dengan jumlah pemilih sekitar 2,9 juta orang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-8709474177158902330?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/8709474177158902330/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=8709474177158902330' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8709474177158902330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8709474177158902330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/muhammadiyah-tegaskan-tidak-berpihak-ke.html' title='MUHAMMADIYAH TEGASKAN TIDAK BERPIHAK KE SALAH SATU CALON'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-4555408772911675278</id><published>2007-11-13T01:42:00.000-08:00</published><updated>2007-11-14T01:43:56.103-08:00</updated><title type='text'>NAHDLATUL ULAMA HARUS MENJADI PEREKAT PILKADA KALBAR</title><content type='html'>Pontianak, 13/11 (ANTARA)&lt;br /&gt;Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menyatakan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat harus menjadi perekat dalam proses pemilihan gubernur dan tidak boleh melakukan pembelaan terhadap calon gubernur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"NU tidak bisa berpolitik praktis. Pembelaan itu bukan porsi NU, tetapi menjadi porsi partai politik. Jika ada pembelaan, itu adalah kesalahan institusional," kata Ketua PBNU Dr Andi Jamaro, kepada ANTARA di Pontianak menyikapi keputusan Pengurus Wilayah NU Kalbar yang memberikan dukungan kepada salah satu calon gubernur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dari pendirian NU pada 13 Januari 1926, adalah untuk menegakkan ajaran Islam menurut paham Ahlussunnah Wal Jama`ah di tengah-tengah kehidupan masyarakat, di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurut khittahnya, NU harus memfokuskan diri kepada politik kebangsaan, menjaga keutuhan NKRI dan politik kerakyatan membela rakyat. Bukan memfokuskan diri pada politik kekuasaan atau politik praktis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ia, ulama harus menjadi perekat dalam pemilihan kepala daerah. Ulama mesti mengayomi masyarakat, memberikan taushiyah, nasihat untuk saling menghargai. "Tugas ulama bukan membela salah satu calon gubernur," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andi menyatakan pada hari ini juga (Selasa) akan mengecek kebenaran adanya dukungan PWNU Kalbar kepada salah satu calon gubernur periode 2008-2013.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Insya Allah kalau itu memang betul dilakukan PWNU, pasti kami akan mengoreksi," katanya.     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua PBNU itu menyatakan bisa saja dukungan PWNU terhadap salah satu calon gubernur Kalbar itu hanya klaim dari pihak tertentu, sementara pengurus PWNU tidak hadir dalam pertemuan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya sebanyak 22 organisasi keagamaan, termasuk PWNU Kalbar menyatakan dukungan kepada salah satu pasangan calon Gubernur Kalbar yang akan mengikuti pemilihan umum 15 November mendatang. Selebaran mengenai dukungan kepada salah satu calon gubernur itu menyebar hingga ke daerah kabupaten/kota di wilayah Kalbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat pasangan calon gubernur akan maju dalam Pemilu 15 November terdiri dari H Usman Ja`far - Laurentius Herman Kadir (incumbent), H Oesman Sapta Odang - Ignatius Lyong, HM Akil Mochtar - AR Mecer dan pasangan Cornelis - Christiandy Sanjaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melaksanakan kampanye pada 29 Oktober - 11 November, kini empat pasangan calon tersebut sedang menjalani masa tenang sebelum proses pencoblosan yang diikuti sekitar 2,9 juta pemilih pada 15 November.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-4555408772911675278?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/4555408772911675278/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=4555408772911675278' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/4555408772911675278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/4555408772911675278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/nahdlatul-ulama-harus-menjadi-perekat.html' title='NAHDLATUL ULAMA HARUS MENJADI PEREKAT PILKADA KALBAR'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-1205971749161649780</id><published>2007-11-13T01:37:00.001-08:00</published><updated>2007-11-14T01:39:55.576-08:00</updated><title type='text'>GUBERNUR KALBAR KURANG MEMAHAMI ISU GLOBAL WARMING</title><content type='html'>Pontianak, 13/11 (ANTARA)&lt;br /&gt;Konsorsium Anti Illegal Logging (KAIL) menilai Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kurang memahami isu pemanasan global (global warming) padahal Kalbar berpeluang memperoleh insentif dari Program Reducing Emission from Deforestation in Developing Country atau REDD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut koordinator KAIL Kalimantan Barat, Happy Hendrawan di Pontianak, Selasa, hal itu terlihat dari jawaban Gubernur Usman Ja`far saat debat publik empat kandidat Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar Periode 2008-2013, Minggu (11/11) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usman Ja`far dalam debat publik tersebut menyatakan bahwa Kalbar tidak perlu khawatir dengan pemanasan global karena berdasarkan pantauan dari udara wilayah Kalbar "masih hijau". Kondisi itu menunjukkan hutan di Kalbar belum mengkhawatirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pernyataan seperti itu sebenarnya menunjukkan bahwa pemerintah hanya memandang sumber daya alam dari sudut ekonomi sehingga cenderung untuk mengeksploitasinya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu upaya yang dapat dilakukan melalui program REDD yakni dengan mengganti pohon yang sudah tua agar pohon-pohon muda berkembang lebih optimal. Kalbar, lanjutnya, akan merasakan manfaat dari upaya penyeimbangan antara ekologi dan ekonomi pada 15 hingga 20 tahun mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada insentif yang jumlah jutaan dolar dari negara-negara maju terhadap wilayah yang melaksanakan program tersebut secara intensif dan berkelanjutan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, khusus Kalbar, isu mengenai pemanasan global hanya menjadi bagian dari masalah-masalah lain di bidang lingkungan. "Kerusakan hutan di Kalbar sudah sangat parah," kata Happy Hendrawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebakaran hutan, kerusakan mangrove, terumbu karang, ikut menjadi pemicu emisi karbon. Sementara Pemerintah Provinsi Kalbar hingga kini belum memiliki data kongkrit ekosistem seperti jumlah plankton di perairan Kalbar dan potensi mangrove.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk mengatasi kerusakan alam, tentunya harus dilakukan identifikasi data ekosistem yang ada di Kalbar," katanya.     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data Masyarakat Perhutanan Indonesia Komisariat Daerah (MPI Komda) Kalbar dalam sebuah lokakarya, sekitar 864 ribu meter kubik kayu log masuk ke negeri jiran dalam kurun waktu setahun akibat kegiatan ilegal penebangan dan perdagangan kayu di Kalbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerusakan hutan Kalbar hampir seluas 165.000 hektar/tahun, atau sama dengan 23 x luas lapangan bola/jam, sedangkan perekonomian negara dirugikan sekitar Rp220 miliar (dari royalti PSDH, DR dan PBB).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan rutin Kerangka Kerja Konvensi Perubahan Iklim (UNFCCC) di Nusa Dua, Bali, Desember 2007.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-1205971749161649780?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/1205971749161649780/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=1205971749161649780' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1205971749161649780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1205971749161649780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/gubernur-kalbar-kurang-memahami-isu_13.html' title='GUBERNUR KALBAR KURANG MEMAHAMI ISU GLOBAL WARMING'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-6908767004394358211</id><published>2007-11-13T01:37:00.000-08:00</published><updated>2007-11-14T01:38:34.266-08:00</updated><title type='text'>GUBERNUR KALBAR KURANG MEMAHAMI ISU GLOBAL WARMING</title><content type='html'>Pontianak, 13/11 (ANTARA)&lt;br /&gt;Konsorsium Anti Illegal Logging (KAIL) menilai Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kurang memahami isu pemanasan global (global warming) padahal Kalbar berpeluang memperoleh insentif dari Program Reducing Emission from Deforestation in Developing Country atau REDD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut koordinator KAIL Kalimantan Barat, Happy Hendrawan di Pontianak, Selasa, hal itu terlihat dari jawaban Gubernur Usman Ja`far saat debat publik empat kandidat Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar Periode 2008-2013, Minggu (11/11) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usman Ja`far dalam debat publik tersebut menyatakan bahwa Kalbar tidak perlu khawatir dengan pemanasan global karena berdasarkan pantauan dari udara wilayah Kalbar "masih hijau". Kondisi itu menunjukkan hutan di Kalbar belum mengkhawatirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pernyataan seperti itu sebenarnya menunjukkan bahwa pemerintah hanya memandang sumber daya alam dari sudut ekonomi sehingga cenderung untuk mengeksploitasinya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu upaya yang dapat dilakukan melalui program REDD yakni dengan mengganti pohon yang sudah tua agar pohon-pohon muda berkembang lebih optimal. Kalbar, lanjutnya, akan merasakan manfaat dari upaya penyeimbangan antara ekologi dan ekonomi pada 15 hingga 20 tahun mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada insentif yang jumlah jutaan dolar dari negara-negara maju terhadap wilayah yang melaksanakan program tersebut secara intensif dan berkelanjutan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, khusus Kalbar, isu mengenai pemanasan global hanya menjadi bagian dari masalah-masalah lain di bidang lingkungan. "Kerusakan hutan di Kalbar sudah sangat parah," kata Happy Hendrawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebakaran hutan, kerusakan mangrove, terumbu karang, ikut menjadi pemicu emisi karbon. Sementara Pemerintah Provinsi Kalbar hingga kini belum memiliki data kongkrit ekosistem seperti jumlah plankton di perairan Kalbar dan potensi mangrove.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk mengatasi kerusakan alam, tentunya harus dilakukan identifikasi data ekosistem yang ada di Kalbar," katanya.     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data Masyarakat Perhutanan Indonesia Komisariat Daerah (MPI Komda) Kalbar dalam sebuah lokakarya, sekitar 864 ribu meter kubik kayu log masuk ke negeri jiran dalam kurun waktu setahun akibat kegiatan ilegal penebangan dan perdagangan kayu di Kalbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerusakan hutan Kalbar hampir seluas 165.000 hektar/tahun, atau sama dengan 23 x luas lapangan bola/jam, sedangkan perekonomian negara dirugikan sekitar Rp220 miliar (dari royalti PSDH, DR dan PBB).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan rutin Kerangka Kerja Konvensi Perubahan Iklim (UNFCCC) di Nusa Dua, Bali, Desember 2007.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-6908767004394358211?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/6908767004394358211/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=6908767004394358211' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/6908767004394358211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/6908767004394358211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/gubernur-kalbar-kurang-memahami-isu.html' title='GUBERNUR KALBAR KURANG MEMAHAMI ISU GLOBAL WARMING'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-1599979771357998860</id><published>2007-11-13T01:30:00.000-08:00</published><updated>2007-11-14T01:32:40.579-08:00</updated><title type='text'>MUI KALBAR CABUT DUKUNGAN KE KANDIDAT</title><content type='html'>Pontianak, 13/11 (ANTARA)&lt;br /&gt;Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Barat (Kalbar) akhirnya menarik dukungan dari kesepakatan bersama 21 organisasi Islam terhadap pasangan nomor urut satu dalam Pemilu Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar periode 2008-2013.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua MUI Kalbar, Ustad H A Rahim Dja`far kepada wartawan di Pontianak, Selasa sore mengatakan, sikap itu diambil dengan berbagai pertimbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Salah satunya karena permintaan dari Panitia Pengawas (Panwas)," kata Rahim Dja`far di kediamannya.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ia juga mempertimbangkan kemaslahatan umat. Ia mengakui tidak hadir dalam musyawarah berbagai organisasi Islam yang akhirnya menghasilkan kesepakatan bersama karena tengah mengidap sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia ikut menandatangani atas nama MUI Kalbar karena musyawarah tersebut diikuti salah satu ketua.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahim Dja`far juga menegaskan bahwa kesepakatan bersama dimana MUI Kalbar ikut menandatangani sebelumnya bukanlah fatwa. "Itu bukan fatwa dari MUI," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Ketua Harian MUI Amidhan, Senin (12/11) menegur MUI Kalbar yang menyerukan warga memilih pasangan nomor urut satu dalam pemilihan Gubernur Kalimantan Barat pada 15 November nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Amidhan, MUI tidak boleh terlibat politik praktis. Hal itu sesuai dengan hasil Musyawarah Nasional MUI 2001 di Jakarta.     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterlibatan MUI Kalbar dalam upaya mendukung salah satu figur dalam pemilihan kepala daerah menimbulkan reaksi keras dan bertentangan dengan semangat MUI sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan usai pengukuhan pengurus MUI Kota Pontianak Periode 2006-2011, di Pontianak, Selasa (14 Nopember 2006), A Rahim Dja`far pernah menyatakan agar pimpinan MUI kabupaten/kota dan kecamatan senantiasa mewaspadai terhadap penggunaan fatwa-fatwa keagamaan sebagai "fatwa politik".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu ia mengatakan, berkaitan dengan akan dilaksanakannya Pilkada Gubernur secara langsung tahun 2007, maka semua kebijakan yang dikeluarkan oleh MUI, baik tingkat kecamatan, kota maupun provinsi, harus senantiasa berpijak pada tuntunan ajaran agama dan diorientasikan pada kemaslahatan umat Islam, bukan kepada salah satu pemimpin ataupun golongan politik tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"MUI adalah institusi keagamaan yang tidak ada sangkut-pautnya dengan masalah politik praktis. Sikap tegas dan netral harus tergambar dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan, baik berupa fatwa, pernyataan sikap, ataupun himbauan (taushiah) berkaitan dengan Pilkada 2007," kata A Rahim Dja?far, waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilu Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar diikuti empat pasangan calon yakni sesuai nomor urut, satu Usman Ja`far-Laurentius Herman Kadir (pasangan incumbent), dua Oesman Sapta Odang (pengusaha) - Ignatius Lyong (birokrat), tiga Akil Mochtar (anggota DPR RI) - AR Mecer (mantan dosen), empat Cornelis (Bupati Landak) - Christiandy Sanjaya (aktivis pendidikan). Pemungutan suara dijadwalkan pada Kamis (15/11). Masa kampanye dimulai pada 29 Oktober dan berakhir 11 Nopember.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-1599979771357998860?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/1599979771357998860/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=1599979771357998860' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1599979771357998860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1599979771357998860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/mui-kalbar-cabut-dukungan-ke-kandidat.html' title='MUI KALBAR CABUT DUKUNGAN KE KANDIDAT'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-8526710540145581125</id><published>2007-11-10T10:32:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T04:53:15.098-08:00</updated><title type='text'>*Kampanye Terbuka Akil-Mecer di lapangan Baning Sintang</title><content type='html'>“Sang Pejuang Menang”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andry&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Sintang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/Rzidx1NkAiI/AAAAAAAAAFg/hKauZiysmTg/s1600-h/Akil+Sintang,+oke.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132025254811796002" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/Rzidx1NkAiI/AAAAAAAAAFg/hKauZiysmTg/s320/Akil+Sintang,+oke.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Saya takjub melihat lapangan bola Baning di Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang seketika berubah menjadi lautan manusia. Terik matahari yang menyengat dan membakar kulit, tak dihiraukan. Massa kampanye yang menghadiri kampanye terbuka ‘Sang Pejuang’ pasangan gubernur dan wakil gubernur Kalbar, duet Akil-Mecer, tak kurang dari 85.000 jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapangan bola itu tak ada ruang kosong bagi kaki untuk menginjakkan diri ke tanah. Mereka hadir dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sintang. Seperti, Kecamatan Sintang, Kelam Permai, Sungai Tebelian, Binjai, Kayan Hilir, Kayan Hulu, Serawai, Ambalau, Ketungau Tengah, Ketungau Hilir, Ketungau Hulu, Sepauk dan Tebuna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belasan truk tampak hilir mudik mengantarkan massa ke lokasi kegiatan. Mereka hadir dengan beragam atribut kampanye. Ada baju kaos, selayer, topi, pin, sepanduk, bendera dan lainnya. Semua bergambar Akil-Mecer. Kehadirannya pun diiringi dengan yel-yel ‘hidup Akil-Mecer’. Ada pula yang melantunkan ‘Akil-Mecer siapa yang punya. Akil-Mecer siapa yang punya. Akil-Mecer siapa yang punya, yang punya kita semua’. Dan ada pula yang berjingkrak-jingkrak seraya mengibar-ngibarkan bendera bergambar ‘Sang Pejuang’ Akil-Mecer di atas truk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di lapangan Baning, massa langsung merangsek dan memenuhi muka panggung. Yang kala itu sedang dihibur oleh artis dari Kota Sintang. Yel-yel dan pekikan-pekikan ‘Hidup Akil-Mecer’ semakin lantang dan nyaring terdengar. Suara-suara itu, seakan-akan terus menelusuri setiap jengkal sudut lapangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kembali heran, massa yang tumpah ruah dan berteriak sembari berjingkrak-jingkrak, namun tetap tertib dan turut menjaga situasi kampanye agar tetap terjaga. Mereka tak pernah mundur, walau sejengkal pun untuk memberikan dukungan kepada ‘Sang Pejuang’ Akil-Mecer. Mereka rindu dengan pemimpin yang berani dan cerdas, serta populer di mata mereka. Spirit itulah yang membuat mereka patuh dan tertib. Tak terjadi apapun. “Ini baru damai. Ini baru militan,” gumamku dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 14.00 WIB, ‘Sang Pejuang’ duet Akil-Mecer hadir bersama 3 biduan cantik dari Jakarta. Ada Evi Tamala, Ria KDI dan Ria Kondang In. Tiga penyanyi ini selalu menyemarakkan kampanye dan menghibur massa kampanye Akil-Mecer. Tampak pula Ketua Koalisi Rakyat Kalbar Bersatu, Drs. Silvianus Sungkalang, Ketua PPDI Kalbar, H Darwis Abu Bakar, Ketua PKPI Kalbar, Drs. H Salman Djiban, Ketua Partai Pelopor Kalbar, Rapael Sahyudi, SH dan Ketua DPD PATRI Kalbar, Akhmadi, S.Pd, Jumat (9/11) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam orasi politiknya, ‘Sang Pejuang’ Akil Mochtar mengemukakan pertanyaannya kepada massa kampanye yang hadir. Mengapa mereka perlu memilih gubernur baru? Seketika massa yang hadir di muka, serentak menyatakan, “Karena kami rakyat Kalbar masih miskin dan tertinggal dari daerah lainnya,” seru massa secara serentak. ‘Sang Pejuang’ lantas menjawab, “Baguslah kalau saudara-saudara saya telah cerdas, dan mengetahui persoalan yang saat ini masih menyelimuti Kalbar,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, ia mengajak massa untuk menyatukan tekad dan tujuan bersama. Satukan langkah, lakukan perubahan untuk rakyat Kalbar,” seketika itu, pula massa berteriak kompak, “Hidup Akil Mochtar Sang Pejuang rakyat kecil.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Sang Pejuang’, menegaskan, manakala duet Akil-Mecer terpilih menjadi pasangan gubernur dan wakil gubernur Kalbar, maka pendidikan dan kesehatan di Kalbar akan gratis. Itu sudah harga mati baginya, untuk menunjang kesejahteraan rakyat Kalbar. Ia menambahkan, selama 62 tahun Indonesia merdeka, sudah semestinya rakyat merasakan pendidikan dan kesehatan gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu sangat penting dan merupakan kebutuhan nyata rakyat Kalbar. “Insya Allah, jika rakyat percaya dengan saya dan Pak Mecer, maka hal itu langsung kami buktikan. Langsung kami buktikan. Maka dari itu pilih pasangan pejuang, Akil-Mecer pada 15 November nanti. Maka Kalbar akan berubah ke arah lebih baik,” serunya dengan tegas. Orasinya menggelorakan massa yang berada di muka panggung, dan membuat massa menjadi terbakar emosi dengan luapan teriakan histeris. “Hidup Akil Mochtar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan listrik dan jalan juga sempat disinggung oleh ‘Sang Pejuang’. Ia dengan lugas mengatakan, apabila duet Akil-Mecer dipercayakan memimpin Kalbar 5 tahun kedepan, maka persoalan listrik untuk 5 tahun kedepan dijamin tidak akan mati. Sedangkan persoalan jalan yang masih mendera rakyat Kalbar, satu demi satu jalan-jalan yang rusak akan segera diperbaiki. Agar masyarakat bisa meningkatkan taraf hidup dan menikmati jalan sebagai pendongkrak perekonomian rakyat Kalbar. “Kami tidak mau berjanji. Tetapi kami akan membuktikan itu apabila masyarakat percaya kepada kami,” tegas Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Sang Pejuang’ AR Mecer juga didaulat untuk berorasi politik di hadapan puluhan ribu massa kampanye. Ia mengatakan, ibarat orang yang hendak mencari ikan, duet Akil-Mecer telah mempunyai beragam alat tersebut, seperti pancing, jala, pukat dan lainnya. “Kami telah mempunyai alat berupa Credit Union (CU) untuk membantu perekonomian rakyat Kalbar. Apabila kami dipercaya rakyat untuk memimpin Kalbar, maka alat kami langsung digerakkan untuk membantu perekonomian rakyat kecil,” kata Mecer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berkata, sebelum menjadi gubernur saja, ia telah berjuang membantu perekonomian rakyat kecil. Dan itu telah terbukti. Apalagi kalau menjadi wakil gubernur Kalbar. Tentu akan semakin banyak membantu perekonomian rakyat Kalbar. Massa yang mendengar langsung menyambutnya dengan riuh tepukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Tim Koalisi Rakyat Kalbar Bersatu Kabupaten Sintang, Ahmad Sutarmin, S. Hut, MM, juga menyempatkan diri menyampaikan orasi politik. Ia mengatakan, apabila di Kalbar terjadi perubahan pucuk pimpinan atau gubernur baru, maka perubahan di Kalbar akan terjadi. Sehingga Kalbar semakin bergerak maju, mengejar ketertinggalannya dari daerah lain di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sutarmin menambahkan, Kalbar akan maju bila dipimpin oleh pemimpin yang cerdas dan berani melakukan terobosan-terobosan cerdas, guna meraih solusi cerdas bagi rakyat Kalbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mari satukan langkah lakukan perubahan di bumi Kalimantan Barat dengan memilih ‘Sang Pejuang’ Akil-Mecer pada 15 November mendatang,” pungkas Ahmad Sutarmin.□&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-8526710540145581125?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/8526710540145581125/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=8526710540145581125' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8526710540145581125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8526710540145581125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/kampanye-terbuka-akil-mecer-di-lapangan_10.html' title='*Kampanye Terbuka Akil-Mecer di lapangan Baning Sintang'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/Rzidx1NkAiI/AAAAAAAAAFg/hKauZiysmTg/s72-c/Akil+Sintang,+oke.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-7749386803412775788</id><published>2007-11-10T10:18:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T04:53:15.283-08:00</updated><title type='text'>Sang Pejuang, Disambut Haru Pedagang dan Yatim Piatu</title><content type='html'>&lt;div&gt;Andry&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Sintang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzibuFNkAhI/AAAAAAAAAFY/ML3XEVzOHGo/s1600-h/1NangisKetemuAM.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132022991364030994" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzibuFNkAhI/AAAAAAAAAFY/ML3XEVzOHGo/s320/1NangisKetemuAM.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Calon gubernur dengan nomor urut 3, HM Akil Mochtar selalu ingin bersua dengan masyarakat. Bagi ‘Sang Pejuang’ menyambangi sekaligus menyerap beragam aspirasi rakyat, merupakan perbuatan mulia bagi seorang pemimpin yang mencintai rakyatnya. Hal itu tentu tak akan pernah dapat tergantikan walau dengan apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumat (9/11), pukul 08.25 WIB, Kota Sintang kembali terdengar suara raungan sirine. Suaranya mengisi ke segala penjuru kota. Suara itu berasal dari rombongan konvoi mobil ‘Sang Pejuang’ Akil Mochtar yang mendapat kawalan ketat dari aparat keamanan. Mobil berderet sebanyak 10 mobil dan menuju ke pasar Sungai Durian, Kecamatan Kanan Hulu Kapuas Kabupaten Sintang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba di pasar, ‘Sang Pejuang’ disambut hangat warga. Ada yang seketika itu pula menyambutnya dengan lambaian tangan dan menunjukkan jemari metalnya. Ada yang berebut menyalaminya. Bahkan, ada pula yang ingin memeluk pemimpin yang sangat mereka cintai. ‘Sang Pejuang’ pun senang seraya membalasnya dengan senyuman mesra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pak tolong perjuangkan nasib kami para pedagang kecil Pak. Tolong bantu saya dan banyak penjual pisang lainnya di kota ini. Kami yakin Pak Akil orangnya peduli dengan rakyat kecil,” kata Solihun kepada ‘Sang Pejuang’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami tukang becak di sini akan mendukung Pak Akil dan Pak Mecer menjadi gubernur dan wakil gubernur Kalbar. Kalau sudah jadi gubernur, jangan lupa dengan rakyat kecil. Kami pasti mendukung Bapak,” kata Muhtadin, seorang tukang becak di pasar Sungai Durian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada disampaikan teman seprofesi yang berada di dekatnya. “Rakyat kecil mohon diperhatikan ya Pak Akil,” kata Urip, tukang becak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pak Akil kami tidak akan lupa dengan Bapak. Karena Bapak sering memperjuangkan nasib orang-orang Sintang. Mudah-mudahan Pak Akil diridhoi Allah menjadi gubernur. Amin,” kata Bu Slamet, yang kesehariannya berjualan sembako di pasar Sungai Raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya dengan Tomo, yang kesehariannya berjualan daging. Ia berharap, agar duet Akil-Mecer terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Kalbar. Para pedagang kecil seperti dirinya, mohon dipinjamkan modal untuk mengembangkan usahanya. “Kami akan memilih Pak Akil dan Pak Mecer,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pak Akil, kita sama-sama orang Hulu. Pasti saya dan keluarga akan memilih Bapak pada tanggal 15 November mendatang. Saya memang sejak dulu tetap memilih Bapak selaku wakil rakyat,” kata Aisyah, yang kesehariannya berjualan ikan Salai di pasar Sungai Durian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pedagang ikan, mengemukakan dukungannya. “Alhamdulilah Pak. Kami para pedagang ikan di sini, tetap mendukung Pak Akil dan Mecer sebagai gubernur dan wakil gubernur. Kami rakyat kecil, mohon agar Bapak perhatikan nasib kami. Dan, kami akan coblos nomor 3 Pak. Pasti,” kata Peri, pedagang ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penduduk yang ada di sana, walaupun tidak seberapa banyak, namun hasil penjualan ikan di sana lebih meningkat. Bila dibandingkan dengan beberapa waktu lalu. Mereka senang, Akil mau mengunjungi dan melihat kondisi riil tempat mereka mencari sesuap nasi buat keluarga. “Pak Akil, saya dan keluarga pasti mendukung Bapak,” tegas Hengki, seorang penjual ikan laut di pasar Sungai Durian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mau ketinggalan, Alin, penjual bumbu masakan. Ia berharap, agar duet Akil-Mecer mampu meningkatkan perekonomian rakyat, dan membawa Sintang ke arah semakin maju. “Kami di sini para pendukung setiamu Pak. Kami yakin Bapak yang akan terpilih,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama hal dengan Nia, seorang pedagang sembako dan bumbu masakan. “Kami berharap agar Pak Akil, mau membantu modal usaha bagi kami, untuk terus mengembangkan usaha,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yanti, seorang pedagang sayur, tak lupa menyampaikan harapan dan pendapatnya. “Saya akan mendukung Bapak dalam pemilihan 15 November mendatang. Saya dan keluarga akan menusuk nomor 3. Biar Bapak bisa terpilih menjadi gubernur dan terus membela rakyat kecil,” kata Yanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rakyat kecil harus diperhatikan. Kami tahu Pak Akil dan Pak Mecer yang terus memperjuangkan nasib rakyat kecil. Maka dari itu saya dan keluarga tetap mencoblos Bapak,” kata Rumini, seorang penjual ayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai menyerap beragam aspirasi di Pasar Sungai Durian, ‘Sang Pejuang melanjutkan perjalanananya menuju pasar Sayur Tugu BI Tangjung Puri pada pukul 09.45 WIB. Akil disambut hangat oleh rakyatnya. Mereka lalu mendatangi Akil seraya memeluknya. Akil pun membalasnya dengan pelukan kerinduan seorang pemimpin terhadap rakyatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya berharap agar Sintang bisa tambah maju dan berjaya dimasa-masa yang akan datang. Terlebih nanti Pak Akil yang terpilih menjadi gubernur. Saya yakin Sintang dan Kalbar akan semakin berkembang,” kata Ika, seorang dara cantik yang berjualan sate dipasar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya dengan Sutinah, seorang penjual sayur. Ia berharap agar duet Akil-Mecer dapat senantiasa memperhatikan nasib rakyat kecil seperti dirinya. “Pak Akil tolonglah bantu kami dengan meminjamkan modal usaha. Kami sangat membutuhkan itu untuk mengembangkan usaha,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Para penjual tahu seperti saya dan banyak lagi penjual tahu lainnya mohon diperhatikan. Kalau bisa mohon Pak Akil dan Pak Mecer meminjamkan modal untuk kami meneruskan usaha,” kata Ria, seorang penjual tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala ‘Sang Pejuang’ sedang asyik mengitari pasar dan menyerap beragam aspirasi. Tiba-tiba ada seorang wanita yang mengaku bernama Aina Wati. Dengan derai tangis, ia mendatangi ‘Sang Pejuang’. Dengan suara yang terbata-bata ia mengutarakan persoalannya kepada Akil. “Pak tolong suami saya Pak. Suami saya sudah 3 bulan masuk penjara. Dia hanya orang kecil yang mengambil upah mengangkut kayu dengan menggunakan kapal motor bandong dari Sintang ke Sanggau. Saya mohon Pak Akil mau memperjuangkan suami saya. Dia tidak bersalah Pak. Tolonglah saya,” lirihnya penuh harap kepada ‘Sang Pejuang’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Insya Allah. Jika suami ibu memang tidak terbukti bersalah, maka ia dapat dibebaskan dari penjara. Ibu harus tenang dan sabar serta banyak-banyak berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Akil menenangkan kegundahan rakyatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai mengunjungi 2 pasar, ‘Sang Pejuang’ menyempatkan dirinya untuk menyerahkan infaq ke Panti Asuhan Muhammadiyah dan Panti Asuhan Yatim Piatu Mujahidin. Bantuan itu berupa beras, mie instan, daging, pasta gigi, sabun mandi, detergen. Akil berharap, infaq yang diberikannya dapat bermanfaat bagi panghuni Panti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala mengunjungi dua Panti tersebut, ‘Sang Pejuang’ didampingi biduan cantik dari ibukota Jakarta, Evi Tamala, Ria KDI dan Ria Kondang In. Usai menyerahkan infaq, para biduan dan Akil menyempatkan foto bareng dengan anak yatim dan para pengurusnya.□&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-7749386803412775788?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/7749386803412775788/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=7749386803412775788' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/7749386803412775788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/7749386803412775788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/sang-pejuang-disambut-haru-pedagang-dan.html' title='Sang Pejuang, Disambut Haru Pedagang dan Yatim Piatu'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzibuFNkAhI/AAAAAAAAAFY/ML3XEVzOHGo/s72-c/1NangisKetemuAM.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-68632217483982136</id><published>2007-11-10T10:07:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T04:53:15.445-08:00</updated><title type='text'>Kampanye Akil-Mecer</title><content type='html'>Hadirkan Massa Paling Spektakuler&lt;br /&gt;Endang Kusmiyati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Sintang.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RziYUlNkAfI/AAAAAAAAAFM/YXJQoAyYhr0/s1600-h/AkilDuetsamaRia.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132019254742483442" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RziYUlNkAfI/AAAAAAAAAFM/YXJQoAyYhr0/s320/AkilDuetsamaRia.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Puluhan ribu massa kembali memadati lapangan stadion Baning Sintang, Jumat (9/11) siang. Kali ini massa yang berkumpul di stadion utama Sintang ini, jumlahnya lebih banyak dan spektakuler, bila dibandingkan dengan kampanye pasangan kandidat lainnya. Massa pendukung Akil-Mecer datang dari berbagai daerah yang tersebar dari berbagai penjuru di Sintang. Apalagi kampanye Akil-Mecer merupakan kampanye terakhir bagi pasangan kandidat calon kepala daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan pasangan kandidat kepala daerah yang lain, yang selalu membuka kampanye dengan acara secara ceremonial. Akil yang mengaku lebih dekat dengan masyarakat karena telah berkunjung ke sekitar 1439 desa yang terdapat di Kalbar, langsung memanggil setiap jurkam yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hadapan masanya, Akil meneriakan bahwa kemiskinan masih melanda Kalbar. Padahal, Kalbar mempunyai potensi sumber daya alam luar biasa. “Masyarakat Kalbar ini bagai ayam mati di lumbung padi,” teriaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap kondisi tersebut, menurutnya diperlukan seorang pemimpin yang cerdas, inovatif dan kreatif. Ia juga mengatakan, bahwa apa yang akan diberikan kepada masyarakat adalah, sesuatu yang riil. Dalam hal kemiskinan, menurutnya pasanganya AR. Mecer tidak diragukan lagi dalam usahanya mengembangkan ekonomi rakyat. Yaitu dengan pengembangan credit union (CU) yang kini telah meraksasa di bumi Kalbar ini. Solusi lain yang disampaikan di hadapan puluhan ribu massanya adalah, masalah pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, pendidikan yang bisa mengentaskan masalah kemiskinan.&lt;br /&gt;“Sudah 62 tahun Negara kita merdeka, tapi di Kalbar ini 70 persen penduduknya baru tamat sekolah dasar,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, ia menjanjikan akan memberikan pendidikan gratis kepada masyarakat Kalbar, hingga tamat SMA. Pendidikan gratis, buku bermutu dan jenjang pendidikan lebih tinggi. Menurutnya, jawaban atas berbagai persoalan pembangunan dan sosial di Kalbar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga mengaku prihatin dengan kondisi Kalbar yang masih peringkat 3 provinsi termiskin di tanah air. Padahal, bila dibandingkan dengan provinsi lain, Kalbar jauh memiliki potensi yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait masalah pemekaran, ia juga meyakinkan warga Sintang, bahwa pemekaran Kapuas Raya menjadi prioritas program yang akan diperjuangkan. Hal itu telah dibuktikan dengan perjuangannya memekarkan Kabuparten Melawi dari Kabupaten Sintang.&lt;br /&gt;Sementara AR Mecer atau yang lebih dikenal sebagai Pak Uban mengatakan, bahwa ibarat hendak pergi memancing ikan, dirinya dan Akil Mochtar tidak mungkin bisa mendapatkan ikan, jika tanpa membawa perlengkapan menangkap ikan.&lt;br /&gt;“Betul tidak?” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya langsung dijawab dengan pernyataan “betul” secara kompak oleh para pendukungnya. Ia menjelaskan, untuk memimpin Kalbar, tidak mungkin dirinya dan Akil Mochtar tidak mempunyai modal dan perencanaan yang bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga menegaskan, bahwa perjuangan dan pembangunan yang akan dilakukan, semuanya diniatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalbar.&lt;br /&gt;Hal itu telah ia buktikan dengan credit union. Credit union menurutnya adalah instrumen pembangunan, untuk mensejahterakan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurkam lain yang juga menyampaikan orasinya adalah Ahmadi, ketua Persatuan Anak Transmigran (PATRI). Di hadapan pendukung Akil yang juga didukungnya secara lembaga, ia mengatakan bahwa Akil adalah gubernurnya warga transmigran. Ia juga mengatakan, Akil adalah satu-satunya calon gubernur yang mengerti, tahu dan ikut merasakan kesusahan warga transmigran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bapak-bapak, Ibu-ibu mohon nyuwon dukungan buat Bapak Akil-Mecer. Mboten wonten calon lain ingkang didukung warga transmigran, selain pasangan nomor tigo,” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan ribu massa yang memadati lapangan bola stadion Baning semakin semangat dan turut bergoyang dengan iringan lagu. Yang dinyanyikan oleh artis ibu kota, Evie Tamala, Ria Kondang In, dan Ria KDI. Dengan tiga jari tangan teracung ke atas, seperti tanda jari yang digunakan oleh para anak-anak metal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Massa semakin kencang bergoyang dan melompat-lompat. Sekitar pukul 16.00 wib, kampanye berakhir. Seiring itu juga, tetes-tetes hujan turun membasahi bumi Sintang. Puluhan truk pengangkut massa beriringan memadati jalan stadion Baning menuju jalan lintas Melawi. Akibat banyaknya truk pengangkut massa, laju lalu lintas di jalan utama Kota Sintang, bergerak dengan lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil-Mecer, benar-benar menghadirkan massa terspektakuler di bumi Senentang Merah, di antara calon lainnya.□&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-68632217483982136?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/68632217483982136/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=68632217483982136' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/68632217483982136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/68632217483982136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/kampanye-akil-mecer.html' title='Kampanye Akil-Mecer'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RziYUlNkAfI/AAAAAAAAAFM/YXJQoAyYhr0/s72-c/AkilDuetsamaRia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-3388828366679603481</id><published>2007-11-09T09:49:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T04:53:15.603-08:00</updated><title type='text'>Duet Akil-Mecer</title><content type='html'>Lirih Wong Cilik Terhadap ‘Sang Pejuang’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AndryBorneo Tribune, Melawi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RziULlNkAdI/AAAAAAAAAE8/mhqfebv3ay8/s1600-h/BantuanPantiMuhammadiyah.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132014702077149650" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RziULlNkAdI/AAAAAAAAAE8/mhqfebv3ay8/s320/BantuanPantiMuhammadiyah.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kemana pun gerak langkah ‘Sang Pejuang’ pergi, secercah harapan dan asa dari rakyat kecil, tak pernah lekang dari jejak kakinya. Suara-suara itu terus bergema, dan tak tergerus sekalipun oleh dentuman meriam. Selama suara itu tak pernah didengar oleh para pemimpinnya. Namun ‘Sang Pejuang’ Akil-Mecer selalu mendengar dan berjuang demi mereka. Demi rakyat yang ia cintai. Di Kota Juang (Nanga Pinoh) KabupatenMelawi, duet Akil-Mecer pun diguyur beragam harapan dan keinginan dariorang yang senantiasa mereka cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pak Akil dan Pak Mecer harus membuat masyarakat di sini cerdas, sepertidirinya. Dan juga harus memperbaiki jalan dan menyediakan lapanganpekerjaan bagi kami,” tegas Susanto (49), yang sehari-hari bekerja sebagaiburuh di pasar. Lain halnya dengan Ida (50). Pedagang minuman di seputaran lapangan Bola Kecamatan. Ia menginginkan duet Akil-Mecer dapat melakukan perubahan di segala sektor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tetapi yang terpenting adalah, persoalan listrik dan sarana jalan yang mesti menjadi skalaprioritas,” katanya. Sama halnya dengan Darmaji (34), penjual sosis. Ia menuturkan, agar duet Akil-Mecer memperbaiki persoalan listrik yang hampir setiap harinya padam di kota ini. Selain itu, sulitnya untuk memperoleh air bersih, juga menjadi persoalan yang hingga saat ini, masihmenyelimuti masyarakat Pinoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi, Pak Akil dan Pak Mecer, tolonglah perjuangkan hal itu bagi warga Pinoh,” katanya dengan lirih dan penuh harap. Komentar senada juga lahir dari Rita (33), penjual minuman di pasar Pinoh. Ia berharap agar harga sembako bisa diturunkan. Selain itu, ia juga meminta agar jalan yang menuju Sintang ke Nanga Pinoh, untuk segera diperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang pasti saya akan memilih Pak Akil dan Pak Mecer pada 15 November nanti,” katanya. Lain halnya dengan Eko (30). Dia penjual es krim yang menggunakan sorong. Ia berharap, pasangan ini bisa memperbaiki persoalan listrik, dan setiap harinya mendera warga pinoh dan sekitarnya. “Jadi tolonglah Pak, agar listrik di sini segera diperbaiki. Kami akan memilihmu. Pasti,” tuturnya. Nasri (35), dalam kesehariannya sebagai penjual mainan anak-anakmengharapkan, agar persolan pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Melawibisa digratiskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, hal itu sangat membantu bagi masyarakat kecil. “Jadi tolonglah Pak Akil dan Pak Mecer,” katanya. Sama halnya dengan Mukran (35), yang biasa berjualan barang kelontong. Ia berharap, persoalan listrik di Melawi bisa segera dituntaskan. “Karena persoalan listrik mempunyai dampak yang sangat banyak dalam kehidupan rakyat kecil,” katanya. Eko Firmansyah (14), penjualan sosis berharap, jalan yang rusak diperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pun dengan Imelda (30). Penjual mainan anak-anak ini berharap, jalan yang rusak segera diperbaiki dan sarana pendidikan, serta kesehatan juga diperhatikan demi rakyat kecil.“Intinya lapangan pekerjaan, pendidikan, kesehatan dan persoalan listrik di Kabupaten Melawi harus diatasi. Kami akan mendukungmu Pak Akil dan Pak Mecer,” pungkas Imelda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak permasalahan masih mengantung dan tak terselesaikan yang dirasakan masyarakat. Karenanya, warga memiliki harapan begitu besar pada Akil Mochtar dan AR Mecer. Orang yang telah memiliki segudang pengalaman dan kemampuan. □&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-3388828366679603481?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/3388828366679603481/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=3388828366679603481' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3388828366679603481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3388828366679603481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/duet-akil-mecer.html' title='Duet Akil-Mecer'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RziULlNkAdI/AAAAAAAAAE8/mhqfebv3ay8/s72-c/BantuanPantiMuhammadiyah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-1338701480818236024</id><published>2007-11-09T09:23:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T04:53:15.924-08:00</updated><title type='text'>*Kampanye Akil-Mecer di Zona IV</title><content type='html'>Sang Pejuang Lahirkan Kota Juang Melawi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AndryBorneo Tribune, Melawi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RziNyVNkAcI/AAAAAAAAAE0/RL7iA7_9Zp4/s1600-h/Fanatik+Akil,+Melawi,+oke.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132007671215686082" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RziNyVNkAcI/AAAAAAAAAE0/RL7iA7_9Zp4/s320/Fanatik+Akil,+Melawi,+oke.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sorak sorai membahana membelah langit Kota Juang Melawi. Iramanya bagai mengantar seorang pahlawan menuju medan pengabdian dan perjuangan. “Akil-Mecer Siapa yang punya. Akil-Mecer siapa yang punya. Akil-Mecer siapa yang punya, yang punya kita semua,” Suara gembira dan yel-yel yang menggaungkan nama besar ‘Sang Pejuang’ duet Akil-Mecer tak henti-hentinya digaungkan massa kampanye. Yang berjumlah tak kurang dari65.000 jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka membanjiri lapangan Kecamatan, Desa Pal, KecamatanNanga Pinoh, Kabupaten Melawi, kala pasangan calon gubernur dan wakilgubernur Kalbar dengan nomor urut 3, menggelar kampanye terbuka, Kamis(8/11) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Walau diguyur hujan lebat, tak sejengkal pun massa kampanye ‘Sang Pejuang’ beranjak dari tempatnya semula. Duet Akil-Mecer pun rela berhujan ria, bersama rakyat yang mereka cintai. Sejak pukul 13.00 WIB, massa telah berbaris di sepanjang jembatang Pinohsampai menuju lokasi kampanye. Seperti biasanya, massa kampanye ‘SangPejuang’ membawa beragam atribut kampanye mereka. Mulai dari baju kaos,topi, pin, selayer, bendera dan lainnya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kampanye itu, hadir Ketua DPD PPDI Kalbar, H Darwis Abu Bakar. Ketua DPD Pelopor Kalbar, Rapael Sahyudi. Ketua Koalisi Rakyat Kalbar Bersatu, Silvianus Sungkalang. Ketua DPD PKPI Kalbar, H Salman Jiban. H Hadari H Majri. Ketua DPD PATRI Kalbar, Akhmadi. Tak hanya itu, biduan cantik dari ibukota, Evi Tamala, Ria KDI, Ria Kong Dang In pun diboyong ke Kota Juang. Begitu pula dengan dua artis dari Kota Pontianak, Reni dan Umi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun merasa terpana menyaksikan peristiwa itu. Besar kecil, tua muda, lelaki dan perempuan, tumpah ruah menantikan kehadiran ‘Sang Pejuang’ duet Akil-Mecer. Massa kampanye berasal dari Kecamatan Sayan, Sokan, Tanah Pinoh, Ela, Manukung, Belimbing dan Kota Nanga Pinoh. Seketika itu pula, Nanga Pinoh yang juga dikenal sebagai Kota Pejuang berubah menjadi lautan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sang Pejuang memang punya kharismatik,” gumam saya dalam hati. Bagi masyarakat Kabupaten Melawi, ‘Sang Pejuang’ duet Akil-Mecer takhanya dikenal sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar.Yang akan meramaikan pesta akbar demokrasi yang bakal digelar 15November mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, keberadaan ‘Sang Pejuang’ di Kota JuangNanga Pinoh, teramat istimewa dan penting bagi masyarakat. Karena HM AkilMochtar merupakan pelaku sejarah pembentukan Kabupaten Melawi, hasil pemekaran dari Kabupaten Sintang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai inisiator dan berada di Komisi II, yang membidangi pemerintahan dalam negeri, aparatur, UU dan pertahanan, Akil terkenal seorang yang keras, saat mengusulkan dan memperjuangkan hal ini di dalam forum DPR RI Senayan Jakarta. Alhasil, dia dipercaya selaku Ketua Panja (panitia kerja) dan didaulat memimpin sidang dalam paripurna, gunapembahasan pembentukan kabupaten ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil kerja keras dan sifatnya yang pantang menyerah, akhirnya perjuangan itu berhasil. Akil turut menandatangani UU pembentukan Kabupaten Melawi, pada 2002. Tak hanya berjuang keras guna melahirkan Kota Juang maupun Melawi, Akilterus berkeliling ke desa-desa yang terdapat seantero Kabupaten Melawi,guna menyerap aspirasi dari rakyatnya. Apakah esensi pemekaran ituberguna atau malah sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam orasi politiknya, ‘Sang Pejuang’ menuturkan, saat ini banyakpahlawan kesiangan yang membusungkan dada, seraya mengatakan, mereka yangberjuang membentuk Kabupaten ini. Hal itu biasa terjadi. Namun, orang yang mengerti dengan sejarah terbentuknya Melawi, maka ia tentu mengenal ‘Sang Pejuang’ Akil Mochtar. “Saya turut menandatangi Undang-undang pembentukan Kabupaten Melawi. Karena itu kewajiban saya kepada semua masyarakat Kalbar dan rakyat Indonesia,” tegasnya, seraya disambut riuhnya tepukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ‘Sang Pejuang’ juga menjamin di hadapan puluhan ribu massakampanyenya, apabila masyarakat mempercayai duet Akil-Mecer selakugubernur dan wakil gubernur Kalbar, maka selama 5 tahun listrik diKalbar tidak akan mati. Tak hanya itu, masyarakat Kalbar juga akanmenikmati pendidikan dan kesehatan secara gratis, selama kepemimpinanduet ‘Sang Pejuang’ Akil-Mecer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Insya Allah. Apabila saya dan Pak Mecer terpilih menjadi gubernur. Maka hal itu langsung kami buktikan. Mari satukan langkah lakukan perubahan bagi rakyat Kalbar,” serunya lagi. Satu minggu lagi masyarakat Kalbar akan memilih pemimpin daerah ini. Maka dari itu, rakyat Kalbar harus bersatu untuk meraih kesejahteraan. “Saya telah berjuang selama 20 tahun bersama rakyat kecil melalui Credit Union (CU).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya dan Pak Akil terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur, maka saya yakin CU akan semakin berkembangsekitar 20 persen,” kata Mecer. Pak Uban ini menambahkan, ibarat orang yang mau pergi menangkap ikan, duet Akil-Mecer telah memiliki beragam perlengkapnya. Seperti pancing, pukat, jala dan lain sebagainya. “Maka dari itu kami akan berjuang untuk masyarakat Kalbar,” pungkas AR Mecer.□&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-1338701480818236024?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/1338701480818236024/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=1338701480818236024' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1338701480818236024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1338701480818236024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/kampanye-akil-mecer-di-zona-iv.html' title='*Kampanye Akil-Mecer di Zona IV'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RziNyVNkAcI/AAAAAAAAAE0/RL7iA7_9Zp4/s72-c/Fanatik+Akil,+Melawi,+oke.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-5686170708734431528</id><published>2007-11-08T10:46:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T04:53:16.065-08:00</updated><title type='text'>*Kampanye Zona I Akil-Mecer</title><content type='html'>Di Halaman SSA Akil Bertekad Majukan Olahraga Kalbar&lt;br /&gt;Budi Rahman&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Pontianak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzX971NkAbI/AAAAAAAAAEs/kthQ6cpNMZY/s1600-h/Akil,+oke.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5131286554796622258" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzX971NkAbI/AAAAAAAAAEs/kthQ6cpNMZY/s320/Akil,+oke.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Guyuran hujan tak mengurungkan niat dan semangat Akil-Mecer mania, untuk bergabung di kampanye monologis sang Cagub nomor urut 3 di Pelataran Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Pontianak. Selasa (7/11), di halaman SSA yang basah tergenang air, massa fanatik Akil-Mecer tetap berjingkrak menikmati suguhan artis dangdut yang menghangatkan suasana. Di hadapan pendukung setianya, Akil menyampaikan rencana dan strategi pembangunan Kalbar, di bawah kepemimpinannya jika terpilih, kelak.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Dengan kemampuan retorika dan penguasaan materi yang ulung, Akil dengan fasih memaparkan visi dan misinya. Penampilannya yang flamboyan, membuat massa sudi berbasah-basahan mendengar orasi politik sang Cagub. Kemarin, Akil tampil gaul dengan balutan celana jins dan kaos bergambar dan bernomor dirinya. Bertambah padu dengan paduan topi koboynya. Penampilannya semakin membuat sosok hangat ini, terlihat sebagai pejuang sejati. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan sebagian Cagub lain, beragam materi kampanye disampaikan langsung oleh Akil. Dengan bahasa politik yang menggigit dan gaya yang mempesona, membuat Akil terlihat tanpa jarak dengan massa pendukungnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Kondisi kemiskinan dan kebodohan yang masih melilit Kalbar selama ini, menjadi persoalan yang dikupas habis oleh Akil bersama pasangannya AR. Mecer. Mereka punya solusi-solusi cerdas untuk menanggulangi setumpuk persoalan yang mendera Kalbar selama ini. Kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan SDM, menjadi fokus perhatian pasangan Akil-Mecer.&lt;br /&gt;“Kita ingin menciptakan SDM yang cerdas dan unggul,” tegas Akil Mochtar.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi persoalan kemiskinan yang hari ini menjadi predikat melekat pada Kalbar, Akil mengatakan telah mendapatkan mitra yang sangat tepat. Dialah Anselmus Robertus Mecer. Bapak ekonomi kerakyatan yang kiprahnya di CU (Credit Union). Dia telah termasyhur. Tak hanya di Kalbar, juga di Indonesia. Akil yakin dengan kolaborasinya bersama sang Cawagub, persoalan kemiskinan di Kalbar dapat teratasi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Lepas Akil berorasi politik dengan lincah, jurkam nasional yang terdiri dari tokoh partai pendukung Akil-Mecer unjuk diri. L. Sahar, Sekjan DPP Partai Bulan Bintang dengan lantang menyebut berbagai persoalan di Kalbar saat ini, bisa diatasi dengan duet kepemimpinan Akil-Mecer. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;“Penduduk Kalbar yang tidak lulus SD sampai 75 persen. Kondisi pendidikan Kalbar ini masih jauh dari kemajuan, dibanding provinsi asal saya, Nusa Tenggara Timur saja masih kurang,” tegas Sahar.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Usai orasi Sahar yang membakar, Akil kembali mengenggam mikropone. Dengan gaya seorang motivator ulung, Akil memberi contoh ironi pembangunan yang sangat dekat dengan lokasi kampanye.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;“Hari ini menjadi saksi kita kampanye di GOR. Tapi anak-anak kita justru semakin menurun, bahkan nyaris tidak ada,” kata Akil. Dulu, Kalbar dikenal dengan prestasi atlet-atletnya di cabang olah raga balap sepeda, gulat, atletik bahkan terjun payung. Tapi sekarang, jangankan prestasinya, atlitnya saja tidak diperhatikan,” kata Akil. Kepada massanya, Akil berikrar. Bilamana kelak terpilih, ia akan membenahi dan memperhatikan prestasi olah raga dan atlet-atlet Kalbar.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Terasa sangat memang ungkapan Akil Mochtar terhadap masalah yang satu ini. Dari sekian banyak kandidat yang sudah berkampanye di halaman SSA ini, rasanya belum ada yang menyindir sektor olahraga ini. Olahraga memang terkesan tidak terlalu hebat, untuk dijadikan isu kampanye. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Tapi jika bidang yang kecil ini juga luput dari perhatian, apalagi urusan yang besar-besar?□&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-5686170708734431528?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/5686170708734431528/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=5686170708734431528' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/5686170708734431528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/5686170708734431528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/kampanye-zona-i-akil-mecer.html' title='*Kampanye Zona I Akil-Mecer'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzX971NkAbI/AAAAAAAAAEs/kthQ6cpNMZY/s72-c/Akil,+oke.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-3427699411382333877</id><published>2007-11-07T10:37:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T04:53:16.396-08:00</updated><title type='text'>AKIL-MECER BERJANJI SEJAHTERAKAN MASYARAKAT KALBAR</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzX7T1NkAaI/AAAAAAAAAEk/vBOa2TIn_xY/s1600-h/Akil,+Mempawah,+kirim2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5131283668578599330" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzX7T1NkAaI/AAAAAAAAAEk/vBOa2TIn_xY/s320/Akil,+Mempawah,+kirim2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Borneo Tribune, Mempawah&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Calon Gubernur Kalimantan Barat 2008-2013, pasangan HM Akil Mochtar - AR Mecer berjanji akan mensejahterakan masyarakat jika terpilih memimpin daerah tersebut. Kampanye terbuka pasangan HM Akil Mochtar - AR Mecer berlangsung di Stadion Opu Daeng Manambon di Kecamatan Mempawah Hilir, Kota Mempawah, Kabupaten Pontianak, Selasa. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dalam orasi politiknya, Akil Mochtar yang juga anggota DPR RI, menyatakan telah berkunjung ke 1300 desa dari 1446 desa yang ada di wilayah Kalbar. Dalam setiap kunjungannya selama 3 tahun terakhir itu, ia melihat kemiskinan masih menjadi pemandangan hari-hari di masyarakat. "Saya melihat kemiskinan masih terjadi dimana-mana," katanya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Karena itu, bersama pasangannya, Anselmus Robertus Mecer yang juga tokoh ekonomi kerakyatan di Kalbar, menyatakan siap membangun Kalbar dan masyarakatnya menjadi lebih baik, sejahtera. AR Mecer, menurut Akil adalah orang yang telah bekerja membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat selama 20 tahun. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Pak Mecer sudah 20 tahun bekerja tanpa bicara," katanya. Sebagai anggota DPR, Akil mengaku malu melihat kemiskinan yang dialami masyarakat Kalbar. "Jangan jadikan rakyat miskin di rumahnya sendiri," katanya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kedua orang itu menyatakan, jika tidak dapat menepati janji-janji jika terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur, masyarakat yang hadir dalam kampanye tersebut, dipersilakan mendatangi kantor Gubernur Kalbar dan menuntut mereka turun dari jabatan. Sementara AR Mecer, menyatakan visi pasangan tersebut jelas untuk kepentingan masyarakat. "Perjuangan kami jelas melalui CU. Apakah sudah kenal dengan CU? Mereka yang sudah menjadi anggota CU, telah mendapatkan manfaatnya," katanya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kedua calon yang tampak mengenakan kaos yang sama dengan tulisan "Pilih Gubernur Baru" itu, menyatakan dalam membangun Kalbar memprioritaskan masalah pendidikan dan kesehatan masyarakat. Apalagi mengingat dari 4,9 juta penduduk Kalbar, ada sekitar 3 juta yang tidak tamat sekolah dasar (SD). Upaya yang akan dilakukan, membangun sekolah dan memperbaiki yang rusak, meningkatkan kesejahteraan guru, dan penyediaan buku-buku pelajaran. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Massa peserta kampanye dari beberapa kecamatan di wilayah tersebut, semisal Sungai Pinyuh, Sungai Purun, Semudun, dan lainnya. Kampanye calon gubernur urut 3. Akil-Mecer berlangsung di zona I, meliputi Kabupaten Pontianak, Kubu Raya, Ketapang, Kayong Utara dan Kota Pontianak. Sementara tiga pasangan calon gubernur lainnya, urut 1. Usman Ja`far - Laurentiuas Herman Kadir, urut 2 Oesman Sapta Odang - Ignatius Lyong dan urut 4. Cornelis - Christiandy Sanjaya, berkampanye di zona terpisah. Kampanye calon gubernur Kalbar berakhir 11 November mendatang, dalam bentuk debat publik yang disiarkan langsung TVRI Kalbar dan RRI Pontianak. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Kalbar ini paling miskin di antara empat provinsi di Pulau Kalimantan.&lt;br /&gt;Apakah kita masih mempertahankan ‘prestasi’ itu dan apakah kita tak malu disebut provinsi termiskin di Pulau Borneo ini? Itu buah dari pemimpin yang terbukti dan teruji memiskinkan kita, rakyat Kalbar,” ujar Akil berapi-api yang disambut aplaus kemudian pengacungkan tiga jari gaya metal anak muda, oleh peserta kampanye. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Semua titik kampanye terbuka Akil Mochtar dan A.R. Mecer tampil sebagai juru kampanye. Begitu pun di Stadion Opu Daeng Manambon. Tak ada raut keletihan dan suara serak pada pasangan serasi ini walaupun telah berkampanye di tiga zona – tinggal kampanye Kota Pontianak hari ini—, dan hanya menyisakan satu zona yakni zona empat meliputi Kabupaten Melawi, Sintang dan Kabupaten Kapuas Hulu. Pasangan Akil-Mecer akan menutup masa kampanyenya di Kabupaten Kapuas Hulu, tempat kelahiran Akil Mochtar. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Usai berkampanye di Mempawah, Kabupaten Pontianak, siang itu juga pasangan Akil-Mecer menuju Kabupaten Kubu Raya. Lapangan Mutiara, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, dipilih sebagai arena kampanye terbuka. Belum sempat Akil Mochtar dan Arifin Maloko, pengurus DPP Partai Bulan Bintang, menyampaikan orasi politiknya, cuaca yang tadinya mendung berubah menjadi hujan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Tapi Akil dan Arifin Maloko, tetap menyampaikan orasinya yang berapi-api. Peserta kampanye ‘dibius’ tidak beranjak dari tempatnya. Lagi-lagi Akil menyampaikan isi kampanye soal kemiskinan yang didera rakyat Kalbar, buruknya infrastruktur, masih buruknya pelayanan publik, dan ia sebagai pelaku sejarah terbentuknya Kabupaten Kubu Raya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;“Bukan rahasia umum terbentuknya Kabupaten Kubu Raya berkat andil siapa. Sayalah yang menerima wakil-wakil masyarakat di wilayah ini ketika mereka datang ke DPR-RI. Saya ikut berjuang dan sebagai saksi sejarah. Karena saya ikut menandatangani terbentuknya kabupaten hasil dari pemekaran Kabupaten Pontianak itu,” tegas Akil, sang pejuang itu. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Tepat pukul 16.00 Wib, acara kampanye terbuka langsung ditutup Akil. Peserta kampanye sekitar 35 ribu itu berangsur-angsur meninggalkan arena kampanye yang masih diguyur hujan. Akil dan Mecer pun buru-buru meninggalkan lokasi kampanye karena ditunggu kru TVRI Kalbar guna mengisi acara dialog khusus yang ditayangkan secara langsung itu. Antara□&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-3427699411382333877?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/3427699411382333877/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=3427699411382333877' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3427699411382333877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3427699411382333877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/akil-mecer-berjanji-sejahterakan.html' title='AKIL-MECER BERJANJI SEJAHTERAKAN MASYARAKAT KALBAR'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzX7T1NkAaI/AAAAAAAAAEk/vBOa2TIn_xY/s72-c/Akil,+Mempawah,+kirim2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-688238362031932398</id><published>2007-11-07T10:17:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T04:53:16.619-08:00</updated><title type='text'>Kampanye Terbuka Akil-Mecer</title><content type='html'>&lt;div&gt;Ribuan Massa Akil-Mecer Padati Stadion ODM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Johan Wahyudi/ Tanto Yakobus&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Mempawah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzX3F1NkAZI/AAAAAAAAAEc/tkxipTtajSg/s1600-h/AKil.+oke.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5131279030013919634" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzX3F1NkAZI/AAAAAAAAAEc/tkxipTtajSg/s320/AKil.+oke.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pagi beranjak siang. Sengatan matahari mulai terasa. Namun itu tidak menghalangi ribuan massa untuk menyaksikan kampanye terbuka pasangan sang pejuang, Akil-Mecer, Selasa (6/11) kemarin. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 09.00, massa secara bergelombang dengan menggunakan truk, mobil pribadi dan sepeda motor memasuki arena kampanye. Alhasil, tribun tampak dipenuhi oleh massa. Namun ribuan lainnya setiap berjingkrak-jingkrak di depan panggung yang dipasang di tengah lapangan lapangan Stadion Opu Daeng Manambon, menghadap tribun. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sambil menunggu kedangan kandidat gubernur nomor urut 3, massa dihibur artis ibukota. Mereka tak sabar menyambut kedatangan serta melihat langsung pasangan yang diidolakan dan diyakini bisa melakukan perubahan di segala bidang di Kalbar. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Tepat pukul 09.30, rombongan Akil-Mecer tiba di lokasi kampanye dan langsung disambut yel-yel para pendukung, “Hidup Akil-Mecer, coblos nomor tiga,” riuh-rendah ribuan massa secara serempak tanpa dikomando sambil mengimbarkan bendera Akil-Mecer dengan mengacungkan tangan ke atas dengan telunjuk dan jari manis ditekukan sehingga membentuk angka tiga.&lt;br /&gt;Bahkan slogan satu buka lipatan, dua lihat gambarnya, tiga tusuk gambarnya dan empat memasukan ke kotak suara yang menandakan untuk mengingatkan ribuan massa pendukung fanatik tersebut 15 November nanti harus mencoblos nomor tiga Akil-Mecer. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Rombongan ini juga membawa tiga penyanyi dangdut ibu kota, yaitu Iis Dahlia, Ria KDI dan Ria Kondang In membuat susanan semakin meriah. Orang tua, muda bahkan anak-anak semakin memadati lapangan Opu Daeng Manambon tersebut. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Bahkan terlihat spanduk besar dari masyarakat Kecamatan Segedong, Kabupaten Pontianak, terpasang di depan tribun Opu Daeng Manambon menyatakan satukan langkah lakukan perubahan. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Ingin menghibur pendukungnya, sebelum menyampaikan orasi dan janji-janji politiknya. Para pendukung Akil-Mecer dihibur dengan suara emas biduan wanita Iis Dahlia, sehingga para pendukung tidak merasakan teriknya matahari dan tidak memedulikan kondisi lapangan yang becek. Mereka dengan antusias mengacungkan tangan dengan jemari membentuk angka tiga para pendukung terus berjoget dan berjingkrak-jingrak mengikuti alunan lagu dibawakan Iis Dahlia. Setelah itu dilanjutkan lagi Ria Kondang In dan Ria KDI yang membawa semua pendukung larut dalam kegembiraan. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Namun saat Akil-Mecer akan menyampaikan orasinya baru menyampaikan sepatah dua patah kata sempat terjadi kerusakan teknis arus listrik di panggung sehingga membuat yang berada di panggung terkejut dan spontan semua sound sistem maupun alat elektronik tidak dapat berfungsi. Dengan sigap para teknisi bekerja cepat memperbaiki kerusakan tersebut dan ribuan pendukung tetap setia menanti sang pejuang menyampaikan visi dan misinya sambil mengelu-elukan sang idola. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;“Kita yang merencanakan tapi Tuhan yang menentukan segalanya,” kata Akil menyapa para pendukungnya setelah kondisi kembali normal. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Dalam orasinya Akil, lebih menekan pada peningkatan taraf hidup masyarakat yang masih berada di garis kemiskinan, tingkat pengangguran tinggi, pendidikan dan kesehatan yang masih memprihatinkan. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;“Rakyat Kalbar masih miskin, jalan banyak rusak parah dan listrik sering padam maka Kalbar butuh pemimpin baru. Apalagi saya sudah sering pergi berbagai pelosok menyaksikan betapa memprihatinkan kondisi masyarakat kita,” katanya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Lanjutnya lagi, Dia akan meningkatkan pendidikan yang merupakan sektor utama peningkatan sumber daya manusia di Kalbar yang masih sangat tertinggal dimana dari 4,9 juta penduduk Kalbar 3 juta jiwa tidak tamat SD. Bahkan di bidang kesehatan biaya pengobatan sangat mahal yang semestinya masyarakat bisa berobat gratis. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;“Jika Kalbar ingin maju masyarakatnya harus pintar, pemerintah harus siap menggratiskan biaya sekolah, mempersiapkan tenaga guru, memperbaiki kondisi sekolah dan buku yang berkualitas,” kata dia. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sebab selama ini buku-buku yang kita miliki sudah kedaluwarsa sehingga banyak masyarakat kita berada dalam kebodohan. Dan sampai 62 tahun kemerdekaan biaya pengobatan masih mahal walaupun banyak pemimpin yang sudah teruji dan terbukti tetapi Kalbar masih berada di bawah garis kemiskinan sehingga berada di urutan 27 termiskin dari 30 provinsi di Indonesia.&lt;br /&gt;Tidak ketinggalan Mecer sebagai pendamping sang pejuang yang terkenal dengan lewat Credit Union membangun perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalbar. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;“Tingkat kesejahteraan masyarakat Kalbar masih rendah, banyak masyarakat hanya tamatan SD dan masih terdapat gizi buruk dan Kita siap memberikan kenyataan sesuai harapan dengan memberdayakan ekonomi rakyat,” katanya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Massa pendukung tetap tidak beranjak pergi bahkan semangat semakin terbakar saat pengurus pusat Partai Bulan Bintang, Syarifin Maloko, sebagai juru kampanye menyampaikan orasinya dengan agar pendukung tetap tidak berubah tujuan tetap mendukung sang pejuang untuk memimpin dan membangun Kalbar ke arah yang lebih baik.□ &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-688238362031932398?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/688238362031932398/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=688238362031932398' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/688238362031932398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/688238362031932398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/kampanye-terbuka-akil-mecer.html' title='Kampanye Terbuka Akil-Mecer'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzX3F1NkAZI/AAAAAAAAAEc/tkxipTtajSg/s72-c/AKil.+oke.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-5656839468091358732</id><published>2007-11-06T11:48:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T04:53:16.811-08:00</updated><title type='text'>Puluhan Ribu Konstituen Hadiri Kampanye Sang Pejuang</title><content type='html'>&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Andry&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Ketapang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIXdf8FNiI/AAAAAAAAAEU/iBzukUhLMzE/s1600-h/Lapangan+Bola+Sepakat,+oke.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130188721085560354" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIXdf8FNiI/AAAAAAAAAEU/iBzukUhLMzE/s320/Lapangan+Bola+Sepakat,+oke.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Usai membius massa di Pesaguan, ‘Sang Pejuang’ duet Akil-Mecer kembali menggelar kampanye terbuka di Lapangan Bola Sepakat, Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang. Raungan sirine dari mobil aparat keamanan yang melakukan pengawalan konvoi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar, perlahan-lahan membuat masyarakat menyemut dan menempati lokasi kampanye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan massa yang masih berada di pinggir jalan. Seketika itu pula, beranjak dan menyeruak di lokasi kampanye. Massa merangsek masuk dari berbagai penjuru. Membuat yang berada di hadapan saya, seketika berubah menjadi lautan manusia. Mulai dari orang tua sampai yang masih belia, berlomba-lomba mencari posisi strategis guna menyaksikan calon pemimpin mereka. Warga ingin ketemu dengan calon pemimpin yang bakal membawa perubahan. Pemimpin muda yang penuh semangat dan vitalitas. Dia juga hadir dengan membawa biduan cantik dari ibukota, Iis Dahlia, Ria KDI dan Ria Kondang In.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semula ada kekhawatiran dalam diri saya, ketika melihat massa yang berjumlah tak kurang dari 50.000 jiwa itu, meneriakkan yel-yel ‘hidup Akil-Mecer’. Ada pula yang mengibar-ngibarkan bendera. Namun, tidak sedikit pula yang tidak henti-hentinya melantunkan lagu ‘Akil-Mecer siapa yang punya. Selama mengikuti kegiatan, ada juga massa yang berteriak meminta air minum, seraya berjingkrak-jingkrak. Ada yang mulai tak karuan. Namun, berkat kesigapan aparat keamanan, sesuatu yang tidak diinginkan tak pernah terjadi. Ditambah lagi himbauan dari ‘Sang Pejuang’ Akil-Mecer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita semua adalah bersaudara. Maka dari itu, kita harus tertib dan saling menghormati antara satu dengan yang lain. Hormati dahulu orang lain, bilamana engkau hendak dihormati orang lain,” seru Akil-Mecer, dihadapan puluhan ribu massa fanatiknya. Anehnya, seketikan itu juga, massa menjadi semakin terkendali. “Hebat gumamku dalam hati”. Ada karisma pada setiap yang diucapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantunan lagu dangdut yang indah dari Iis Dahlia, Ria KDI dan Ria Kondang In, semakin menambah semaraknya kampanye terbuka Akil-Mecer. Massa semuanya merasa puas dan terhibur. Selain itu, ada seorang penonton yang diajak Ria KDI untuk tampil di atas pentas, menemaninya untuk berjoget. Sontak orang banyak yang berkelakar memandang orang tersebut, bagaikan pelawak saat berjoget di atas pentas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil didaulat untuk menyampaikan orasi politiknya oleh MC. Ia mengatakan, bahwa sudah sepatutnya masyarakat Kalbar memilih pemimpin yang cerdas serta inovatif, guna melakukan pembangunan demi kemajuan, serta kesejahteraan bagi rakyat Kalbar. “Kita perlu pemimpin yang tegas dan berani. Kita perlu bersatu untuk meraih kemajuan Kalbar. Maka dari itu, marilah kira satukan langkah lakukan perubahan,” seru Akil. Kalimat tersebut langsung disambut dengan riuh sorak sorai, dari massa yang menjejali lapangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya adalah calon gubernur termuda dari calon lainnya. Saya tidak mau muluk-muluk berjanji kepada masyarakat. Namun, bilamana saya terpilih menjadi gubernur, maka sudah barang tentu saya akan melakukan perubahan di Kalbar,” tegasnnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia dengan tajam mengkritisi beragam persoalan yang senantiasa menyelimuti Kalbar. Sebut saja persoalan pendidikan, kelistrikan, kesehatan, sarana dan prasarana yang masih sangat terbatas.&lt;br /&gt;Lain halnya dengan Mecer. Mantan dosen matematika ini menyerukan, agar masyarakat mau memberikan kesempatan bagi duet Akil-Mecer. Ia menuturkan, ia termasuk orang yang pendiam dan tidak banyak omong. Namun, masyarakat tentu mengenal jejak-jejak langkahnya sebagai ‘Bapak perekononian yang berhasil dengan teguh mempelopori, serta memperjuangkan bentuk credit union (CU) kepada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengaku telah bergelut dengan bidang ini selama 20 tahun. Namun, ia merasa sedih, karena di Kalbar masih belum banyak orang mengetahui tentang CU. “Apabila masyarakat mau memberikan kepercayaan kepada kami untuk membangun. Maka saya yakin CU akan semakin berkembang secara signifikan sekitar 20 persen. Mudah-mudahan rakyat mau memberikan kepercayaan kepada kami berdua,” kata ‘Sang Pejuang’. □ &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Foto AMC&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-5656839468091358732?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/5656839468091358732/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=5656839468091358732' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/5656839468091358732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/5656839468091358732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/5o-konstituen-hadiri-kampanye-sang.html' title='Puluhan Ribu Konstituen Hadiri Kampanye Sang Pejuang'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIXdf8FNiI/AAAAAAAAAEU/iBzukUhLMzE/s72-c/Lapangan+Bola+Sepakat,+oke.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-4105944851960265276</id><published>2007-11-06T11:37:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T04:53:16.997-08:00</updated><title type='text'>‘Sang Pejuang’ yang Populer di Mata Rakyat</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIWP_8FNhI/AAAAAAAAAEM/iDPRylS47js/s1600-h/Akil+Lapangan+Bola+Sepakat,+oke.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130187389645698578" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIWP_8FNhI/AAAAAAAAAEM/iDPRylS47js/s320/Akil+Lapangan+Bola+Sepakat,+oke.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Aki-Mecer di Ketapang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andry&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Ketapang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandangan yang ada di hadapan saya, sungguh menggetarkan. Sedari pagi, 09.20 wib, puluhan ribu orang telah menunggu di lapangan Rahadi Usman, Ketapang. Dengan beragam atribut, seperti bendera, slayer, stiker, baju kaos dan lainnya menantikan kehadiran ‘Sang Pejuang’ duet Akil-Mecer. Calon pemimpin ini, sebelumnya menggelar kampanye terbuka di Desa Pesaguanm, Kecamatan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Senin (5/11) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala corong pengeras suara di bandara itu mengabarkan, bahwa orang yang telah mereka nanti-nantikan telah tiba, seketika itu pula mereka bersorak sorai. Bergembira. Ada yang berjingkrak-jingkrak, ada pula yang melantunkan yel-yel ‘Akil-Mecer siapa yang punya. Akil-Mecer siapa yang punya. Akil-Mecer siapa yang punya, yang punya kita semua’. Suara yang terdengar begitu kompak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Sang Pejuang’ yang popular di mata rakyat ini, sembari melepaskan senyuman, lantas melambai-lambaikan tiga jemari sebagai simbol anak muda, ‘Metal’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mau menyia-nyiakan waktu, aparat keamanan langsung memimpin rombongan tersebut menuju ke Pasuguan Kanan. Tepatnya di lapangan bola Pasaguan Kanan. Yang terletak sekitar 30 km dari pusat kota. Perjalanan ke sana memerlukan waktu sekitar 45 menit. Massa yang berada di bandara tidak mengikuti. Hanya terlihat konvoi mobil rombongan menuju ke sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 2 km sebelum memasuki lokasi, massa telah membanjiri lokasi. Mereka berbaris layaknya tentara yang mengikuti upacara gelar pasukan yang lazim kita lihat. Massa meluber sampai di kiri dan kanan bahu jalan. Akil-Mecer terlihat menurunkan kaca kendaraan yang mereka tumpangi, seraya kembali melambai-lambaikan tangannya. Akil-Mecer disambut hangat oleh konstituen mereka. ‘Sang Pejuang’ disambut layaknya pahlawan. Tidak kurang dari 35.000 massa hadir dalam kampanye tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran duet Akil-Mecer juga membawa biduan cantik dari ibukota Iis Dahlia, Ria KDI dan Ria Kon Dang In, turut menyertai ‘Sang Pejuang’ menghiburkan rakyat mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam orasi politiknya, Akil mengemukakan alasan mengapa rakyat mesti memilih gubernur dan wakil gubernur baru. Hal itu dikarenakan kondisi riil Kalbar masih sangat jauh tertinggal, bila dibandingkan dengan daerah lainnya. Sebut saja dengan Kalimantan yang lainnya. Kalbar menempati posisi yang paling buntut, yaitu keempat. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;“Jadi rakyat Kalbar perlu perubahan yang nyata. Bukan hanya wacana saja. Mari satukan langkah lakukan perubahan,” seru Akil dengan lantang, seraya disambut dengan riuhnya tepukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Sang Pejuang’ menambahkan, bahwa kondisi kelistrikan di Kalbar juga masih morat-marit. Sebulan hidup sebulan mati. Bagaimana mau melakukan pembangunan bila tidak didukung dengan sarana listrik yang baik. “Listrik merupakan tanggungjawabnya PLN. Namun, seorang pemimpin tentu dapat mengeluarkan kebijakan demi rakyatnya. Bukan hanya menanti dan menunggu. Tetapi harus aktif mencarikan solusi cerdas bagi rakyatnya,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan pendidikan juga tak lepas dikritisinya. Saat ini, banyak fasilitas dan kurikulum yang dipergunakan telah kadaluarsa. Jadi, banyak anak-anak bangsa ini yang sangat minim ilmu pendidikan. Hal ini diperparah dengan kondisi dunia kesehatan yang masih belum berpihak kepada masyarakat kecil. “Bilamana saya dan Pak Mecer terpilih, maka saya akan memberikan pelayanan sekolah gratis, dan pelayanan kesehatan yang memadai kepada masyarakat Kalbar,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya dengan Mecer, mantan dosen matematikan ini menyerukan, agar masyarakat mau memberikan kesempatan bagi duet Akil-Mecer. Ia menuturkan, termasuk orang yang pendiam dan tidak banyak omong. Namun, masyarakat tentu mengenal jejak-jejak langkahnya sebagai ‘Bapak perekononian yang berhasil dengan teguh mempelopori serta memperjuangkan bentuk credit union (CU) kepada masyarakat. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Ia mengaku telah bergelut dengan bidang ini selama 20 tahun. Namun, ia merasa sedih, karena di Kalbar masih belum banyak orang mengetahui tentang CU. “Apabila masyarakat mau memberikan kepercayaan kepada kami untuk membangun. Maka saya yakin, CU akan semakin berkembang secara signifikan sekitar 20 persen. Mudah-mudahan rakyat mau memberikan kepercayaan kepada kami berdua,” seru putra Ketapang ini santun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duet Akil-Mecer tak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat luas, agar tetap menjaga suasana kondusif. Jangan mudah terprovokasi dengan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. “Mari kita sukseskan Pilgub 15 November mendatang. Dengan semangat perubahan. Satukan langkah lakukan perubahan,” kata pasangan dengan nomor urut 3, ini. □ &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Foto AMC &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-4105944851960265276?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/4105944851960265276/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=4105944851960265276' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/4105944851960265276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/4105944851960265276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/sang-pejuang-yang-populer-di-mata_06.html' title='‘Sang Pejuang’ yang Populer di Mata Rakyat'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIWP_8FNhI/AAAAAAAAAEM/iDPRylS47js/s72-c/Akil+Lapangan+Bola+Sepakat,+oke.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-1018520151054975709</id><published>2007-11-05T11:28:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T04:53:17.308-08:00</updated><title type='text'>‘Sang Pejuang’ yang Populer di Mata Rakyat</title><content type='html'>&lt;div&gt;Duet Akil-Mecer&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Andry &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Borneo Tribune, Sambas&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzITC_8FNgI/AAAAAAAAAEE/xDcLPPTR90g/s1600-h/Rotation+of+IMG_2488,+oke.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130183867772515842" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzITC_8FNgI/AAAAAAAAAEE/xDcLPPTR90g/s320/Rotation+of+IMG_2488,+oke.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Akil-Mecer ‘Sang Pejuang’, demikian konstituen biasa menyapa keduanya kala mengitari 1.300 desa dari 1.465 desa. Yang tersebar di seantero Kalbar. Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar bernomor urut tiga ini, memang sangat populer di mata rakyat. Jauh hari sebelum maraknya genderang pesta akbar demokrasi 15 November nyaring ditabuhkan, duet Akil-Mecer senantiasa turun menyaksikan secara langsung nasib rakyat, seraya menerawang kehidupan mereka sehari-harinya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sudah 62 tahun usia Republik Indonesia diproklamirkan. Namun, usia tersebut tak mengubah kondisi masyarakat. Semua masih bergelut dan melepaskan diri dari belenggu kemiskinan. Miskin secara ekonomi maupun ilmu pengetahuan dan pendidikan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Belum lagi jika berbicara mengenai persoalan infrastruktur dan suprastruktur di bumi Borneo Barat. Yang seakan-akan masih enggan berpihak kepada rakyat. Buruknya kondisi kelistrikan yang senantiasa mendera, merupakan cerminan sesuatu yang tak biasa. Di sisi lainnya, masih ada saja jalan yang menghubungkan ke beberapa daerah. Mulai dari kabupaten/kota, sampai di tingkat kecamatan dan pedesaan yang tercerabut. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Hal itu semakin diperparah dengan minimnya fasilitas dan tenaga pendidikan yang berkualitas, guna mencerdaskan anak bangsa. Sekaligus pelayanan maupun sarana dan prasarana kesehatan yang seadanya, turut menyempurnakan kesedihan yang ada. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Beragam persoalan dan kondisi inilah yang menyentuh dan membuat nuraninya trenyuh. Seraya menyulut jiwanya selaku putra terbaik daerah, untuk berjuang bersama rakyat, guna melakukan perubahan. Dengan semboyan ‘satukan langkah lakukan perubahan’, Akil-Mecer menyerukan rakyat agar mau berjuang bersama dengannya. Demi Kalbar yang sejahtera, Minggu (4/11) kemarin. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sejuta asa dan secercah harapan rakyat Kalbar, dihaturkan seraya ditaruh di pundak dua orang ‘Sang Pejuang. Wong cilik, seperti petani, nelayan, buruh, kaum miskin desa maupun kota, supir oplet maupun bis, penambang sampan, tukang becak, para guru dan banyak rakyat lainnya menaruh harapan besar kepada mereka. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Pendidikan harus lebih baik lagi pelayanannya, serta fasilitas kesehatan gratis untuk rakyat kecil,” kata Mutia, pedagang warung nasi di pinggiran Lapangan Bola Namida, Kecamatan Sekura, Kabupaten Sambas. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sama halnya dengan Elin (27), pedagang asongan di Sekura. Ia berharap kepada duet Akil-Mecer, agar memperhatikan kampung halamannya. Yang mana saat ini kondisi jalannya masih rusak. Tak berbeda jauh dari harapan seorang tokoh masyarakat di Teluk Keramat, H Walid, (74). Ia berharap kepada ‘Sang Pejuang’ agar menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat di kampungnya, serta masyarakat Kalbar. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Hal itu penting agar masyarakat tidak mencari pekerjaan ke negeri jiran. “Jika lapangan pekerjaan di sini memungkinkan, tentu masyarakat kita tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan pekerjaan,” katanya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Seorang pedagang kaki lima yang menggelar dagangannya di bibir Lapangan Bola Namida, Hilang (21) mengharapkan, “Bilamana Pak Akil terpilih menjadi gubernur, tolong para pedagang kaki lima yang ada di Sekura dan Kalbar jangan digusur. Melainkan difasilitasi, agar kami dapat berjualan dengan tenang,” ujarnya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Lain halnya dengan Suhardi (31), yang melakoni profesi sebagai penjual jeruk di Kecamatan Teluk Keramat. Ia berharap, Akil-Mecer dapat memimpin daerah ini dengan bijaksana. Sehingga Kalbar bisa semakin maju dan berkembang mengejar ketertinggalannya dengan daerah lainnya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Demikian pula dengan Andi (45). Pria keturunan Tionghoa ini berharap, agar Akil-Mecer mampu memberantas kemiskinan di Kalbar. “Saya berharap agar Pak Akil dan Pak Mecer benar-benar sanggup melakukan perubahan bagi rakyat Kalbar,” pungkas Andi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profil singkat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar&lt;br /&gt;H. M. Akil Mochtar, SH, MH&lt;br /&gt;Tanggal: 18 Oktober 1960&lt;br /&gt;SMA Muhammadiyah Pontianak&lt;br /&gt;Sarjana Hukum Universitas Panca Bhakti Pontianak&lt;br /&gt;Magister Hukum Universitas Padjajaran Bandung&lt;br /&gt;Kandidat Doktor Ilmu Hukum Universitas Pandjajaran Bandung&lt;br /&gt;Mantan Danyon Resimen Mahasiswa&lt;br /&gt;Mantan Ketua Senat UPB Pontianak&lt;br /&gt;Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Pemuda Pancasila&lt;br /&gt;Wakil Ketua DPD Pemuda Pancasila Kalbar&lt;br /&gt;Ketua Ikatan Alumni Universitas Panca Bhakti Pontianak&lt;br /&gt;Mantan Wakil Ketua Komisi III DPR-RI&lt;br /&gt;Mantan Ketua Ikadin Pontianak&lt;br /&gt;Pengacara 17 tahun&lt;br /&gt;Mantan loper koran&lt;br /&gt;Drs. Anselmus Robertus Mecer&lt;br /&gt;Lahir di Manyumbung, Kabupaten Ketapang, 63 tahun silam&lt;br /&gt;Pendiri Yayasan Karya Sosial Pancur Kasih&lt;br /&gt;Perintis dan pengembang Credit Union (CU)&lt;br /&gt;Ketua BK3D (Badan Kooordinasi Koperasi Kredit Daerah Kalimantan&lt;br /&gt;Pendiri Institut Dayakologi&lt;br /&gt;Mantan Dosen Matematika FKIP Untan&lt;br /&gt;Sarjana Pendidikan KIP Bandung&lt;br /&gt;Mantan Anggota DPRD Kalbar&lt;br /&gt;Mantan Anggota MPR-RI Urusan Golongan (minoritas) mewakili etnis Dayak Kalimantan.&lt;br /&gt;Ketua Segarak &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-1018520151054975709?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/1018520151054975709/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=1018520151054975709' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1018520151054975709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1018520151054975709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/sang-pejuang-yang-populer-di-mata.html' title='‘Sang Pejuang’ yang Populer di Mata Rakyat'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzITC_8FNgI/AAAAAAAAAEE/xDcLPPTR90g/s72-c/Rotation+of+IMG_2488,+oke.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-5352458892884214798</id><published>2007-11-05T11:19:00.000-08:00</published><updated>2007-11-07T11:25:55.132-08:00</updated><title type='text'>‘Sang Pejuang’ yang Populer di Mata Rakyat</title><content type='html'>Duet Akil-Mecer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andry&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Sambas&lt;br /&gt;Akil-Mecer ‘Sang Pejuang’, demikian konstituen biasa menyapa keduanya kala mengitari 1.300 desa dari 1.465 desa. Yang tersebar di seantero Kalbar. Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar bernomor urut tiga ini, memang sangat populer di mata rakyat. Jauh hari sebelum maraknya genderang pesta akbar demokrasi 15 November nyaring ditabuhkan, duet Akil-Mecer senantiasa turun menyaksikan secara langsung nasib rakyat, seraya menerawang kehidupan mereka sehari-harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah 62 tahun usia Republik Indonesia diproklamirkan. Namun, usia tersebut tak mengubah kondisi masyarakat. Semua masih bergelut dan melepaskan diri dari belenggu kemiskinan. Miskin secara ekonomi maupun ilmu pengetahuan dan pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi jika berbicara mengenai persoalan infrastruktur dan suprastruktur di bumi Borneo Barat. Yang seakan-akan masih enggan berpihak kepada rakyat. Buruknya kondisi kelistrikan yang senantiasa mendera, merupakan cerminan sesuatu yang tak biasa. Di sisi lainnya, masih ada saja jalan yang menghubungkan ke beberapa daerah. Mulai dari kabupaten/kota, sampai di tingkat kecamatan dan pedesaan yang tercerabut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu semakin diperparah dengan minimnya fasilitas dan tenaga pendidikan yang berkualitas, guna mencerdaskan anak bangsa. Sekaligus pelayanan maupun sarana dan prasarana kesehatan yang seadanya, turut menyempurnakan kesedihan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beragam persoalan dan kondisi inilah yang menyentuh dan membuat nuraninya trenyuh. Seraya menyulut jiwanya selaku putra terbaik daerah, untuk berjuang bersama rakyat, guna melakukan perubahan. Dengan semboyan ‘satukan langkah lakukan perubahan’, Akil-Mecer menyerukan rakyat agar mau berjuang bersama dengannya. Demi Kalbar yang sejahtera, Minggu (4/11) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejuta asa dan secercah harapan rakyat Kalbar, dihaturkan seraya ditaruh di pundak dua orang ‘Sang Pejuang. Wong cilik, seperti petani, nelayan, buruh, kaum miskin desa maupun kota, supir oplet maupun bis, penambang sampan, tukang becak, para guru dan banyak rakyat lainnya menaruh harapan besar kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pendidikan harus lebih baik lagi pelayanannya, serta fasilitas kesehatan gratis untuk rakyat kecil,” kata Mutia, pedagang warung nasi di pinggiran Lapangan Bola Namida, Kecamatan Sekura, Kabupaten Sambas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya dengan Elin (27), pedagang asongan di Sekura. Ia berharap kepada duet Akil-Mecer, agar memperhatikan kampung halamannya. Yang mana saat ini kondisi jalannya masih rusak. Tak berbeda jauh dari harapan seorang tokoh masyarakat di Teluk Keramat, H Walid, (74). Ia berharap kepada ‘Sang Pejuang’ agar menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat di kampungnya, serta masyarakat Kalbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu penting agar masyarakat tidak mencari pekerjaan ke negeri jiran. “Jika lapangan pekerjaan di sini memungkinkan, tentu masyarakat kita tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan pekerjaan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pedagang kaki lima yang menggelar dagangannya di bibir Lapangan Bola Namida, Hilang (21) mengharapkan, “Bilamana Pak Akil terpilih menjadi gubernur, tolong para pedagang kaki lima yang ada di Sekura dan Kalbar jangan digusur. Melainkan difasilitasi, agar kami dapat berjualan dengan tenang,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya dengan Suhardi (31), yang melakoni profesi sebagai penjual jeruk di Kecamatan Teluk Keramat. Ia berharap, Akil-Mecer dapat memimpin daerah ini dengan bijaksana. Sehingga Kalbar bisa semakin maju dan berkembang mengejar ketertinggalannya dengan daerah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan Andi (45). Pria keturunan Tionghoa ini berharap, agar Akil-Mecer mampu memberantas kemiskinan di Kalbar. “Saya berharap agar Pak Akil dan Pak Mecer benar-benar sanggup melakukan perubahan bagi rakyat Kalbar,” pungkas Andi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profil singkat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar&lt;br /&gt;H. M. Akil Mochtar, SH, MH&lt;br /&gt;Tanggal: 18 Oktober 1960&lt;br /&gt;SMA Muhammadiyah Pontianak&lt;br /&gt;Sarjana Hukum Universitas Panca Bhakti Pontianak&lt;br /&gt;Magister Hukum Universitas Padjajaran Bandung&lt;br /&gt;Kandidat Doktor Ilmu Hukum Universitas Pandjajaran Bandung&lt;br /&gt;Mantan Danyon Resimen Mahasiswa&lt;br /&gt;Mantan Ketua Senat UPB Pontianak&lt;br /&gt;Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Pemuda Pancasila&lt;br /&gt;Wakil Ketua DPD Pemuda Pancasila Kalbar&lt;br /&gt;Ketua Ikatan Alumni Universitas Panca Bhakti Pontianak&lt;br /&gt;Mantan Wakil Ketua Komisi III DPR-RI&lt;br /&gt;Mantan Ketua Ikadin Pontianak&lt;br /&gt;Pengacara 17 tahun&lt;br /&gt;Mantan loper koran&lt;br /&gt;Drs. Anselmus Robertus Mecer&lt;br /&gt;Lahir di Manyumbung, Kabupaten Ketapang, 63 tahun silam&lt;br /&gt;Pendiri Yayasan Karya Sosial Pancur Kasih&lt;br /&gt;Perintis dan pengembang Credit Union (CU)&lt;br /&gt;Ketua BK3D (Badan Kooordinasi Koperasi Kredit Daerah Kalimantan&lt;br /&gt;Pendiri Institut Dayakologi&lt;br /&gt;Mantan Dosen Matematika FKIP Untan&lt;br /&gt;Sarjana Pendidikan KIP Bandung&lt;br /&gt;Mantan Anggota DPRD Kalbar&lt;br /&gt;Mantan Anggota MPR-RI Urusan Golongan (minoritas) mewakili etnis Dayak Kalimantan.&lt;br /&gt;Ketua Segarak&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-5352458892884214798?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/5352458892884214798/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=5352458892884214798' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/5352458892884214798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/5352458892884214798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/sang-pejuang-di-banjiri-massa.html' title='‘Sang Pejuang’ yang Populer di Mata Rakyat'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-682594657771075761</id><published>2007-11-05T11:11:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T04:53:17.539-08:00</updated><title type='text'>Kampanye Terbuka Duet Akil-Mecer</title><content type='html'>Kampanye Terbuka Duet Akil-Mecer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andry&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Sekura&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIPHP8FNeI/AAAAAAAAAD0/iZuSy5uBBsI/s1600-h/akil-sekura+bt1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130179542740448738" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIPHP8FNeI/AAAAAAAAAD0/iZuSy5uBBsI/s320/akil-sekura+bt1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lautan manusia menyemut. Semua berdiri dan berjajar rapi mengikuti kegiatan kampanye yang diselenggarakan pasangan nomor urut 3, Akil Mochtar dan AR Mecer. Warga tak menghiraukan panas menyengat. Semua demi mengikuti Sang Pejuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapangan Bola Namida di Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, seketika menjadi lautan manusia. Tak kurang dari 25.000 jiwa, tumpah ruah menyambut kehadiran Akil-Mecer yang menggelar kampanye terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raungan suara knalpot mobil dari truk terasa memekakkan teling saya, kala belasan truk hilir mudik mengangkut massa dari 5 kecamatan di Paloh, Galing, Sajingan, Tangaran dan Teluk Keramat. Semua menuju satu titik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, massa juga diangkut dengan menggunakan sarana transportasi air. Dengan menggunakan belasan motor air yang membawa konstituen ‘Sang Pejuang’ dari pelosok Sekura dan sekitarnya. Beragam atribut menyertai kehadiran warga. Ada bendera, spanduk, slayer, stiker dan banyak lagi atribut lainnya. Mereka tak henti-hentinya melantunkan yel-yel ‘Akil-Mecer siapa yang punya. Akil-Mecer siapa yang punya. Akil-Mecer siapa yang punya, yang punya kita semua’, katanya dengan riang gembira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Massa yang hadir tidak semuanya langsung menuju ke lokasi kampanye. Namun, banyak di antara mereka yang memilih berbaris di sepanjang ruas-ruas jalan yang menuju ke area lokasi kegiatan. Konstituen ‘Sang Pejuang’ itu ada yang mengibarkan bendera, melambaikan tangan dengan mengacungkan jemari yang membentuk metal. Ada pula yang memilih berlindung di bawah pohon nan rindang ,seraya bersembunyi dari teriknya sengatan matahari. Namun, massa tetap menjaga situasi dan kondisi, serta berprilaku tertib sehingga tidak sampai terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan. Hal itu tentu tidak terlepas dari sigapnya aparat keamanan di dalam melakukan proses pengamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 09.50 WIB, raungan sirine seakan menggerayangi kecamatan itu. Dari kejauhan tampak rombongan Akil dikawal ketat oleh aparat keamanan. ‘Sang Pejuang’ terlihat melambai-lambaikan tangannya dari kaca jendela mobil yang ditumpanginya. Dengan ramah, ia menyapa puluhan ribu massanya yang berbaris menanti kehadirannya. Akil juga membawa 2 biduan cantik dari ibukota, Evi Tamala dan Ria KDI. Turut pula artis Kota Pontianak, Reni dan Umi, guna menghiburkan massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hadapan puluhan ribu massa, Akil memaparkan programnya. Di antaranya, perbaikan sarana sekolah, peningkatan kesejahteraan guru, penyediaan buku-buku berkualitas, wajib belajar 12 tahun. “Kalau ingin ada perubahan. Jangan lupa tanggal 15 nanti, coblos nomor tiga,” seru Akil yang disambut histeria konstituennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil juga berkomitmen untuk membantu masyarakat dengan memberikan sertifikat gratis bagi petani. “Lahan petani saat ini belum memiliki kekuatan hokum. Sehingga tidak jarang petani selalu kalah, ketika berurusan dengan hukum. Kedepan, kita akan berikan sertifikat gratis bagi petani, sehingga memiliki kekuatan hukum,” ujarnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juru kampanye Busnizar Samudi, Ketua DPW PBB Kalbar, memberi alasan ketika partainya memilih mengusung pasangan Akil-Mecer. “Kami juga sepakat dengan Akil-Mecer untuk melakukan perubahan di daerah ini,” teriak Busnizar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, Kalbar kaya dari segi sumber dya alam. Namun, Kalbar sangat miskin. Bahkan, dari 4 propinsi di Kalimantan, Kalbar paling miskin. Dari semua propinsi di Indonesia, Kalbar nomor tiga terakhir. Artinya, Kalbar tertinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita tidak ingin terus begini. Karena itu, kami percaya, Akil-Mecer bisa membawa perubahan bagi Kalbar. Mari kita bersatu, coblos nomor urut tiga. Menangkan Akil-Mecer,” kata Burnizar.&lt;br /&gt;Ketika musik mulai bergoyang, puluhan ribu massa terus bergoyang. Evi Tamala, artis ibu kota juga mengajak masyarakat menjatuhkan pilihannya kepada Akil-Mecer. “Siap apa tidak untuk memilih Akil-Mecer? Siap mencoblos nomor tiga?” tanya Evi, melalui pengeras suara. “Kami pasti memilih Akil-Mecer. Kami pasti coblos nomor tiga,” sahut massa yang hadir dalam kampanye tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai berkampanye di Teluk Keramat, Akil melanjutkan perjalannya menuju Desa Sungai Nyirih, Kecamatan Jawai. Di Jawai, Akil juga melakukan kampanye terbuka. Sama halnya kala berkampanye di Teluk Keramat, puluhan ribu jiwa tumpah ruah menghadiri kampanye tersebut. Yel-yel dan seruan ‘hidup Akil-Mecer terus membahana di seantero Kecamatan Jawai. Mereka sepakat akan mendukung ‘Sang Pejuang’ Akil-Mecer maju sebagai gubernur dan wakil gubernur Kalbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bersemboyankan ‘satukan langkah lakukan perubahan’.&lt;br /&gt;Massa di Sekura, berbeda dengan massa di Jawai. Akil tak perlu membawa massa di Sekura untuk datang ke Jawai. Dia memang sangat populer di Sambas. Massa dengan kesadaran penuh mendukungnya. Itulah pasangan dengan nomor urut 3, Akil-Mecer.□&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto AMC&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-682594657771075761?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/682594657771075761/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=682594657771075761' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/682594657771075761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/682594657771075761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/kampanye-terbuka-duet-akil-mecer.html' title='Kampanye Terbuka Duet Akil-Mecer'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIPHP8FNeI/AAAAAAAAAD0/iZuSy5uBBsI/s72-c/akil-sekura+bt1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-7064471163435903591</id><published>2007-11-04T11:06:00.000-08:00</published><updated>2007-11-07T11:11:41.020-08:00</updated><title type='text'>Asa Bagimu ‘Sang Pejuang’</title><content type='html'>Wong Cilik Tumpahkan Harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andry&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Sambas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejuta asa tertuju pada ‘Sang Pejuang’Akil-Mecer. Secercah harapan mulai tumpah seraya membanjiri gerbong perubahan untuk segera menyatukan langkah lakukan perubahan di bumi Borneo Barat. Jeritan dan tangis rakyat tak sanggup untuk ditepiskan. Penderitaan rakyat tak mungkin dibiarkan tergerus seiring sombongnya detakan waktu penantian. Besar harapan mereka padamu ‘Sang Pejuang’. Agar secepatnya melakukan perubahan. Demi derita yang tak kunjung padam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di balik gemuruhnya genderang kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar yang telah ditabuh sejak 29 Oktober, lalu. Seiring pula meriahnya pesta akbar demokrasi 15 November mendatang. Tersirat sejuta asa dan harapan dari ‘wong cilik’ yang tertuju kepada Sang Pejuang. Aling (23), dara Pemangkat keturunan Tionghoa memberikan harapannya pada Akil-Mecer. “Supaya Pemangkat lebih maju,” katanya. Sama halnya dengan Anita (36), pramusaji hotel Pantura Jaya. “Pak Akil. Tolong be perjuangkan nasib kite-kite. Kite semue di sito’ pasti mileh nomor tige,” kata Anita dengan logat khas Sambas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya dengan Indrayadi (29). Seorang kuli bangunan di Kota Sambas. Siang itu, ia bertelanjang dada dan mempertontonkan tubuhnya yang legam terbakar matahari. “Kite mengharapkan Pak Akil, bise menyediakan lapangan pekerjaan untuk kite-kite,” kata Indradi. Begitu pun dengan Rudi (19) yang berprofesi serupa. Ia mengatakan, “Terserah kate Pak Akil. Yang penting kame’ ndaan susah mencare’ makan. Ito’ aja’ be,” paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, para pedagang kaki lima yang berjualan di dalam lapangan bola Gabsis Sambas, kala Akil melangsungkan kampanye terbuka, juga tak mau ketinggalan menyampaikan keinginan mereka pada ‘Sang Pejuang’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arifin (54) mengatakan, ia mempercayakan sepenuhnya kemajuan Kalbar di tangan Akil-Mecer. “Ape aja’ boleh yang penting Kalbar bise maju. Ito’ aja be,” tuturnya. Sama halnya dengan Ango (47), yang merupakan istri Arifin. Ia menuturkan, “Rakyat kecil harus diperhatikan. Sambas harus diperhatikan jua,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nek Aki Amat (63), mantan penambang sampan yang biasa mangkal di bibir sungai Keraton Sambas mengatakan, “Pak Akil orang muda yang cerdas dan patuh akan janji-janji. Dia sering mengunjungi Sambas dan daerah lainnya, untuk menyerap sembari mendengarkan beragam keluhan rakyat kecil. “Saye mendukungmu Pak Akil Mochtar. Perjuangkanlah nasib urang-urang kite,” ujarnya dengan mata yang berkaca-kaca menahan keharuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan harapan A Liau (47), pemilik warung kopi di pasar Sambas. Ia tak banyak menaruhkan harapan. “Yang penting daerah ini aman. Ndaan usah ade kerusuhan age’,” katanya. Lain halnya dengan Jumri (25), tukang parkir di seputaran lapangan Gabsis. Ia berharap agar Akil-Mecer dapat memperhatikan sekaligus membuka peluang pekerjaan, bagi orang-orang yang se-profesi dengan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tolong Pak Akil. Berikan kami pekerjaan. Apa saja. Yang penting kami bisa mendapat penghasilan tetap setiap bulannya,” harapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak warga mengharapkan keinginan mereka pada Akil dan Mecer. Warga tahu, dengan dua orang itulah harapan mereka bakal terwujud.□&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto AMC&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-7064471163435903591?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/7064471163435903591/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=7064471163435903591' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/7064471163435903591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/7064471163435903591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/asa-bagimu-sang-pejuang.html' title='Asa Bagimu ‘Sang Pejuang’'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-8127974917909716696</id><published>2007-11-04T11:02:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T04:53:17.790-08:00</updated><title type='text'>Akil-Mecer Disambut Bagai Pahlawan</title><content type='html'>&lt;div&gt;Kampanye Terbuka di Pemangkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andry&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Pemangkat&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIMb_8FNcI/AAAAAAAAADo/7DjHqr5cugc/s1600-h/Pemangkat_BT.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130176600687850946" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIMb_8FNcI/AAAAAAAAADo/7DjHqr5cugc/s320/Pemangkat_BT.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Saya seperti terpana. Melihat lautan manusia yang berada di hadapan saya. Bagaimana tidak. Seolah tak ada celah untuk berdiri. Semua warga berdiri merapat. Seolah tak ada celah untuk bergerak. Namun, warga berjejer dengan tertib. Tak ada keributan atau senggol-senggolan. Area sepanjang lima puluh meter lebih itu, penuh dan sesak oleh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu. Warga dengan sabar menanti dan mengikuti kegiatan kampanye yang dilakukan. Lima belas menit sebelum kedatangan Akil-Mecer, warga memberikan yel-yel dengan suara lantang dan bersemangat. “Akil-Mecer siapa yang punya. Akil-Mecer siapa yang punya. Yang punya kita semua.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah pemandangan dan situasi kampanye dari Akil-Mecer di daerah pesisir utara. Usai menghebohkan Kota Sambas, ‘Sang Pejuang’ calon gubernur nomor urut tiga, HM. Akil Mochtar, SH, MH, kembali membius warga Pemangkat. Sekitar tiga puluh ribu warga Pemangkat, tumpah ruah di lokasi kegiatan kampanye. Kerinduan warga untuk perubahan, membuatnya turun ke jalan mendukung gerak langkah Sang Pejuang ‘Akil-Mecer’ dalam menyatukan langkah, melakukan perubahan di bumi Borneo Barat, Sabtu (3/11) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi kegiatan yang tidak begitu besar, tidak mampu menampung massa yang hadir. Sekitar pukul 13.00 WIB, massa sudah membludak di arena kampanye. Hiburan rakyat terus digulirkan sembari menanti kehadiran Sang Pejuang, Akil Mochtar. “Sebentar lagi, kita akan melihat langsung wajah calon gubernur nomor urut tiga, Akil Mochtar,” teriak pembawa acara dari atas pentas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Massa juga sudah bersiap-siap menyambut kehadiran Akil Mochtar, jauh dari pentas. Mereka menggelar konvoi jalan raya untuk mengiring calon pujaannya, seraya membawa beragam atribut berupa bendera, slayer, stiker, spanduk dan lainnya. Begitu diinformasikan kalau rombongan Akil Mochtar akan memasuki Kota Pemangkat, massa semakin bersemangat dan terus menggelorakan yel-yel ‘hidup Akil-Mecer’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga berhamburan ke luar dan membuat barisan di sepanjang jalan raya. Ada yang melambai-lambaikan jemari menyerupai simbol anak muda, ‘metal’. Ada pula yang mengibarkan bendera, seraya berjingkrak-jingkrak. Pun ada yang tak henti-hentinya mengelu-elukan nama Akil Mochtar. Mereka sangat mengenal sosok Akil yang menjadi calon gubernur nomor urut tiga. Orang begitu akrab dengan pasangan cagub-cawagub ini, seraya menegaskan, “Siap memilih Akil-Mecer,” ujar mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat masyarakat menyambutnya dengan hangat dan penuh semangat, Akil pun membalasnya dengan lambaian tangan. Ia menyunggingkan senyum pada yang hadir. Warga pun senang. Wajah Akil sudah melekat di hati warga Pemangkat. Tak heran, jika mereka memantapkan pilihannya pada 15 November mendatang pada pasangan: Akil-Mecer, pasangan dengan nomor urut tiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran tiga artis ibu kota, semakin menambah semaraknya kampanye terbuka Akil-Mecer di Kota Pemangkat. Belum lagi kehadiran dua artis dari ibu kota propinsi, Pontianak. Tiga biduan cantik dari ibukota Jakarta, Evi Tamala, Ria dan Lusi KDI, juga hadir. Semuanya melantunkan tembang-tembang favorit yang akrab dan dikenal masyarakat Pemangkat. Ditambah lagi, Akil didaulat para artis, untuk bersama-sama berjoget guna menghibur masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampanye terbuka ini tidak hanya menghadirkan Akil Mochtar. Ada beberapa juru kampanye lainnya. Di antaranya, Ust. Drs. H. Hadari H. Majri, Ketua DPW PBB Kalbar, H. Busnizar Samudi. Ketua DPD PPDI Kalbar, Darwis Abubakar. Tak hanya itu, beberapa juru kampanye dari Kabupaten Sambas dan Kota Pemangkat, juga turut berorasi. Semuanya siap untuk memenangkan pasangan Akil-Mecer. “Kami butuh gubernur baru. Kami ingin perubahan,” teriak massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hadapan puluhan ribu massa, Akil memaparkan programnya. Di antaranya, perbaikan sarana sekolah, peningkatan kesejahteraan guru, penyediaan buku-buku berkualitas, wajib belajar 12 tahun. “Kalau ingin ada perubahan. Jangan lupa tanggal 15 November nanti, coblos nomor tiga,” seru Akil yang disambut histeria konstituennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil juga berkomitmen membantu masyarakat dengan memberikan sertifikat gratis bagi petani. “Lahan petani saat ini belum memiliki kekuatan hukum. Sehingga tidak jarang petani selalu kalah, ketika berurusan dengan hukum. Ke depan, kita akan berikan sertifikat gratis bagi petani, sehingga memiliki kekuatan hukum,” ujarnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juru kampanye seperti Busnizar Samudi, ketua DPW PBB Kalbar, memberi alasan ketika partainya memilih dan mengusung pasangan Akil-Mecer. Dia juga sepakat dengan Akil-Mecer, untuk melakukan perubahan di daerah ini. Kita tahu, Kalbar yang kaya ini, sangat miskin dari propinsi lain di Kalimantan. “Kita tidak ingin terus begini. Karena itu, kami percaya, Akil-Mecer bisa membawa perubahan bagi Kalbar. Mari kita bersatu, coblos nomor urut tiga. Menangkan Akil-Mecer,” teriak Busnizar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan ribu massa terus bergoyang. Evi Tamala, artis ibu kota juga mengajak masyarakat menjatuhkan pilihannya kepada Akil-Mecer. “Siap apa tidak untuk memilih Akil-Mecer? Siap mencoblos nomor tiga?” tanya Evi melalui pengeras suara. “Siap. Kami pasti memilih Akil-Mecer. Kami pasti coblos nomor tiga,” sahut massa yang hadir dalam kampanye tersebut.□&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Foto AMC&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-8127974917909716696?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/8127974917909716696/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=8127974917909716696' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8127974917909716696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8127974917909716696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/akil-mecer-disambut-bagai-pahlawan.html' title='Akil-Mecer Disambut Bagai Pahlawan'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIMb_8FNcI/AAAAAAAAADo/7DjHqr5cugc/s72-c/Pemangkat_BT.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-6619774402055730985</id><published>2007-11-03T10:56:00.000-07:00</published><updated>2008-12-09T04:53:17.951-08:00</updated><title type='text'>Lautan Manusia Memenuhi Kampanye Akil-Mecer di Kota Singkawang</title><content type='html'>&lt;div&gt;Kampanye Terbuka di Zona Dua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andry&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Singkawang&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIK7v8FNbI/AAAAAAAAADg/JN1pK1oSh8Y/s1600-h/Akil+Kampanye+Terbuka,+BT.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130174947125441970" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIK7v8FNbI/AAAAAAAAADg/JN1pK1oSh8Y/s320/Akil+Kampanye+Terbuka,+BT.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Terminal Induk Kota Singkawang pada Jumat (2/11) siang, menjadi lautan massa. Puluhan ribu massa menghadiri kampanye terbuka pasangan calon gubernur nomor urut tiga, HM Akil Mochtar, SH, MH-Drs AR Mecer di zona dua. Ada luapan emosi. Ada sejuta harapan dan asa dari konstituen mereka di Kota Singkawang. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB itu disesaki warga. Sangking penuhnya, warga meluber hingga ke pinggiran jalan raya. Bahkan, warga memenuhi belakang panggung yang menjadi tempat berlangsungnya acara.&lt;br /&gt;Akil-Mecer membawa tiga artis dangdut ibu kota, Evi Tamala, Lusi KDI, dan Ria KDI. Tak hanya itu, ada dua arti dari Pontianak, turut memeriahkan kampanye terbuka pertama, di zona tiga tersebut. Tembang-tembang favorit yang dinyanyikan, semakin membuat massa merangsek. Hasilnya, terminal yang pada hari-hari biasa kosong, berganti menjadi lautan manusia.&lt;br /&gt;Sepanjang pertunjukkan, massa tidak henti-hentinya meneriakan yel-yel yang mendukung Akil-Mecer. “Saya sangat senang, masyarakat Singkawang telah hadir di terminal ini. Mari kita bersama-sama melakukan perubahan di daerah ini,” kata Akil Mochtar, saat berorasi di hadapan ribuan warga Kota Singkawang. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Akil mengemukan alasan, mengapa Kalbar harus memiliki gubernur baru. “Kenapa harus gubernur baru? Karena Kalbar masih miskin,” teriak Akil. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Akil juga sangat berjasa atas terbentuknya Kota Singkawang. Yang sebelumnya bergabung dengan Kabupaten Bengkayang. Ia menjadi salah satu tokoh penting yang turut menandatangani, terbitnya Undang-Undang Pembentukan Daerah Otonomi Kota Singkawang.&lt;br /&gt;Akil menyampaikan beberapa program prioritasnya. Di antaranya, menjamin ketersediaan energi listrik, kesejahteraan rakyat, jaminan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan gratis. “Jadi, sodah nak lupa’i, tanggal 15 kalak, mileh nomor tige,” ujar Akil dengan logat Melayu Sambas yang disahut setuju oleh massa. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, juru kampanye propinsi, Darwis Abubakar turut pula melakukan orasi di atas panggung. “Kita jangan memilih pemimpin hanya seremonial saja. Yang hanya turun ke bawah, saat kampanye. Itu bukan pemimpin yang sejati. Beda dengan Pak Akil yang sudah tiga tahun ini, turun ke masyarakat,” kata Darwis, yang juga Ketua DPD PPDI Kalbar. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Kali ini, pasangan Akil-Mecer tidak berkampanye bersama. Keduanya berbagi tugas. AR Mecer menggelar kampanye di sejumlah tempat di Kabupaten Bengkayang dengan menggelar kampanye dialogis. Tokoh gerakan Credit Union (CU) Pancur Kasih ini, mengunjungi dua titik: Sanggau Ledo dan Jagoibabang. Kampanye dialogis di dua tempat ini, dihadiri sekitar 1.000 masyarakat. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Mecer memiliki komitmen untuk mengembangkan ekonomi berbasis kerakyatan. Gerakan itu sudah dimulainya bersama teman sejak puluhan tahun lalu. Saat ini, sudah empat sampai lima persen warga Kalbar, menjadi anggota dari gerakan ini. “Saya ingin pada lima tahun mendatang, jumlahnya meningkat hingga dua puluh persen,” ujar Mecer, ketika berdialog dengan masyarakat. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Mecer yang juga dikenal sebagai Pak Uban -karena rambutnya yang sudah memutih- mengajak masyarakat untuk memilih secara cerdas. “Kalau bapak ibu percaya kepada saya dan Pak Akil, maka jangan lupa pilih nomor tiga,” katanya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Akil dan Mecer sama-sama populer di masyarakat. Akil Mochtar terkenal karena kegigihannya memperjuangkan kepentingan masyarakat Kalbar di tingkat nasional. Termasuk menggolkan pembentukan Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Ia juga sangat dekat dengan masyarakat karena ketekunannya mengunjungi pelosok. Tak kurang, 1.300 desa dari 1.400 desa telah dikunjungi di Kalbar ini. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;AR Mecer sosok yang berhasil mengentaskan kemiskinan di pedalaman, pesisir, dan perbatasan dengan gerakan ekonomi kerakyatannya. Tak heran, jika sejumlah tokoh dan lembaga tingkat nasional, bahkan internasional, menjulukinya sebagai Bapak CU Modern. Bahkan, namanya disejajarkan dengan Muhammad Yunus, penerima hadiah Nobel Perdamaian pada 2006 di bidang ekonomi. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Langkah kongkrit dan sejarah panjang telah dilakukan Akil Mochtar dan AR Mecer, bagi warga dan daerah Kalbar. Itulah sosok pasangan dengan nomor urut 3, ini. &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;AMC&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-6619774402055730985?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/6619774402055730985/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=6619774402055730985' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/6619774402055730985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/6619774402055730985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/lautan-manusia-memenuhi-kampanye-akil.html' title='Lautan Manusia Memenuhi Kampanye Akil-Mecer di Kota Singkawang'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIK7v8FNbI/AAAAAAAAADg/JN1pK1oSh8Y/s72-c/Akil+Kampanye+Terbuka,+BT.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-601538045217379767</id><published>2007-11-03T10:52:00.000-07:00</published><updated>2008-12-09T04:53:18.095-08:00</updated><title type='text'>Akil Tampil Simpatik di Singkawang</title><content type='html'>&lt;div&gt;Kampanye zona dua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andry&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Singkawang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIKFf8FNaI/AAAAAAAAADY/g_JdG1nZok4/s1600-h/Akil,+Sungai+Raya,+jpg.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130174015117538722" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIKFf8FNaI/AAAAAAAAADY/g_JdG1nZok4/s200/Akil,+Sungai+Raya,+jpg.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ampanye di zona dua, calon gubernur HM Akil Mochtar, SH, MH, menggelar kampanye dialogis di Eleven Day Cafe di Desa Sungai Jaga, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Jumat (1/11) kemarin. Ribuan massa tumpah ruah memadati cafe yang terletak di bibir pantai tersebut. Kapasitas dan minim tempat memaksa Akil Mochtar Centre (AMC), mendirikan tenda bagi konstituennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara raungan sirine mengiringi kehadiran rombongan. Lambaian warga dan acungan tiga jari yang melambangkan simbol metal dan perjuangan anak muda, menghiasi pinggiran bahu jalan menyambut ‘Sang Pejuang’ sepanjang 50 meter. Hadir artis ibukota Evi Tamala, Ria KDI, Lusi KDI. Turut pula Drs. H Hadari Majri, dan Ketua Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), H Darwis Abu Bakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depan ribuan massa yang dengan antusias menunggunya, Akil mulai melakukan orasi. Semangatnya berapi-api. Bahasa tubuhnya ikut berbicara. Sambil berbicara, tangannya terus mengacungkan tiga jari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuntutlah ilmu dari buaian sampai ke liang lahat. Kita boleh saja miskin. Tapi anak-anak harus terus bersekolah,” kata Akil Mochtar, seraya disambut dengan riuhnya tepukan. Ia menambahkan, selama dua periode menjadi anggota DPR RI, banyak fasilitas sekolah yang sudah tidak layak dan memungkinkan untuk dipergunakan. Belum lagi kurikulum pendidikan yang dipergunakan, ada yang sudah ketinggalan zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepedulian Akil pada isu pendidikan tidak sekedar janji dan omongan manis belaka. Ia sudah membuktikannya melalui pendidikan yang diraih. Ditengah kesibukannya sebagai anggota DPR RI, ia masih sempat dan meraih pendidikan. Tak hanya S2, Akil telah meraihnya hingga tahap S3, kandidat doktor di Universitas Pajajaran, Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga menyoroti masalah listrik di Kalbar. Persoalan kelistrikan masih menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Akibat dari persoalan ini tentunya, berdampak kepada berbagai sektor lainnya. Seperti, perekonomian, pendidikan, dan lain sebagainya. “Insya Allah, jika masyarakat mengamanahkan kepada saya. Saya langsung melakukan perubahan. Jika saya ingkar, silahkan masyarakat mendemo dan menurunkan saya selaku gubernur Kalbar,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan lainnya yang masih menyelimuti Kalbar adalah, permasalahan kesehatan. Banyak masyarakat menangis, seraya mengeluhkan beragam persoalan kesehatan yang dideranya. Seperti di Puskesmas. Puskesmasnya ada, namun tidak ada dokter. Belum lagi persoalan harga obat yang tinggi harganya. Sehingga mengakibatkan masyarakat meninggal lantaran tak sanggup membeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika saya menjadi gubernur. Saya gratiskan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat Kalbar,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cagub nomor urut tiga ini memang memberikan pembelajaran politik kepada masyarakat. Ia mengimbau semua masyarakat yang mempunyai hak pilih, untuk menggunakannya pada Pilgub 15 November mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula cara pencoblosan mendatang. Ia menyerukan masyarakat mau dan percaya memilihnya bersama AR Mecer. “Nomor satu dibuka. Nomor dua dilihat. Nomor tiga dicoblos. Nomor empat masukan ke kotak suara. Mudahkan,” kata Akil mencontohkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Darwis menambahkan, Akil merupakan calon gubernur Kalbar termuda yang bersaing pada pesta akbar demokrasi 15 November mendatang. Ia mempunyai semangat dan komitmen yang besar dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Sudah sewajarnya masyarakat Kalbar, memberikan kepercayaan yang besar kepada Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saat inilah waktu yang tepat, untuk meraih kesejahteraan bagi rakyat Kalbar. Mari satukan langkah lakukan perubahan,” seru Darwis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga mengingatkan agar masyarakat jangan terpaksa dalam memilih pemimpinnya. Masyarakat jangan mau diintimidasi oleh siapa pun. Selain itu, apabila ada pihak yang hendak memberikan uang maupun barang-barang lainnya, guna mencoblos pasangan tertentu, silahkan saja diambil. “Namun, nurani tetap kepada Akil-Mecer,” pungkas Darwis.□&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto AMC &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-601538045217379767?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/601538045217379767/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=601538045217379767' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/601538045217379767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/601538045217379767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/akil-tampil-simpatik-di-singkawang.html' title='Akil Tampil Simpatik di Singkawang'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIKFf8FNaI/AAAAAAAAADY/g_JdG1nZok4/s72-c/Akil,+Sungai+Raya,+jpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-1808472779868779408</id><published>2007-11-02T10:48:00.000-07:00</published><updated>2008-12-09T04:53:18.230-08:00</updated><title type='text'>Akil Mochtar di Landak</title><content type='html'>&lt;div&gt;Eratkan Persatuan Bangsa, No Way Politik Priomordial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andry&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Ngabang&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIJP_8FNZI/AAAAAAAAADQ/xmYLO6hCfOY/s1600-h/Akil+Mochtar,++Landak,+3..jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130173095994537362" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIJP_8FNZI/AAAAAAAAADQ/xmYLO6hCfOY/s200/Akil+Mochtar,++Landak,+3..jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kampanye calon gubernur nomor urut 3, Akil Mochtar dan AR Mecer di Kabupaten Landak, Kamis (1/11), tidak diisi dengan kampanye terbuka. Akil dan Mecer mengisinya dengan kampanye dialogis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan Akil di ibu Kota Ngabang, diisi dengan pertemuan silahturahmi. Ia memaparkan programnya, bila terpilih menjadi Gubernur Kalbar. Kedatangan Akil, di rumah penduduk disambut dengan antusias warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, Kamis (1/11) Akil kampanye di dua tempat. Meliau dan Landak. Selepas dari Meliau, ia langsung menuju ke Landak. Setiba di bilangan Jalan Karya Ngabang, Akil bersama timnya dipersilakan istirahat sejenak. Tidak lama berselang, ia telah hadir di tengah-tangah masyarakat dan konstituennya. Tak lupa, ia mengucapkan banyak terima kasih, atas kepercayaan yang masyarakat Landak berikan padanya. Sehingga ia bisa hadir dalam kegiatan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya mohon maaf atas keterlambatan. Pada hari ini, saya hadir di dua tempat. Faktor utamanya adalah hambatan di jalan,” kata Akil dalam kata sambutannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kampanye dialogis tersebut, empat ratus warga yang menghadiri kegiatan tersebut mendengarkan dengan khidmat. Akil mengatakan, seharusnya kegiatan ini dilakukan kampanye terbuka. Namun, karena ada sesuatu hal, kegiatan itu ditiadakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, kegiatan yang dilakukan dengan silahturahmi bersama masyarakat Ngabang dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil menegaskan suasana Pemilu Gubernur di Kalbar, harus aman dan damai, serta tertib. “Kepimpinan di Kalbar harus diisi dengan bingkai merah putih. Kesatuan dan persatuan adalah segala-galanya,” kata Akil. Sebagai bagian dari hidup di Kalbar, termasuk kategori termiskin di Kalimantan. Dan kenyataannya memang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia sudah menggelilinggi 1.300 desa dari 1.446 desa se-Kalimanta Barat dalam kurun waktu tiga tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, anggota DPR RI dari Komisi III ini juga tampil memaparkan program lainnya. Di antaranya, pengentasan kemiskinan. Perbaikan sarana kesehatan. Pendidikan, terutama di wilayah pedalaman. Akil yang punya dukungan 8 partai politik, berkomitmen membangun infrastruktur jalan hingga ke pedalaman. “Kami juga berkomitmen menyelesaikan krisis listrik yang sudah tiga tahun ini byar pet,“ kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah itu sudah parah sekali. Dari Kapuas Hulu hingga ke Sambas, maupun daerah lain di Kalimantan Barat. Begitu juga dengan masalah sosial lain. Menurutnya, pemimpin tidak ingin terjadi persatuan dan kesatuan, termasuk yang merambah politik primodial. Yang mengangkat isu suku, etnis, agama dan golongan. Seharusnya tidak ada cara berpolitik seperti itu lagi.&lt;br /&gt;Mengapa? Karena masyarat Kalbar adalah masyarakat pluralistris. Warga di Kalbar tidak bisa hidup sendiri. Orang Melayu tidak bisa tanpa orang Dayak, Batak, Jawa, dan lainnya. Kalau untuk Kalimantan Barat, beda halnya dengan Sumatra Barat, mereka dominan.&lt;br /&gt;“Kita adalah sama,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai bersilaturahmi, Akil langsung dikerumuni warga dan meminta potong bareng. Pria berkumis tipis itupun, tanpa keberatan menyambut niat baik masyarakat Ngabang. Dan, saat itu pun secara spontan ibu-ibu yang ada di tempat itu, langsung berfoto bareng dengan Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kunjungan ini, Akil juga ditemani artis Cantik Ria KDI. Melihat Ria, ibu-ibu maupun pemuda, termasuk bapak kembali berfoto bareng. “Kapan lagi bisa foto bareng calon pemimpin Kalbar dan artis Ria KD, “ kata Husin, salah satu anggota Satgas AMC Landak. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, calon gubernur dengan nomor urut 3, telah menyelesaikan kampanyenya di zona tiga, Landak, Sanggau dan Sekadau. Selamatlah, Pak. □&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Foto AMC&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-1808472779868779408?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/1808472779868779408/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=1808472779868779408' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1808472779868779408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/1808472779868779408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/akil-mochtar-di-landak.html' title='Akil Mochtar di Landak'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIJP_8FNZI/AAAAAAAAADQ/xmYLO6hCfOY/s72-c/Akil+Mochtar,++Landak,+3..jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-709845616488217101</id><published>2007-11-02T10:44:00.000-07:00</published><updated>2008-12-09T04:53:18.449-08:00</updated><title type='text'>Akil dan Mecer Kampanye di Meliau</title><content type='html'>4000 Warga Hadiri Kampanye Pasangan Nomor Urut 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andry&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIISv8FNYI/AAAAAAAAADI/YV_yJgf1Sas/s1600-h/Meliau,+oke.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130172043727549826" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIISv8FNYI/AAAAAAAAADI/YV_yJgf1Sas/s200/Meliau,+oke.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Borneo Tribune, Meliau&lt;br /&gt;Akil Mochtar dan AR Mecer menggelar kampanye di Lapangan Sepak bola Meliau. Sekitar lima ribu orang hadir dalam kampanye tersebut. Acara diisi dengan berbagai orasi dan pementasan musik dairi Ria KDI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil tiba di Meliau pada pukul 10.30 WIB. Menjelang memasuki tempat pelaksanaan kegiatan, puluhan warga menyambutnya dengan puluhan sepeda motor. Akil disambut puluhan motor penjemput. Sepanjang jalan, warga berhamburan keluar rumah menyambut calon gubernur dengan nomor urut 3. Warga mengelu-elukan calon pemimpin yang telah dikenalnya dari berbagai media massa dan berbagai kunjungan langsung yang kerap dilakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampanye dilakukan secara terbuka. Hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPD PATRI Kalbar, Ahkmadi. Dalam orasinya, Akhmadi mengajak para warga transmigrasi untuk memilih Akil dan Mecer. “Akil dan Mecer sangat dekat dengan rakyat. Hal itu ditunjukkan dengan kunjungan ke ribuan desa di Kalbar. Pak Mecer juga sudah sangat teruji. Dengan program gerakan ekonomi kerakyatannya. Melalui gerakan credit union (CU),” kata Akhmadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil ketika tampil di panggung, memaparkan berbagai programnya. Di antaranya, pengentasan kemiskinan. Perbaikan sarana kesehatan dan pendidikan, terutama di wilayah pedalaman. Akil dan Mecer juga berkomitmen membangun infrastruktur jalan hingga ke pedalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komitmen Akil dan Mecer mendapat apresiasi dari massa. Mereka tidak henti-hentinya meneriakan yel-yel Akil dan Mecer. “Akil-Mecer, yes. Yang terbaik, Akil-Mecer. 15 November, coblos nomor tiga,” teriak massa dengan histeris. Walau panas menyengat, massa tidak beranjak dar tempatnya. Apalagi ada hiburan dari artis yang membawakan yanyian dan tembang favorit.&lt;br /&gt;Bahkan, menjelang tengah hari, massa semakin ramai berdatangan. Ada yang berjalan kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan sepeda motor. Juga roda empat. Dahaga akan munculnya sang calon pemimpin yang bisa membawa perubahan di Kalbar, dan dekat dengan rakyat, seakan terbayar sudah.&lt;br /&gt;“Jangan lupa, kalau ingin perubahan di Kalbar, masyarakat Meliau harus pilih Akil dan Mecer,” kata Akil dengan bersemangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pukul 13.00 WIB, kampanye terbuka tersebut berakhir. Meski begitu, hiburan musik terus berlanjut. Akil dan rombongan terus berangkat ke Ngabang. Dia harus menghadiri kampanye dialogis di Ngabang, Landak.□&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto AMC&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-709845616488217101?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/709845616488217101/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=709845616488217101' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/709845616488217101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/709845616488217101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/akil-dan-mecer-kampanye-di-meliau.html' title='Akil dan Mecer Kampanye di Meliau'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIISv8FNYI/AAAAAAAAADI/YV_yJgf1Sas/s72-c/Meliau,+oke.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-394831786812703008</id><published>2007-11-01T11:24:00.000-07:00</published><updated>2008-12-09T04:53:18.639-08:00</updated><title type='text'>Profil Akil Mochtar</title><content type='html'>Daerah Tapal Batas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhlis Suhaeri&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Pontianak&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RyYpq_8FNQI/AAAAAAAAACA/8FbUnD7IooQ/s1600-h/AKIL,+OKE.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5126831044502566146" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RyYpq_8FNQI/AAAAAAAAACA/8FbUnD7IooQ/s200/AKIL,+OKE.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;NAMANYA AKIL Mochtar. Dia anggota DPR RI dari Komisi III. Akil juga calon gubernur Kalbar pada Pemilu Gubernur pada 15 Novemver 2007. Akil berpasangan dengan AR Mecer. Mecer pernah menjadi anggota MPR RI, sebagai utusan golongan periode 1999-2004. Mecer juga aktivis gerakan pemberdayaan ekonomi kerakyatan Pancur Kasih. Gerakan itu biasa disebut Credit Union (CU). Gerakan ekonomi ini cukup massif dan bekerja kongkrit dalam hal pemberdayaan ekonomi kerakyatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan ini mendeklarasikan diri di GOR Pangsuma, Pontianak pada 7 April 2007. Ada delapan partai pengusung mendukungnya. Partai tersebut tergabung dalam Koalisi Rakyat Kalbar Bersatu (KRKB). Delapan partai ini memperoleh 288.578 suara atau 15,08 persen. Delapan partai pengusung itu PPDK, PNBK, PKPI, PPDI, PBB, Pelopor, PSI, dan PPNUI.&lt;br /&gt;Pada Selasa (21/8), Akil dan Mecer menjadi pasangan pertama yang mendaftar di KPUD Kalbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas pendaftaran, di hadapan para jurnalis, Akil berharap pelaksanaan Pilkada, berlangsung dengan adil, jujur, langsung, bebas dan demokratis. Dia ingin bersaing secara sehat. Karena inilah saatnya, gubernur dipilih secara langsung oleh rakyat. Mengapa dia ingin mencalonkan diri sebagai gubernur, karena tidak bisa dipisahkan kepeduliannya terhadap berbagai masalah di Kalbar. Masalah itu, salah satunya adalah kemiskinan. Mereka harus ditolong dari kemiskinan, kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karenanya, jabatan yang ingin diraih bukan untuk suatu kekuasaan. Tapi untuk seluruh rakyat Kalbar,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua pasangan ini mengusung isu pendidikan, kesehatan, mengentaskan kemiskinan, perbaikan infrastruktur, perbatasan, pemekaran wilayah, dan lingkungan hidup. Setelah cabut undi, pasangan calon gubernur dan wakil ini mendapat nomor urut 3. Angka 3 diberi lambang dengan menjentikkan tiga jari. Simbol itu juga diidentikkan dengan lambang anak muda. Metal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKIL TERLAHIR dengan nama Rachmat Abdillah. Rachmat mempunyai makna karunia atau belas kasih. Abdillah berarti hamba Allah. Orang tuanya memberi nama itu dengan harapan, anaknya merupakan seorang sosok manusia yang akan selalu mengabdi pada Allah SWT. Dia terlahir pada bulan Ramadhan. Tepatnya, 18 Oktober 1960.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir seluruh anggota keluarga, kedua orang tua maupun kakak-kakaknya, memanggilnya Bujang. Sampai sekarang pun, orang-orang tua di kampung kalau ketemu Akil selalu menyebut dengan Bujang Akil. Itu panggilan kasih untuk Akil. Ini hanya orang-orang tertentu saja. Cara mengucapkannya sama seperti kata Ujang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh pamannya yang bernama Den Mahmud, dia diberi nama Muhammad Akil. Den Mahmud saudara ibu Akil. Orang tua perempuan Akil dari Sambas. Jadi saudara ibunya kawin dengan Den Mahmud. Pekerjaannya guru mengaji dan guru silat di Putussibau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Muhammad Akil sebenarnya merupakan nama saudaranya yang kebetulan abangnya sendiri, dan berpangkat kapten. Den Mahmud ingin mengambil berkat dari nama itu. Orang yang biasa juga dipanggil Syeh Mahmud memang paling sayang dengan keponakannya.&lt;br /&gt;Den Mahmud terbilang “ngotot” dan tetap memanggil bocah kecil itu, sesuai pemberian namanya. Akhirnya, hampir seluruh keluarga ikutan dengan memanggilnya Akil. Ketika bocah kecil itu mulai masuk sekolah, keluarga dekat bernama Syawaludin biasa dipanggil Bujang Syawal, mendaftarkannya ke sekolah dengan nama; Muhammad Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua orang tua tidak mempermasalahkan, nama Rachmat Abdillah diganti Muhammad Akil. Toh, saudara sendiri juga yang mengganti. Dan nama itu pula yang mengangkatnya.&lt;br /&gt;Ya, kenyataannya, bocah kecil bernama Muhammad Akil, sekarang ini merupakan salah satu anggota DPR RI. Yang mewakili Kalimantan Barat di Gedung Wakil Rakyat, Senayan. Ia maju melalui Partai Golkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Pemilu 1999, Akil memperoleh 157 ribu dari 185 ribu suara yang diperebutkan. Dia mewakili daerah pemilihan Kabupaten Kapuas Hulu dan memperoleh 85 persen suara. Akil menjadi anggota DPR RI di Komisi II, membidangi omisi pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, aparatur negara, dan agraria. Pasangan kerjanya adalah menteri dalam negeri, mentreri negara otonomi daerah, menteri sekretaris negara, menteri pendayagunaan aparatur negara, kepala kepolisian negara, kepala BPN, KPU, KPKPN termasuk KPK. Semasa di Komisi II inilah, ia turut serta memekarkan 97 kabupaten dan 6 propinsi baru di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kabupaten dan kota di Kalbar, yang dimekarkan antara lain; Kabupaten Melawi, Sekadau, dan Kota Singkawang. Pemekaran Kabupaten Kayong Utara dan Kubu Raya juga tak lepas dari peran yang dilakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Pemilu 2004, ia terpilih kembali dengan perolehan suara terbanyak dari semua calon anggota DPR RI di Kalbar. Akil memperoleh 127 ribu suara. Angka itu merupakan suara terbanyak dari 10 anggota DPR RI. Termasuk mengalahkan suara Ketua Golkar kala itu, Drs. Gusti Symasumin. Periode kedua, ia duduk di Komisi III, yang membidangi komisi hukum HAM, perundang-undangan, dan keamanan. Sejak dulu, ia turut serta dalam membuat berbagai produk undang-undangan. Diantaranya, UU Perlindungan Saksi, UU .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil sangat dikenal dan sering muncul dalam pemberitaan media massa. Seperti, koran, majalah, radio, dan televisi. Berbagai masalah yang menjadi tugas dan kewenangannya di DPR RI, menjadi bahan kajian dan topik permasalahan. Sikapnya yang terbuka dan blak-blakan, terkadang membuat pernyataannya menjadi kontroversi dan bahan perdebatan. Akibat sikapnya itu pula, berimbas pada perjalanan karir politiknya. Banyak orang merasa “gerah.”&lt;br /&gt;Sikap ini pula yang mengakibatkan ancaman hingga pemberhentian dari anggota DPR RI. Ia dianggap terlalu mengkritik. Sikap kritis itu dilakukannya, karena ia berpegang pada prinsip yang tak bisa ditawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang yang mengenalnya, Akil punya sikap welas asih dan suka membantu. Dia peduli dengan sesama. Doa dalam namanya, mewujud dalam tindakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKIL LAHIR di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu. Kota Putussibau merupakan ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu. Bila ditilik dari namanya, nama ibu kota kabupaten terdiri dari dua suku kata. Putus dan Sibau. Putus berarti tidak terhubung lagi. Sibau adalah nama sungai yang melewati kota Putussibau. Di kota inilah, sungai Sibau bertemu dengan sungai Kapuas. Sibau juga merupakan nama sejenis buah yang bentuknya seperti rambutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang beranggapan, nama Putussibau identik dengan kondisi kota, yang terputus dari dunia luar. Kala itu sarana transportasi dan angkutan, hanya mengandalkan sungai. Dan ketika musim kering, sungai menjadi dangkal dan tak bisa dilewati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau kemarau bisa lima-enam bulan. Makanya, nama kota ini Putussibau. Kalau sudah putus, putus sekali gitu bah,” kata Asnah Mochtar, kakak tertua Akil. Sibau merupakan sungai kecil di dekat pasar pagi, Putussibau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dr Anton W. Nieuwenhuis dalam bukunya, “Di Pedalaman Borneo, Perjalanannya dari Pontianak ke Samarinda 1894,” berkat pelayaran kapal api, harga-harga di Putussibau tidak terlalu jauh dengan di Pontianak. Dan orang Cina telah menjadi pedagang perantara bagi perekonomian di daerah tapal batas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1960-an ke atas, orang mulai menggunakan perahu Bandung. Perahu ini biasanya milik pemerintah daerah Kapuas Hulu atau pengusaha. Dengan perahu ini, waktu tempuh sekitar 2-3 mingguan. Dengan teknologi yang semakin berkembang, sekarang ini orang bisa menempuh 4-5 hari, untuk menyusuri sungai Kapuas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika musim kemarau tiba, air sungai Kapuas tidak bisa dilayari perahu Bandung. Akibatnya, masyarakat terisolir. Segala bahan kebutuhan tidak tersalurkan. Kondisi itu menempa masyarakat. Mereka terbiasa menghadapi ganasnya kondisi alam. Begitulah Kapuas Hulu. Alamnya keras. Karenanya, masyarakat terbiasa berjuang dan mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuka keterasingan dari dunia luar, pada masa Drs. H. Abang Mohammad Djapari menjabat sebagai bupati Kapuas Hulu, pemerintah membuat jalan darat yang menghubungkan Kabupaten Kapuas Hulu dengan Kabupaten Sintang, pada 1985.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut H. M. Syahaldin Husman, meski alam Kapuas Hulu keras, namun orangnya patuh pada aturan dan menjunjung tinggi adat istiadat. Yang namanya kekurangan sandang dan pangan, menjadi hal biasa. Masyarakat terlatih memenuhi kebutuhan hidup dari alam sekitar. Mereka bercocok tanam dan berladang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didikan alam menempa masyarakat untuk bekerja keras. Putussibau, merupakan kalimat yang ditakuti pegawai negeri pemerintah atau swasta. Karenanya, bila ada pegawai yang dianggap membangkang atau kurang produktif, akan dipindah ke sana. Mereka akan minta ampun pada atasannya. Dipindah ke Putussibau, berarti harus siap-siap dengan keterasingan. Bahkan, ada semacam anekdot, “Lebih baik putus cinta, dari pada Putussibau.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Sederhana dan Disiplin Tinggi&lt;br /&gt;KETIKA MENJADI reporter di Pusat Data dan Analisa Tempo (PDAT), 2001, saya berkesempatan melakukan wawancara untuk rubrik Apa dan Siapa Tempo. Saya wawancara dengan 50-an tokoh di bidangnya. Tokoh itu dari berbagai bidang. Beberapa di antaranya para pucuk pimpinan serdadu, Endriartono Sutarto (Panglima TNI), Marsekal Muda TNI Graito Usodo (Kapuspen TNI), Laksamana Bernard Kent Sondakh (KASAL). Agamawan, Hasyim Muzadi, Mustofa Bisri, Habib Rizieq, Ja’far Umar Thalib. Pengacara, Amir Syamsuddin, Albert Hasibuan, Abdul Hakim Garuda Nusantara, Hendardi. Aktivis, Munir, Bambang Widjoyanto, Budiman Sudjatmiko, Dita Indah Sari. Sutradara film, Aria Kusumadewa, Riri Reza, Rudi Sujarwo. Penulis, Taufik Ismail, Sapardi Joko Damono, Ayu Utami, Hamsad Rangkuti. Seniman, Sawung Jabo, Dolorosa Sinaga. Ekonom, Renald Kasali. Artis, Okky Asokawati, Lola Amaria, Ine Febrianti. Dan, masih banyak lagi. Saya wawancara dengan mereka minimal satu jam.&lt;br /&gt;Dari wawancara itu, saya mengambil kesimpulan, keberhasilan yang mereka peroleh, tidak lepas dari didikan dan bimbingan orang tua. Hal lain adalah, semangat dan kegigihan dalam berjuang serta menekuni profesinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, begitu pun, ketika saya wawancara dengan HM Akil Mochtar, SH. MH, calon gubernur Kalbar. Dua hal itu muncul pada diri Akil. Tak heran, bila dia berhasil dalam bidang yang ditekuninya. Ketika menjadi pengacara, nama Akil melambung hingga jenjang nasional dan internasional. Hal itu bisa dilihat ketika dia menangani kasus salah vonis, Lingah, Pacah dan Sumir. Begitu pun ketika menjadi anggota DPR RI. Akil memberi warna tersendiri dan muncul dalam berbagai pemberitaan media massa. Dia orang yang kritis dan membawa aspirasi masyarakat Kalbar yang diwakilinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, Akil mencalonkan diri dan berpasangan dengan Drs AR Mecer. Keduanya mendapat nomor urut 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ORANG TUA itu telah berumur 87 tahun. Namanya, Mochtar Anyoek. Badannya tidak terlalu tinggi. Sekitar 160 cm. Cara berjalannya masih tegak dan kuat. Garis-garis waktu menanda dengan jelas di tubuhnya. Menimbulkan guratan pada kening, dahi dan seluruh kulit. Di dahinya ada lebam hitam. Tanda itu seperti mengisyaratkan, dia seringkali membungkukkan punggung dan menempelkan dahinya untuk bersujud, pada sang penciptanya. Memang demikianlah adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah alat membantu pendengarannya. Usia menggerogoti fungsi telinga. Dia kelahiran 22 Maret 1920. Ketika melamar pegawai negeri dan bisa diterima, umurnya ditulis lebih muda. Jadi, pada KTP-nya sekarang, tertera kelahiran Putussibau, 22 Maret 1923.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyoek lahir di Dusun Nanga Nyawa, Desa Bekuan, Simpang-Sejiram, Kapuas Hulu. Dia keturunan Dayak Suhaid. Keluarganya ada tiga orang. Mereka berpencar. Hanya satu orang tinggal di Nanga Nyawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu santun dan lembut penampilannya. Wajah dan sorot matanya mengisyaratkan hal itu. Di balik penampilannya yang lembut, tersimpan energi besar. Bekerja dan terus berusaha.&lt;br /&gt;Dia sosok pekerja keras. Segala pekerjaan pernah dijalaninya. Bahkan, ketika usia telah menginjak senja, dia masih menggembalakan kambing dan sapi di padang rumput sekitar kampung. Saban hari, dia mengayuh sepeda dan menuntun binatang peliharaannya. Anak-anaknya tentu tidak ingin ayah mereka mengerjakan hal ini. Namun, sang ayah tidak bisa dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa boleh buat, terkadang anaknya sengaja merusak sepedanya. Tujuannya, agar sang ayah di rumah dan beristirahat. Sang ayah dengan segala cara mencari sepeda pengganti, dan kembali mengangon sapi dan kambingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya sudah. Mungkin dengan cara itu bisa menghibur dirinya. Begitu kira-kira desahan yang dirasakan anaknya. Merekapun membiarkannya tetap beraktifitas. Dia pekerja keras dan ulet sedari muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga ini mempunyai sembilan anak. Anak pertama bernama Asnah Mochtar. Kedua, Syahril Mochtar. Ketiga, Siti Murjanah. Keempat, Dahyani Mochtar. Kelima, Fatmawati. Keenam, Muhammad Akil Mochtar. Ketujuh, Agustina Mochtar. Kedelapan, Ahmad Mulyani Mochtar. Kesembilan, Muhammad Kamil Mochtar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyoek memberi nama anaknya dengan nama orang besar dan terkenal di Indonesia. Nama Syahril diambil dari Perdana Menteri Pertama Indonesia, Sutan Sahrir. Nama Fatmawati diambil dari istri Presiden Sukarno. Nama Mulyani diambil dari nama Ade Irma Suryani, karena bertepatan dengan peristiwa G30SPKI. Tapi, nama itu menjadi A. Mulyani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman dulu, keluarga sebesar ini dianggap lumrah. Meski berjumlah sembilan orang, mereka akur dan tidak berselisih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana ya, orang tua kalau diukur dengan pendidikan tentu sangat minim. Tapi anak bisa akur. Rasa kekeluargaan memang sudah ditanamkan sejak dini. Jadi, rasa kekeluargaan sampai sekarang masih kuat,” kata Agustina Mochtar. Seluruh keluarga memanggil Agustina dengan sebutan Anjang. Artinya, orang yang disayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyoek menjalani hidup dalam keterbatasan. Terbatas karena kondisi alam dan sistem penjajahan, yang memiskinkan rakyat secara struktural. Karena keterbatasan itulah, dia menggali potensi pada dirinya untuk bekerja keras. Tak banyak pilihan tersedia. Karenanya, apapun pekerjaan, bakal dilakoninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyoek bertemu istrinya, Junnah Ismail pada 1938. Junnah dari Kabupaten Sambas. Ayahnya seorang serdadu. Ketika bertugas ke Putussibau, dia membawa anaknya. Di Putusibau itulah, Junnah dan Anyoek bertemu. Mereka melangsungkan perkawinan pada Agustus 1940.&lt;br /&gt;“Yang diingat dengan sosok orang tua adalah mengajarkan melalui prilaku. Misalnya kita diajak pergi ke ladang atau ke hutan, kita mesti bisa menyelesaikan pekerjaan yang diberikan,” kata Akil. Anyoek biasa dipanggil uwak oleh anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil masih mengingat hal itu. Suatu ketika, ia masih terlelap. Orang tua membangunkan untuk membantu menangkap ikan. Caranya? Dengan menyebar jaring ikan di sungai. Orang menyebutnya pukat. Akil mengemudikan sampan di belakang. Anak yang hidup di sungai, secara alamiah bisa bersampan. Anyoek memasang pukat di depan perahu yang terus berjalan pelan. Pada saat memasang jaring, biasanya mengikuti aliran arus sungai. Jaring ikut arus sungai, tapi diberi pelampung. Begitu balik mereka harus melawan arus sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya juga masih SD, apalagi pada tengah malam, tentu rasa kantuk menghinggap. Sehingga cara mengemudikan sampan tidak lurus dan berbelok ke sana kemari. Ketika perahu tidak berjalan lurus, memasang jaring menjadi susah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tahu anaknya mengemudi sampan dengan mengantuk, Anyoek menggoyang sampan. Akil tercebur ke sungai. Rasa kantuk sontak hilang dan berganti rasa takut. Karenanya, dia cepat naik ke sampan sambil menangis dan menggerutu.&lt;br /&gt;“Kalau kerja itu jangan sambil tidurlah,” kata Anyoek.&lt;br /&gt;Dalam pikiran Akil, kenapa orang tuanya begitu kejam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah besar, Akil memahami sikap orang tuanya. Ada suatu pelajaran, “Kalau kerja harus sungguh-sungguh.” Kalaupun dalam keadaan lelah dan mengantuk, harus kerja dengan benar.&lt;br /&gt;Anyoek lebih banyak memberi nasehat dan jarang marah. Begitupun ketika melihat anaknya bersikap tidak lumrah. Contohnya, Akil rambutnya panjang ketika sekolah di Pontianak. Gaya rambut panjang sedang populer. Melihat anaknya gondrong jengky. ayahnya berkata, “Apa bagusnya rambut gondrong begitu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyoek mempunyai disiplin tinggi. Dia selalu bangun jam empat subuh. Setelah mengerjakan salat subuh, dia berangkat ke kebun. Jaraknya lumayan jauh, sekitar dua kilometer. Hanya ada jalan setapak di hutan. Dia menembus kegelapan hutan dengan obor. Sesampai di kebun, Anyoek menoreh gula aren dan mengambil air legennya. Setelah itu, dia menoreh getah karet. Setelah menoreh di kebun, Anyoek pulang ke rumah, mandi dan sarapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Mochtar Anyoek seorang lelaki lembut dan pekerja keras. Lain halnya dengan Junnah Ismail. Karakternya keras. Kalau tidak suka melihat sesuatu, akan langsung bicara. Dalam keseharian, dia lebih banyak menasehati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Junnah posturnya tinggi. Lebih tinggi daripada sang ayah. Dia sangat ketat dengan waktu. Setiap anak mendapat jatah pendidikan. Bila sudah waktunya pulang sekolah, dan masih ada yang keluyuran, dia bakal marah pada anaknya. Cara pendidikannya keras dan disiplin.&lt;br /&gt;Masa itu belum banyak hiburan. Tidak ada gedung bioskop, namun ada pertunjukan sandiwara. Televisi masuk ke Putussibau pada 1975. Itupun baru bupati dan kepala DPD. Cuma dua orang. Siarannya yang bisa diterima hanya TV3, Malaysia. Cara nonton televisi seperti layar tancap. Yang punya rumah menaruh TV di depan rumah, dan ditonton ramai-ramai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ibu menerapkan peraturan ketat. Terutama pada anak perempuan. Menurutnya, seorang perempuan dianggap tabu, bila pulang malam hari. Masyarakat menganggap, bila orang tua membiarkan anak keluyuran, mereka bakal dianggap tidak bisa menggurus anak.&lt;br /&gt;“Bapak dan ibu mendidik kami dengan ketat. Misalnya, anak gadisnya tidak boleh keluar malam. Maklumlah, saat itu Kapuas Hulu masih rawan,” kata Murjanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap anak biasanya diberi pekerjaan sesuai dengan umur dan kemampuannya. Tak heran jika anak umur belasan tahun, sudah terbiasa mencuci, mengepel, dan masak. Semua dikerjakan. Ada hirarki dalam pembagian kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, dari hasil didikan orang tua itulah, anak berhasil dalam menjalani hidup dan berkiprah di bidangnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memiliki Sifat Kepemimpinan Sedari Kecil&lt;br /&gt;Ketika Akil Mochtar dalam kandungan, Mochtar Anyoek mimpi naik pesawat terbang. Jaman itu, jangankan naik pesawat, melihat pesawat lewat juga tidak pernah.&lt;br /&gt;Mungkin itulah pertanda, kelak si bocah bakal menjadi orang besar. “Walaupun tidak jadi orang besar, tapi bisa mengangkat derajat keluarga,” kata Syahril.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Akil masih kecil, ada sepupu bernama Hamdi Isa, yang kebetulan sedang sekolah di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta. Dia pulang ke Putussibau. Akil berusia satu tahun dan belum pandai berdiri. Tapi, sudah sanggup duduk. Bila ada orang datang, dia memberi salam dan mencium tangan orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh, kamu ini pintar ya. Pasti kamu jadi orang besar,” kata Hamdi Isa.&lt;br /&gt;Akil tumbuh di lingkungan keluarga besar. Karenanya, terbiasa hidup kekeluargaan. Secara psikologis, dia mudah menerima siapa saja dalam pergaulan. Selain itu, lingkungan keluarga mendidik anak tidak membedakan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai keluarga dengan latar belakang pegawai biasa dan anak banyak, orang tua kesulitan menguliahkan semua anaknya. “Keinginan Akil keras untuk kuliah. Pokoknya kalau dia mau, dia harus bisa. Dia tahan menderita,” tutur Murjanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mata keluarganya, Akil dikenal sebagai sosok yang keras sedari kecil. Kalau belum ketemu dengan apa yang dia mau, dia tidak akan berhenti. Orangnya berani dan tidak mudah putus asa. Maju dan maju lagi. Dia kuat sekali mempertahankan pendiriannya. Keras. Bandel tapi bukan nakal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada-ada saja yang dilakukan Akil. Ketika itu dia duduk di bangku kelas lima SD. Bersama teman-temannya, dia melihat sunatan massal di rumah dinas bupati yang berjarak satu kilo meter. Acara itu diadakan untuk anak di Putussibau dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, di rumah dinas bupati ada semacam pavilion. Dan di tempat itulah acara dilakukan. Ketika mereka tiba di sana, sudah ada puluhan anak menunggu untuk disunat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika melihat banyak anak sebaya disunat, Akil tergelitik mengikuti ritual itu. Dia memasrahkan dirinya pada pisau sunat yang dipegang sang mantri. Cresshh. Maka, pisahlah ujung kulit itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai disunat, Akil jalan kaki ke rumah, sambil memegangi celananya agak ke depan. Keluarganya tentu saja heran, kenapa anak ini berjalan sambil memegangi ujung celananya ke depan. Begitu tahu si bocah telah disunat, keluarga langsung mengadakan selamatan. Padahal, ketika itu waktunya belum dianggap tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedari sekolah dasar, Akil menunjukkan sifat kepemimpinan. Dia selalu mengambil inisiatif dan memberi contoh baik. Ketika ada selisih paham di antara temannya, Akil mendamaikan. Dia memberi jalan keluar. Caranya? Dengan memberi nasehat pada temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita kan sama-sama berkawan. Hal-hal kayak begini itukan tidak baik. Di samping melanggar hukum, juga melanggar norma yang berlaku di daerah kita,” kata Rusmadin, menirukan ucapan Akil. Rusmadin kawan Akil sekolah SD di Putussibau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat khas berkawan, Akil sanggup mengatasi masalah kawan. Kalau ada teman berselisih, dia memberi pengertian. Nasehat tidak menyakitkan, dan teman bisa akur kembali. Akil dianggap sebagai panutan di kelompoknya. “Seingat saya dia tidak pernah mengajak orang untuk tidak berbuat baik,” kata Rusmadin. Kalau ada teman minta bantu, Akil tidak pernah menolak. Dia pernah bicara, kalau ada keperluan atau kesulitan, dia meminta temannya memberitahu.&lt;br /&gt;Bakat menggeluti dunia politik sudah nampak sedari kecil. Begitu ada pidato di radio, Akil mendengarkannya sampai selesai. Setelah itu baru mandi. Dan kalau ada pidato Bung Karno, dia bersila dan mendengarkan pidato itu. Dia tidak bergerser dari duduknya, meski abang atau kakaknya, memintanya mengambil sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai mendengarkan pidato dari radio, Akil akan menyampaikan pada temannya. Caranya? “Ya, kayak orang pidato. Teman-temannya duduk, dia berdiri sambil berpidato,” tutur Dahyani.&lt;br /&gt;Tau Hui, teman Tionghoa semasa sekolah dasar berkomentar tentang Akil, “Orangnya pintar dari kecil dan modelnya slow saja dan tidak nakal.” Sedari kecil, Akil bergaul tidak membedakan suku dan etnis. Dia bergaul dengan orang Melayu, Dayak, Cina, Jawa, atau lainnya. Mereka bergaul tanpa membedakan etnik dan warna kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sikap kebersamaan dimiliki Akil sedari kecil. Untuk mendapatkan sesuatu, mereka mencari dan mengumpulkan botol. Misalnya, botol kecap, bir, dan lainnya. Setelah botol terkumpul, mereka menjual atau menukar dengan kue sagu. Kue sagu termasuk langka. Disuguhkan ketika lebaran saja. Setelah mendapat kue sagu, mereka bagi beberapa potong dan dimakan bersama. Begitulah cara mereka mendapatkan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kalau ada duit, Akil lebih senang membeli koran untuk dibaca. Terkadang temannya meledek, “Memangnya bisa kenyang beli koran,” kata Imamuddin. Di antara temannya, Akil termasuk suka membaca. Baca buku apa saja. Dan dia mau meminjamkan buku untuk teman.&lt;br /&gt;Ketika SMP, Akil biasa biasa menjadi komandan upacara, komandan regu, membaca Pancasila, membaca UUD 45, dan janji pelajar. Bila anak lain harus membaca teks Pancasila, Akil hafal di luar kepala. Sejak kelas 4 SD, dia biasa melakukan tugas itu. Dia tidak gugup, malu atau segan menjalankan tugas itu. “Pokoknya jago di sekolah, tuh dialah. Di sekolah selalu membaca,” kata Sudirman, teman semasa SMP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila guru tak datang mengajar, kepala sekolah mengantikan. Siswa diberikan soal, dan mengerjakan di kelas. Atau, murid mencatat pelajaran. Tugas itu diberikan pada Akil. Dia duduk di kursi guru dan mendikte pelajaran pada teman di kelas. Bila tidak, dia akan menulis pelajaran itu di papan tulis. Akil biasa mengerjakan tugas ini sejak duduk di bangku kelas 5, kelas 6, sampai SMP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat khas Akil sedari kecil, dia tidak suka mencampuri urusan orang. Dia punya sikap dalam belajar. Menginjak bangku kelas 3 SMP, Akil pindah ke Singkawang. Dia ikut kakaknya, Dahyani. Suami Dahyani ditugaskan ke Kota Seribu Klenteng. Akil sekolah di SMP Negeri 1 Singkawang. “Saya memang tidak lama hidup dengan keluarga, karena SMP saya sudah pergi dari keluarga untuk sekolah. Setelah sekolah juga jarang pulang ke rumah karena jauh sekali,” kata Akil. Hal itu membuat dirinya tumbuh sebagai manusia mandiri dan terbiasa menangani berbagai masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang khas dari karakter masyarakat di Kapuas Hulu dalam memperoleh pendidikan. Faktor dan kondisi alam penyebabnya. “Orang di Kapuas Hulu, kalau mau berusaha harus kuat dan keras. Tahan menderitalah,” kata Syahril Mochtar. Kalaupun mereka dikirim sekolah, memperoleh biaya tidak mudah. Sebagian besar orang kurang mampu. Makanya orang berusaha apa saja, asal bisa bertahan hidup, dan melanjutkan sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1977, Akil Mochtar masuk SMA Muhammadiyah Pontianak. Karena tak mau merepotkan kelaurga, dia memilih tinggal di asrama pelajar Putussibau yang ada di Gang Belibis, Pontianak.&lt;br /&gt;Akil punya kepedulian dan rasa memiliki. Mereka keliling minta sumbangan pada pada kader Muhammadiyah. Uang yang terkumpul digunakan membangun pagar mengelilingi sekolah. Kepala sekolahnya, Yakim Noor merasa salut dengan usaha anak didiknya. Yakim Noor baru saja meninggal sebulanan yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa SMA, Akil selalu jadi ketua kelas. Dia tegas menyelesaikan masalah. Sebagai wakil Budiman Taher. Begitu juga dengan kepengurusan di OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah). Budiman selalu menjadi wakilnya. “Dia itu selalu berusaha membantu teman dalam segala permasalahan,” kata Budiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Budiman, bakat kepemimpinan Akil sudah nampak dari SMA. Hal itu terlihat, ketika jadi ketua kelas maupun di kegiatan pengajian sekolah. Dalam pertemanan, Akil punya solidaritas tinggi dan membela teman. Komunikasi sosial dengan teman berjalan baik. Dia berusaha membantu teman. Ada kepedulian dalam menampung berbagai permasalahan teman. Akil punya semangat belajar tinggi. Ditengah kesibukan sebagai anggota DPR, dia sanggup menyelesaikan pendidikan S2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil juga memberi saran atau ide, bila dilihatnya sistem sekolah dianggap menyimpang atau tidak tegas. Misalnya mengenai kesenian. Namun, ide dan saran tidak terlaksana karena terbentur masalah dana. Meski dalam keseharian selalu mengolok teman, tapi sebagian besar teman menurut pada Akil. Lalu, bagaimana sosok Akil di mata kepala sekolah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anak ini luar biasa. Pertama otaknya luar biasa. IQ bagus. Bertato pula di tangan, kalau tak salah. Gilanya lagi, dia ini kalau ada guru tak disenangi, bakal dikerjekan,” kata Yakim Noor, suatu ketika. “Ape kata die, nurut semue. Itu hebatnya die. Kader kepemimpinan sudah tampak. Dia anaknye tuh, cerdas, kreatif, inovatif dan kritis.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa sekolah, Akil aktif di Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Semacam organisasi intra sekolah (OSIS), dan menjadi pusat kegiatan siswa. Ketika ada penerimaan siswa baru, mereka jadi panitia MABITA (masa orientasi). Akil mempelopori pengajian di sekolah. Pengajian dilakukan secara keliling. Mulai dari Kampung Kapur, Saigon, atau Sungai Raya. Pengajian berisi pengetahuan agama, pembangunan akidah dan prilaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil juga aktif menulis di Warta Kelas atau Mading (Majalah Dinding). Berbagai karya siswa ditempel di sana. Ada puisi, cerpen, artikel dan lainnya. Akil menulis apa? Puisi cintakah? “Dia tak akan bisa. Karena tidak pernah pacaran semasa SMA,” kata Budiman. Akil senang menulis cerpen. Dia tidak menulis tema cinta, tapi masalah sosial. Dia juga menulis artikel tentang organisasi, kepemimpinan dan kemuhammadiyahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil pernah mengikuti pelatihan yang diadakan Muhammadiyah selama seminggu. Dia duduk di bangku kelas 2 SMA. Dia berangkat bersama, Mirza dan M. Abduh. Acara itu diselenggarakan di Yogyakarta. Ketika duduk di bangku kelas 3, Akil mengikuti Muktamar IPM se-Indonesia di Yogyakarta. Dia bersama Mirza A. Moein dan Upikar Bujang Gofur mewakili Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;Muktamar diisi berbagai laporan pertanggungjawaban, laporan dari daerah, dan pemilihan pengurus. Sebagai ketua, Akil melaporkan pertanggungjawaban IPM Kalimantan Barat. Selama Muktamar, mereka mendapat berbagai pembelajaran, seperti masalah organisasi, pengetahuan agama, kajian Al-quran. Mereka sadar diri dan masih awam. Dengan mengikuti muktamar, membantu perspektif mereka dalam melihat suatu masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Muhammadiyah, KH. AR. Fahruddin, hadir sebagai pembicara. Dia bicara mengenai keimanan, keislaman, dan tausiyah. Yang diuraikan ilmiah, dan tajam analisisnya.&lt;br /&gt;Bagi Akil, kegiatan di Muhammadiyah bukanlah hal baru bagi dirinya. Dia sudah aktif di Ormas ini, sejak SMA. Dia mulai mengenal organisasi dan besar di Muhammadiyah. Loyalitasnya terhadap Muhammadiyah juga sudah terbukti.□&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengacara yang Peduli pada Sesama&lt;br /&gt;AKIL KULIAH di Universitas Panca Bhakti (UPB), jurusan hukum. Dia masuk UPB pada tahun 1980. Sewaktu kuliah di UPB, Akil tinggal di asrama pelajar dan mahasiswa Kapuas Hulu. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dia menjadi loper dan penjual koran. Dia kerja bareng dengan Uri Rahman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ini, Rahman bekerja di Dinas Tenaga Kerja kantor Pemda, Palangkaraya. Mereka punya banyak pelanggan. Pagi sekali, mereka keliling Kota Pontianak dengan sepeda, mulai dari Jeruju, Jalan A Yani hingga Sungai Raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa kuliah, Akil aktif di kegiatan mahasiswa. Dia ikut karate, kelompok studi, dan Resimen Mahasiswa. Dalam kejuaraan karate di Untan, Akil dapat medali perak. Di Menwa, Akil pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon (Danyon) Menwa di UPB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap tegas Akil mendapat tempat di Menwa, juga kegiatan lain.&lt;br /&gt;“Setiap ada kegiatan mahasiswa di UPB, Akil selalu menjadi seksi keamanan. Dia punya sifat kepemimpinan di tingkatan kawannya,” kata Buyung Djumaan Rivai, mantan rektor UPB.&lt;br /&gt;Setiap tahun ajaran bagi, Akil menjadi panitia Ospek, Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus. Dengan ospek, mahasiswa baru diberi bekal dan pengetahuan tentang dunia kampus. Ospek berlangsung dua minggu. Namun, Ospek juga jadi ajang mencari pasangan. Yang cantik bakal jadi rebutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau sudah ada Menwa, sudahlah. Tidak ada senyum untuk hari ini. Senyum adalah kegagalan,” kata Ramli Ramlan. Ramlan satu angkatan dengan Akil di UPB. Semua mencari perhatian. Mereka memasang pin, wing, dan berbagai atribut penghargaan di baju seragam. Tapi, kalau Akil datang, semua pada minggir.&lt;br /&gt;“Dia itu raje dari rajenye di kampus,” kata Ramli.&lt;br /&gt;“Biar kita tampil bagaimana, begitu Akil datang dan bicara, akhirnya yunior tidak percaya dengan yang lain. Diplomasinya hebat. Pendekatan secara pribadi bagus,” kata Tugimin.&lt;br /&gt;Di akhir acara Ospek, ada pemilihan panitia. Ada panitia tercantik, terganteng dan terkutuk. Akil pernah terpilih sebagai panitia terganteng dan terbaik.&lt;br /&gt;“Dia termasuk idola mahasiswi dulunya,” kata Ustin Rosma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil pernah jadi Komandan Batalyon (Danyon). Dia bahkan pernah mengikuti pertukaran Menwa ke Malaysia, pada 1986. Setelah aktif di Menwa, kurang lebih empat tahun, dia sering mendapat kesempatan memimpin acara seremonial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kalau acara pengambilan baret atau cara lain, dia selalu diberi kepercayaan sebagai komandan,” kata Tugimin. Bahkan, ketika tidak aktif lagi di Menwa, Akil sering diminta menyumbang berbagai pemikiran, atau tenaga. Akil juga pernah terpilih sebagai ketua alumni Menwa se-Kalbar. Dia memimpin selama lima tahun. Alasan orang memilih, karena dia selalu mengembangkan sikap kebersamaan. Tidak hanya dalam lingkup Menwa, juga di mahasiswa dan masyarakat. Akil punya prinsip mengayomi. Kalau bisa membantu, akan dilakukan.&lt;br /&gt;“Akil tidak pernah membedakan,” kata Ramli. Orang dari golongan apa saja diterima, dan diperlakukan sama. “Dia punya sifat pengayom.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil piawai membantu orang lain. Dia tak segan membantu warga miskin perjuangkan keadilan. Tingkat diplomasi juga tinggi. “Dan kepada siapa pun dia melayani. Apalagi pada orang kecil. Dia juga orang yang terbuka terhadap permasalahan,” kata Sabran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu peristiwa dapat dilihat dari karakter dan sifat kepemimpinannya. Peristiwa itu terkenal dengan nama Kagulaga. Isi peraturan, jika pengendara sepeda motor boncengan, harus memakai dua helm. Peraturan menggunakan dua helm berlaku efektif pada 4 Agustus 1983. Tapi, pada 1 Agustus 1983, mahasiswa mulai demo dan minta peraturan dicabut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa menolak peraturan itu. Alasannya, helm standar tidak ada, dan ekonomi masih kacau. Pemberlakuan satu helm, baru dua tahun. Selain itu, ada indikasi kolusi, antara produsen helm dengan (polisi). Ketika itu pemilik sepeda motor masih sedikit. Mahasiswa harus menumpang pada teman. Kalau peraturan diberlakukan, banyak mahasiswa kesulitan kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa bentrok dengan pihak keamanan di lapangan. Dandim 1207, Daud Monten, memerintahkan anak buah melempar gas air mata ke mahasiswa. Pada pukul 14.00, satu mahasiswa UPB terkena bayonet. Namun, bentrokan tak juga berhenti. Aparat keamanan memberi ultmatum. Bila demo tidak berhenti pada pukul 16.00, pihak keamanan akan bertindak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh wakil perguruan tinggi kumpul di Rektorat Untan (rektorat lama). Mereka rapat. Suasana tegang. Rektor Hadari dan Mahmud Akil, Purek II, juga hadir. Rapat berjalan alot. Semua ingin menyampaikan aspirasi. Intinya, mahasiswa ingin Kapolda hadir di ruang rapat, dan peraturan dua helm ditunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil menolak usulan mahasiswa. Alasannya, faktor keamanan dan situasi tidak memungkinkan untuk menghadirkan Kapolda. Dia memberi usulan, “Bagaimana kalau kita bawa seluruh usulan ini, perwakilan menghadap bapak Kapolda.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa sepakat. Mereka mengirim Akil, Eddy Setiawan, dan seorang mahasiswa, menemui Kapolda. Kebetulan Kapolda tak ada. Tapi, pelaksanaan helm ganda ditunda. Mahasiswa membubarkan diri. “Dari situlah orang melihat kepemimpinan dan kepiawaian Akil, selama dia menjadi mahasiswa,” kata Sabran. Dalam masalah Kagulaga, Akil mempertemukan keinginan pemerintah, pihak kampus dan mahasiswa. Dia menawarkan solusi-solusi baru dan tidak otoriter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski sudah jadi pejabat dan menyelesaikan pendidikan, Akil selalu bersikap rendah hati. Bila pulang ke Pontianak dan ketemu kawan, dia tanya kesulitan teman. Kalau bisa membantu, bakal dilakukan. Dia ingat dengan teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang jelas, di mata saya, dia low profile,” kata Sabran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau temperamennya? “Itu sih memang sudah modelnya. Gayanya dari dulu memang seperti itu,” kata Ramli. Kalau orang tak mengenal, pasti menyumpah. Padahal dia sedang bergurau. Di mata kawan, Akil termasuk tipe tidak melupakan orang atau lingkungan yang pernah membesarkannya. “Akil punya kepedulian sosial tinggi terhadap masyarakat,” kata Sabran.&lt;br /&gt;Pada tahun ketiga kuliah, Akil mulai membantu dosennya, MB Panggabean, sebagai pengacara praktek. Dia mengerjakan banyak hal. Akil meniti karir sebagai pengacara dari nol. Mulai dari menyupir, mengetik, membuat konsep, membacakan berkas perkara, hingga jadi asisten pengacara dan menangani kasus. Yang berkesan bagi Panggabean, Akil tidak pernah menolak diminta mengerjakan sesuatu. Dia segera melakukan pekerjaan itu. Seringkali Akil mengerjakan pekerjaan hingga larut malam. Kalau sudah demikian, dia menginap di rumah Panggabean. Ketika itu Panggabean masih bujangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Disamping pekerjaan cepat selesai dan ada laporan, Akil juga tanggap. Dalam masalah keuangan tidak terlalu perhitungan. Ada tugas pokoknya dikerjakan dulu,” kata Panggabean. Begitu pun ketika kerja, tidak perhitungan melakukan pekerjaan. Dia tidak menanyakan, bakal dapat berapa menangani suatu kasus. Pada 1986, Akil membuka kantor sendiri di Jalan Merdeka. Namanya Muhammad Akil Mochtar dan Rekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal Oktober 1992, Vincent Julipin, wartawan rubrik hukum dan kriminalitas harian Akcaya (sekarang bernama Pontianak Post) melakukan investigasi dan masuk ke penjara Ketapang. Dia menyelidiki kasus salah vonis yang menimpa Lingah, Pacah dan Sumir. Tiga orang ini dituduh membunuh Pamor. Mereka sudah menjalani hukuman selama 7 tahun, dari 12 tahun yang harus dijalani. Padahal, ketiganya tidak melakukan pembunuhan. Pembunuh sebenarnya adalah Asun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Julipin mendatangi Akil di kantor pengacaranya. Dia ingin ketiga terpidana bebas.&lt;br /&gt;“Bisa tidak mendampingi ketiga orang ini? Kalau tidak didampingi oleh orang yang punya kepedulian kuat, ketiganya akan terus berada di penjara,” kata Julipin. Akil langsung menyatakan kesediaannya. Tapi dia juga berpikir taktis. Ini kasus besar. Harus waspada dengan berbagai tekanan. Kasus juga berpotensi menimbulkan ketegangan. Akil menyarankan, kasus mesti ditangani suatu tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Julipin kebagian cari pengacara lain. Bergabunglah Tamsil Sjoekoer dan Alamuddin. Empat pengacara lain yang dihubungi Julipin, menolak secara halus. Selanjutnya, tiga pengacara tersebut mengajukan Peninjauan Kembali (PK) kasus tersebut. Kasus ini terkenal hingga tingkat nasional, bahkan internasional. Berbagai koran nasional seperti, Kompas, Jawa Post, Suara Pembaruan, dan lainnya, memberitakan kasus ini. Bahkan, Radio BBC London membahas kasus ini dalam rubrik hukumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pengacara, ketiganya tidak bisa dibilang kaya. Karenanya, mereka patungan uang buat ikuti acara persidangan. Uang Julipin kadang dipakai juga. Maklum, jarak Pontianak ke Ketapang lumayan jauh dan sarana transportasi belum memadai. Naik kapal Ekspress Rp 75 ribu sekali jalan. Naik pesawat kecil berpenumpang 5-6 orang, Rp 300 ribu per tiket. Ketika itu, jumlah uang transpor itu termasuk besar. Jalan darat melalui Sandai, Tayap dan Tanjung, penuh lumpur. Apalagi kalau hujan. Mereka juga harus menyiapkan uang makan dan penginapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya tidak dibayar dan tidak mendapatkan satu rupiah pun dari kasus itu,” kata Akil. Mengapa Akil mau membantu kasus ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini komitmen kemanusiaan. Keluarga saya miskin. Ketika saya kecil, saya melihat banyak hak-hak orang desa dilanggar. Mereka tidak punya daya untuk melawan. Saya sungguh sakit melihat kejadian itu. Kalau sekarang keadaan saya lebih baik, apa salahnya kalau saya membantu orang. Lingah itu orang miskin, orang bodoh, orang yang tidak tahu hukum. Mereka pantas ditolong. Begitu saya mendengar kasus itu, saya langsung terpanggil untuk menolongnya. Kalau tidak ada orang yang mendampingi mereka, siapa lagi,” ucap Akil Mochtar, dalam wawancara dengan Kompas, 23 Desember 1994.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Lingah, Pacah dan Sumir, Akil juga membantu banyak kasus pidana. Orang yang tidak bersalah, dimasukkan bui. Zaman Orde Baru memang lagi kuat-kuatnya sistem militeristik, sehingga orang bisa langsung ditangkap tanpa proses pemeriksaan. BAP juga bisa dibuat dengan cara rekayasa dan apa yang dikehendaki si aparat. Salah satunya, Sulaiman di Sanggau. Dia dituduh membunuh Babinsa di Sanggau. Selama pemeriksaan, dia terus diplasah supaya mengaku sebagai pembunuh. Akil menjadi pengacaranya. Dia membelanya tanpa minta pembayaran sepeser pun. Sulaiman akhirnya bebas dalam persidangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan Syarifal, biasa dipanggil Mahipal. Ketika diplasah oleh serdadu dan butuh pengacara dalam persidangan, Akil tampil membantunya. Akil tak pernah minta bayaran. “Malah, kalah ada uang, beliau memberi kita untuk uang rokok,” kata Mahipal.&lt;br /&gt;Sulaiman dan Mahipal, kebetulan anggota Pemuda Pancasila (PP). Karena dibela tanpa pamrih itulah, orang-orang ini pun, siap menyerahkan nyawanya untuk membela Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil telah begitu banyak menanamkan jasa dan kebaikan pada orang. Tak heran, bila dia memiliki pendukung yang setia dan loyal pada dirinya. Begitulah Akil Mochtar, calon Gubernur Kalbar, nomor urut 3 dan berpasangan dengan AR Mecer, ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Politisi dan Cendekiawan&lt;br /&gt;PADA OKTOBER 1998, Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar digelar. Gusti Syamsumin terpilih sebagai ketua DPD Partai Golkar. Akil duduk sebagai wakil ketua. Pilihan terhadap Akil, tak lepas dari prestasi yang diraihnya dalam organisasi maupun pengacara. Akil Mochtar dikenal masyarakat. Itulah pertimbangan Partai Golkar menempatkan Akil di deretan pengurus harian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam wawancara yang pernah dilakukan dengan Lutfi Ali, anggota DPRD Kalbar, ada beberapa karakteristik Akil. Pertama, orangnya terbuka pada perbedaan pendapat. Kedua, Akil cukup gigih memperjuangkan keinginannya. Ketiga, Akil cukup kreatif dalam menggalang dan merangkul orang. Lutfi Ali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dalam masalah pribadi, Akil juga loyal dalam berteman dan cukup solid. Dia tidak segan-segan dalam membantu teman. Rasa hormatnya dengan senior juga cukup tinggi. Walaupun kami sama-sama pengurus dan wakil, tapi dia bisa menempatkan diri bila berhadapan dengan seniornya,” kata Lutfi. Kini, Lutfi Ali sudah meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai orang baru, Akil mesti menyesuaikan diri. Pada rapat pertama di DPD Partai Golkar, dia melontarkan ide. Bagaimana menuju Partai Golkar yang reformis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebagai partai yang reformis, Golkar semestinya tidak lagi berpijak pada azaz senioritas dalam menentukan pemimpin, namun harus melihat aspek prestasi, kemampuan, dan profesionalisme. Jika azaz senioritas tetap dipertahankan, seperti budaya Golkar selama ini, maka akan timbul benturan-benturan nilai. Karena era dan masanya sudah tidak pas lagi,” ujar Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Akil, hal pertama yang mesti dilakukan adalah mereformasi dari segi struktur. Struktur Golkar pada masa lalu membuat buruk citra Golkar. Struktur Golkar merupakan struktur penguasa. Karenanya, harus berubah. Keputusan tidak bisa lagi diintervensi dari luar struktur. Golkar harus menjadi partai mandiri. Karenanya, harus diikuti dengan proses pengkaderan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya sejumlah tokoh Golkar mengalami kesulitan beradaptasi dengan Akil. Begitu juga sebaliknya. Ini lantaran perbedaan pendekatan dalam menghadapi suatu masalah atau pengambilan keputusan politik. Melakukan perubahan suatu sistem, termasuk di tubuh Golkar, tidak semudah yang dibayangkan. Untuk menerima pola reformasi diperlukan penyesuaian secara bertahap, tidak bisa secara cepat dan gradual seperti diharapkan kelompok-kelompok reformis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memang dalam beberapa rapat kita pernah berbeda pandangan. Dan kita memang melihat Akil sangat demokratislah. Dia kalau menyampaikan pandangan memang berdasarkan prinsip. Tapi kalau dia merasa pendapatnya tidak mendapatkan dukungan, Akil akan berjiwa besar untuk menerimanya,” ujar Zulfadhli dalam suatu wawancara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski termasuk orang baru dalam politik, Akil langsung diserahi tugas berat. Ia mewakili DPD Golkar dalam Panitia Pemilihan Daerah (PPD), cikal bakal KPU. PPD dibentuk sebagai pelaksana Pemilu di daerah. Anggotanya dari partai peserta Pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Pemilu 1999 diikuti 48 partai. Sebagai satu-satunya wakil Golkar di PPD, Akil harus tahan banting. Butuh keberanian masuk di dalamnya, karena hampir semua partai menghujat dan berusaha menjegal Golkar. Akil harus berusaha menetralisir stigma yang terlanjur melekat. Golkar harus tetap bisa eksis menghadapi berbagai hujatan di PPD. Untungnya, sebagian besar anggota PPD anak muda seperti dia. Banyak juga teman yang kenal sudah lama, walaupun beda partai. Ini mempermudah kerja Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pertimbangan pemilihan Akil untuk duduk di PPD karena Akil orang yang tepat untuk itu. Alasannya, Akil orang yang berani. Biasa berbeda pendapat dan berargumentasi,” ujar Lutfi Ali.&lt;br /&gt;Pada tahun itu juga, Akil diserahi tugas sebagai wakil ketua Badan pemenangan Pemilu (Bapillu) Golkar, mendampingi Lutfi Ali sebagai ketua. Badan ini dibentuk Golkar menjelang Pemilu yang tugasnya memenangkan Partai Golkar. Melalui Bapillu segala aktivitas kampanye dan hal berkaitan dengan Pemilu digosok dan dikoordinasikan di antara anggota. Selain itu, penggalangan massa dan mencari simpati menjadi tugas pokok badan ini. Lewat Bappilu, Akil bergerak dan menghimpun kekuatan-kekuatan di daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil menjadi koordinator daerah (Korda) Kapuas Hulu. Tugas Korda lebih pada koordinasi partai di wilayah setempat, tetapi yang punya otoritas tetap kabupaten. Dari situlah dia menjalin simpul-simpul koordinasi dan komunikasi. Di waktu-waktu tertentu dia akan turun untuk berkoordinasi dengan kader Golkar di kecamatan, desa. Perkembangannya dirapatkan, baik menyangkut evaluasi, perkembangan politik regional, program, dan pelatihan.&lt;br /&gt;“Bagi Akil, jarak tidak menjadi hambatan. Akibat jarak kan biaya. Tapi dia tidak pedulikan. Soal uang, biar gaji abislah kasarnya, asal tanggung jawab bisa jalan,” ujar Awang, rekan Akil yang menjabat Korda bidang Ekonomi dan Koperasi untuk Kapuas Hulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di daerah pemilihan Kapuas Hulu pula Akil terdaftar sebagai calon anggota legislatif nomor urut pertama. Semula, Akil memang akan diplot di daerah pemilihan itu. Tapi Syamsumin tidak mengizinkan karena bisa bentrok dengan Yakobus Layang. Yakobus adalah bupati Kapuas Hulu, dari Partai Bhinneka Tunggal Ika (PBI) waktu Pemilu itu, dan sering dikritik keras oleh Akil.&lt;br /&gt;Akil lalu mendapat daerah binaan di Sanggau. Sebulan sebelum Pemilu, Akil pindah ke daerah pemilihan Kapuas Hulu. Donatus Zaman-lah, ketua DPD Golkar, yang menyarankan Akil pindah ke Kapuas Hulu. Alasannya, Arsen mau bertarung lagi di sana, dan dia adalah orang Sanggau. Arsen Rikson waktu itu bukan pengurus DPD I. Akil mengalah. Padahal jumlah pemilih Sanggau lebih banyak ketimbang Kapuas Hulu, sekitar 600 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-H pencoblosan dilaksanakan tepat waktu, yakni 7 Juni 1999. Tidak seperti dikhawatirkan banyak pihak, Pemilu berjalan damai dan lancar. Hasil final perolehan suara diumumkan oleh KPU pada 26 Juli 1999. PDI-P berhasil memenangi Pemilu 1999 dengan 35.689.073 suara. Diikuti Golkar, PKB, PPP, dan PAN, PBB, dan PK. Dari 48 partai yang ikut dalam Pemilu 1999, hanya 21 partai yang dapat menempatkan wakilnya di legislatif, sedangkan 27 partai lainnya tidak memperoleh kursi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemenangan Partai Golkar ini mengagetkan banyak pengamat. Tapi toh harus diakui bahwa Golkar masih kekuatan yang harus diperhitungkan. Golkar punya sumber daya manusia yang memadai dan berkualitas. Golkar juga punya jaringan yang sudah tertata dan rapi sampai ke bawah. Dan tak kalah penting, Golkar sudah berpengalaman dalam Pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil dinilai mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Hasil Pemilu 1999 menggembirakan Partai Golkar Kalbar. Di Kalbar, Partai Golkar berada di urutan pertama, memang di tujuh dari sembilan kabupaten, yakni Kapuas Hulu, Sintang, Sanggau, Ketapang, Sambas, dan kabupaten Pontianak, satunya apa ya. Di Bengkayang dan kota Pontianak Golkar kalah. Arsen menang di daerah pemilihannya, dan berhak duduk di DPR RI mewakili Sanggau. Husni Thamrin menang Ketapang. Jimmi Ibrahim menang di kabupaten Pontianak. Akil menang di Kapuas Hulu. Masing-maisng duduk di nomor urut pertama di daerah pemilihan. Di sinilah persoalan timbul: siapa yang menjadi anggota DPR RI, sementara berdasarkan akumulasi suara Golkar Kalbar hanya menempatkan tiga kursi di DPR RI?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuh calon DPR yang menang di daerah pemilihan masing-masing punya hak yang sama. Timbullah friksi. Sebagai wakil Golkar di PPD, Akil menerima keberatan masing-masing calon di DPD I. Kepada mereka Akil mengatakan bahwa, “Yang menentukan (DPP) di Jakarta.”&lt;br /&gt;“Saya menjadi anggota DPR ini, bukan sekadar untuk menjadi anggota DPR. Tapi tujuan lain saya adalah untuk juga mencapai S2,” ujar Akil kepada Lutfi Ali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sinilah, Lutfi melihat Akil punya konsen yang tinggi dalam masalah intelektualitas. Tidak hanya mengejar karier politik tapi juga mengejar karier keilmuan. “Dari aspek itu, Akil selain seorang politisi juga seorang cendekiawan,” ujar Lutfi Ali.□&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Borneo Tribune&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-394831786812703008?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/394831786812703008/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=394831786812703008' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/394831786812703008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/394831786812703008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/10/profil-akil-mochtar.html' title='Profil Akil Mochtar'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RyYpq_8FNQI/AAAAAAAAACA/8FbUnD7IooQ/s72-c/AKIL,+OKE.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-5541753911555543704</id><published>2007-11-01T10:40:00.000-07:00</published><updated>2008-12-09T04:53:18.708-08:00</updated><title type='text'>Silaturahmi di Keraton Surya Negara</title><content type='html'>&lt;div&gt;Silaturahmi di Keraton Surya Negara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andry&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Sanggau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIHUf8FNXI/AAAAAAAAADA/V7koTuL72vA/s1600-h/akil+bt+tepung+tawar1[1].jpg.ok.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130170974280693106" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIHUf8FNXI/AAAAAAAAADA/V7koTuL72vA/s200/akil+bt+tepung+tawar1%5B1%5D.jpg.ok.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;‘Sang Pejuang’ pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar, nomor urut 3, HM. Akil Mochtar dan Drs. AR Mecer menyempatkan diri bersilaturahmi dengan sesepuh dan kerabat keraton Surya Negara, beserta masyarakat Sanggau di hari kedua kampanye mereka di zona tiga, Rabu (31/10) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 08.35 WIB, Akil-Mecer tiba di muka masjid Jami’ Sultan Ayub. Kedatangan mereka disambut antusias warga. Masyarakat pun tumpah ruah menyaksikan kehadiran dua orang calon pemimpin Kalbar. Yang menyambangi kampung halaman mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantunan Hadra ditabuh mengiringi ’Sang Pejuang’. Keduanya berjalan kaki menuju keraton. Penuh dengan kesederhanaan. Akil-Mecer disambut upacara kenegaraan dan tepung tawar. Rangkaian bunga dikalungkan warga keraton. Keduanya merupakan tamu agung keraton Surya Negara. Begitu pun ketika menaiki tangga keraton. Ketua Keraton Surya Negara, Drs Gusti Arman MSi, beserta para sesepuh keraton menyambut kedatangan keduanya. Hadir juga sejumlah pemuka masyarakat di Kabupaten Sanggau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tanam beringin tumbuh gaharu. Bibit salak beli di pasar. Kalau ingin gubernur baru, pilih saja Pak Akil Mochtar,” kata sesepuh keraton dengan berpantun.&lt;br /&gt;Akil pun menjawabnya dengan sebuah pantun. ”Pohon beringin berhias jamur. Jambangan indah bersimpang tiga. Kalau ingin pilih gubernur, jangan lupa yang nomor tiga,” kata Akil. Seketika, masyarakat menyambut riuh dengan tepukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil menegaskan telah melakukan kunjungan ke 1.300 desa dari 1.400 desa, di seantero Kalbar. Kunjungannya itu dilakukan dalam rangkaian kepeduliannya pada masyarakat Kalbar, yang telah memilihnya selama dua periode. Hal itu dilakukannya, guna mengetahui kondisi nyata dari masyarakat Kalbar. Alhasil, kata Akil, ternyata rakyat Kalbar banyak yang hidup dalam kemiskinan dan kebodohan. Kondisi itu semakin diperparah dengan minimnya sarana dan prasarana. Yang dapat menunjang tingkat kesejahteraan bagi masyarakat. Misalnya, infrastruktur jalan yang rusak atau kurang representatif. Bangunan sekolah tidak layak pakai, karena terlalu tua dan tidak terawat. Pelayanan rumah sakit yang tidak berpihak kepada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Semua mesti diperjuangkan. Semua mesti berpihak kepada rakyat. Jika memang ingin berubah dan maju,” kata Akil dengan nada lantang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil menegaskan, Kalbar perlu pemimpin cerdas, bila hendak bergerak dan meraih kemajuan di beragam sektor. Seperti, di bidang politik, ekonomi, budaya dan bidang-bidang lainnya. Namun, ia mengembalikan pilihan masyarakat sesuai dengan hati nurani mereka masing-masing. ”Jika masyarakat memberikan kepercayaan kepada kami berdua, tentu amanah itu akan kami jaga. Dan kami pasti berjuang keras untuk rakyat Kalbar. Sekali lagi, hal itu sepenuhnya bagi rakyat untuk menentukan pilihannya,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon gubernur dan wakil yang diusung delapan partai ini sepakat, untuk melakukan perubahan ke arah lebih baik, di bidang ekonomi, politik, dan pembangunan. Masyarakat bisa melihat kondisi Kalbar, saat ini. Kalau masyarakat ingin perubahan, tentu tahu siapa yang akan dipilih. ”Secara pribadi, saya sudah lama kenal Akil Mochtar. Kalau Pak Mecer, pernah jadi guru matematika saya, sewaktu SMA. Inang (jangan, red) lupa nomor tiga. Kalau ingin perubahan, coblos nomor tiga," kata Gusti Arman dengan bahasa Melayu Sanggau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampanye dialogis ini berlangsung akrab dan hangat. Akil menilai keraton adalah aset budaya yang harus diperhatikan. Apalagi sudah ada produk hukum yang mengakomodirnya. ”Sudah sepantasnya keraton sebagai pusat kebudayaan menjadi perhatian. Ini aset bangsa yang menjadi sebuah sejarah peradaban. Pelestarian benda-benda yang menjadi aset keraton harus dilakukan," pungkas Akil Mochtar.□ &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Foto AMC&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-5541753911555543704?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/5541753911555543704/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=5541753911555543704' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/5541753911555543704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/5541753911555543704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/silaturahmi-di-keraton-surya-negara.html' title='Silaturahmi di Keraton Surya Negara'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIHUf8FNXI/AAAAAAAAADA/V7koTuL72vA/s72-c/akil+bt+tepung+tawar1%5B1%5D.jpg.ok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-3540940753772631365</id><published>2007-11-01T10:34:00.000-07:00</published><updated>2008-12-09T04:53:18.920-08:00</updated><title type='text'>Kampanye Terbuka Zona III</title><content type='html'>&lt;div&gt;Kampanye Terbuka Zona III&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andry&lt;br /&gt;Borneo Tribune, Sanggau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIGLf8FNWI/AAAAAAAAAC4/zcEdoE92KvE/s1600-h/Akil+Kampanye+terbuka[1].jpg.ok.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130169720150242658" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIGLf8FNWI/AAAAAAAAAC4/zcEdoE92KvE/s200/Akil+Kampanye+terbuka%5B1%5D.jpg.ok.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sekitar tiga ribu massa menyemut di lapangan bola Gelora Pancasila yang terletak di kawasan Sanggau Permai, menyaksikan kampanye terbuka pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar nomor urut 3, HM. Akil Mochtar, SH, MH dan Drs. AR Mecer. Biduan kondang ibukota, Iis Dahlia dan Ria KDI, turut larut menggemparkan Sanggau dengan lantunan dangdutnya. Hadir Ketua Koalisi ’Rakyat Kalbar Bersatu’, Drs. Silvianus Sungkalang, berserta rombongan AMC dari Pontianak, Rabu (31/10) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sanggau bukan daerah baru bagi Akil. Semasa menjadi pengacara, pada 1990-an, ia sering bolak-balik Pontianak-Sanggau. Akil juga sering membantu masyarakat Sanggau yang kurang mampu, dan tidak bisa membayar pengacara ketika berperkara. Dengan sukarela, Akil membantu warga terpinggirkan ini. Akil tak pernah menentukan berapa bayarannya. Bahkan, banyak orang yang ditolongnya, tanpa ia minta bayaran seperser pun. Karenanya, masyarakat Sanggau sudah kenal dan dekat dengan dirinya sejak dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kepedulian Akil pada masyarakat lemah dan terpinggirkan. Dia sangat peduli dengan masalah keadilan. Tak heran bila masyarakat menjulukinya ”Sang Penjuang”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 10.40 WIB, duet Akil-Mecer dan rombongan tiba di lokasi kampanye. Yel-yel meneriakkan Akil ‘Sang Pejuang’ seakan menggerayangi setiap jengkal lapangan itu. Sayup-sayup terdengar pula lantunan lagu ’Akil-Mecer siapa yang punya. Akil-Mecer siapa yang punya. Akil-Mecer siapa yang punya, yang punya kita semua’. Massa yang datang menyambut mesra kedatangan calon pemimpin mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nomor satu dibuka. Nomor dua dilihat. Nomor tiga ditusuk. Ingat nomor tiga ditusuk. Nomor empat dilipat, lalu masukan dalam kotak suara," seru ‘Sang Pejuang’ Akil Mochtar, saat berada di atas pentas seraya melambaikan tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil mengaku nuraninya terpanggil untuk maju sebagai calon gubernur, pada pesta akbar demokrasi 15 November mendatang. Ia ingin mensejajarkan Kalbar, seperti daerah maju lainnya di Indonesia. Hatinya trenyuh melihat Kalbar yang berada di peringkat ke-28 dari 33 provinsi di seantero Indonesia. Manakala berbicara tentang kemajuan dan tingkat pendidikan. “Saya dan Pak Mecer, akan berjuang keras untuk merubah nasib daerah kita kearah lebih baik. Berilah kami kesempatan untuk melakukan itu,” seru Akil dengan nada lantang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun begitu dengan AR Mecer. Bapak Credit Union (CU) ini, bertekad mengembangkan ekonomi berbasis kerakyatan. Sudah puluhan tahun Mecer mengembangkan gerakan CU di Sanggau. ”Sudah banyak anggotanya yang sejahtera. CU memberdayakan ekonomi masyarakat tanpa membedakan asal usulnya," kata Mecer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak yang senantiasa bersikap sederhana ini, memberikan contoh di negara Korea. Yang program CU-nya berkembang dengan pesat. Sehingga tidak hanya memberikan kontribusi terhadap anggotanya saja, melainkan negara juga kecipratan dampak kemajuan tersebut. ”Berilah kami kesempatan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kalbar,” kata Mecer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan dosen matematika ini juga merasa terpanggil nuraninya, untuk berbuat yang terbaik bagi daerahnya. ”Saya dan Pak Akil akan bersama-sama berjuang keras demi rakyat Kalbar. Mudah-mudahan rakyat memberikan kesempatan bagi kami, untuk berbuat,” ujar Mecer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Akhmadi, ketua DPD Persatuan Anak Transmigrasi Republik Indonesia (PATRI) Kalbar menambahkan, "Warga transmigrasi di Kalimantan Barat, termasuk di Kabupaten Sanggau, jangan lupa nanti pada 15 November datang ke TPS dan mencoblos calon nomor urut tiga. Pilih Akil-Mecer."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana semakin semarak, kala Iis Dahlia dan Ria KDI mendaulat Akil-Mecer untuk berjoget bersama di atas pentas. Tidak hanya itu, Akil ’Sang Pejuang’ juga melantungkan dua buah lagu. Lagu dangdut, Jatuh Bangun. Lagu God Bless, Rumah Kita. Lagu Rumah Kita merupakan lagu favorite Akil. Lagu itu menunjukkan rasa cintanya yang dalam pada daerah yang membesarkannya, Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai berkampanye di Lapangan Sepakbola Gelora Pancasila, pasangan yang mengusung perubahan ini, langsung berangkat menuju Sebuduh di Kecamatan Kembayan. Di sini, keduanya kembali bertemu masyarakat di daerah perbatasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita akan membangun kawasan perbatasan ini menjadi kawasan yang benar-benar maju. Jangan lagi hanya sekedar untuk berkunjung saja,” kata Akil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, sudah banyak pejabat datang ke daerah perbatasan. Tapi tidak kunjung dibangun. ”Pada masa mendatang, semua warga perbatasan harus menikmati pembangunan sehingga lebih maju,” kata Akil di hadapan 200 masyarakat yang hadir dalam kampanye dialogis tersebut.□ &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Foto AMC&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-3540940753772631365?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/3540940753772631365/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=3540940753772631365' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3540940753772631365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3540940753772631365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/11/kampanye-terbuka-zona-iii.html' title='Kampanye Terbuka Zona III'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RzIGLf8FNWI/AAAAAAAAAC4/zcEdoE92KvE/s72-c/Akil+Kampanye+terbuka%5B1%5D.jpg.ok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-5562191796630852649</id><published>2007-10-27T22:41:00.000-07:00</published><updated>2007-10-27T22:43:33.864-07:00</updated><title type='text'>Tim Akil-Mecer Rambah Pedesaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.pontianakpost.com/images/acerAKILMESER-f.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 184px; height: 123px;" src="http://www.pontianakpost.com/images/acerAKILMESER-f.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Usai menemui kadernya di Kabupaten Sanggau, Akil Mochtar langsung menuju Bengkayang. Sekitar empat jam perjalanan darat, Akil Mochtar tiba di Bengkayang sekitar pukul 18.00 WIB. Ia disambut Ketua Tim Akil-Mecer Kabupaten Bengkayang Richardus Giring Melabo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, Akil bertemu dengan kadernya untuk memberikan pelatihan. Kandidat Gubernur Kalbar dengan nomor urut tiga itu memberikan informasi kepada pendukungnya terkait pelaksanaan pilkada pada 15 November mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kurang 70 orang kader Akil-Mecer yang hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka berasal dari beberapa kecamatan, desa, dan dusun yang ada di Kabupaten Bengkayang. Pertemuan ini sebagai bentuk perkuatan barisan pendukung Akil-Mecer di Bumi Sebalo itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya sangat berharap teman-teman dari Kabupaten Bengkayang bisa memenangkan pertarungan pada 15 November mendatang. Semangat dan kerja keras kita bersama akan membawa perubahan di daerah ini,” kata Akil saat memberikan informasi kepada kadernya di Bengkayang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan itu disambut tegas dengan kesiapan para kader Akil-Mecer. “Kita berusaha sekuat tenaga untuk meraih suara yang signifikan bagi pasangan Akil-Mecer. Kami siap memenangkan pasangan ini karena merekalah yang layak memimpin Kalbar lima tahun mendatang,” ujar Giring di sela-sela pertemuan tersebut. Pihaknya juga merekrut kader Akil-Mecer di pedesaan. Bahkan beberapa desa, kata Giring, sudah membentuk posko sendiri secara swadaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, pasangan Akil-Mecer memiliki visi dan pemikiran ideal untuk membawa perubahan bagi Kalbar ke depan yang lebih baik. Masyarakat Kabupaten Bengkayang, terutama tim AMC akan all out memenangkan pasangan Akil-Mecer pada pilkada ini. “Kita akan berjuang bersama mesin politik yaitu partai-partai di Kabupaten Bengkayang, maka masyarakat dan jajaran partai politik di daerah itu akan bekerja maksimal untuk menangkan Akil-Mecer,” kata Giring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia melanjutkan, Akil maupun Mecer bukanlah sosok asing bagi masyarakat Kalbar. Akil saat ini masih menjadi anggota DPR RI periode 2004-2009, sementara itu Mecer adalah pengagas CU Modern telah memberikan sumbangsih yang besar bagi pembangunan daerah ini. Terutama dalam visi dan misi salah satunya adalah pemberdayaan ekonomi yang berbasis kerakyatan akan membuat rakyat menjadi investor bagi dirinya sendiri, sehingga istilah miskin kedepan tidak ada lagi di Kalimanan Barat. (mnk)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Pontianak Post, 27 Oktober 2007)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-5562191796630852649?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/5562191796630852649/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=5562191796630852649' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/5562191796630852649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/5562191796630852649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/10/tim-akil-mecer-rambah-pedesaan.html' title='Tim Akil-Mecer Rambah Pedesaan'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-8722892928880489313</id><published>2007-10-25T21:52:00.000-07:00</published><updated>2007-10-25T21:55:13.889-07:00</updated><title type='text'>AMC Sanggau Siap Menang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.pontianakpost.com/images/temukaderAMC-f.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 197px; height: 125px;" src="http://www.pontianakpost.com/images/temukaderAMC-f.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tim Akil-Mecer terus bergerak. Ribuan kadernya yang tersebar di seluruh kabupaten/kota terus menggalang kekuatan, termasuk Kabupaten Sanggau. Tak heran, jika mereka menyatakan siap memenangkan pertarungan Pemilu Gubernur Kalbar yang dihelat 15 November mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Tim Kampanye Akil-Mecer Kabupaten Sanggau, Paolus Hadi mengatakan, seluruh anggota tim, kader dan relawan sudah siap untuk memenangkan pasangan dengan nomor urut tiga tersebut. “Kita sudah konsolidasi internal secara menyeluruh. Semuanya sudah menyatukan tekad agar pasangan Akil-Mecer menang dengan sangat meyakinkan,” ujarnya di Sanggau, belum lama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, pembentukan tim pemenang calon gubernur yang sangat populer di masyarakat itu hingga ke pedesaan. Bahkan di tiap dusun cukup banyak relawan yang bergabung secara sukarela. “Saya kira semua masyarakat di Kalbar sepakat dengan kami, semuanya ingin agar Akil-Mecer yang memimpin daerah ini pada lima tahun ke depan,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua DPD PNKB Kalbar ini mengungkapkan, pemantapan barisan pendukung terus digalang. “Kami sangat membuka tangan dengan lebar kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Sanggau yang ingin bergabung dengan kami. Kami ingin masyarakat di daerah ini ikut melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” ujar Paolus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil Mochtar yang hadir dalam pembekalan tim Akil-Mecer di Kabupaten Sanggau turut memberi semangat. “Partisipasi masyarakat sangatlah dibutuhkan dalam membuat perubahan di daerah ini. Caranya kita harus bersama-sama dan menyatukan langkah,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil juga mengajak seluruh masyarakat Kalbar menggunakan hak pilihnya pada 15 November mendatang. Tentu saja dengan memilih calon yang dianggap layak. “Saya tahu masyarakat sudah cerdas, sehingga dalam menentukan pilihan juga kepada calon yang cerdas dan mampu membawa Kalbar ke arah perubahan yang lebih baik,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kader yang umumnya berasal dari pedesaan sangat gembira bertemu dengan Akil Mochtar. Mereka memanfaatkan momen itu dengan bersalam-salaman, foto bersama, dan berdialog. “Kami siap untuk memenangkan Pak Akil dan Pak Mecer di Sanggau,” kata Iwan Flor Mateus, sekretaris Tim Akil-Mecer di Sanggau. (mnk)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Pontianak Post, 26 Oktober 2007)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-8722892928880489313?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/8722892928880489313/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=8722892928880489313' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8722892928880489313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/8722892928880489313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/10/amc-sanggau-siap-menang.html' title='AMC Sanggau Siap Menang'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-4779675472378826171</id><published>2007-10-25T21:45:00.000-07:00</published><updated>2007-10-25T21:52:22.696-07:00</updated><title type='text'>Iluni UPB Dukung Akil-Mecer</title><content type='html'>Ikatan Alumni Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak menyatakan sikap siap mendukung dan memenangkan pasangan calon Gubernur Kalbar H.M. Akil Mochtar, SH, MH-Drs. A.R. Mecer. Hal itu disampaikan Sekretaris Umum Iluni UPB, Nur Said Ubbe, SH., didampingi pengurus lainnya Marlis, SH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Awalnya memang kami tak sembarang menyatakan sikap siapa calon Gubernur Kalbar yang berhak kami dukung. Karena Pak Akil resmi mencalonkan diri, sudah sepatutnya beliau yang alumni UPB, itu kami dukung. Dan dukungan kami bukan dukungan membabi buta,” tegas Nur Said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pria berdarah Bugis ini, ada beberapa alasan mereka mendukung pasangan Akil-Mecer. Akil adalah politisi handal dua periode di gedung DPR-RI Senayan, Jakarta. Lagi pula seorang intelektual—kandidat doktor ilmu hukum Universitas Padjajaran Bandung. Dengan prestasi dan pengalamannya baik sebagai pengacara maupun politisi selama ini, ia tidak diragukan untuk memimpin Kalbar periode 2008-2013.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang inlektual, Nur Said coba membanding-bandingkan tingkat keintelektualan calon-calon Gubernur Kalbar lainnya. Ada calon yang memperoleh gelar magister, ada yang sarjana muda, dan ada yang hanya setara SLTA. Namun, pendidikan yang diperoleh Akil lebih dari mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil juga, ujar Nur Said, adalah calon Gubernur Kalbar paling muda. Dia energik. Untuk itu, dibutuhkan seorang gubernur yang masih energik untuk menjangkau geografi Kalbar yang begitu luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami tak yakin calon lain selain Pak Akil,. telah mengelilingi pelosok provinsi ini. Pak Akil sudah mengunjungi lebih dari seperti tiga desa-desa. Itu merupakan modal yang sangat berharga untuk menyerap aspirasi warga sebagai bekal apabila terpilih menjadi Gubernur Kalbar mendatang. Artinya, dia sudah tahu program-program apa yang diperlukan untuk membangun masyarakat,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling disukai Nur Said dari sifat Akil Mochtar adalah orangnya sederhana dan tidak formal-formalan. Dia membaur bersama rakyat jelata, dan tidak membeda-bedakan agama, suku, dan golongan. Dalam bahasa sehari-hari ia tidak primordial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pun A.. Mecer. Sebagai Bapak Credit Union Modern Indonesia, Mecer terbukti menyejahterakan sebagian warga Kalbar khususnya dan Indonesia umumnya lewat program credit union (CU). ”Siapa sih yang tak kenal CU yang tersebar sampai ke kampung-kampung. Itu merupakan hasil karya Pak Mecer,” jelas Nur Said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendukung dan memenangkan pasangan Akil-Mecer bernomor 3 itu, Nur Said minta kepada seluruh Iluni UPB Pontianak yang tersebar di seluruh Kalbar agar merapatkan barisan. (amc)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Pontianak Post, 26 Oktober 2007)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-4779675472378826171?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/4779675472378826171/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=4779675472378826171' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/4779675472378826171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/4779675472378826171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/10/iluni-upb-dukung-akil-mecer.html' title='Iluni UPB Dukung Akil-Mecer'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-4687138181798351543</id><published>2007-10-25T00:22:00.000-07:00</published><updated>2007-10-25T00:25:08.564-07:00</updated><title type='text'>Tim Kampanye Akil Jangan Anarkis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.pontianakpost.com/images/TOT-Akil-f.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 198px; height: 130px;" src="http://www.pontianakpost.com/images/TOT-Akil-f.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#006699;"&gt;&lt;b&gt;Sungai Raya,-&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  Calon Gubernur Kalbar H.M. Akil Mochtar, SH, MH, meminta kepada tim kampanyenya di seluruh Kalbar agar dalam bekerja tidak melakukan tindakan anarkis, arogan, dan tinggi hati. Sebaiknya menurut dia, tim kampanye bekerja sesuai prosedur yang telah diatur dalam undang-undang dan apa-apa yang telah digariskan Tim Kampanye Akil-Mecer Kalbar.&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;”Jika kita tidak arogan, tidak anarkis dan tidak tinggi hati, apabila kita menang maka menanglah dengan terhormat. Kalaupun akhirnya kita kalah, kalah secara terhormat. Apabila kita sudah bekerja sungguh-sungguh, dan hasilnya diluar dugaan, maka kita serahkan semua itu kepada Allah SWT, Tuhan Maha Besar,” pinta Akil dihadapan Tim Kampanye Akil-Mecer se-Kabupaten Kubu Raya, di GOR Bumi Raya Utama (BRU), Sungai Raya, Jumat (19/10) sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil Mochtar memberi sinyal seperti itu supaya tim kampanyenya tidak melanggar ketentuan yang telah diatur dalam undang-undang. Maklum, situasi dan kondisi perpolitikan pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar sekarang ini mulai hangat menjelang kampanye yang diadakan mulai 29 Oktober mendatang. Ini terbukti, sekretariat Tim Kampanye Akil-Mecer di Samalantan, Kabupaten Bengkayang, diobrak-abrik orang tak dikenal, Rabu malam lalu. Sementara baliho Akil-Mecer di halaman sekratariat Tim Kampanye Akil Mecer di Bengkayang, dibeset. Dua kejadian itu sudah dilaporkan ke pihak yang berwajib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Seperti kejadian di Samalantan dan Bengkayang, itu sudah tergolong tindakan anarkis. Merusak barang orang lain. Kita tidak boleh melakukan seperti itu. Kita bermain yang fair sajalah. Biasa-biasa saja agar mendapat simpati masyarakat. Sebaliknya jika kita arogan dan melakukan tindakan anarkis, justru kita menuai sinis dan tidak didukung masyarakat,” pinta Akil lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Training of trainers (TOT) se-Kabupaten Kubu Raya diikuti 362 peserta dari sembilan kecamatan di kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Pontianak. Yakni tim kampanye Kecamatan Batu Ampar, Kubu, Teluk Pakedai, Sungai Kakap, Sungai Ambawang, Kuala Mandor B, dan Kecamatan Terentang. TOT tersebut langsung dibuka Akil Mochtar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun sempat terganggu padamnya listrik sekitar dua jam, kegiatan TOT tetap berlangsung. Para peserta antusias mendengarkan dua narasumber Drs. H. Hadari H. Majri dan Drs. A.R. Muzammil, M.Si. Hadari berbicara Teknik Penggalangan Massa dan Muzammil memaparkan Teknik Pemenangan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar.(amc/*)&lt;/p&gt;                  (Pontianak Post, 22 Oktober 2007)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-4687138181798351543?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/4687138181798351543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=4687138181798351543' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/4687138181798351543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/4687138181798351543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/10/tim-kampanye-akil-jangan-anarkis.html' title='Tim Kampanye Akil Jangan Anarkis'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-5031671837423790470</id><published>2007-10-25T00:20:00.001-07:00</published><updated>2007-10-25T00:22:11.189-07:00</updated><title type='text'>Kematian Ibu Melahirkan Masih Tinggi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.pontianakpost.com/images/mnkakilhalal-f.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 185px; height: 143px;" src="http://www.pontianakpost.com/images/mnkakilhalal-f.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#006699;"&gt;&lt;b&gt;Putusibau,-&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  Masyarakat Kalimantan Barat masih dihantui tingginya angka kematian ibu melahirkan yang disebabkan derajat kesehatan di daerah ini belum optimal. “Harus ada terobosan agar angka ini semakin menurun setiap tahunnya,” kata calon gubernur nomor urut tiga, HM AKil Mochtar SH MH di Putusibau, Minggu (21/10).&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Akil mengungkapkan itu saat menghadiri silaturahmi lebaran (halal bihalal) di kampung halamannya, Putusibau, Kabupaten Kapuas Hulu. Ribuan warga hadir dalam kegiatan yang digelar di Gedung Indoor II Jalan Gajahmada tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pemuka agama, tokoh masyarakat, ibu-ibu majelis taklim, tim kampanye Akil-Mecer, dan relawan Akil-Mecer yang ada di seluruh kabupaten uncak kapuas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengungkapkan, sarana dan prasarana kesehatan masih belum sebanding dengan jumlah penduduk. Pun begitu dengan tenaga kesehatannya, yang belum mampu melayani masyarakat secara maksimal karena terbatasan. “Kalau pun ada dokter, kita kekurangan ketersediaan obat-obatan. Kalaupun obat tercukupi, masyarakat kesulitan menjangkaunya karena harganya mahal,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat pendapatan yang rendah membuat masyarakat tidak sanggup untuk memperbaiki derajat kesehatannya. Tak heran, jika kerap ditemukan kasus gizi buruk, busung lapar, dan persoalan-persoalan kesehatan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain ditambahkan, tokoh masyarakat Kapuas Hulu, Hasibuan. ”Diperlukan pemimpin yang cerdas untuk mengatasi persoalan yang dihadapi masyarakat. Mereka haruslah mengerti dan bisa mencari jawaban atas persoalan-persoalan tersebut,” kata Hasibuan, saat diberikan kesempatan berbicara di depan masyarakat yang hadir dalam halal bihalal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengungkapkan, banyak calon gubernur yang bertarung pada 15 November mendatang. ”Kita membutuhkan pemimpin yang mau turun hingga ke desa-desa, yang tidak hanya dilakukan ketika hendak maju menjadi gubernur, tapi sebaliknya. Saya kira, Akil Mochtar sudah berkeliling Kalbar ini sejak tiga tahun lalu. Tentu dia sudah sangat memahami persoalan yang dihadapi masyarakat. Sudah sepantasnya warga kampung halamannya mendukung langkahnya untuk maju sebagai gubernur,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silaturahmi lebaran ini juga diisi dengan siraman rohani oleh Ustadz H. Hadari H Majri. Antusiasme warga sangat luar biasa terhadap kegiatan ini. Usai siraman rohani, dilanjutkan dengan pemutaran film ’dokumenter’ perjalanan Akil-Mecer menjadi calon gubernur. (mnk*)&lt;/p&gt;                  (Pontianak Post, 22 Oktober 2007)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-5031671837423790470?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/5031671837423790470/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=5031671837423790470' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/5031671837423790470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/5031671837423790470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/10/kematian-ibu-melahirkan-masih-tinggi.html' title='Kematian Ibu Melahirkan Masih Tinggi'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-3851058782146241593</id><published>2007-10-25T00:18:00.000-07:00</published><updated>2007-10-25T00:19:50.267-07:00</updated><title type='text'>Akil Dinilai Peduli, PNBK Yakin Menang</title><content type='html'>&lt;span style="color:#006699;"&gt;&lt;b&gt;Singkawang,-&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  Calon Gubernur Kalimantan Barat, HM Akil Mochtar SH MH yang berpasangan dengan Drs AR Mecer diyakini bakal meraup kemenangan di Kabupaten Sambas, Bengkayang dan Kota Singkawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian diungkapkan Koordinator Lapangan Partai Nasionalis Banteng Kemerdekaan (PNBK) untuk tiga wilayah Singbebas, Moh Alqadrie AS kepada Pontianak Post, kemarin. Keyakinan itu, kata Alqadrie, lantaran selama ini Akil dikenal peduli terhadap pembangunan Kalbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selama dua periode menjadi anggota perlemen, dia mampu memainkan perannya, sehingga banyak yang diperbuatnya di Kalbar ini," kata Alqadrie. Selain itu, kata Akil, perannya dalam pemekaran wilayah patut diacungkan jempol. Dia memberi contoh, ketika Singkawang ingin menjadi daerah otonomi sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ternyata, Akil mampu memainkan perannya di tingkat perlemen, sehingga Kota Singkawang bisa menjadi pemerintahan tersendiri," kata Alqadrie yang dikenal sebagai juru bicara Koalisi AIR MAS (Awang Ischak-Raymundus Masyarakat Adil dan Sejahtera).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alqadrie yang merupakan sosok politikus muda yang memainkan perannya sehingga Awang Ischak bisa mencalonkan diri ini mengungkapkan, PNBK tidak salah pilih memberikan dukungan riil kepada sosok Akil yang sudah dikenal luas oleh masyarakat. Selain Akil, kata Alqadrie, pasangannya juga tak kalah terkenal bahkan menjadi sosok pembangunan ekonomi kerakyataan yang dicontoh oleh negara Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Peran Mecer dalam mengangkat kehidupan masyarakat miskin di Kalbar patut diberi dukungan. Banyak sekali keluarga di Kalbar ini yang berada digaris kemiskinan bisa terbantu dari program yang digagas oleh Mecer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tentu bukan hanya partai pengusung saja yang memberikan dukungan, tetapi masyarakat luas juga akan memilih sosok yang sudah dikenal. Masyarakat akan lebih cerdas dalam menjatuhkan pilihan pada pemilu kepala daerah yang berlangsung 15 November 2007 ini," kata Alqadrie. (zrf/*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Pontianak Post, 22 Oktober 2007)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-3851058782146241593?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/3851058782146241593/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=3851058782146241593' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3851058782146241593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3851058782146241593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/10/akil-dinilai-peduli-pnbk-yakin-menang.html' title='Akil Dinilai Peduli, PNBK Yakin Menang'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-2107952229455609273</id><published>2007-10-25T00:08:00.001-07:00</published><updated>2007-10-25T00:10:56.109-07:00</updated><title type='text'>Tim Akil-Mecer Kapuas Hulu Siap Menang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.pontianakpost.com/images/miank-akile-f.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://www.pontianakpost.com/images/miank-akile-f.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#006699;"&gt;&lt;b&gt;Putusibau,-&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  Tim kampanye Akil Mochtar dan AR Mecer di Kabupaten Kapuas Hulu siap memenangkan pasangan calon kepala daerah dengan nomor urut tiga tersebut. “Kami sudah konsolidasi internal. Setiap kader sudah ada di tiap kecamatan,” ujar Kuswandi, ketua Tim Kampanye Akil-Mecer Kapuas Hulu di Putusibau, Minggu (21/10).&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ia menambahkan, pelatihan terhadap para saksi sudah dilakukan. Bahkan, Akil Mochtar hadir langsung dalam pelatihan tersebut. Ia meluangkan waktunya untuk memacu semangat kader AMC di Kapuas Hulu agar menyatukan langkah untuk melakukan perubahan di daerah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami sudah setakat untuk memenangkan pasangan ini. Keduanya sangat pantas untuk memimpin. Mereka sangat cerdas dan dekat dengan rakyat karena merelakan waktunya untuk berbagi dengan masyarakat,” ungkap Kuswandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, sosok Akil-Mecer memiliki gaya kepemimpinan yang cocok diterapkan di Kalbar. “Akil yang sudah dua periode duduk di DPR RI, punya relasi di tingkat nasional. Keberaniannya menyuarakan ketertinggalan daerah sangat dibutuhkan untuk menarik lebih banyak program yang berpihak kepada rakyat di Kalbar,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara AR Mecer, sudah sangat akrab dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan dengan gerakan credit union-nya. “CU telah sanggup membawa perubahan dalam hidup masyarakat. Dengan masuk CU, masyarakat telah menolong dirinya sendiri,” kata Kuswandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil Mochtar mengajak kadernya untuk bersemangat memenangkan pertarungan di Kabupaten Kapuas Hulu. “Sebagai orang yang lahir dan besar di Kapuas Hulu, saya sangat berharap dukungan kader AMC sehingga bisa meraih suara yang signifikan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, banyak persoalan yang melanda masyarakat dan harus segera diselesaikan. “Kita harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap persoalan-persoalan di masyarakat. Kita tidak bisa melihat jalan menuju kabupaten ini rusak terus. Ke depan, tidak ada lagi jalan di Kalbar ini yang rusak, semuanya sudah bagus,” katanya. (*mnk)&lt;/p&gt;                  (Pontianak Post, 23 Oktober 2007)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-2107952229455609273?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/2107952229455609273/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=2107952229455609273' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/2107952229455609273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/2107952229455609273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/10/tim-akil-mecer-kapuas-hulu-siap-menang.html' title='Tim Akil-Mecer Kapuas Hulu Siap Menang'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-421068419071948396</id><published>2007-10-25T00:01:00.000-07:00</published><updated>2007-10-25T00:05:07.200-07:00</updated><title type='text'>Klarifikasi Perspektif  “Credit Union Ala Indonesia”</title><content type='html'>Sebelumnya saya minta maaf kepada seluruh pembaca Pontianak Post, khususnya kepada insan Credit Union dan para Aktivis gerakan pemberdayaan masyarakat adat di Kalbar atas dimuatnya tulisan dari PERSPEKTIF di Pontianak Post pada Minggu 21 Oktober 2007 yang memojokkan saya dan membalikkan fakta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus saya katakan bahwa saya tidak menulis untuk tulisan tersebut tetapi diwawancarai oleh wartawan Perspektif Baru, Faisol Riza dari sebuah lembaga yang bernama Yayasan Perspektif Baru milik Wimar Witoelar. Saya diminta sebagai narasumber dalam wawancara tentang CU. Karena yang akan diwawancarai hanya sederhana saja menurut mereka sehingga pengajuan saya kepada mereka untuk mewawancarai salah satu pengurus CU PK ditolak dengan alasan tidak ada waktu lagi (sempit). Karena ia mengatakan bahwa akan wawancara yang umum-umum saja, maka saya pun akhirnya bersedia dan saya jawab semampu saya, sesuai prosedur sebagai anggota dan juga sebagai aktivis bahkan sebagai Wartawan Kalimantan Review yang telah banyak mengeluarkan tulisan tentang CU. Namun ada beberapa hal yang harus saya klarifikasi kepada anda semua mengenai tulisan tersebut yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Saya adalah wartawan Majalah Kalimantan Review, sebuah media pemberdayaan masyarakat adat di Kalbar. Saya juga banyak menulis tentang CU di majalah tersebut namun sampai saat ini saya belum “gila” untuk mengakui diri saya selevel dengan Muhamad Yunus. Saya tidak pernah sedikit pun berniat mengakui dan menyamakan diri saya selevel dengan Muhamad Yunus dari Bangladesh itu. Tulisan itu adalah buah pikiran yang tidak bertanggung jawab dari si pewawancara dan penulisnya. Hal itu dibuktikan dengan ketidaktahuannya tentang CU dan tidak adanya data pendukung berupa referensi tentang CU yang mereka miliki serta lemahnya analisis si pewawancara dan penulis terhadap data yang disajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pada bagian prolog paragraph pertama, ada sebuah kalimat yang berbunyi “seorang muda yang mencoba mengembangkan gagasan CU.” Bahasa tersebut juga seharusnya tidak demikian karena saya sudah katakan kepada si pewawancara bahwa saya/kami tidak mengembangkan CU, tetapi membantu proses penyebaran informasi tentang CU melalui media Kalimantan Review.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ada sebuah angel atau pembuka / prolog pada awal sebelum memulai wawancara yang jelas-jelas keliru yakni menyamakan saya dengan seorang bernama Muhamad Yunus dari Bangladesh, padahal sudah saya sebutkan bahwa pelopor CU di Kalbar adalah Gerakan Pancur Kasih dan AR Mecer sebagai motornya. Namun bagian ini tidak ditampilkan oleh Pontianak Post entah karena apa, namun hal tersebut justru ada dalam websitenya perspektif baru di www.perspektifbaru.com pada bagian belakang wawancara. Silahkan dilihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Saya kecewa karena wartawan dari Yayasan Perpektif Baru sangat miskin referensi dan informasi mengenai CU sehingga menafsirkan CU menurut alam pikirannya sendiri bahkan CU seakan-akan suatu yang aneh. Sungguh bukan seorang wartawan yang professional jika tidak melengkapi diri dengan referensi dan menguasai hal yang akan ditanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Dalam wawancara tersebut, sudah jelas saya katakan bahwa pelopor CU di Kalbar adalah AR Mecer dan Gerakan Pancur Kasih. Tetapi masih juga tidak dituliskan dan dianalisa serta disimak petikan saya tersebut. Bahkan di Pontianak Post sama sekali tidak tertulis hal itu. Saya jadi heran mengapa begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Saya merasa dilecehkan oleh wawancara perspektif dengan tidak dimuatkannya hasil wawancara secara utuh oleh Pontianak Post.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Saya meminta Perspektif dan Pontianak Post bertanggung jawab terhadap pemuatan wawancara perspektif tersebut dan segera mengklarifikasinya kepada publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tony Kusmiran&lt;br /&gt;Wartawan Majalah Kalimantan Review&lt;br /&gt;Pontianak&lt;br /&gt;suarabuluh@yahoo.co.id&lt;br /&gt;redaksi_kr2003@yahoo.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-421068419071948396?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/421068419071948396/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=421068419071948396' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/421068419071948396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/421068419071948396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/10/klarifikasi-perspektif-credit-union-ala.html' title='Klarifikasi Perspektif  “Credit Union Ala Indonesia”'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-6899017289628029869</id><published>2007-10-21T01:12:00.000-07:00</published><updated>2007-10-23T01:15:28.536-07:00</updated><title type='text'>Tony Kusmiran: Credit Union Ala Indonesia</title><content type='html'>&lt;span class="news-date"&gt;21 Oktober 2007&lt;br /&gt;&lt;span class="news-title"&gt;Duta Masyarakat.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="news-content"&gt;Salam Perspektif Baru,&lt;br /&gt;Masih dalam rangkaian road show Perspektif Baru Live Demokrasi dan Pluralisme ke beberapa daerah di Indonesia, kali ini Yayasan Perspektif Baru melangkah ke Provinsi Kalimantan Barat, khususnya kota Pontianak. Sekarang kami menghadirkan Tony Kusmiran, seorang muda yang mencoba mengembangkan gagasan Credit Union (CU). Saya kira inilah kelompok masyarakat yang berusaha untuk menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa harus bergantung kepada pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep CU adalah masyarakat yang menjadi anggota membayar iuran wajib, simpanan pokok, dan menabung. Tabungan itu akan menjadi jaminan untuk meminjam dalam jumlah yang masih wajar. Yang boleh meminjam hanya anggota, tidak boleh orang luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tony Kusmiran berharap CU bisa dimiliki oleh masyarakat Indonesia karena basis CU betul-betul masyarakat ke bawah. Dalam kondisi kita sekarang yang susah, CU satu-satunya solusi yang bisa kita manfaatkan sebagai lembaga keuangan milik masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut wawancara Faisol Riza dengan Tony Kusmiran. Wawancara lengkap dan foto narasumber dapat pula dilihat pada situs http://www.perspektifbaru.com. Lewat situs tersebut Anda juga dapat memberikan komentar dan usulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Bangladesh ada Muhammad Yunus yang mendapatkan hadiah Nobel karena membantu masyarakat dengan menciptakan kredit yang mudah diakses dan tidak perlu banyak persyaratan. Di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) juga ada yang seperti Muhammad Yunus, yaitu Tony Kusmiran dengan program Credit Union (CU). Memang kini belum sebesar Muhammad Yunus, tetapi sesuatu yang besar sedang dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Darimana sebenarnya gagasan CU yang Anda dan teman-teman kembangkan?&lt;br /&gt;Pertama kali gagasan CU dari Jerman. Ketika itu ada seorang Pastor yang membawa konsep ini ke Indonesia sekitar tahun 1960-an. Pada tahun tersebut gagasan ini mulai dikembangkan tetapi dalam lingkup internal saja dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda dan teman-teman mencoba mengembangkan CU karena memang menghadapi problem-problem seperti itu atau mempelajari itu semua?&lt;br /&gt;Dari awal memang sudah ada konsep yang tersusun dengan baik sebagai sebuah lembaga keuangan seperti CU. Nah, di sana konsep-konsep tersebut dikembangkan karena dinilai atau dilihat lebih mengena di masyarakat tanpa membebani masyarakat dengan segala macam persyaratan yang berat seperti di bank. Saya sendiri merasakan manfaatnya maka saya sangat percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana bentuknya?&lt;br /&gt;Ketika kita menabung, sebenarnya tabungan itu menjadi modal awal kita untuk meminjam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah itu menabung di CU atau bank?&lt;br /&gt;Di CU. Saat kita menabung di CU, maka tabungan itu akan menjadi jaminan untuk meminjam dalam jumlah yang masih wajar. CU sendiri sebenarnya kumpulan orang saling percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari mana modal awalnya sehingga teman-teman bisa mengembangkan CU?&lt;br /&gt;Modal awalnya dari anggota sendiri. Ketika menjadi anggota CU, anggota tersebut membayar iuran wajib, simpanan pokok, dan sebagainya. Dari sana uang itu mulai dikelola. Yang boleh meminjam hanya anggota, tidak boleh orang luar. Kalau mau meminjam, dia harus menjadi anggota dulu. Jadi tidak langsung bisa meminjam begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa jumlah nasabah atau anggota CU sekarang?&lt;br /&gt;Anggota CU sudah lumayan banyak. Misalnya, anggota CU di Pancur Kasih ada 60.000-an anggota, di Lantang Tipo sudah 55.000 lebih anggota. Belum lagi yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kebanyakan dari mereka adalah petani dan pedagang?&lt;br /&gt;Bermacam-macam profesi. Ada pedagang, pegawai, petani, guru juga ada. Tentu ketika masuk untuk menjadi anggota, mereka harus membayar simpanan pokok, uang pangkal, iuran dan sebagainya yang menjadi persyaratan. Setelah itu baru sah menjadi anggota. Kemudian ada yang disebut simpanan saham. Saya pikir rakyat mempunyai saham agak susah. Kalau di bank tidak disebut saham, kita sebagai nasabah biasa. Tapi di CU justru kita pemegang saham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi anggota sebagai pemilik saham, sehingga tidak bisa main-main.&lt;br /&gt;Tidak bisa karena perkembangan lembaga ini dilihat dan dipantau terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini seperti koperasi yang digagas oleh pemerintah?&lt;br /&gt;Saya pikir keinginan pemerintah mungkin sama, yaitu ingin mengembangkan ekonomi kerakyatan, namun dalam implementasinya sepertinya beda karena ada konsep tersendiri di CU. Kalau CU sumber uang benar-benar dari anggota, tanpa dukungan darimanapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari cerita Anda mengenai nasabah CU, jika saya tertarik untuk menjadi nasabah, berapa biaya yang harus saya bayar untuk iuran pokok dan macam-macam?&lt;br /&gt;Kalau di CU tidak disebut sebagai nasabah tetapi anggota. Itu berbeda. Untuk menjadi anggota sebenarnya tidak sulit. Siapapun dari latar belakang dan agama apapun boleh. Memang mulanya, masih dari internal, tetapi sekarang sudah lebih universal. Untuk masuk ke CU, kita mesti konsultasi dulu sama costumer service. Di sana akan diberikan penjelasan sedikit mengenai apa itu CU, dan ditanya mengapa berniat menjadi anggota CU. Kemudian akan diberikan formulir untuk diisi. Setiap CU di suatu daerah berbeda namanya namun intinya sama. Uang pangkal di setiap CU juga berbeda karena kita tidak mematok berapa besarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak kira-kira dana masyarakat di setiap CU?  &lt;br /&gt;Yang paling kecil saja sekarang kira-kira Rp 5 miliar. Sebagai contoh, jika CU baru beroperasi bulan ini, maka perkembangan enam bulan ke depan sudah cepat sekali. Itu karena di sana ada yang namanya pinjaman kapitalis. Inilah pola yang cukup baik untuk anggota memiliki saham dan membiasakan anggota menabung. Misalnya, ada anggota yang baru masuk, kemudian dinyatakan meminjam Rp 5 juta. Pinjaman tersebut harus dibayar secara mencicil. Mungkin kedengarannya agak unik karena harus mengutang terlebih dahulu, tapi sebenarnya bukan begitu. Pinjaman tersebut begitu lunas, maka devidennya akan menjadi milik kita. Dari deviden tersebut, kita terpaksa harus menabung atau mencicil dari satu sampai lima tahun. Jika memakai perhitungan per bulan, berarti mencicil selama lima tahun adalah 60 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana seandainya ada orang yang mau meminjam tapi untuk keperluan konsumsi seperti membeli rumah atau mobil?&lt;br /&gt;Bisa. Tapi kalau bisa untuk kegiatan yang produktif yang bisa memutar uangnya itu. Artinya uang itu diputar oleh dia sendiri, kemudian dimasukkan ke CU dan di sana uang tersebut berputar juga untuk dirinya. Selama saya di sana dalam waktu sekitar empat tahun saja sudah bisa merasakan hasilnya. Tabungan saya sekarang jumlahnya lumayan juga, dan itu tidak terasa karena saya mencicil, dipotong dari kantor. Kemarin saya baru saja meminjam Rp 30 jutaan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bagi masyarakat tentu itu banyak manfaatnya. Berapa jumlah CU sekarang di seluruh wilayah yang difasilitasi oleh Kalimantan Review?&lt;br /&gt;Saya mau menjelaskan sedikit dahulu bahwa Kalimantan Review sebenarnya tidak memfasilitasi kegiatan CU sendiri. Kami kebanyakan memberikan informasi karena kami adalah sebuah media yang bekerjasama dengan Badan Koordinasi Koperasi Kredit Daerah Kalimantan (BK3D). Seperti Bank Indonesia untuk perbankan, namun ini adalah Bank Indonesianya CU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah lembaga ini yang didirikan oleh teman-teman?&lt;br /&gt;Ya. Lembaga itu menjadi sentral sekali dan mengatur keanggotaan lembaga CU, dan CU menjadi anggota BK3D karena di sana keuangan kita akan dijamin. Misalnya, ketika si A meminjam, namun saat masih meminjam terjadi kecelakaan tabrakan atau meninggal, maka pinjaman tersebut dihapuskan. Dan itu tidak terjadi di lembaga keuangan manapun. Ini salah satu yang akan menguntungkan masyarakat jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dalam hal produksi, dimana sektor yang paling banyak pinjaman masyarakat kepada CU?&lt;br /&gt;Sebenarnya sekarang macam-macam, tapi lebih banyak kebutuhan rumah tangga. Sektor kedua adalah kebutuhan produktif. Tapi tergantung wilayahnya juga. Misalnya, di Pontianak lebih banyak untuk usaha produktif. Orang-orang meminjam untuk membuka usaha. Tapi kalau di wilayah kabupaten atau kecamatan atau pedesaan, mereka mungkin lebih konsumtif terhadap uang yang dipinjam seperti untuk membeli motor dan mobil. Kebanyakan mobil yang dibeli adalah truk untuk digunakan usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah daerah saya kira pasti sudah mendengar kegiatan ini. Apa tanggapan mereka, apakah ingin bekerja sama atau justru menganggap ini sebagai saingan?&lt;br /&gt;Dulu CU pernah mau dihilangkan karena dianggap tidak berbadan hukum dan sebagainya. Mulanya memang tidak berbadan hukum, tetapi ketika ada protes seperti itu maka dibuat badan hukumnya. Sekarang semua CU sudah berbadan hukum. Saya tidak tahu persis mengapa pemerintah atau mungkin oknum tertentu ada yang kurang suka sehingga memanfaatkan nama pemerintah untuk memojokkan CU. Mungkin merasa tersaingi karena terbukti koperasi simpan pinjam dan sebagainya masih kurang mampu mengangkat ekonomi masyarakat yang selama ini kita lihat. Mungkin itu karena aksesnya sulit dan sebagainya. Yang saya tahu, di CU aksesnya mudah, mendapatkan pinjaman mudah, bunganya rendah, dan hasil akhirnya juga untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kira-kira prestasi yang telah dilakukan oleh teman-teman CU?&lt;br /&gt;Teman-teman CU sendiri sebenarnya melihat keberhasilan itu relatif. Namun yang jelas sekarang perkembangannya sangat pesat. Semua wilayah di luar Kalbar meminta ada fasilitasi dari CU Kalbar. Ada dari Sumatera, Sulawesi, Jawa, sekarang Flores dan Papua. Ambon juga sudah. Jadi mereka mendapat pelatihan di sini, kemudian kembali ke daerah masing-masing. Saya pikir, yang menjadi kebahagiaan kawan-kawan, sekarang CU bisa merambah ke seluruh Nusantara dari daerah kecil yang tidak terdengar di Kalbar. CU tertua di Kalbar ada di Kecamatan Parindu, Kabupaten Sangkau. CU pertama berdiri tahun 1976, yaitu CU Lantang Tipo di Sangkau setelah ada pelatihan pada tahun 1975 oleh gereja Katolik. Yayasan Pancur Kasih sendiri berdiri pada tahun 1987. Sedangkan untuk Pontianak, CU Khatulistiwa Bakti yang berdiri tahun 1985 sebagai CU tertua di Pontianak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa kira-kira total aset seluruh CU yang ada di Kalbar sudah dikelola oleh teman-teman?&lt;br /&gt;Hingga Maret 2007, dari 48 CU yang bernaung di bawah BK3D mempunyai total aset sekitar kurang lebih 1,6 triliun Rupiah. Sekarang pasti sudah naik lagi. Cukup besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah layanan yang diberikan CU sebatas memberikan kredit atau ada bantuan lain seperti manajemen untuk mengatur sebuah usaha atau lainnya?&lt;br /&gt;CU yang meminta fasilitasi dari BK3D biasanya menggunakan manajemen yang digunakan oleh BK3D juga. Pernah ada satu pengalaman, ada satu CU bernama CU Pusapa dulu tidak bergabung di bawah BK3D. Manajemennya kemudian hancur lebur. Setelah bergabung di BK3D, manajemen diperbaiki dan disupport. Sekarang perkembangannya sangat pesat. Jadi kalau CU mau maju, maka bergabung di BK3D saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau di bank untuk menghindari kredit macet dilakukan quality control terhadap produksi. Apakah CU berbuat seperti itu juga?&lt;br /&gt;Ya. Jadi untuk mencegah kredit macet, orang yang mulai terlambat mencicil utang sebulan, dua bulan didatangi untuk diberi pengertian dan sebagainya. Kalau bisa ada proses untuk membantu yang bersangkutan. Ada komunikasilah sehingga walaupun terlambat sedikit, dia kemudian mencicil dua kali lipat dari itu. Jadi quality controlnya ada. Kita mengontrol anggota secara seksama setiap minggu. Setiap Sabtu, petugas kita turun dan membina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mempunyai menteri keuangan, menteri ekonomi, dan pejabat Bank Indonesia. Apakah mereka sudah mendengar keberhasilan ini?&lt;br /&gt;Mereka mengetahui sebenarnya. Mungkin mereka sedang berpikir mengapa bisa berkembang begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dari cerita tadi sepertinya semua berjalan dengan lancar. Apakah ada atau tidak kendala-kendala di lapangan?&lt;br /&gt;Banyak kendala. Waktu awal membangun CU, banyak orang menyamakan dengan koperasi biasa, padahal citra koperasi itu sendiri sudah buruk. Untuk membangun CU juga sangat berat pada saat itu. Tapi setelah masyarakat mulai merasakan manfaatnya, mulailah berkembang. Awalnya dari mulut ke mulut akhirnya berkembang seperti sekarang. Mungkin orang melihat keberhasilan CU lalu berminat. Kendala lain, ada juga kredit macet, misalnya, ketika bertemu dengan orang yang bandel. Tapi CU sendiri tidak perlu khawatir karena mempunyai jaringan international, yaitu World Credit Union Organization (WCUO).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi BK3D tadi adalah anggota dari sebuah jaringan internasional tersebut.&lt;br /&gt;Betul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana pusat WCUO?&lt;br /&gt;Sepengetahuan saya berpusat di Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sampai sejauh ini yang teman-teman sudah capai, apa harapan kepada masyarakat pada umumnya?&lt;br /&gt;Saya berharap CU bisa dimiliki oleh masyarakat Indonesia karena basis CU betul-betul masyarakat ke bawah. Dalam kondisi kita sekarang yang susah, saya pikir CU satu-satunya solusi yang bisa kita manfaatkan sebagai lembaga keuangan milik masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana caranya jika ada kelompok masyarakat ingin mengetahui informasi CU?&lt;br /&gt;Bisa menghubungi BK3D, juga bisa membuka www.kalimantanreview.com Di situ ada rubrik CU dan tinggal membuka CU Pancur Kasih. Nanti ada informasi kantor dan alamat. Yang jelas BK3D adalah lembaga resmi untuk pelatihan dan sebagainya untuk umum. Terbuka untuk semua bangsa, suku, agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kita semua bisa ikut pelatihan-pelatihan.&lt;br /&gt;Bisa. Sekarang juga sudah banyak yang datang dari provinsi lain untuk pelatihan dan difasilitasi sama BK3D. Misalnya, kelompok muslim Muara Pesisir dan CU kelompok Melayu juga ikut BK3D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, selain sebagai lembaga mikro kredit, lembaga ini juga dapat menyatukan berbagai macam unsur masyarakat.&lt;br /&gt;Iya. Satu tambahan lagi, pelopor CU untuk wilayah Kalbar adalah Anselmus Robertus (AR) Mecer. Dia sangat getol mengembangkan dan memfasilitasi CU yang mau berdiri. Dia yang giat ke wilayah-wilayah lain. Kalau ada kelompok masyarakat yang ingin mendirikan CU maka kontak saja dulu BK3D untuk minta fasilitasi dan cara pengembangannya termasuk manajemennya. []&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-6899017289628029869?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/6899017289628029869/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=6899017289628029869' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/6899017289628029869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/6899017289628029869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/10/tony-kusmiran-credit-union-ala.html' title='Tony Kusmiran: Credit Union Ala Indonesia'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-3423913414207195361</id><published>2007-10-18T10:18:00.001-07:00</published><updated>2008-12-09T04:53:19.252-08:00</updated><title type='text'>AMC Landak Bentuk Tim Hingga Pedesaan</title><content type='html'>Borneo Tribune, Ngabang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RxjoVUzYcrI/AAAAAAAAAB4/uWwJxgRm700/s1600-h/HM+AKil+Mochtar,++ketka+membuka+TOT.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5123100029193056946" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RxjoVUzYcrI/AAAAAAAAAB4/uWwJxgRm700/s320/HM+AKil+Mochtar,++ketka+membuka+TOT.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tim Akil-Mecer Kabupaten Landak siap merebut suara pada Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, 15 November 2007. Perebutan suara dengan 3 calon gubernur dan wakil gubernur lain, meraih suara maksimal, bukan tanpa alasan. Mengingat Tim Akil-Mecer Kabupaten Landak yang tergabung dalam Akil Mochtar Centre (AMC), sudah terbentuk tim hingga pedesaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bila nantinya suara pasangan HM Akil Mochtar–AR Mecer bisa meraih suara dari level yang ditargetkan, ini merupakan kebangaan kita bersama, dimana masyarakat mau berkerjasama dalam hal memberikan dukungan suara dengan tulus kepada pasangan serasi ini, ” kata Ketua AMC Landak Nico Andasputra, kemarin di Hotel Hanura Ngabang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, pasangan Akil-Mecer memiliki visi dan pemikiran ideal untuk membawa perubahan bagi Kalbar ke depan yang lebih baik. Masyarakat Kabupaten Landak, terutama tim AMC akan all out memenangkan pasangan Akil-Mecer pada Pemilu Gubernur/Wakil Gubernur mendatang di wilayah Bumi Intan bersama mesin politik yaitu partai-partai di Kabupaten Landak, maka masyarakat dan jajaran partai politik di daerah itu akan bekerja maksimal untuk menangkan Akil-Mecer,” kata pimpinan majalah bulanan lokal Kalbar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya berapa target kemenangan Akil-Mecer di wilayah Landak, pria kelem tak merincinya namun dia meyakini pasangan Akil-Mecer, masyarakat Landak akan mendukungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Niko sapaan akrabnya, Akil maupun Mecer bukanlah sosok asing bagi masyarakat Kalbar, Akil saat ini masih menjadi anggota DPR RI periode 2004-2009, sementara itu Mecer adalah bapak CU Modern telah memberikan sumbangsih yang besar bagi pembangunan daerah ini, terutama dalam visi dan misi salah satunya adalah pemberdayaan ekonomi yang berbasis kerakyatan akan membuat rakyat menjadi investor bagi dirinya sendiri, sehingga istilah miskin kedepan tidak ada lagi di Kalimanan Barat. Yang terpenting katanya lagi, satukan langkah, lakukan perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niko mengajak, kepada seluruh kontenstan, melakukan Pemilu secara elegan, tidak menjelakkan salah satu pasangan, tidak melakukan money politic, jangan melakukan cara-cara kekerasan seperti menghasut, atau mengintimidasi. “Tidak ada gunanya bila melakukan hal-hal negatif seperti itu, yang rugi kita semuanya,” pinta Niko seraya menambahkan, meng-counter isu menyesatkan pasangan Akil-Mecer, bahwa selebaran gelap, maupun sms ke sms, adalah tidak benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru, kata Niko, perbuatan itu segaja dilakukan ingin menjatuhkan kridibilitas pasangan kuat Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar tersebut. “Biarlah Tuhan yang akan memberikan ganjaran perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab itu, barang siapa menanam angin, akan menuai badai,” kata Niko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesiapan Akil maju sebagai Calon Gubernur, telah dibuktikannya dengan selalu hadir di setiap kesempatan di hadapan AMC di Kalbar maupun masyarakat, termasuk di AMC Landak, belum lama lalu di Hotel Hanura Ngabang. Pasangan nomor urut tiga pada Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur ini punya record fantastis telah mengunjunggi 1.260 desa dan itu tidak dimiliki oleh pasangan lainnya yang mau mendengar keluhan rakyat, serta merespon aspirasi masyarakat, seperti infrastruktur, kesehatan, kemiskinan, pendidikan, ekonomi, kelistrikan, termasuk masalah lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya soal isu menyesatkan bagi pasangan Akil-Mecer? Akil mengakui isu kerap kali dijumpai di tengah-tengah masyarakat, namun, isu itu dianggapinya secara bijaksana. “Sebelum maju sebagai calon, isu macam-macam, tapi sekarang sedikit. Perahu saya dan Pak Mecer dikatakan perahunya tidak cukup, pak Mecer tidak bekerja, justru itu salah besar. Malah kami semakin kuat dan kokoh, telah dinyakan maju sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut tiga,” jawab Akil Mochtar, ketika didampinggi H. Hadari Majri. (Humas AMC).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-3423913414207195361?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/3423913414207195361/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=3423913414207195361' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3423913414207195361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3423913414207195361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/10/amc-landak-bentuk-tim-hingga-pedesaan.html' title='AMC Landak Bentuk Tim Hingga Pedesaan'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dXopqaAjUX4/RxjoVUzYcrI/AAAAAAAAAB4/uWwJxgRm700/s72-c/HM+AKil+Mochtar,++ketka+membuka+TOT.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-3450408722381779820</id><published>2007-10-10T00:03:00.000-07:00</published><updated>2007-10-23T00:16:49.486-07:00</updated><title type='text'>Relawan Perubahan Siap Memenangkan Akil-Mecer</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(92, 92, 207);font-family:verdana,arial;font-size:78%;"  &gt;Pontianak Post&lt;br /&gt;Rabu, 10 Oktober 2007&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;    &lt;img src="http://www.pontianakpost.com/images/relawan101007-f.jpg" alt="RELAWAN : Akil Mochtar foto bersama dengan pengurus Relawan Perubahan, setelah organisasi sayap tersebut beraudiensi dengannya di sekretariat AMC Jalan Trunojoyo Nomor 24 D Pontianak. (FOTO: BUDI MIANK)" align="left" border="1" vspace="2" /&gt;        &lt;span style="color: rgb(0, 102, 153);"&gt;&lt;b&gt;Pontianak,-&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  Daya tarik pasangan Akil Mochtar-A.R. Mecer semakin menguat dalam pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar. “Magnet” yang datangnya dari masyarakat itu mencerminkan bahwa pasangan ini layak memenangkan pemilihan kepala daerah secara langsung yang diselenggarakan 15 November mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, kini terbentuk beberapa organisasi sayap guna pemenangan pasangan Akil Mochtar-A.R. Mecer seperti Akil Fans Club, Serbu (Solidaritas Rakyat untuk Perubahan). Awal Ramadhan lalu, terbentuk sebuah organisasi sayap yang mendeklarasikan diri dengan nama Relawan Perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ketua Relawan Perubahan, Hasanuddin, pada prinsipnya organisasi ini didirikan untuk pememangan pasangan Akil Mochtar-A.R. Mecer. Soalnya, pasangan ini mengusung misi dan program yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik menuju Kalbar yang unggul, kompetitif, dan sejahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami lihat program-program beliau berdua sangat mendasar untuk menyelesaikan berbagai persoalan dasar masyarakat Kalbar. Seperti listrik, air bersih, infrastruktur lainnya (jalan dan jembatan), dan penghasilan masyarakat. Bagaimana pun juga Pak Mecer sebagai pendamping Pak Akil, kita tahu beliau adalah pakar dan pelaku ekonomi kerakyatan yang bekerja secara profesional. Kedua figur ini mampu mewujudkan keinginan masyarakat. Untuk itulah kenapa kita rela berkorban melebur ke dalam organisasi ini guna mendukung pasangan calon Gubernur baru itu,” papar Hasanuddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Hasanuddin, pada prinsipnya mungkin prinsip semua orang, untuk mendukung figur pemimpinnya sampai sukses meraih kemenangan. Begitu pula Relawan Perubahan yang berkorban demi perubahan yang terjadi di Kalbar, yang rela berkorban mendukung figur Akil Mochtar-AR Mecer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia lagi, ide awal pembentukan Relawan Perubahan berasal dari dirinya bersama teman-temannya untuk mendukung pasangan Akil Mochtar-A.R. Mecer menjadi Gubernur baru. Karena tidak ada wadah sebagai medianya, mereka melebur diri membentuk Relawan Perubahan. Organisasi sayap pendukung Akil Mochtar-A.R. Mecer yang satu ini berasal dari berbagai elemen masyarakat. Ada dari berbagai individu organisasi profesi, pegawai negeri sipil, dan tentu anggotanya lintas parpol, serta tidak menyekat-nyekat SARA (suku, agama, ras dan antargolongan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jadi, yang melebur ke dalam organisasi ini, adalah siapa saja yang menginginkan pasangan Pak Akil-Pak Mecer memang. Tentu dengan cara rela berkorban dan berjuang. Dengan kolaborasi para pendukung, kami yakin pasangan ini memang,” jelas Hasanuddin yang dibenarkan Wakil Ketua Martinus HM. Mawardi dan penasihat Drs. Amran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai awal bergeraknya Relawan Perubahan di Kota Pontianak, kemudian menyebar ke seluruh Kalbar. Strukturnya: Relawan Perubahan kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan sampai ke RT. Perjuangan Relawan Perubahan ini tidak sampai di sini saja. Organisasi ini akan berlanjut menjadi organisasi sosial guna berkorban untuk kepentingan rakyat. “Kepada masyarakat yang ingin bergabung, silakan menghubungi kami di sekretaritat Jalan Hijas No. 4 Pontianak,” kata Hasanuddin. (mnk)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-3450408722381779820?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/3450408722381779820/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=3450408722381779820' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3450408722381779820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3450408722381779820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/10/relawan-perubahan-siap-memenangkan-akil.html' title='Relawan Perubahan Siap Memenangkan Akil-Mecer'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-6369057408641457526</id><published>2007-10-09T05:31:00.001-07:00</published><updated>2007-10-19T10:28:18.598-07:00</updated><title type='text'>Jadikan Rakyat  Investor Terbesar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.pontianakpost.com/images/silaturMALET-f.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 184px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 98px" alt="" src="http://www.pontianakpost.com/images/silaturMALET-f.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,102,153)"&gt;&lt;b&gt;Pontianak,-&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; Calon Gubernur Kalimantan Barat HM Akil Mochtar SH MH, Kamis (4/10) mengunjungi masyarakat Dusun Masuka, Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Kecamatan Sintang. Surau Nurul Iman menjadi tempat silaturahmi yang berlangsung sangat sederhana tersebut.&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kendati berlangsung sederhana, pertemuan itu meninggalkan kesan yang mendalam. Tak heran, jika warga sangat mendukung langkah Akil Mochtar untuk maju dalam pilkada mendatang. “Akil itu figur yang sangat sederhana. Dia tidak segan berbaur dengan masyarakat kecil. Kami sangat ingin pemimpin yang sangat dekat dengan rakyat,” kata seorang warga di desa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hadapan warga, Akil mengajak untuk memastikan diri terdaftar sebagai pemilih sehingga bisa menggunakan hak pilihnya. “Mari kita menyambut pemilihan gubernur ini penuh dengan damai. Gunakan hak pilih dengan cerdas untuk memilih pemimpin yang benar-benar dekat dengan rakyat,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika belum terdaftar, Akil yang berpasangan dengan AR Mecer ini mengharapkan partisipasi aktif masyarakat untuk melaporkan kepada pejabat di desanya. Haruslah, kata dia, dihindari gesekan politik yang bisa melahirkan konflik antarmasyarakat itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengungkapkan, Kalbar yang sangat luas ini membutuhkan pemimpin yang benar-benar memahami karakteristik daerah. Tentu saja mereka yang sangat rajin turun ke daerah mendekatkan diri dengan masyarakat, sehingga merasakan apa yang dialami oleh rakyat. “Dengan turun langsung, bisa mengetahui apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil yang masih duduk di Komisi III DPR RI ini mengatakan, pembangunan di Kalbar tidak merata sehingga membuat daerah ini menjadi yang termiskin di Pulau Kalimantan. Kemiskinan itu diukur dari tiga hal: tingkat pendidikan, derajat kesehatan, dan tingkat pendapatan rakyat yang semakin menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saat ini telah terjadi penurunan tingkat pendapatan masyarakat secara terus menerus, sehingga daya beli menjadi turun. Ditambah lagi harga-harga kebutuhan pokok semakin mahal, membuat mayoritas masyarakat, terutama di daerah pedalaman yang akses transportasinya sulit, sangat kesulitan untuk keluar dari kemiskinan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, rakyat harus bisa membawa dirinya keluar dari kemiskinan yang dialaminya. Pemberdayaan ekonomi yang berbasis kerakyatan haruslah digalakan, sehingga rakyat bisa menjadi investor bagi dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertemuan itu, Akil juga menyerahkan bantuan untuk pembangunan surau Nurul Iman. “Jangan dilihat besarnya bantuan itu, tapi keikhlasan saya untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas keimanan,” ujarnya. (mnk)&lt;/p&gt;(Pontianak Post, 9 Oktober 2007)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-6369057408641457526?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/6369057408641457526/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=6369057408641457526' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/6369057408641457526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/6369057408641457526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/10/jadikan-rakyat-investor-terbesar.html' title='Jadikan Rakyat  Investor Terbesar'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-3588218579538161478</id><published>2007-10-09T05:28:00.001-07:00</published><updated>2007-10-09T05:31:23.430-07:00</updated><title type='text'>AMC Sintang-Melawi Siap Menang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.pontianakpost.com/images/akilAMCE-f.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 216px; height: 110px;" src="http://www.pontianakpost.com/images/akilAMCE-f.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#006699;"&gt;&lt;b&gt;Sintang,-&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  Tim Akil Mecer Kabupaten Sintang siap memenangkan pasangan Akil Mochtar-AR Mecer dalam Pemilu Gubernur Kalbar pada 15 November 2007. Berbagai kegiatan sudah dilaksanakan untuk mensosialisasikan pasangan tersebut kepada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ketua Tim Akil Mecer Sintang, Achmad Sutarmin mengatakan, tim yang dibentuk hingga ke pedesaan. “Kita siap untuk meraih sebanyak mungkin suara di Sintang. Kami butuh dukungan semua rakyat, agar pasangan ini bisa menang,” ungkap Sutarmin di Sintang, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua DPC PBB Kabupaten Sintang ini menambahkan, rakyat Kalbar sangat menginginkan sebuah perubahan dalam pembangunan. Tak heran, jika visi misi yang diusung pasangan Akil-Mecer sangat tepat untuk menjawab keinginan masyarakat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rakyat sudah lama hidup dalam kemiskinan. Perubahan ke arah yang lebih baik sangat harus dilakukan. Ke depan, tidak ada lagi rakyat yang miskin. Melalui pemberdayaan ekonomi yang berbasis kerakyatan akan membuat rakyat menjadi investor bagi dirinya sendiri,” papar Sutarmin, “hal itu hanya ada dalam diri Akil dan Mecer.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun begitu dengan Tim Akil-Mecer di Kabupaten Melawi. Mereka sudah siap untuk menggolkan kedua figur yang sangat dekat dengarn masyarakat tersebut. Apalagi, Akil adalah salah satu sosok yang berjasa memperjuangkan Melawi menjadi kabupaten, ketika masih duduk di Komisi II DPR RI periode 1999-2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami sudah konsolidasi internal. Kami sudah bertekad akan memenangkan pasangan ini. Akil-Mecer sangat layak untuk memimpin Kalbar pada lima tahun mendatang,” kata Abang Tajudin, salah satu Tim Akil-Mecer di Nanga Pinoh, kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil Mochtar juga meluangkan waktunya untuk bertatap muka langsung dengan kader AMC di Kabupaten Sintang. Dalam pertemuan singkat dan sederhana, sekali lagi Akil menegaskan perjuangan untuk membawa perubahan dalam masyarakat Kalbar menjadi tanggungjawab semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita sudah lama hidup dalam kemiskinan. Mari kita bersama-sama menyatukan langkah untuk melakukan sebuah perubahan. Tentu saja ke arah yang lebih baik. Saya mengajak semua kader untuk bersama-sama mewujudkan perubahan di daerah ini,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akil-Mecer yang telah memiliki nomor urut tiga dalam Pemilu Gubernur Kalbar itu sudah mengunjungi lebih dari 1.260 desa sangat memahami kondisi masyarakat. Mulai dari ketiadaan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga persoalan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kader yang mengikuti pertemuan itu siap untuk memenangkan pasangan yang merakyat ini. Apalagi Akil-Mecer memiliki program yang sangat berpihak kepada rakyat, seperti sertifikasi gratis bagi lahan petani, mewujudkan wajib belajar 12 tahun, perbaikan sarana dan prasaran sekolah, juga peningkatan kesejahteraan guru. (mnk)&lt;/p&gt;                  (Pontianak Post, 8 Oktober 2007)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-3588218579538161478?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/3588218579538161478/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=3588218579538161478' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3588218579538161478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3588218579538161478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/10/amc-sintang-melawi-siap-menang.html' title='AMC Sintang-Melawi Siap Menang'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-3487122161549528312</id><published>2007-10-05T20:43:00.000-07:00</published><updated>2007-10-05T20:45:21.822-07:00</updated><title type='text'>Akil dan Safari Ramadhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.pontianakpost.com/images/safariTOT-f.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 228px; height: 176px;" src="http://www.pontianakpost.com/images/safariTOT-f.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#006699;"&gt;&lt;b&gt;Sambas,-&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  USAI training of trainer (TOT) Tim Kampanye Akil Mochtar-A.R. Mecer se-Kabupaten Sambas, sorenya Akil melanjutkan Safari Ramadhannya ke Pondok Pesantren (Pontren) M. Basiuni Imran. Di Pontren yang berlokasi di pinggir jalan raya Sambas-Subah itu, Akil disambut pimpinan pontren Izuwardi dan para ustadz maupun ustadzah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Akil, Pontren M. Basiuni Imran tidak asing baginya. Ia beberapa kali bersilaturahmi di sana. Kali terakhir ayah dua anak itu bertandang ke pontren yang cukup modern tersebut belum genap dua bulan lalu. Setiap ke sana, Akil selalu membawa buah tangan. Ia tak sungkan-sungkan membantu pembangunan pontren dan membiayai pengiriman santi mondok ke pontren yang terkenal seperti ke Pontren Gontor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum acara buka puasa bersama dengan 1.000 kaum dhuafa di halaman pontren, Akil didaulat memberikan sambutan. Katanya, esensi acara buka bersama dengan kaum dhuafa itu, sudah saatnya sesama umat Muslim saling membantu. Dan ulurkan tangan bagi yang memiliki kemampuan kepada orang-orang yang nasibnya belum beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di hadapan kita masih banyak masyarakat yang perlu perhatian. Kita mesti dapat menolong saudara-saudara kita dari berbagai persoalan yang dihadapi komunitas masyarakat miskin di Kalbar itu. Kita mesti gunakan rezeki dari Allah, sekecil apapun yang bisa kita perbuat,” pintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buka puasa bersama yang menghadirkan calon Gubernur Kalbar Akil Mochtar, Senin (1/10) itu diselenggarakan berkat kerja sama Pontianak Post dengan Dompet Ummat. Hadir dari Pontianak Post diwakili Divisi Event Budi Darmawan dan dari Direktur Dompet Ummat Viryan Azis, SE, MM. Acara buka puasa bersama pun dilanjutkan shalat Maghrib di masjid pontren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulangnya Safari Ramadhan jalur pantura itu, besoknya Akil sudah berada di Masjid Al-Qautsar, Dusun Sekip II, Desa Sungai Kunyit Hulu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Pontianak. Tidak mudah memang untuk tiba di desa yang berjarak enam kilometer dari Sungai Kunyit Laut tersebut. Jalan yang dilewati berlubang-lubang, lagi pula sempit. Dengan begitu waktu tempuh hampir setengah jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya rombongan Akil tiba dengan selamat. Di masjid yang cukup megah, Akil disambut Ustadz Pathuh yang tidak lain adalah Ketua Yayasan Pendidikan Islam Sibyan Sungai Kunyit Hulu. Ada pula KH. Baidhowi yang sehari-harinya pimpinan Pontren Asy-Sura Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh. Tampak hadir Ustadz Solihin dan Ketua Tim Kampanye Akil Mochtar-A.R. Mecer Kabupaten Pontianak Khoufon Akhalik, dan lebih dari lima ratus jemaah Masjid Al-Qoutsar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadz Pathuh mempersilahkan KH. Baidhowi memberi pengantar, mewakili tuan rumah. Kyai yang sebelumnya memimpin shalat Tarawih, itu bilang figur M. Akil Mochtar= orang pilihan yang cerdas dan terpuji. merupakan pemimpin Kalbar yang diharapkan umat agar membawa daerah ini ke arah yang lebih baik, keluar dari pelbagai persoalan seperti kemiskinan dan keterbelakangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudah saatnya Kalbar dipimpin oleh Pak Akil Mochtar yang berpasangan dengan Pak Mecer. Kami tidak meragukan pasangan calon gubernur nomor 3 ini, dengan moto Satukan Langkah Lakukan Perubahan itu,” kata Baidhowi, sembari menunjukkan tiga jari layaknya salam metal anak-anak muda. Akil yang berada di sampingnya pun tersenyum sipu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Giliran Akil memberi sambutan. Intinya, jika Kalbar mau maju sejajar dengan provinsi lain di Indonesia, pilihlah pemimpin yang amanah. Ia komit memperjuangkan kesejahteraan rakyatnya, dan ia tidak korupsi. Soalnya, korupsi menurut Akil, merupakan penyakit yang amat berbahaya dan membawa daerah ini ke jurang penderitaan yang lebih dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan-jangan anggaran pun disunat sekian persen untuk memperkaya diri, dan bisa juga untuk dana kampanyenya,” duga pengarang buku Memberantas Korupsi: Efektivitas Sistem Pembalikan Beban Pembuktian dalam Gratifikasi itu. (*mnk)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber: Pontianak Post, 6 Oktober 2007)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/490054621758971304-3487122161549528312?l=bangakil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bangakil.blogspot.com/feeds/3487122161549528312/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=490054621758971304&amp;postID=3487122161549528312' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3487122161549528312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/490054621758971304/posts/default/3487122161549528312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bangakil.blogspot.com/2007/10/akil-dan-safari-ramadhan.html' title='Akil dan Safari Ramadhan'/><author><name>semua tentang akil mochtar</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04512617410393060684</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-490054621758971304.post-6759493323664360550</id><published>2007-10-05T20:40:00.000-07:00</published><updated>2007-10-05T20:42:49.422-07:00</updated><title type='text'>Safari Ramadhan Gaya Akil</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.pontianakpost.com/images/RapatSafAKIL-f.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 225px; height: 172px;" src="http://www.pontianakpost.com/images/RapatSafAKIL-f.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#006699;"&gt;&lt;b&gt;Pontianak,-&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  TAK lama memang H. M. Akil Mochtar mengunjungi pesantren dan panti asuhan Yayasan Tarbiyah Islamiyah (Yasti) Singkawang. Sekitar setengah jam di sana menyampaikan kata sambutan dan menyerahkan bantuan, calon Gubernur Kalbar dengan nomor urut 3 ini, pamit. Soalnya, Akil ditunggu masyarakat Desa Sungai Kelambu, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, untuk berbuka puasa bersama.&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;“Alhamdulillah, pesantren dan panti asuhan Yasti ini sekilas saya lihat sudah maju. Semoga yang sudah maju ini bertambah maju,” pesan Akil kepada H. Thamrin Sabri, Ketua Yasti Singkawang, sembari berlalu menuju mobilnya. Bagi H. Thamrin, pesan Akil seperti itu menjadi pemantik untuk lebih memajukan pesantren dan panti asuhannya. Apalagi yang menyampaikan pesan itu adalah calon yang didukungnya dalam Pemilu Gubernur mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ro
